Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Alat Pengukur Suhu Badan Dan Detak Jantung Portable Pandu Igeng Jatmiko; Arif Johar Taufiq; Wakhyu Dwiono
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol 1, No 1 (2019): JRRE VOL 1 NO 1 JUNI 2019
Publisher : LEMBAGA PUBLIKASI ILMIAH DAN PENERBITAN, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.172 KB) | DOI: 10.30595/jrre.v1i1.4926

Abstract

Menjaga kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Kesehatan tubuh perlu diperhatikan bagi semua orang, terutama adalah kesehatan jantung. Jantung merupakan salah satu organ penting yang dimiliki oleh manusia yang berfungsi memompa darah ke seluruh. Detak jantung beats per menit (bpm) ini merupakan parameter untuk menunjukkan kondisi jantung. Selain jantung, yang harus diperhatikan adalah suhu badan. Perubahan suhu badan sangat erat kaitannya dengan produksi panas yang berlebihan, untuk mengetahui suhu badan diperlukan alat unutuk mengukurnya. Dalam kehidupan sehari-hari untuk mengukur suhu badan dan detak jantung harus menggunakan 2 alat ukur sehingga cukup menyulitkan, maka perlu adanya suatu alat yang dapat mengukur suhu badan dan detak jantung secara bersamaan. Alat ukur suhu badan dan detak jantung dirancang berbasis mikrokontroler AT-Mega328 menggunakan sensor DS18B20 sebagai pengukur suhu dan pulse sensor untuk mendeteksi detak jantung. Data detak jantung dan suhu tubuh ditampilkan pada LCD 16x2 dan data pengukuran disimpan pada memori mikro SD. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan dalam mengetahui suhu badan dan frekuensi detak jantung per menit. Selisih rata-rata antara DS18B20 dengan termometer digital adalah sebesar 0,71%. Pengukuran detak jantung menggunakan pulse sensor dan beat per minute tensimeter selisihnya sebesar 2,64%.
Rancang Bangun Alat Untuk Monitoring Parameter Pada Sistem Pemanen Energi Matahari Dengan Model Telemetri Multi Node Menggunakan Komunikasi Serial I2C Fiqri Ihwanul Falah; Wakhyu Dwiono; Muhammad Taufiq Tamam
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol 2, No 1 (2020): JRRE VOL 2 NO 1 JUNI 2020
Publisher : LEMBAGA PUBLIKASI ILMIAH DAN PENERBITAN, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrre.v2i1.7218

Abstract

Telemetri adalah penggunaan telekomunikasi untuk mengirimkan sinyal pengukuran secara otomatis dari alat ukur yang berada pada jarak jauh. Dalam pemantauan tidak semua kondisi memungkinkan dilakukan secara langsung dikarenakan terkendali oleh faktor geografis dan jarak sehingga digunakan metode dengan model telemetri. Tujuan dari penelitian ini adalah mewujudkan sistem telemetri menggunakan modul HC-12 dengan komunikasi serial I2C. Perancangan ini terdiri dari perangkat keras (PIC 16F877A, Arduino UNO, LM35, ACS712 30A, Voltage Divider, FTDI 232RS dan Modul HC-12) dan perancangan perangkat lunak dengan Bahasa pemrograman C. Data hasil, dianalisa mengunakan metode grafik dan teori error. Hasil komunikasi serial I2C dapat mengirimkan 20 data sensor secara bergantian dengan baik dengan jarak jangkauan 0,20 meter hingga 4,80 meter. Tegangan keluaran keseluruhan sensor sebanding dengan sensitivitas dan berbanding secara linier terhadap hasil data sensor. Hasil modul HC-12 sebagai telemetri dapat mengirimkan data dengan jangkauan jarak 50 meter data terkirim dengan baik, melebihi jarak tersebut data dapat terkirim namun terdapat noise. Hasil pengukuran data error didapatkan error sensor suhu pada pengujian pertama 1,6%. Pada pengujian kedua sensor suhu error 1,45%. Error sensor tegangan pada pengujian pertama 2,75%. Pada pengujian kedua sensor tegangan error 2,1%. Error sensor arus pada pengujian pertama 3,05%. Error pengujian kedua sensor arus 2,95%.
Rancang Bangun Pengisi Baterai Lead Acid Dan Li-Ion Secara Otomatis Menggunakan Mikrokontroler PIC 16F877A Bersumber Energi Matahari Dengan Pengendali PI Bayu Setiaji; Wakhyu Dwiono; Muhammad Taufiq Tamam
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol 1, No 2 (2019): JRRE VOL 1 NO 2 DESEMBER 2019
Publisher : LEMBAGA PUBLIKASI ILMIAH DAN PENERBITAN, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.175 KB) | DOI: 10.30595/jrre.v1i2.5187

Abstract

Saat ini, baterai menjadi banyak digunakan dalam berbagai hal dan ada beberapa jenis baterai yang tersedia saat ini, seperti yang dapat diisi ulang dan yang tidak dapat diisi ulang. Salah satu jenis yang dapat diisi ulang adalah asam timbal dan baterai li-ion. Studi ini merancang perangkat lunak dan desain perangkat keras untuk mengontrol pengisian baterai asam timbal dan li-ion. Baterai asam timbal yang dipilih dioperasikan dengan kapasitas 35 Ah 12 V dan li-ion 3,4 Ah 3,7 V dalam tiga koneksi seri. Sumber energi yang dipilih untuk mengisi baterai yang diperoleh dari sinar matahari diubah menjadi energi listrik oleh panel surya. Untuk mengisi baterai asam timbal, dua panel surya 100 wp dioperasikan, sementara itu hanya membutuhkan satu panel surya 100 wp untuk mengisi baterai li-ion. Mikrokontroler pengisian baterai ini adalah PIC16F877A yang dijalankan untuk membaca data dan mengontrol arus pengisian baterai. Untuk menghindari fluktuasi arus, pengontrol proporsional integral diimplementasikan dengan Kp 5 dan Ki 1.5. Arus untuk mengisi baterai asam timbal adalah 3,6 A sedangkan baterai li-ion diperlukan 1 A. Driver MOSFET yang dipilih adalah IR2110 IC High Side Switch untuk menggerakkan MOSFET IRF540N. Konverter buck digunakan untuk mengurangi tegangan panel surya yang dipasok ke baterai. LCD 16x2 disiapkan sebagai tampilan jenis baterai, tegangan baterai, arus baterai, dan suhu baterai. Jika baterai sudah penuh, pengisian akan otomatis dihentikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu pengisian asam timbal adalah 10 jam dan li-ion adalah 3 jam 20 menit. 6 A sedangkan baterai li-ion diperlukan 1 A. Driver MOSFET yang dipilih adalah IR2110 IC High Side Switch untuk menggerakkan MOSFET IRF540N. Konverter buck digunakan untuk mengurangi tegangan panel surya yang dipasok ke baterai. LCD 16x2 disiapkan sebagai tampilan jenis baterai, tegangan baterai, arus baterai, dan suhu baterai. Jika baterai sudah penuh, pengisian akan otomatis dihentikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu pengisian asam timbal adalah 10 jam dan li-ion adalah 3 jam 20 menit. 6 A sedangkan baterai li-ion diperlukan 1 A. Driver MOSFET yang dipilih adalah IR2110 IC High Side Switch untuk menggerakkan MOSFET IRF540N. Konverter buck digunakan untuk mengurangi tegangan panel surya yang dipasok ke baterai. LCD 16x2 disiapkan sebagai tampilan jenis baterai, tegangan baterai, arus baterai, dan suhu baterai. Jika baterai sudah penuh, pengisian akan otomatis dihentikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu pengisian asam timbal adalah 10 jam dan li-ion adalah 3 jam 20 menit. pengisian akan otomatis dihentikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu pengisian asam timbal adalah 10 jam dan li-ion adalah 3 jam 20 menit. pengisian akan otomatis dihentikan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa waktu pengisian asam timbal adalah 10 jam dan li-ion adalah 3 jam 20 menit.
Embedded System Application for Blind People Navigation Tool Wakhyu Dwiono; Siska Novita Posma; Arif Gunawan
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 12, No 8: August 2014
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v12.i8.pp6083-6087

Abstract

The stick for blindman navigational aid can only provide information about the presence of objects that being touched. This navigational aid stick can not provide more information such as object distance and the name of the place. To overcome this problem, we realized a navigational tool that can provide information about the distance of objects around the user and the name of the places where being passed. The existing objects are detected using three sets of ultra sonic sensors. These sensors emit ultrasonic signals, when the signal collide the obstacle, then will be reflected back and being received by these sensors too. The time lag between the transmitting and receiving signals then will be converted into the distance. RFID reader is used to read the presence or absence of tags around the RFID reader. Identity tag emits a signal that will be used to mark the place name. The results of measuring distance and sequence voice database recorder gives a good yield. Voice database recorder circuit works as well as the detection of RFID tags.
Rancang Bangun Penjejak Matahari 2 Sumbu Menggunakan Data RTC ( Real Time Clock ) Untuk Panel Surya Goro Sutarso Putra; Wakhyu Dwiono
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 21, No 2 (2020): Techno Volume 21 No.2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v21i2.6374

Abstract

Energi terbarukan adalah energi yang dapat diperbaharui dan tidak akan habis dalam waktu yang lama, energi terbarukan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik salah satunya adalah energi cahaya matahari sebagai energi alternatif dan memiliki potensi yang cukup tinggi karena ramah lingkungan. Pemanfaatan energi matahari menggunakan panel surya untuk mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Daya dari keluaran panel surya masih kurang dioptimalkan sehingga perlu solusi dengan membuat sistem penjejak matahari dua sumbu atau empat arah yang mengikuti matahari berdasarkan rotasi bumi setiap hari dan gerak semu matahari tiap tahunnya dengan menggunakan metode pewaktu dari RTC(Real Time Clock) sebagai pengatur kemiringan panel surya dan penambahan sensor kecepatan angin untuk menghindari kerusakan saat terjadi angin kencang, sehingga pembuatan sistem penjejak matahari diharapkan menjadi solusi pengoptimalan daya keluaran panel surya dan sensor kecepatan angin sebagai pengaman dari sistem penjejak. Pada sistem penjejak matahari dua sumbu atau empat arah daya keluaran panel surya dibandingkan dengan daya keluaran panel surya statis dan panel surya berpenjejak matahari mengalami peningkatan dengan persentase peningkatan pada tanggal 27 November 2019 sebesar 40,04% dan 28 November 2019 sebesar 75,85% dengan rata-rata selisih kemiringan panel surya berdasarkan metode yang digunakan sebesar kurang lebih 2o-3o dengan batas kecepatan angin yang dibuat tidak lebih dari 2 m/s.
Design And Implementation Of Oranges Sorting System Muhamad Taufiq Tamam; Arif Johar Taufiq; Wakhyu Dwiono
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 19, No 1 (2018): Techno Volume 19 No 1 April 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v19i1.2429

Abstract

One application of electronics technology in the field of agriculture is to process the yield of citrus fruits, to choose oranges based on size / dimension. If using manpower (manual) requires high accuracy and takes a long time. By using electronics technology it can be eliminated. The aim of this research is to make prototype of sorting tool that can choose orange fruit based on dimension / size. By using laser sensor and photo diode (photo diode) function to know dimension / size of citrus fruit, citrus fruit will be separated according to dimension / size, big or small. Test results show that this tool can work well in accordance with the planned
Pemanfaatan Saluran Irigasi Untuk Pembangkit Listrik Pikohidro Dengan Generator DC Shunt Winarso dsl; Wakhyu Dwiono; Dian Nova Kusuma H
Techno (Jurnal Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Purwokerto) Vol 22, No 2 (2021): Techno Volume 22 No.2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/techno.v22i2.11121

Abstract

Desa Kebumen Kabupaten Banyumas adalah salah satu desa yang terlewati Sungai Banjaran. Sungai ini menjadi salah satu sumber air untuk usaha pertanian dan perikanan, sehingga untuk mengalirkan air sungai ke persawahan dan kolam ikan  dibuatlah saluran irigasi. Saluran irigasi di Desa Kebumen selalu mengalirkan air sepanjang waktu, walaupun pada musim kemarau. Potensi air irigasi ini merupakan sumber energi yang dapat dimanfaatkan untuk  energi listrik. Penelitian ini merupakan rancang bangun sistem pembangkitan energi listrik dengan memanfaatkan tenaga air irigasi sebagai daya penggerak turbin undershot. Berdasarkan pengukuran aliran air pada  saluran irigasi, saluran ini mempunyai debit sebesar 10.3 liter per detik, menghasilkan daya aktif sebesar 121,13  watt/detik. Dengan menggunakan turbin undershot berdiameter 60 cm, aliran air tersebut   dikonversikan  menjadi daya putar mekanik sebesar 53.7 watt per detik. Daya  putar mekanik  tersebut  kemudian diubah menjadi energi listrik  oleh generator dc shunt sebesar 6.84 watt/detik. Generator ini mempunyai eksitasi sendiri dan menghasilkan listrik dc yang dapat disimpan dalam baterai. Efisiensi konversi  turbin yang dapat dicapai adalah sebesar 44,33 % dan efisiensi konversi generator sebesar  12,74 %.
LAMPU PENERANGAN MENGGUNAKAN SUMBER ENERGI RAMAH LINGKUNGAN Wakhyu Dwiono; Winarso Winarso; Teguh Julianto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.006 KB)

Abstract

Potensi energi matahari di Indonesia adalah 112.000 GWp, namun yang telah dimanfaatkan adalah sebesar 10 MWp. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan energi, maka potensi energi matahari ini sangat menjanjikan di masa-masa yang akan datang. Sebagai komponen bangsa terbesar, masyarakat muslim harus memberikan sumbangan yang besar, termasuk di antaranya adalah dalam memanfaatkan energi matahari ini. Salah satu langkah untuk mengenalkan pemanfaatan energi matahari adalah dengan memberikan contoh secara langsung kepada komunitas muslim. Salah satu komunitas muslim ini adalah Ranting 2 Muhammadiyah Desa Ledug. Komunitas ini mengelola sebuah masjid, yaitu Masjid Al Hikmah. Sebagaimana fungsi masjid pada umumnya, Masjid Al Hikmah Ledug merupakan pusat kegiatan kaum muslimin utamanya adalah persyarikatan Ranting Muhammadiyah. Sebagai salah satu fungsi Masjid sebagai fasilitas pendidikan, yang banyak diakses oleh jama’ah utamanya generasi muda, maka dengan memberikan pengenalan contoh pemanfaatan energi matahari secara langsung maka diharapkan akan membuka wawasan masyarakat terutama bagi generasi muda Muhammadiyah di ranting Ledug. Sistem yang dikenalkan adalah berupa lampu penerangan menggunakan energi listrik tenaga surya dengan kapasitas 50 Wp serta digunakan untuk menyalakan lampu sebesar 7 watt. Dari hasil pengujian, lampu penerangan dapat bekerja saat malam hari dengan durasi sekitar 11 jam.
Pemanfaatan Listrik Matahari sebagai Listrik Cadangan Penerangan dan Pengeras Suara Adzan W Winarso; Wakhyu Dwiono; Itmi Hidayat Kurniawan
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 2, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jpts.v2i01.12486

Abstract

Masjid Al-Hasan terletak di Desa Kalikabong, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga. Masjid Al-Hasan merupakan pusat kegiatan kaum muslim utamanya adalah persyarikatan Muhammadiyah Ranting. Di Area Masjid Al-Hasan Kalikabong terdapat Madrasah Ibditidaiyah dan menjadi pusat belajar masyarakat. Untuk mendukung kegiatan itu, Masjid Al-Hasanmenyediakan fasilitas kelistrikan seperti sistem penerangan, pengeras suara adzan dan beberapa pendingin ruangan (air conditioner). Fasilitas kelistrikan tersebut sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat sekitar karena kegiatan-kegiatan di lingkungan masjid seperti sholat berjamaah, kajian subuh, dan informasi penting dapat didengarkan dengan jelas melalui pengeras suara. Selain itu fasilitas pendingin ruangan juga menambah kenyamanan saat beribadah. Untuk mendukung sistem kelistrikan tersebut masjid Al-Hasanmenggunakan sumber listrik PLN sebesar 5,5 kVA. Sistem suplai listrik PLN tidak selalu tersedia dengan baik dan adakalanya mengalami pemadaman. Pemadaman suplai listrik yang tidak tentu menyebabkan kendala bagi kegiatan disekitar masjid Al-Hasan.  Sistem penyimpan listrik yang bersumber dari energi matahari merupakan sistem cadangan listrik yang dapat mensuplai fasilitas kelistrikan yang ada pada masjid Al-Hasan. Pada IbM ini telah dilakukan pembuatan sistem cadangan listrik dari energi matahari untuk mensuplai sistem penerangan dan pengeras suara adzan. Metode kegiatan ini adalah dengan studi literatur, observasi lapangan kebutuhan listrik untuk masjid Al-Hasan dan kemudian pembuatan sistem listrik cadangan ini. Hasil kegiatan ini untuk pengelola masjid sangat bermanfaat yaitu saat pengujian suara adzan sistem listrik cadangan dapat mensuplai perangakat audio adzan selama 15 menit serta dapat mensuplai beberapa buah lampu disaat listrik PLN dipadamkan.
Ibm Pelatihan Web Sekolah Smp Muhammadiyah Kembaran Kabupaten Banyumas Arif Johar Taufiq; Wakhyu Dwiono; Muhammad Taufiq Tamam
Jurnal Pengabdian Teknik dan Sains (JPTS) Vol 1, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/.v1i1.9369

Abstract

Masih banyak SMP swasta di negeri ini dengan kondisi fasilitas infrastruktur minim. Gedung kurang layak, ruang kelas apa adanya, laboratorium dan perpustakaan masih jauh dari sempurna. Untuk itu program pengabdian IbM Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyasar kepada masyarakat dikalangan warga muhammadiyah /AUM. Dalam hal ini yang paling cepat terlihat dan tidak banyak membutuhkan banyak dana adalah pelatihan web sekolah. Program IbM pelatihan web sekolah dilakukan dengan metode workshop teori sekaligus praktek dan telah dilaksanakan dengan hasil baik, web sekolah telah tersedia, para guru telah paham tentang web, hosting, domain, serta dapat meng operasional web sekolah.