Edison Purba
Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Padang Bulan, Medan 20155, Indonesia.

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : PERTANIAN TROPIK

Konfirmasi Resistensi Eleusine indica terhadap Glifosat pada Perkebunan Kelapa Sawit di Kabupaten Langkat Koko Tampubolon; Edison Purba
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 5 No. 2 (2018): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.821 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v5i2.3016

Abstract

Populasi Eleusine indica dari beberapa kebun kelapa sawit sudah dilaporkan resisten-glifosat. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan sebaran dan klasifikasi resistensi populasi Eleusine indica resisten-glifosat pada perkebunan kelapa sawit secara menyeluruh di Kabupaten Langkat. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Pusat Penelitian Gulma Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada Oktober 2016 sampai dengan Agustus 2017. Penelitian ini menggunakan herbisida glifosat dengan dosis rekomendasi 720 g b.a./ha dan tiga ulangan. Populasi ESU0 (dari Lapangan Bola Politeknik Negeri Medan) sebagai pembanding. Analisis data menggunakan software IBM SPSS Statistics 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ESU1.2 (afdeling 9 Kebun Sawit Seberang) memiliki kemampuan bertahan hidup dan bobot kering tertinggi sebesar 92,96% dan 23,52 g. Dari 19 populasi di beberapa kebun kelapa sawit di Kabupaten Langkat terdapat 8 populasi yang tergolong resisten-glifosat (42,11%), 8 populasi yang tergolong moderate/berkembang resisten (42,11%), dan 3 populasi yang tergolong sensitif (15,79%).
Evaluasi Kemampuan Beberapa Jenis Tanaman Sebagai Fitoremediasi Logam Berat Kadmium Yustina Sri Sulastri; Edison Purba; Koko Tampubolon
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 6 No. 1 (2019): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.376 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v6i1.3041

Abstract

Kadmium merupakan logam yang sangat berbahaya bila masuk kedalam sistem fisiologis tubuh manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan beberapa jenis tanaman sebagai fitoremediasi logam berat kadmium. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada Maret sampai dengan Mei 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan tiga ulangan. Perlakuan akar wangi (T1), serai wangi (T2), temulawak (T3), serai (T4), nilam (T5), dan lengkuas (T6) diberikan 3CdSO4.8H2O 100 ppm. Parameter penelitian ini antara lain pH tanah akhir, panjang akar (cm), berat basah dan kering akar (g), berat basah dan kering tajuk (g), serta serapan Cd total (ppm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman serai wangi memiliki kemampuan mengakumulasi logam berat Cd total tertinggi sebesar 20,29 ppm, memiliki berat basah akar (111,73%), berat kering akar (105,83%), panjang akar (75,33 cm), berat basah tajuk (60,89%), dan berat kering tajuk (93,14%) dibandingkan tanpa terpapar Cd. Tanaman serai wangi dapat dijadikan sebagai tanaman fitoremediasi logam berat kadmium yang memiliki mekanisme fitoekstraksi atau fitoakumulasi.