Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tari Dan Gerak Sebagai Upaya Meningkatkan Budaya Lokal Untuk Menanamkan Sikap Sadar Budaya Di Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi Yusria Yusria; Achmad Fadlan; Fiqi Nurmanda Sari; Nurmalia Nurmalia; Asmawati; Firsly Mardatilah; Ice Sulismayani; Siti Miftahul Khairani; Sri Ludfi; Mariana
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.127 KB) | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i1.763

Abstract

Jambi merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beraneka ragam sumber daya alam, sumber daya manusia, serta seni budaya lokal. Seni budaya berbentuk lagu, tari, dan acara adat merupakan budaya lokal yang harus dijaga kelestariannya serta eksistensinya di masyarakat. Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa generasi muda terutama anak usia dini saat ini kurang dekat lagi dengan budaya lokal akibat perkembangan kemajuan teknologi. Anak-anak saat ini lebih mengenal lagu-lagu dan tarian yang terdapat di media sosial Tik-Tok daripada lagu dan tarian yang berasal dari daerahnya. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan agar mengenalkan kembali budaya seni berupa lagu dan tarian lokal kepada guru dan peserta didik di Raudhatul Athfal Ibnu Sina Desa Ulu Gedong Kecamatan Danau Teluk Kota Jambi. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan tahap perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan refleksi. Hasil dari pengabdian ini berupa kegiatan sosialisasi serta penampilan seni tari dan nyanyian lagu daerah Jambi pada acara pentas seni di sekolah. Kegiatan ini memberikan pengetahuan terkait lagu dan tari sebagai budaya lokal, serta manfaatnya baik dari segi perkembangan sosial emosional serta fisik motorik bagi anak usia dini. Tarian yang dikenalkan pada kegiatan pengabdian ini ialah Tari Tabur Beras Kunyit, Tari Batanghari, Tari Serampang Laut, Selain itu, dikenalkan pula lagu daerah Jambi berjudul Dagang Manumpang, Batanghari, serta Gadis Dusun melalui penampilan musik perkusi sederhana oleh mahasiswa pada kegiatan pentas seni. Pengenalan tari dan gerak merupakan salah satu upaya meningkatkan budaya lokal untuk menanamkan sikap sadar budaya bagi masyarakat dalam hal ini guru dan peserta didik di RA Ibnu Sina Kota Jambi. Kata kunci: Tari, Gerak, Budaya Lokal, Sadar Budaya
PENERAPAN METODE MENJIPLAK (TRACKING) UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK Mardiana Mardiana; huda huda; Achmad Fadlan
Smart Kids: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi PIAUD, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun melalui permainan menjiplak. Penelitian dilaksanakan di TK Buah Hati As'ad Kuala Keritang dengan subjek penelitian adalah kelompok A yang berjumlah 15 anak. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) model John Elliott yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode penelitian tindakan kelas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus melalui permainan menjiplak huruf dan gambar pada anak usia 5-6 tahun di TK Buah Hati As'ad Kuala Keritang. Hal ini terbukti dari hasil observasi yang menunjukkan peningkatan bertahap. Pada pra siklus diperoleh persentase sebesar 30%, kemudian pada siklus I mengalami peningkatan menjadi 60%. Meskipun terjadi peningkatan, hasil tersebut belum mencapai target yang diharapkan sehingga dilanjutkan pada siklus II. Hasil observasi siklus II menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan persentase 86,66%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan pada siklus II berhasil dengan baik dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui permainan menjiplak.
Keterlibatan Orang Tua Dalam Peningkatan Kualitas Mutu Pendidikan Di Era Digital Achmad Fadlan; Dodi Harianto; Husin; Sapriya Utami; Atika Wirdasari; Nurlinda
Khidmah Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): Februari 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/8fzz4994

Abstract

Di era digital, pendidikan mengalami perubahan signifikan, terutama dalam cara pengajaran dan pembelajaran. Peran orang tua menjadi semakin penting dalam mendampingi anak-anak mereka mengakses dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Kajian pengabdian ini berfokus pada keterlibatan orang tua dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SDN 43 Pemetung, Kabupaten Muaro Jambi. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman dan keterlibatan orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak-anak mereka, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital yang dapat menunjang pembelajaran di rumah. Kondisi ini dapat menghambat peningkatan mutu pendidikan, mengingat perkembangan teknologi yang terus bertransformasi dalam sistem pendidikan. Untuk mengatasi masalah tersebut, metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada orang tua terkait peran mereka dalam proses pendidikan di era digital. Orang tua dilatih untuk memahami cara menggunakan perangkat digital, mengelola waktu belajar anak secara efektif, serta memanfaatkan aplikasi pendidikan yang mendukung pembelajaran. Kegiatan ini juga melibatkan evaluasi partisipasi orang tua secara berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program. Argumen utama dari kajian ini adalah bahwa keterlibatan aktif orang tua dalam pendidikan anak di era digital dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. Dengan dukungan orang tua, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan literasi digital yang lebih baik, memanfaatkan teknologi secara positif, dan meningkatkan prestasi belajar mereka.Kesimpulan dari kajian ini menekankan bahwa pendidikan yang berkualitas di era digital memerlukan sinergi antara sekolah, anak,dan keterlibatan orang tua.
Membangun Pola Asuh Anak di Era Digital Melalui Strategi Problem Solving Achmad Fadlan; Lega Hidayati; Ranti Permata Sari; Mourent Aulia Abadi
Khidmah Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/z5axhd88

Abstract

Peran Orang Tua dalam Membimbing Anak di Era Digital ini membahas tentang pentingnya peran orang tua dalam mengarahkan anak-anaknya dalam penggunaan teknologi digital. Pengabdian ini dilakukan di Perumahan Aston Villa, Desa Mendalo Darat, Kabupaten Muaro Jambi, Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian orang tua dalam membimbing anak-anaknya di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Perumahan Aston Villa memiliki kesadaran dan kepedulian yang tinggi dalam mengarahkan anak-anaknya dalam penggunaan teknologi digital. Mereka tidak hanya membatasi, tetapi juga melakukan pendekatan yang lebih mendidik dan komunikatif untuk mencegah dampak negatif dari game online dan teknologi digital lainnya. Penelitian ini juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka, pemberian contoh positif, dan pendampingan penggunaan teknologi dalam pengasuhan digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta (75%) memahami materi yang disampaikan, namun masih terdapat audiens (25%) yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut untuk memahami dan menerapkan strategi pengasuhan digital secara optimal.