Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Drug Review : Oksitosin dan Misoprostol Pada Postpartum Hemorrhage (PPH) Aghnia Fuadatul Inayah; Yulistiani Yulistiani; Ayu Ratnasari; Rahmadhani Tyas Angganawati; Agus Sulistyono
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol. 9 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/farmasains.v9i1.5350

Abstract

Postpartum Hemorrhage (PPH) merupakan penyebab yang sangat penting dari mortalitas dan morbiditas ibu di seluruh dunia. Seluruh pedoman merekomendasikan oksitosin intramuskular sebagai pengobatan uterotonik lini pertama untuk semua perempuan yang melahirkan pada persalinan trimester ketiga. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan penggunaan oksitosin dan misoprostol berdasarkan dosis, dan aspek farmasi yang berupa bentuk sediaan, pemberian, stabilitas/penyimpanan dan efek samping umum yang terjadi pada pasien PPH. Studi ini merupakan narrative review yang dilakukan penelusuran pustaka melalui Google Scholar, Pubmed dan Science Direct. Dari hasil pencarian, diperoleh sebanyak 5855 jurnal dan terpilih 40 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi. Kriteria inklusi yaitu memenuhi kaidah introduction, method results and discussion dan terbit selama 10 tahun terakhir. Jurnal yang tidak dapat diakses secara lengkap dieksklusi dan diperoleh sebanyak 23 jurnal. Hasil review menunjukkan profilaksis oksitosin mengurangi kehilangan darah dan kejadian PPH tanpa hasil yang merugikan. Penggunaan oksitosin dengan Uniject juga memberikan keuntungan pada penghematan biaya. Akan tetapi, penggunaan oksitosin harus diberikan oleh tenaga profesional. Dengan demikian, dapat disimpulkan pemberian oksitosin lebih diutamakan untuk PPH karena dari efek samping lebih minimal dibandingkan misoprostol.
EDUKASI KESEHATAN SEJAK DINI: ETIKA BATUK DAN PENGGUNAAN MASKER YANG BENAR DI LINGKUNGAN TAMAN KANAK-KANAK (TK) Aghnia Fuadatul Inayah; Alvina Arum Puspitasari; Rosydah Aribah Putri Amasya; Iin Hiqmathul Risqi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i7.%p

Abstract

Anak usia dini merupakan kelompok yang rentan terhadap penularan penyakit pernapasan, yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang belum matang dan praktik perilaku hidup bersih dan sehat yang belum terbentuk. Edukasi mengenai etika batuk dan penggunaan masker bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perilaku anak-anak di TK Tahfidz Hamalatul Qur'an Amanah Kota Malang, sekaligus memperkuat peran pendidik sebagai fasilitator kesehatan dalam lingkungan akademik. Sasaran dari edukasi ini mencakup 40 siswa bersama 4 guru pendamping. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif menggunakan media edukasi berupa poster, flash card, demonstrasi langsung, serta simulasi praktik penggunaan masker anak. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan peserta sebelum dan sesudah pemberian materi. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan dalam kemampuan anak-anak untuk mempraktikan etika batuk yang tepat, termasuk tindakan seperti menutupi mulut dengan siku bagian dalam dan membuang tisu bekas dengan tepat, serta mengikuti posisi masker yang benar untuk menutupi hidung dan mulut secara efektif. Media edukasi yang ditinggalkan di sekolah dimaksudkan untuk pemanfaatan terus menerus oleh guru. Program ini menggambarkan bahwa strategi pendidikan berbasis permainan dan media visual berfungsi sebagai alat yang efektif untuk menanamkan praktik pencegahan infeksi pada anak usia dini.