Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

TIKTOK SEBAGAI MEDIA KAMPANYE PENGELOLAAN SAMPAH MASKER DI MASA PANDEMI BAGI GENERASI Z Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati; Basith, Achmad Abdul
JE (Journal of Empowerment) Vol 3, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v3i1.2389

Abstract

ABSTRAK Volume sampah masker pakai di masa pandemi meningkat signifikan, maka perlu adanya literasi untuk mengelola sampah masker dengan baik. Pengabdian ini bertujuan untuk mengajak masyarakat terutama generasi z untuk melakukan upaya penanggulangan sampah masker sekali pakai. Kegiatan kampanye ini merupakan pengabdian masyarakat dosen dan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Integratif yang dilaksanakan secara virtual. Sosialisasi melalui media TikTok dilaksanakan mulai bulan Juli 2021 selama satu bulan untuk memberikan edukasi dampak dari sampah masker terhadap kesehatan dan lingkungan serta memberikan informasi cara membuang sampai sekali pakai dengan benar, sehingga sampah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bentuk lain yang tidak mencemari lingkungan. Tiktok banyak   digunakan generasi Z dalam pencarian informasi.  Kampanye ini menghasilkan 4 produk video berisi pesan lingkungan, kesehatan dan inovasi diunggah pada beberapa akun TikTok pribadi,  akun beritaradio.com milik PR FM dan anshoe.who. Nilai yang ada dalam  kampanye ini diantaranya tutorial edukasi pengelolaan sampah masker sekali pakai dengan benar, inovasi sampah masker didaur ulang menjadi beberapa jenis benda yang bermanfaat oleh LIPI, dijadikan ecobrick dan dijadikan airfreshner. Nilai pesan kampanye ini  mengajak  generasi Z untuk lebih peduli lingkungan dan kesehatan.  ABSTRACTThe volume of disposable mask waste during the pandemic has increased significantly, so literacy is needed to manage mask waste properly. This community service aims to invite the community, especially Generation Z, to make efforts to overcome the waste of disposable masks. This campaign is a virtual community service for lecturers and students participating in the Integrative Community Service. Socialization through the TikTok media was carried out starting in July 2021 for one month to provide education on the impact of mask waste on health and the environment, as well as providing information on how to properly dispose of once-use so that the waste can be used into other forms that do not pollute the environment. Generation Z widely uses Tiktok in searching for information. This campaign resulted in 4 video products containing environmental, health, and innovation messages uploaded on several personal TikTok accounts, @beritaradio.com and @anshoe.who. The values in this campaign include educational tutorials on managing single-use mask waste properly, innovation of mask waste being recycled into several types of valuable objects by LIPI, used as eco-bricks, and used as air fresheners. The value of this campaign message invites Generation Z to be more concerned about the environment and health.
PENGGUNAAN BOTOL AIR MINUM PENUNJANG PROTOKOL KESEHATAN DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU MELALUI FACEBOOK Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati; Basith, Achmad Abdul
JE (Journal of Empowerment) Vol 2, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v2i1.1259

Abstract

ABSTRAK Pandemi COVID-19 membuat perubahan dalam kehidupan manusia. Pembatasan kegiatan bertatap muka, menjalankan aktivitas dari rumah, dan melaksanakan pola hidup sehat, sebagai upaya penanggulangan penyebaran. Upaya ini melahirkan kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat, Dosen dan Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKNM) Integratif dilaksanakan secara daring selama satu bulan. Pengabdian Pada Masyarakat ini menggunakan metode kampanye penggunaan botol air minum sebagai penunjang protokol kesehatan dan pengurangan sampah plastik pada masa AKB melalui Facebook. Pesan kampanye bertema kesehatan dan pelestarian lingkungan dirancang dalam bentuk infografis agar komunikatif dan mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya beberapa mahasiswa memanfaatkan akun Facebook pribadi serta bekerjasama dengan berbagai komunitas, seperti komunitas Greenpeace Indonesia, Himpunan Matematika Unpad, Membersihkan Indonesia Community, komunitas bersepeda, BEM Unpad, dan Unpad Hejo. Melalui kampanye ini literasi informasi dan kesadaran masyarakat meningkat akan pentingnya membawa botol air minum di masa AKB guna menunjang kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan yang diharapkan. ABSTRACTThe COVID-19 pandemic is making changes in human life. Social distancing, working from home, healthy lifestyle, are an act to prevent virus spread; it creates New Habit Adaptation (AKB) policy. An Integrative Community Service (KKNM) lecturer-students have been carried out online. This KKNM applied a campaign method to use water bottles to support health protocols, and reduce plastic waste during the AKB period through Facebook. The messages on health and environmental preservation are designed in infographics, so it can be easily understood. In its implementation, several students use personal Facebook accounts and collaborate with various communities, such as the Greenpeace Indonesia community, the Unpad Mathematical Association, Membersihkan Indonesia Community, the cycling community, BEM Unpad, and Unpad Hejo. This campaign is expected to act as information literacy and increase public awareness of the importance of carrying bottles of drinking water during the AKB period to support health and the environment.
Childfree dalam Kacamata Media Media Alternatif: Pembingkaian Makna dalam Pemberitaan Konde.co Aqeela Syahida Fatara; Achmad Abdul Basith; Nunik Maharani Hartoyo
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3772

Abstract

Penelitian ini menganalisis pembingkaian realitas sosial childfree dalam pemberitaan media alternatif perempuan Konde.co. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki yang meliputi struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui analisis teks berita childfree yang dipublikasikan Konde.co, studi literatur, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konde.co secara konsisten menempatkan perempuan sebagai subjek utama pemberitaan dengan dominasi perspektif feminisme. Pada struktur skrip, artikel menyajikan unsur 5W+1H dengan penekanan pada aspek why dan how untuk menjelaskan alasan serta permasalahan struktural di balik pilihan hidup childfree. Secara tematik, Konde.co mengkritik sistem patriarki dan norma pronatalisme, sementara secara retoris menggunakan diksi yang menentang stigma serta praktik menyalahkan perempuan. Temuan ini menunjukkan bahwa konstruksi realitas childfree dalam pemberitaan Konde.co tidak bersifat netral, melainkan dipengaruhi oleh ideologi media dan keberpihakannya pada isu perempuan, sehingga berpotensi menggiring pemaknaan khalayak terhadap fenomena childfree.
Strategi Jurnalisme Viral Whiteboard Journal dalam Isu Politik Melalui Logika Media Sosial Siti Aryuni Muthmainah Fasya; Achmad Abdul Basith; Efi Fadilah
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi media alternatif melalui penggunaan format meme dalam mengkomunikasikan isu politik. Dengan menggunakan studi kasus pada akun Instagram @whiteboardjournal, penelitian ini membedah fenomena jurnalisme viral dengan mengintegrasikan kerangka Teori Social Media Logic (Van Dijck & Poell, 2013), serta lima dimensi logika jurnalisme media sosial Hermida dan Mellado (2020). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data melalui observasi digital terhadap unggahan bertema politik selama periode satu tahun kepengurusan Kabinet Merah Putih (20 Oktober 2024 - 20 Oktober 2025). Temuan penelitian menunjukkan bahwa Whiteboard Journal menerapkan hibridisasi konvensi genre, estetika visual, serta strategi retoris satir dan humor untuk menyesuaikan diri dengan algoritma platform. Data keterlibatan menunjukkan bahwa konten bermuatan emosional dan urgensi publik memiliki tingkat keterbalikan (shareability) yang lebih tinggi dibanding konten informatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meme merupakan bentuk reartikulasi praktik jurnalistik yang mampu menjalankan fungsi pengawasan sosial melalui format budaya internet tanpa mengabaikan substansi informasi.