Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH INVENTORY INTENSITY, CAPITAL STRUCTURE DAN SALES GROWTH TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB-SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2021-2024 Dearnita Saragih; Devi Ayu Putri Sirait; Hasbiana Dalimunthe
JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Vol 7 No 2 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/j-aksi.v7i2.17652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Inventory Intensity, Capital Structure dan Sales Growth, terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sub-sektor Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021-2024. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Intensitas persediaan, Struktur modal dan pertumbuhan penjualan, sedangkan variabel dependen adalah penghindaran pajak. Populasi penelitian terdiri dari perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021-2024, berjumlah 101 perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan sampel sebanyak 8 perusahaan yang dipilih, yang dianggap cocok untuk memenuhi kriteria penelitian, dikali 4 tahun selama periode 2021-2024 berarti 32 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Intensitas persediaan dan struktur modal secara parsial tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Pertumbuhan penjualan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Intensitas persediaan, struktur modal dan pertumbuhan penjualan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
ANALISIS RASIO KEMANDIRIAN, RASIO EFEKTIVITAS, DAN RASIO PERTUMBUHAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENILAI PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN TAHUN 2017-2021 PADA KANTOR BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN DELI SERDANG Diana Syahfitri S. Hasugian; Indah Cahya Sagala; Hasbiana Dalimunthe
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 1 No. 2 (2024): Vol. 1 No. 2 Edisi April 2024
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v1i2.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai Analisis Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, Dan Rasio Pertumbuhan Keuangan Daerah Dalam Menilai pengukuran Kinerja Keuangan Tahun 2017-2021 Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Deli Serdang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu laporan keuangan pada realisasi anggaran dan penerimaan pajak daerah Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah laporan keuangan. Jenis Data yang digunakan berbentuk Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan rasio kemandirian keuangan daerah dikategorikan mampu karena daerah tersebut sudah mandiri dalam urusan otonomi daerah. Sedangkan untuk rasio efektivitas PAD pada tahun 2017 tergolong cukup efektif dan tahun 2018 tergolong kurang efektif yaitu sebesar 95,79% dan 78,50%, pada tahun 2019,2020, dan 2021 mengalami penurunan yaitu sebesar 69,56%, 68,05%, dan 54,76%, memiliki rata-rata rasio efektivitas sebesar 73,33% yang termasuk golongan tidak efektif. Untuk rasio pertumbuhan menggambarkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan dari periode ke periode berikutnya