Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN POTENSI WISATA OLEH PEMERINTAH DESA GUNUNG BATU KECAMATAN PULAU BERINGIN KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN Virda Eliza; Aprilia Lestari; Herwin Sagita Bela
JURNAL DINAMIKA Vol 3 No 1 (2023): JURNAL DINAMIKA
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/dinamika.v3i1.2184

Abstract

ABSTRAK Desa memiliki peran strategis dalam upaya peningkatakan kesejateraan masyarakat oleh karena itu pemerintah desa merupakan bagian penunjang dalam mewujudkan otonomi desa. Potensi wisata alam yang dimiliki oleh Desa Gunung Batu berupa air terjun seperti air terjun yang ada di Desa Gunung Batu Yaitu Air Terjun Sembilan Tingkat, Air Terjun Tinggi, Air Terjun Nyembur yang memiliki khas tersendiri, dan potensi mata air yang jernih bagus untuk di kembangkan menjadi air mineral, obyek wisata yang ada di Desa Gunung Batu merupakan kawasan strategis sehingga sangat diperlukan pengelolaan dan pengembangan potensi tersebut. Teori yang digunakan dari Cooper: Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas, Pelayanan Tambahan, metode penelitian kualitatif lapangan, melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menujukan bahwa pengembangan potensi wisata oleh Pemerintah Desa Gunung Batu sangat mendukung untuk dikembangkan, fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan oleh wisatawan masih banyak yang belum tersedia, akses jalan menuju wisata masih sangat membutuhkan pembangunan, belum ada pengelola khusus untuk wisata Desa Gunung Batu, faktor penghambat dalam pengembangan potensi wisata Desa Gunung Batu yaitu tidak adanya biaya. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan potensi wisata oleh pemerintah Desa Gunung Batu dari segi Aktraksi sangat mendukung namun terbukti bahwa potensi wisata belum bisa dikembangkan karena masih banyak hal yang belum mencukupi. faktor penghambat dalam pengembangan potensi wisata yaitu tidak adanya biaya, penulis juga mengajukan saran: pengajuan proposal pendanaan ke pemerintah kabupaten atau pihak lainnya, pengembangan potensi wisata memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat, adanya respon dari pemerintah kabupaten maka banyak di kenal masyarakat luas.
Penguatan Tata Kelola dan Kemampuan Komunikasi Pengelola BUM Desa Karya Usaha Desa Sipatuhu Banding Agung, Ogan Komering Ulu Selatan Herwin Sagita Bela; Hendra Alfani; Alip Susilowati Utama
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Karya untuk Masyarakat
Publisher : STARKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/jkum.v4i1.873

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) merupakan badan usaha dan juga dapat merupakan badan hukum usaha yang dapat memberikan kesejahateraan masayarakat desa melalui peningkatan penghasilan masyarakat dan peningkatan pendapatan asli desa, akan tetapi hal ini dapat dicapai apabila BUM Desa memiliki Sumber Daya Manusia yang handal. Sehingga untuk memiliki SDM yang handal maka perlu adanya kegitan peningkatan kemampuan, terutama kemampuan tata kelola BUM Desa yang baik. Pengabdian ini dilaksanakan dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan tata kelola dari SDM BUM Desa Karya Usaha. Sasaran dari pengabdian ini adalah pengelola BUM Desa dan Aparatur Pemerintah Desa Sipatuhu. Metode dalam pengabdian ini adalah melalui identifikasi masalah dan melakukan sosialisasi dengan memberikan materi-materi yang dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh BUM Desa. Dimulai dengan memberikan sosialisasi regulasi pendirian bum desa serta proses penyusunan draf perdes, ad dan art bum desa, pendampingan penyusunan draf sop tata kelola dan pemetaan potensi usaha bum desa, dan penguatan kapasitas komunikasi pengelola bum desa dalam meningkatkan kemitraan usaha multipihak. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah bertambahnya pemahaman dari pengelola BUM Desa terkait dengan regulasi, tujuan, dan tata kelola BUM Desa. Selain itu bertambahnya juga kemampuan komunikasi dari pengelola BUM Desa dan Apartur Pemerintah Desa. ABSTRACT Village Owned Enterprises are business entities and can also be in the form of business legal entities that can provide welfare for village communities through increasing community income and increasing village original income, but this can be achieved if Village Owned Enterprises have reliable human resources. So to have reliable human resources, capacity-building activities are needed, especially the ability to manage Village Owned Enterprises properly. This service is carried out to improve the human resource management capacity of Karya Usaha Village-Owned Enterprises. The target of this service is the management of Village Owned Enterprises and Sipatuhu Village Government Apparatuses. The method in this service is through identifying problems and conducting socialization by providing the material that can overcome the problems faced by Village Owned Enterprises. Starting with providing socialization of village-owned village management regulations as well as the process of drafting village-owned village regulations, ad and art for village-owned enterprises, assisting in the preparation of the governance draft and structuring the village-owned business potential, and strengthening the communication capacity of village-owned enterprises managers increased in multi-stakeholder business partnerships. The results obtained from this activity are increasing the understanding of Village Owned Enterprises managers regarding regulations, objectives, and governance of Village Owned Enterprises. In addition, the communication skills of the managers of Village-Owned Enterprises and Village Government Apartments have also increased.