Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas In-House Training Tentang HACCP Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Penjamah Makanan Ni Putu Pas Ryanti; Ni Putu Agustini; Badrut Tamam
Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Gizi : Journal of Nutrition Science
Publisher : Poltekkes Kemenkes Denpasar dan DPD PERSAGI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food handler training is an important part of improving knowledge, skills, and quality of nutrition services in hospitals. This study aims to determine the effectiveness of in-house training on Hazard Analysis and Critical Control Point on the level of knowledge and attitude of food handlers in the Nutrition Installation of RSD Mangusada. The study used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach, involving 35 food handlers. Data collection used a questionnaire and was analyzed using the Wilcoxon test at a 5% confidence level. The results showed that after training, all respondents (100%) showed an increase to the good knowledge category, and 62.9% showed a positive attitude. The level of effectiveness of training on knowledge was 0.82 in the high category in the first post-test and 0.52 in the medium category in the second post-test. The level of training effectiveness on attitudes is 0.65 and 0.51 in the medium category. The Wilcoxon test showed a significant difference (p <0.05) in the level of knowledge and attitudes before and after training. So it can be concluded that in-house training on HACCP is effective in improving the knowledge and attitudes of food handlers. Therefore, it is expected that the hospital will periodically conduct training and conduct monitoring and evaluation of the implementation of HACCP
Perbedaan Status Gizi, Kadar Asam Urat Dan Tekanan Darah Pada Lansia Berdasarkan Aktivitas Mengikuti Posyandu Di Desa Kampial Kabupaten Badung Ni Ketut Nandita Pradnya Suarti; Ni Putu Agustini; Ni Made Dewantari
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v13i2.1734

Abstract

Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami gangguan gizi dan metabolik akibat proses penuaan yang dapat meningkatkan risiko hipertensi dan hiperurisemia. Posyandu lansia merupakan salah satu pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan lansia melalui pemantauan kesehatan dan edukasi secara berkala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan status gizi, kadar asam urat, dan tekanan darah pada lansia berdasarkan aktivitas mengikuti posyandu di Desa Kampial Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran RLPP, pemeriksaan kadar asam urat dengan metode POCT, dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan status gizi, kadar asam urat, dan tekanan darah berdasarkan aktivitas mengikuti posyandu dengan nilai p-value <0,001. Lansia yang aktif mengikuti posyandu cenderung memiliki kondisi kesehatan yang lebih baik dibandingkan lansia yang tidak aktif mengikuti posyandu. Lansia disarankan rutin mengikuti kegiatan posyandu serta menerapkan pola hidup sehat.