Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)

PENGGUNAAN ANALITICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM MENENTUKAN PRIORITAS PENGEMBANGAN INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN BANDAR NEGERI SUOH KABUPATEN LAMPUNG BARAT Eka Ridhawati
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 6 (2016): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.318 KB)

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional memiliki peran yang penting dan strategis. Kondisi tersebut dapat dilihat dari berbagai data yang mendukung bahwa eksistensi UMKM cukup dominan dalam perekonomian Indonesia. Pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan langkah yang strategis dalam meningkatkan dan memperkuat dasar kehidupan perekonomian dari  sebagian  masyarakat, khususnya melalui penyediaan lapangan kerja dan mengurangi kesenjangan dan tingkat kemiskinan. Sektor industri di Kecamatan Bandar Negeri Suoh kabupaten Lampung Barat diyakini sebagai sektor yang dapat memimpin sektor-sektor lain dalam sebuah perekonomian menuju kemajuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan metode Analutical Hierarcy Process (AHP) sebagai sistem pendukung keputusan untuk menentukan industri-industri kecil dan  menengah yang  potensial untuk dikembangkan di Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat serta untuk membangun suatu model pengambilan keputusan dengan mengunakan Analutical Hierarcy Process (AHP) untuk menentukan prioritas pengembangan industri kecil menengah. Metodelogi yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah metode Analitical Hierarcy Process (AHP) yaitu merupakan salah satu metode untuk membantu menyusun suatu prioritas dari berbagai pilihan dengan menggunakan berbagai kriteria. Karena sifatnya yang multikriteria, Analytical Hieararchy Process cukup banyak digunakan dalam penyusunan prioritas. Pelaksanaan penelitian dilakukan di Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat. Dengan adanya penelitian ini diharapkan hasil pengujian terhadap kriteria yang dikembangkan menggunakan model AHP dapat disimpulkan bahawa perhitungan telah dengan benar, sehingga perhitungan ini dapat digunakan untuk membantu Dinas Perindustrian dan Perdagangan di Kecamatan Bandar Negeri Suoh Kabupaten Lampung Barat untuk melakukan pemilihan perusahaan yang mendapatkan bantuan pengembangan dari pemerintah daerah.
RANCANG BANGUN APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK MENENTUKAN JENIS GANGGUAN PERKEMBANGAN PADA ANAK (Study Kasus Taman Kanak-Kanak Islamiyah Sukoharjo) Eka Ridhawati; Rindu Oktavia Irjayanti
Jurnal TAM (Technology Acceptance Model) Vol 4 (2015): Jurnal TAM (Technology Acceptance Model)
Publisher : LPPM STMIK Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.964 KB)

Abstract

Sistem pakar (expert system) secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Atau dengan kata lain sistem pakar adalah sistem yang didesain dan diimplementasikan dengan bantuan bahasa pemrograman tertentu untuk dapat menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan oleh para ahli. Diharapkan dengan sistem ini, orang awam dapat menyelesaikan masalah tertentu baik ‘sedikit’ rumit ataupun  rumit sekalipun ‘tanpa’ bantuan para ahli  daam bidang     tersebut.Sedangkan bagi para ahli, sistem ini dapat digunakan sebagai asisten yang berpengalaman. Aplikasi yang dikembangkan ini bertujuan untuk menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak di bawah umur 10 tahun dengan hanya memperhatikan gejalagejala yang dialami. Dengan menggunakan metode Certanty Factor (CF), didapatkan nilai Kemungkinan gangguan yang dialami pasien.