Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Evaluasi Potensi Head Loss pada Sistem Distribusi Air Taman Gedung Bank BUMN di Surabaya Berdasarkan Konfigurasi Jaringan Perpipaan ali akbar; Rachmat Firdaus; Prantasi Harmi Tjahjanti; Rizky Dwi Aldiantofas
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26671

Abstract

Sistem distribusi air pada gedung bertingkat memerlukan jaringan perpipaan yang dapat mengalirkan air secara efektif ke seluruh titik penggunaan. Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja sistem distribusi adalah Head Loss aliran yang terjadi akibat proses sepanjang pipa dan penggunaan berbagai aksesoris perpipaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi potensi Head Loss pada sistem distribusi air taman Komplek Gedung Bank BUMN Surabaya berdasarkan konfigurasi jaringan perpipaan eksisting dengan menggunakan pendekatan Darcy–Weisbach. Data penelitian ini diperoleh dari observasi lapangan, yang meliputi panjang pipa, diameter pipa, jumlah fitting, kapasitas tangki atap, dan konfigurasi jaringan distribusi. Sistem distribusi terdiri dari enam jalur perpipaan (line 1–line 6) yang menggunakan aliran gravitasi dari tangki atap berkapasitas 5000 L dengan ketinggian sekitar 28 m. Karakteristik geometri jaringan dan potensi Head Loss pada setiap jalur distribusi dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi potensi Head Loss pada sistem distribusi air kebun adalah panjang pipa, diameter pipa, jumlah fitting dan percabangan. Line 5 memiliki potensi Head Loss terbesar berdasarkan karakteristik jaringan karena memiliki jumlah titik keluaran dan fitting yang paling banyak, sedangkan Line 6 memiliki potensi Head Loss yang lebih kecil karena konfigurasi jaringan yang lebih sederhana. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengembangan sistem distribusi air berbasis gravitasi pada gedung bertingkat agar lebih efisien dan andal.
Analisis Kinerja Hidraulik Pompa Sentrifugal Tipe CDX/I 120/20 IE3 pada Sistem Distribusi Air Bersih Gedung BUMN di Surabaya ali akbar; Rachmat Firdaus; Metatia Intan Mauliana; Muhammad Zainal Abidin
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26672

Abstract

Keandalan sistem distribusi air bersih pada bangunan bertingkat sangat bergantung pada pemilihan pompa dan karakteristik hidraulik jaringan perpipaan untuk menjamin kontinuitas suplai serta kestabilan tekanan pada seluruh titik pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja hidraulik pompa sentrifugal tipe CDX/I 120/20 IE3 pada sistem distribusi air bersih Gedung BUMN di Surabaya melalui evaluasi kapasitas aliran, tekanan operasi, dan kehilangan energi pada jaringan perpipaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui observasi lapangan dan analisis hidraulik berdasarkan perhitungan debit aliran, bilangan Reynolds, faktor gesek menggunakan persamaan Colebrook–White, major head loss, minor head loss, serta total dynamic head. Hasil analisis menunjukkan bahwa konfigurasi tiga pompa sentrifugal yang dioperasikan secara paralel mampu menyediakan debit total sebesar 480 L/menit dengan head maksimum 40,5 m, sehingga memenuhi kebutuhan distribusi air bersih pada gedung setinggi 9 m. Analisis juga menunjukkan bahwa panjang pipa, diameter pipa, dan jumlah aksesoris perpipaan merupakan faktor utama yang memengaruhi kehilangan tekanan pada sistem distribusi. Sistem kontrol berbasis Programmable Logic Controller (PLC) dan pressure switch mampu mempertahankan tekanan operasi secara otomatis sesuai kebutuhan beban pemakaian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa konfigurasi pompa paralel dengan sistem kontrol berbasis PLC dan pressure switch merupakan alternatif yang efektif untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi air bersih pada bangunan bertingkat melalui penyediaan debit yang memadai dan kestabilan tekanan operasi.
Evaluasi Kesesuaian Pompa CR Vertical Multistage sebagai Jockey Pump Berdasarkan Analisis Head loss pada Sistem Hydrant Gedung Perkantoran Rachmat Firdaus; ali akbar; Prantasi Harmi Tjahjanti; Mohamad Affan Rahmadin
Jurnal Mesin Nusantara Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v9i1.26673

Abstract

Sistem hydrant merupakan salah satu komponen utama sistem proteksi kebakaran yang berfungsi menyediakan pasokan air bertekanan saat keadaan darurat. Untuk menjaga kestabilan tekanan pada jaringan perpipaan hydrant perlu digunakan jockey pump yang dapat menjaga tekanan sistem dalam kondisi standby. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan penggunaan pompa CR Vertical Multistage Centrifugal Pump sebagai pompa penjaga tekanan pada sistem hydrant gedung Bank BUMN di Surabaya yang memiliki luas bangunan kurang lebih 55.000 m². Metode penelitian dilakukan dengan observasi lapangan, pengumpulan data spesifikasi pompa, pengukuran jaringan perpipaan, dan analisa hidrolik dengan menghitung head loss besar dan kecil pada sistem perpipaan hydrant. Hasil analisa menunjukkan bahwa kehilangan tekanan pada sistem dipengaruhi oleh panjang pipa, diameter pipa, dan jumlah fitting yang digunakan. Head loss mayor disebabkan oleh kondisi sepanjang pipa yang menjadi komponen dominan bila dibandingkan Head loss minor yang disebabkan oleh aksesoris perpipaan. Berdasarkan hasil evaluasi hidraulik dan karakteristik teknis pompa, pompa CR Vertical Multistage memiliki kemampuan yang memadai untuk mempertahankan tekanan sistem hydrant dalam kondisi operasi tipikal. Pompa multistage mampu menghasilkan tekanan tinggi dengan debit yang relatif kecil sehingga sesuai dengan fungsi jockey pump. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis head loss dapat dimanfaatkan sebagai dasar teknis dalam memilih pompa pengaman tekanan untuk sistem proteksi kebakaran di gedung tinggi guna meningkatkan keandalan dan kontinuitas operasi sistem hydrant.
Analisis Nilai Elongasi Material Terhadap Cracksheet Pada Proses Deep drawing Nozzle pada Unit Evaporator bhima endra wira yudha; Ali Akbar; Rachmat Firdaus; Mulyadi Mulyadi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14 No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4401

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai elongasi pada material Galvanized (DX51D, DX54D, DX53D) dan Stainless Steel (SUS304, SUS316, SUS441) sebagai parameter utama dalam proses deep drawing nozzle unit evaporator. Uji tarik dilakukan untuk menentukan kemampuan deformasi plastis tanpa menyebabkan keretakan, serta pencarian indikasi cracksheet yang dapat terjadi selama proses pembentukan. Hasil menunjukkan bahwa material stainless steel, khususnya SUS304 dan SUS441, memiliki nilai elongasi tertinggi sebesar 45%, menunjukkan ketahanan unggul terhadap deformasi ekstrem. Sementara itu, DX54D menjadi galvanis dengan elongasi tertinggi (36%) dan tidak mengalami retak saat deep drawing, berbeda dengan DX51D dan DX53D yang menunjukkan gejala cracksheet. Batas elongasi minimum untuk menghindari kegagalan struktural pada deep drawing ditentukan sekitar 30%. Pemilihan material dengan elongasi tinggi serta optimalisasi parameter proses menjadi krusial dalam menjamin kualitas dan efisiensi produksi. Hasil ini memberikan dasar untuk menentukan material optimal berdasarkan kombinasi performa teknis dan efisiensi biaya.
Analisis Pengaruh Variasi Bentuk Sudden Enlargement terhadap Head Loss pada Aliran Udara Laminar Satria Agung Wibisono; Ali Akbar; A’rasy Fahruddin; Rachmat Firdaus; Muhammad Syahril
Jurnal Mesin Nusantara Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v8i2.24788

Abstract

Fenomena sudden enlargement pada sistem perpipaan merupakan salah satu penyebab utama terjadinya head loss yang dapat menurunkan efisiensi aliran fluida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi bentuk sudden enlargement terhadap kehilangan energi pada aliran fluida laminar dengan menggunakan tiga variasi geometri, yaitu Square Edge, Rounded Edge, dan Projecting Edge. Pengujian dilakukan pada pipa berbahan akrilik menggunakan manometer U sebagai alat ukur tekanan dengan dua titik pengukuran, masing-masing pada diameter 12,7 mm dan 50 mm. Dua tingkat laju aliran udara diuji, yaitu 6 L/menit dan 4 L/menit. Data tekanan yang diperoleh diolah untuk menghitung kecepatan aliran dan head loss menggunakan persamaan dasar fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk geometri memiliki pengaruh signifikan terhadap besarnya head loss. Pada laju aliran tinggi (6 L/menit), geometri Square Edge menghasilkan head loss terendah, sedangkan Rounded Edge memberikan performa optimal pada laju aliran rendah (4 L/menit). Geometri Projecting Edge secara konsisten menghasilkan head loss tertinggi pada kedua kondisi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemilihan geometri sudden enlargement harus disesuaikan dengan kondisi operasi sistem. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perancangan instalasi perpipaan yang lebih efisien dan mendukung optimasi energi pada sistem transportasi fluida.
CFD Simulation Reveals Pressure Drop in Pipe Flow System: Simulasi CFD Mengungkap Penurunan Tekanan pada Sistem Aliran Pipa Muhamad Ridwan Yunus; Ali Akbar; Rachmat Firdaus; Metatia Intan \ Mauliana
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.2111

Abstract

General Background Fluid flow analysis in piping systems is essential for understanding energy losses and system performance in engineering applications. Specific Background Computational Fluid Dynamics (CFD) has been widely applied to simulate fluid behavior and pressure distribution in complex pipe geometries. Knowledge Gap However, detailed analysis of flow characteristics and pressure drop in specific pipe configurations, particularly at bends, remains limited. Aims This study aims to analyze fluid flow patterns and pressure drop in a piping system using CFD simulation. Results The results show that pressure drop increases with higher flow velocity and is significantly affected by pipe geometry, especially at bends where turbulence and vortex formation occur. Flow visualization indicates non-uniform pressure distribution and localized energy losses. Novelty This study provides detailed numerical insight into the interaction between flow velocity and pipe geometry using CFD visualization. Implications The findings can support the optimization of piping system design to reduce energy losses and improve operational efficiency. Keywords: Computational Fluid Dynamics, Pressure Drop, Pipe Flow, Fluid Simulation, Turbulence Key Findings Highlights Increased velocity intensifies energy loss along piping sections Flow separation appears prominently in curved geometry regions Numerical visualization clarifies localized pressure distribution patterns
Steam Assisted Waste Oil Stove Produces High Velocity Flow: Kompor Minyak Limbah Bertenaga Uap Menghasilkan Aliran Berkecepatan Tinggi Ardhi Shefta Fernanda; Mulyadi; Edi Widodo; Ali Akbar
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.2128

Abstract

General Background: Waste management and alternative energy utilization are critical challenges in sustainable engineering systems. Specific Background: Conventional combustion systems often rely on mechanical devices such as blowers to improve combustion, which increases complexity and energy consumption. Knowledge Gap: Limited studies integrate steam boiler systems directly into combustion processes to generate airflow without additional mechanical assistance. Aims: This study aims to design and analyze a steam-assisted combustion stove using waste oil as fuel, focusing on thermal performance, steam generation, and flow characteristics. Results: The system employs a steam boiler with dimensions of 40 × 40 × 40 cm, producing steam at a rate of 0.0170 kg/s with a required heating power of 38,382 W and fuel consumption of 1.2 kg/h. Simulation results show flow velocities ranging from 52.8 m/s in the pipe to 531 m/s at the nozzle, indicating significant acceleration due to geometric constriction. Novelty: The integration of a steam boiler into a combustion system enables the conversion of thermal energy into kinetic energy flow without mechanical air supply devices. Implications: The design provides a practical solution for improving combustion performance using waste-derived fuel while maintaining system simplicity and safety. Keywords: Steam Boiler, Waste Oil Fuel, Combustion System, Flow Velocity, Thermal Design Key Findings Highlights Steam generation reached stable mass flow under defined thermal conditions Nozzle configuration created substantial acceleration in fluid stream Structural design met pressure resistance and operational safety criteria
Forged Piston Delivers Higher Power and Torque in Jupiter Z: RCM II Mengidentifikasi Komponen GTG yang Kritis dan Strategi Pemeliharaan Muchamad Reysa Pahlewi; Dr.A’rasy Fahruddin; Ali Akbar; Mulyadi
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 4 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i4.2132

Abstract

General Background: Automotive development increasingly emphasizes component material selection and manufacturing methods to optimize engine performance. Specific Background: Pistons are critical engine components whose production route, particularly casting and forging, may influence power and torque characteristics. Knowledge Gap: Although many studies discuss piston materials and engine performance separately, direct comparative experimental evidence between casting and forged pistons under identical operating conditions on the Yamaha Jupiter Z 2007 remains limited. Aims: This study aims to analyze the differences in power and torque generated by standard, casting, and forged pistons using dynotest measurements at 2000, 4000, 6000, and 8000 RPM. Results: The results indicate that forged pistons produced the highest overall performance, with average torque reaching 13.32 Nm at 2000 RPM and average power reaching 11.2 HP at 6000 RPM. Casting pistons occupied an intermediate position, while standard pistons consistently produced the lowest values. At high engine speed, forged pistons maintained better performance stability than casting and standard pistons. Novelty: The study directly compares three piston types within the same motorcycle platform while also relating performance differences to piston mass variation, where forged pistons showed the lightest weight. Implications: These findings indicate that piston manufacturing type is closely associated with engine output, and forged pistons offer stronger potential for applications requiring higher power and torque performance. Keywords: Forged Piston, Casting Piston, Engine Performance, Power and Torque, Dynotest Key Findings Highlights Forged pistons produced the highest output across most engine speed ranges. Peak engine capability was observed around 6000 RPM before declining at 8000 RPM. Lower piston mass was associated with stronger high-speed performance stability.