Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Perancangan Alat Monitoring Error Current Transformer (AMOR CT) Menggunakan Arduino Mega 2560 dan Cayenne IoT Taufik Hidayat; Hansi Effendi
Jurnal Teknik Elektro Indonesia Vol 2 No 2 (2021): JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jtein.v2i2.173

Abstract

Current Transformer (CT) is an important component that functions as a tool to regulate the amount of current that enters the kWh Meter on a 3-phase indirect measurement customer. To ensure the accuracy of measuring instruments, especially CT, it is necessary to check whether the installed CT still meets the standards. Current Transformer error (CT error) is the difference between the measured value on the secondary side and the actual value on the primary side of a CT measurement. This final project aims to design a tool that is able to provide information and record CT error value measurement data in real time and display it on the Cayenne IoT. This final project uses Arduino Mega 2560 with PZEM 004T module as a current sensor, GSM 800L module for Arduino connection with Cayenne IoT. Cayenne IoT is used to visualize the data so that the CT measurement conditions can be monitored. Each PZEM 004T will read current changes and the data will be processed by Arduino Mega 2560 and then sent to Cayenne Iot for display, making monitoring and data retrieval easy. After making and testing the tool, it was found that the design tool was able to send measurement results to the Cayenne IoT and was able to provide real-time information and record CT error value measurement data installed on the customer's electrical panel for evaluation materials with the expected measurement results with direct measurements contained in 0% - 0.3% difference in AMOR CT readings with Ampere Tang.
PENENTUAN KADAR PERAK (AG) DALAM BATUAN TERMINERALISASI MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI PELARUT KELAT DITIZON DENGAN VARIASI PH DAN WAKTU DI WILAYAH TAMBANG GALIAN RAKYAT BUKIT GUNJO JORONG TANJUNG BUNGO KEC. BONJOL KAB. PASAMAN Taufik Hidayat; Fadhilah Fadhilah; Edi Nasra
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 1, No 1 (2014): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan FT UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.546 KB) | DOI: 10.24036/bt.v1i1.3439

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang penentuan kadar perak (Ag) dalam batuan termineralisasi menggunakan metode ekstraksi pelarut kelat ditizon dengan variasi pH dan waktu di wilayah tambang galian rakyat Bukit Gunjo Jorong Tanjung Bungo Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pH dan waktu optimum dalam pengektraksian logam perak serta dapat menentukan kadar perak pada batuan percontoh terpilih di daerah itu. Penelitian ini menggunakan metoda ekstraksi pelarut menggunakan HCL-HNOз pekat (3:1).Hasil penelitian menunjukan pH optimum berada pada pH 3, dan waktu optimum berada pada waktu 10 menit dan di dapat kadar recovery logam perak dengan metoda ekstraksi sebesar ,2573; 0,2119; 0,2270; 0,1846 ppm, dan 0,1029; 0,1059; 0,1090; 0.0636 ppm untuk hasil dengan metoda langsung, logam Ag ( ± 2,3x peningkatan jika dibandingkan dengan hasil pengukuran langsung ) dengan 4 kali pengukuran sampel.Keywords : Perak (Ag), pH optimum, waktu optimum, kadar
IDENTIFIKASI MATERIAL LIMBAH GYPSUM BOARD MENGGUNAKAN XRF Taufik Hidayat; Eka Juliafad
Jurnal Applied Science in Civil Engineering Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Applied Science in Civil Engineering
Publisher : Teknik Sipil Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/asce.v4i1.60183

Abstract

Penggunaan limbah sebagai bahan bangunan merupakan salah satu cara memanfaatkan limbah yang terbuang begitu saja menjadi suatu produk yang bernilai guna. Salah satu limbah kontruksi yang dapat dimanfaatkan adalah limbah papan gipsum (gypsum board). Gypsum board memiliki kandungan senyawa yang mirip dengan semen, yaitu SiO2 , Fe2O3 dan CaO dan diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti sebagian dari semen. Metode yang digunakan untuk menganalisis kandungan senyawa dari limbah gypsum ini adalah X-Ray Fluorescence (XRF). Hasil dari pengujian XRF pada limbah gypsum menunjukkan bahwa limbah gypsum board mengandung senyawa kapur (CaO) 41,2%, silika (SiO2) 0,67%, alumina (Al2O3) 1,02%, besi (Fe2O3) 0,173%, dan sulfur (SO3)55,14% dimana semua kandungan senyawa tersebut mirip dengan kandungan senyawa pada semen portland. Jika dibandingkan dengan seyawa pada semen limbah gypsum board memiliki persentase sulfur lebih tinggi daripada semen namun persentase silikanya jauh lebih rendah daripada semen.
bermain skateboard sebagai ide penciptaan karya digital painting taufik hidayat; Maltha Kharisma
Serupa The Journal of Art Education Vol 13, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v13i2.127202

Abstract

Bermain Skateboard  seringkali dianggap permainan yang anarkis dan merusak fasilitas umum,tidak kenal aturan, maupun kenakalan kenakalan lainnya. Namun, tentu nilai-nilai Skateboard tidak pernah senegatif apa yang publik awam stigmakan, kalau misalkannya ada mungkin karena maksud dan tujuan tertentu, karena bermain Skateboard  memiliki banyak dampak positif . Artikel ini membahas tentang permainan skateboard yang menjadi rancangan ide dalam sebuah karya digital painting bergaya kontemporer. Dalam mewujudkan karya seni digital painting ini menggunakan metode pola kosorium seni yang terdiri dari tahapan persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep dan penyelesaian. Di dalam bermain Skateboard  memiliki beragam trik salah satunya trik Ollie, untuk mencapai keberhasilan dalam trik Ollie harus dilakukan secara berulang ulang, mengalami jatuh bangun serta tidak sedikit pelajaran yang bisa diambil untuk dijadikan sebuah kesimpulan. Sama halnya didalam kehidupan, setiap manusia pasti memiliki sebuah pengalaman hidup dari rintangan yang dilaluinya, Kemungkinan terburuk dan terbaik akan menjadi hasil setelah berulang kali mencoba mengalahkan rintangan dalam kehidupan. Untuk itu penulis ingin memetaforakan sebagai evaluasi diri. Karya ini mendiskripsikan sedikit banyaknya edukasi tentang apa itu evaluasi diri, pentingnya evaluasi diri di kehidupan sehari hari untuk menjadikan individu tersebut menjadi lebih baik lagi. 
Digitalisasi Pemetaan Potensi Desa Sungai Rambai Berbasis Website Interaktif Alvin Ilham; Syahid Nurhidayatullah; Aprinaldo; Taufik Hidayat; Jamaris Jamna
Manaruko: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Manaruko: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/manaruko.v5i1.104

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui program KKN ini berfokus pada pengembangan website pemetaan potensi Desa Sungai Rambai, Pariaman. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan desa terhadap media informasi potensi yang terpusat, mudah diakses, dapat ditelusuri, dan berbasis lokasi, terutama untuk potensi UMKM dan Non-UMKM. Tujuan kegiatan adalah menyediakan platform digital berbasis peta interaktif yang mendukung visualisasi lokasi, filter kategori, pencarian data, halaman detail informasi, serta fitur awal pengelolaan data oleh admin. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pengambilan data, pengolahan data, pengembangan sistem, dan pengujian internal. Hasil kegiatan berupa website pemetaan potensi desa berbasis Next.js App Router, Leaflet, Vercel Postgres, dan dashboard admin. Website ini menyediakan akses informasi potensi desa melalui peta interaktif serta fitur awal pengelolaan data potensi desa.
Implementasi Video-Based Learning dalam Sosialisasi Pencegahan Bullying pada Siswa SDN 07 Sungai Rambai: Universitas Negeri Padang Taufik Hidayat; Dwi Mutia Herawati; Citra Ramadila; Jamaris Jamna
Manaruko: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Manaruko: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/manaruko.v5i1.106

Abstract

Bullying merupakan bentuk kekerasan berbasis sekolah yang masih menjadi permasalahan serius dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis serta sosial anak. Observasi awal di SDN 07 Sungai Rambai mengidentifikasi perilaku yang mengarah pada perundungan, seperti candaan fisik berlebihan, ejekan terhadap kondisi fisik, dan pelecehan verbal dengan menyebut nama orang tua. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying, bentuk-bentuknya, dampaknya, serta strategi respons yang tepat. Intervensi dilaksanakan melalui pendekatan video-based learning yang dipadukan dengan pemaparan interaktif, kegiatan ice breaking, dan kuis evaluatif. Kegiatan melibatkan siswa sekolah dasar dengan dukungan pihak sekolah. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis dan dampak bullying, yang tercermin dari respons mereka dalam diskusi dan evaluasi. Selain itu, siswa menjadi lebih aktif dan percaya diri dalam menyampaikan pendapat. Kegiatan ini mendukung upaya preventif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan suportif bagi seluruh warga sekolah.
Membangun Gaya Hidup Aktif melalui Program Senam Rutin di Lingkungan Masyarakat Nagari kudu gantiang barat Setiyo Utoyo; Taufik Hidayat; Mely Jumita Gultom; Windi Pebrianti; Melisa Alya Safitri; Raxel Julian Putra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup aktif merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, perkembangan teknologi dan perubahan pola hidup menyebabkan aktivitas fisik masyarakat cenderung menurun. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program senam rutin sebagai upaya membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan masyarakat Nagari Kudu Gantiang Barat. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga, mempererat hubungan sosial antarwarga, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. Kegiatan dilakukan melalui senam bersama yang dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan berbagai kelompok usia. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya antusiasme masyarakat yang tinggi serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan.
Perkembangan Yayasan Liga Dakwah Sumatera Barat: Studi Sejarah Lembaga 1988-2025 Taufik Hidayat; Hendra Naldi
Jurnal Kronologi Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Kronologi
Publisher : Jurusan Sejarah FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jk.v8i1.1089

Abstract

This study examines the institutional development of the West Sumatra Liga Dakwah Foundation from 1988 to 2025. The research is important because the foundation's transformation from a preacher-cadre initiative into an integrated institution managing a girls' junior high school, senior high school, orphanage, and boarding facility has not been systematically documented. Using the historical method, the study applied heuristics, source criticism, interpretation, and historiography to institutional archives, legal documents, school records, photographs, observations, and interviews. The findings show that the foundation was legally established on 3 October 1988 and initially focused on Islamic preaching cadre development. The arrival of fifteen Muslim-convert children from the Mentawai Islands encouraged a shift toward boarding education for girls. The senior high school developed during 1996-1997, the orphanage was established in 1999, land acquisition and construction occurred in 2004-2005, and the junior high school opened in 2009. By 2025, the foundation had integrated formal education, religious formation, residential care, discipline, and life-skills training. Its continuity depended on committed administrators, community networks, donors, government support, and alumni, although funding, facilities, documentation, and managerial regeneration remained major constraints.