Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PERAN INSTAGRAM BAGI KOMUNITAS FREELETICS BANDUNG Kusmayadi, Ika Merdekawati; Gumilar, Gumgum
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.418 KB)

Abstract

Pengguna media sosial di Indonesia semakin meningkat, saat ini ada sekitar 66 juta orang menggunakan mobile phone sebagai medium untuk bermedia sosial. Aplikasi media sosial tersebut juga telah dimanfaatkan oleh komunitas olahraga Freeletics di Kota Bandung, untuk berkomunikasi dan menyebarkan informasi dengan sesama anggota komunitas olahraga. Komunitas olahraga freeletics dibangun dan berkembang melalui media sosial, bertujuan menjadikan olahraga sebagai pola hidup sehat dan juga gaya hidup. Penyebaran informasi komunitas ini diiniasi oleh pengelola komunitas dengan memanfaatkan kelebihan dari media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas Instagram komunitas olahraga freeletics dalam mempopulerkan olahraga sebagai gaya hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Instagram sangat berperan penting dalam pembentukan komunitas freeletics, komunitas ini memanfaatkan Instagram sebagai medium untuk menyebarkan informasi dan berkomunikasi dengan efektif. Instagram memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan jumlah anggota komunitas, dan juga menjadikan komunitas ini dikenal serta menarik pihak luar untuk bekerjasama dalam berbagai event baik yang profit maupun non-profit (charity). Keyword : Instagram, Freeletics, Komunitas, Bandung, mediasosia
KOMUNITAS OLAH RAGA UNTUK KAUM URBAN BANDUNG: MEMBANGUN JARINGAN KOMUNIKASI MELALUI MEDIA SOSIAL Gumgum Gumilar; Ika Merdekawati Kusmayadi; Ipit Zulfan
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 1 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24329/jurkom.v1i1.22

Abstract

Komunitas Olah Raga untuk Kaum Urban berkembang sejalan dengan kesadaran masyarakat terutama kaum urban untuk melakukan pola hidup sehat. Dengan menggunakan media sosial komunitas-komunitas olahraga mengajak semua lapisan masyarakat terutama kaum muda untuk menerapkan pola hidup sehat yakni melakukan olah raga secara teratur. Hal ini menjadi menarik, karena komunitas ini dibangun di dunia maya dengan mengandalkan koneksi internet melalui media sosial, sehingga komunitas ini dengan cepat menyebar dan diterima oleh masyarakat. Komunitas Olah raga untuk Kaum Urban yang berkembang di Bandung diantaranya Bandung Streetworkout Addict (Barstard), Freeletics Bandung dan Indorunners Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan Komunitas Barstard, Freeletics dan Indorunner Bandung dalam membangun jejaring komunikasi di media sosial dengan melihat sudut latar belakang, pengelolaan, keanggotaan, penggunaan media dan bentuk informasi yang disampaikan. Metode yang digunakan adalah metode Deskriptif Kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengelola komunitas dan pengelola media sosial, observasi, studi pustaka dan penelusuran data internet. Hasil Penelitian memperlihatkan, kesadaran orang akan hidup sehat semakin tinggi. Masyarakat, khususnya kaum urban, kini menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup mereka. Di tengah-tengah aktivitasnya yang padat, masyarakat urban tetap meluangkan waktunya khusus untuk berolahraga. Komunitas Barstard, Freeletics dan Indorunner Bandung memiliki setidaknya satu orang untuk mengelola media sosial, Instagram menjadi media sosial utama yang digunakan oleh komunitas untuk menyampaikan informasi dan membangun jejaring komunikasi.
Peran Pers Sebagai Aktor Gerakan Digital Tagar #SolidaritasUntukNTT di Twitter Gema Nusantara Bakry; Ika Merdekawati Kusmayadi
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 5, No 1 (2021): KAJIAN JURNALISME
Publisher : School of Journalism, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v5i1.33458

Abstract

Peristiwa banjir bandang yang diakibatkan Siklon Seroja telah mengundang perhatian dan simpati masyarakat Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk berkontribusi dalam upaya penanggulangan dampak yang diterima oleh masyarakat NTT. Salah satu upaya yang dilakukan oleh masyarakat adalah mengampanyekan gerakan sosial digital #SolidaritasUntukNTT di Twitter. Gerakan sosial digital melalui pesan-pesan tertentu dapat menggugah kesadaran bagi penggunanya. Untuk mengetahui efektivitas penyebaran pesan dalam gerakan sosial digital dapat divisualisasikan menggunakan metode Social Network Analysis (SNA).  Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan peran pers dalam mendistribusikan pesan gerakan sosial digital dengan tagar #SolidaritasUntukNTT. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis jaringan sosial dengan teori graf di Twitter. Hasil analisis dan visualisasi jaringan dilakukan di aplikasi Gephi dengan algoritma Yifan Hu untuk melihat distribusi pola pesan dan peran pers pada tagar #SolidaritasUntukNTT. Penelitian ini menggambarkan tipe jaringan two mode yang terdiri dari interaksi antara individu dan organisasi dengan pola komunikasi radial personal network yang memiliki ciri jaringan terbuka dan kohesivitas yang rendah dengan arah relasi directed dan asimetris. Analisis peran pers diukur melalui sentralitas aktor untuk mengetahui degree centrality, closeness centrality, betweenness centrality dan eigenvector centrality. Aktor @vice_id diketahui sebagai aktor yang memiliki degree dan eigenvector centrality tertinggi dibandingkan dengan aktor pers lainnya. Aktor @idntimes dan @detikcom memiliki nilai closeness dan betweenness centrality yang lebih tinggi dari media lainnya. Analisis jaringan sosial memberikan pemahaman terkait distribusi pesan dalam media sosial untuk mengetahui efektivitas pesan yang didistribusikan oleh beberapa aktor jaringan, khususnya peran pers dalam mengampanyekan gerakan sosial di media. Oleh karena itu, metode SNA dapat digunakan untuk penelitian jurnalisme data. 
Instagram Usage by "Barstrad" Community in Bandung City – West Java Gumgum Gumilar; Ika Merdekawati Kusmayadi
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 2, No 2 (2017): December 2017 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (713.776 KB) | DOI: 10.25008/jkiski.v2i2.104

Abstract

This study aims to collect qualitative data on Instagram Usage by Community of Bandung Street Workout Addict (Barstrad) in Bandung City, West Java. This study is applied descriptive method and collecting the data through depth interview and observation. The informant of this research is the founder Bastard community. The result shows that Instagram has significant role in developing of Barstard community, especially in terms of spreading out of street workout in Bandung City. Instagram is managed with a certain concept by informing the main activities, workout menus, schedules, and others as well. Instagram gives a huge impact on the increasing number of members who join in. Most of the member community are from Instagram followers that also make this community more well recognized and attracts sponsor in order to be a kind of sustainable community. 
CITALINUABDI: UPAYA MEMBANGUN SISTEM INFORMASI DESA YANG BERMAKNA Nanik Maharani Hartoyo; Ika Merdekawati
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 1, No 1 (2016): June 2016 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.801 KB) | DOI: 10.25008/jkiski.v1i1.35

Abstract

Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) mengamanatkan pengembangan sistem informasi desa (SID) demi membuka akses informasi dari dan hingga tingkat desa, yang terhubung/berjaringan secara berjenjang dengan sistem pemerintahan di level nasional. SID diharapkan dapat mendorong kemajuan desa dengan mengoptimalisasikan potensi lokal. Warga Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang dengan didampingi fasilitator dari tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Padjadjaran, memilih memanfaatkan platform blog yang tersedia gratis sebagai upaya persiapan dalam rangka memenuhi amanat UU Desa. Karakteristik warga Desa Citali yang terbuka sekaligus bangga pada identitas desanya tercermin dalam partisipasi aktif sejak proses inisiasi dan pemilihan judul domain yang merepresentasikan identitas mereka. Karakteristik ini pun mengejawantah pada proses perencanaan dan produksi konten SID citalinuabdi. Meski demikian, warga masih menghadapi berbagai kendala. Selain persoalan teknis dan SDM, produksi konten SID belum berjalan lancar sehingga belum mengoptimalisasi potensi lokal dan belum dapat menjawab kebutuhan riil warganya. Di lain pihak, potensi pemanfaatan SID ini akan bersinergi dengan upaya pemerintah untuk mendorong pembentukan dan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu insitusi penggerak potensi ekonomi desa dan berada dalam payung hukum yang sama, yakni UU Desa. Untuk itu, perlu dilakukan upaya strategis dan sistematis untuk menjembatani idealita dan realita melalui kemitraan antar pemangku kepentingan yang berlangsung sinergis dan berkelanjutan.
Media Sosial dan Promosi oleh Pengelola Factory Outlet dan Distro/Clothing Company di Bandung Ika Merdekawati Kusmayadi; Gumgum Gumilar
Communications Vol 1 No 2 (2019): COMMUNICATIONS
Publisher : Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media sosial oleh pengelola industri fashion di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara ke pengelola Factory Outletdan Distro/Clothing Companydilengkapi dengan studi pustaka dan penelusuran data online. Populasi penelitian berjumlah 161 orang dan dengan teknik proporsional random samplingdiperoleh ukuran sampel 69. Hasil penelitian memperlihatkan seluruh responden menggunakan media sosial untuk kegiatan promosi produknya. Instagramadalah media sosial yang paling banyak digunakan oleh pengelola Factory Outletdan Distro/Clothing Companysebagai media promosi. Informasi mengenai daftar produk merupakan informasi yang paling sering disampaikan di media sosial dan informasi mengenai kualitas produk menjadi keunggulan yang paling banyak dipromosikan. Kriteria yang dipergunakan untuk mengukur keberhasilan promosi di media sosial dengan melihat jumlah Friends/Like/Members/Follower, dan secara umum penggunaan media sosial sebagai media promosi dinilai berhasil.
TINGKAT KEPERCAYAAN KHALAYAK ATAS BERITA LIFESTYLE DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM “USSFEEDS” (SURVEY KUANTITATIF DESKRIPTIF TINGKAT KEPERCAYAAN KHALAYAK FOLLOWERS INSTAGRAM USSFEEDS) Zahra, Amira Fatimatuz; Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 10 No. 4 (2024): 2024 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v10i4.235

Abstract

This research departs from the problem of the rise of online media that disseminates information using fairly short captions through social media. The number of new media that have emerged also affects the flow of information that is increasingly swift to the public. This study was conducted to determine the level of public trust in news from non-mainstream media USSFeeds on Instagram by containing four dimensions of trust, namely (1) based on selectivity of news topics, (2) based on selectivity of news facts, (3) the level of public trust in accurate depiction, and (4) the level of public trust in journalistic judgment. This research approach uses descriptive quantitative research methods. The results obtained from this study found that in terms of selectivity of news topics, audiences rely on the "ussfeeds" account to get information about lifestyle. In terms of selectivity of facts received by audiences, the results showed that the majority of respondents agreed that the "ussfeeds" account always provides all the latest information based on facts. In terms of accurate portrayal of news, the results showed that most respondents did not agree if the "ussfeeds" information had an accurate portrayal in the dissemination of information. Finally, in terms of journalistic assessment, the results show that most respondents have a high level of trust because the information provided by Instagram "ussfeeds" can be easily captured by its audience. Therefore, it can be concluded that audiences have a high level of trust in lifestyle news from the social media Instagram "ussfeeds".
Evaluasi pendidikan jurnalisme data di perguruan tinggi swasta Indonesia Tasyarani, Ni Made; Kusmayadi, Ika Merdekawati; Adiprasetio, Justito
Comdent: Communication Student Journal Vol 1, No 2 (2023): November 2023 - April 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v1i2.52393

Abstract

Latar Belakang: Jurnalisme data mulai berkembang pesat secara global dan mulai mengisi ruang redaksi di berbagai media. Seiring dengan meningkatnya praktik jurnalisme data di industri, beberapa perguruan tinggi di berbagai belahan dunia pun telah mulai mengadopsi kurikulum jurnalisme data untuk diterapkan dalam kelas. Pada awal perkembangannya di Indonesia, beberapa perguruan tinggi swasta sudah mulai bergerak dan mencoba beradaptasi dengan mengembangkan jurnalisme data ke dalam kurikulumnya, yang mana Universitas Multimedia Nusantara (UMN) merupakan pionirnya. Tujuan: Pergerakan perguruan tinggi di Indonesia dalam mengenalkan jurnalisme data perlu untuk dianalisis lebih jauh sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pendidikan jurnalisme data di Indonesia. Di samping itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pendidikan jurnalisme data di Indonesia, melihat belum adanya penelitian tentang hal tersebut yang dilakukan di Indonesia maupun negara berkembang lainnya. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara terhadap pembentuk kurikulum dan tenaga pendidik jurnalisme data di UMN, serta studi dokumen. Hasil: Hasilnya, kurikulum jurnalisme data di UMN didesain dengan menggunakan pendekatan software-dependent dengan meliputi keempat aspek yang ada dalam tipologi oleh (Lewis, 2021), yakni data analysis, data acquisition and cleaning, pattern detection, dan data representation. Pada penerapannya, metode pembelajaran yang digunakan adalah kolaboratif dan berbasis pengalaman sebagai model strategi untuk siswa menghadapi transformasi dan kompleksitas yang ada dalam jurnalisme data.
Akurasi pemberitaan vaksin Covid-19 pada Liputan6.com Apriana, Dhea; Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati
Comdent: Communication Student Journal Vol 1, No 1 (2023): Mei 2023 - Oktober 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v1i1.45222

Abstract

Latar Belakang: Akurasi merupakan inti dari kegiatan jurnalistik yang menjadi standar penting untuk menentukan kualitas pemberitaan. Di masa pandemi Covid-19, banyak bentuk-bentuk intervensi, salah satunya adalah vaksinasi. Media online mempunyai peranan besar dalam memberikan informasi kesehatan pada publik mengenai keuntungan dan resiko dalam vaksinasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan akurasi pemberitaan vaksin Covid-19 di media online liputan6.com. Metode: Penelitian ini mengaplikasikan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek penelitian terdiri dari  67 sampel berita vaksin Covid-19 pada periode 6 Desember 2020 hingga 13 Januari 2021, yang diukur menggunakan pedoman empat kategori hasil kombinasi dan reduksi operasionalisasi variable dari Mitchell V. Charnley dan Christiany Juditha, yaitu kesesuaian sumber berita, tipograsi, kesesuaian foto dengan isi berita, serta kesesuaian judul, ejaan, tata bahasa, dan arti pada isi berita. Hasil: Penelitian memperlihatkan tingkat akurasi pemberitaan vaksin Covid-19 di liputan6.com masuk dalam kategori yang sangat akurat dengan presentase 99,01%. Kategori yang mengalami ketidakakuratan terdapat pada kategori kesesuaian judul, ejaan, tata bahasa, dan arti pada isi berita, serta tipografi pada bagian nama. Sedangkan kedua kategori memiliki kuantitas kesalahan yang terbesar yaitu ejaan, terindikasi pada lima berita (7,5%), tata bahasa pada tiga berita (4,5%) dan judul, arti dan tipografi nama terindikasi pada satu berita pada masing-masing indikator yaitu (1,5%).
Pengembangan Organisasi Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau Gumilar, Gumgum; Agustin, Herlina; Kusmayadi, Ika Merdekawati
Jurnal Common Vol. 8 No. 1 (2024): Common
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/common.v8i1.12807

Abstract

Forest and land fires are a major problem that recurs annually in Riau Province. Various efforts have been made to prevent the recurrence of this disaster. One of the efforts is to build and develop a Task Force of Forest and Land Fire management to be capable of providing a quick and coordinated response. This research aims to analyze the organizational development of the Riau forest and The tast force of Forest and Land Fire based on the mechanism of its formation and also the four information flow models. This research used a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with stakeholders, field observations and document analysis. Based on the four information flows model, the relationship between the members of the task force and the task force of forest and land fire management was found to be less strong than their relationship with their main agency. Each member of the task force team interacted more within the organization in which they served. The working relationship between the Riau Province forest and the force of forest and land fire team is based on the structure set by the governor, with the main tasks and functions of each section outlined in the governor's regulation. Interaction between task force members is stronger at the leadership level, where they often coordinate to prepare and plan for forest and land fire control, while at the site level, in the integrated patrol team group, they carry out forest and land fire prevention and control activities together. In the forest and land fire control ecosystem, the task force is part of the global forest and land fire control ecosystem. It is expected that the results of this study can provide input for stakeholders in improving the efficiency and effectiveness of the Forest Land Task Force in efforts to control forest and land fires in Riau Province.