Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Persepsi dan Kepedulian Siswa terhadap Pengelolaan Lingkungan Sekolah melalui Program Adiwiyata Sumarlin Sumarlin; Rini Rachmawati; Suratman Suratman
Majalah Geografi Indonesia Vol 27, No 1 (2013): Majalah Geografi Indonesia
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2520.834 KB) | DOI: 10.22146/mgi.13447

Abstract

ABSTRAK Program Adiwiyata dapat menciptakan kondisi sekolah sebagai tempat pembelajaran siswa untuk penyelamatan lingkungan masa depan. Pengelolaan lingkungan sekolah melalui program Adiwiyata memerlukan tanggungjawab siswa yang dibangun dari persepsi dan kepeduliannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengkaji persepsi siswa, (2) menganalisis faktor yang mempengaruhi persepsi siswa dan (3) mengkaji tingkat kepedulian siswa terhadap pengelolaan lingkungan sekolah melalui program Adiwiyata. Berdasarkan karakteristik rona lingkungan sekolah dipilih SMPN 2 Kendari (sekolah yang terletak di kota lama) dan SMPN 17 Kendari (sekolahyang terletak di kota baru) sebagai tempat penelitian, dengan sampel sebanyak 94 orang. Hasil penelitian meriunjukkan persepsi siswa pada sekolah yang terletak di kota lama dikategorikan sedang sedangkan di kota baru dikategorikan tinggi. Pengetahuan dan sosial ekonomi mempengaruhi persepsi siswa tersebut. Tingkat kepedulian siswa pada sekolah di kota lama dikategorikan sedang, sementara di kota baru dikategorikan tinggi. Hal ini berkorelasi dengan persepsi siswa, untuk itu peran guru untuk menginternalisasikan nilai kepedulian lingkungan pada siswa amat dibutuhkan.ABSTRACT Adiwiyata program can create school conditions as a student learning to save environmental for future. School environmental management trough Adiwiyata program requires student responsible built concern and perceptions. The research aims: asses perception the student, analyzing thefactor that influencesperception and asses awarness level of the students to the school environment management trought Adiwiyata program. Based on the environmental hue selected school in the urban area (SMPN 2 Kendari) and the sub urban area (SMPN 17 Kendari) as a research location and as a sampling obtained 94 "SMP students. Analysis showed perception of student in the urban area were medium category and student in the sub urban area were high category. Knowledge of student toward Adiwiyata program and sosioeconomic infuence the student perception. The awareness level of students in urban area were medium category and the student in sub urban area were high category. This correlates with the perception of students, to the role of teacher to internalize the value of environmental awareness in students is required.
Estimasi Emisi Kendaraan Bermotor dan Tampakan Lumut Kerak untuk Memprediksi Paparan Traffic-Related Air Pollution pada Sekolah Dasar di Kota Kendari Sumarlin Sumarlin; Wa Ndibale; La Utu; Karmila Sari
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 1: Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i1.2610

Abstract

Increasing the number of vehicles in Kendari could has the potential to increase TRAP exposure in elementary schools located on the side of the highway. The purpose of this study was to describe the emission load of vehicles, the appearance of lichens and to predict exposure to TRAP in Sekolah Dasar Negeri (SDN) on the side of the highway in Kendari City. This study uses a quantitative approach, survey methods with sampling techniques in three different locations. The results showed that the emission burden of vehicles at SDN 6 Kendari and SDN 25 Kendari was higher, the percentage of lichens present was lower and the appearance was duller than SDN 92 Kendari. This condition can be predicted as an initial indication of a decline in air quality at that location due to periodic exposure to TRAP.
Analisis Parameter Fisik-Kimia Air Sungai Kadia pada Tahun Pertama Pandemi COVID-19 di Kota Kendari Sumarlin Sumarlin; Suherman Suherman; Moch. Assidieq
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 3 (2021): Juli 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i3.3253

Abstract

The high risk of the Coronavirus disease (COVID-19) pandemic has caused the government set a various of policies to limit citizen mobility. The imposition of this mobility restriction has a significant impact on the environment. This study aims to analyze several physic-chemical waters parameters in Kadia River during the first year of the COVID-19 pandemic. The results of this study indicate that temperature, turbidity, DO at low tide and BOD exceed the required quality standard. The contribution of household domestic waste is very likely to have an effect on the height of some of these parameters, because in the first-year people are more active at home (work from home). The other parameters (DHL, pH, NO2, PO4) are still within the quality standard threshold level. Therefore, it is necessary to control and manage waste water from urban domestic so that the sustainability of river ecosystems can continue in the future.
Efektivitas Penyaringan Air Berbasis Kulit Durian Kering Sebagai Media Filtrasi Kadar Logam Berat Kadmium Dan Timbal Wa Ndibale; Arsal Kadir; Dwiprayogo Wibowo; Ilham; Sumarlin
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, No. 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v6i1.7982

Abstract

Limbah kulit durian menjadi salah satu permasalahan yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bioadsorben ramah lingkungan. Penelitian ini menghadirkan pemanfaatan limbah kulit durian sebagai media filtrasi untuk mengurangi kadar logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) yang terkandung pada air sumur galian. Penyiapan kulit durian dilakukan dengan mengeringkan kulit durian dan memberikan variasi ukuran media filtrasi yaitu 10 cm, 20 cm, dan 30 cm. Media filtrasi kulit durian dimasukkan dalam alat filtrasi yang telah didesain berbasis aliran gravitasi yang mudah dan murah. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan awal kadar Cd dalam air sumur galian sebesar 0,0073 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan dapat menurunkan kadar Cd sampai dengan 0,0032 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 55,76% dengan menggunakan media filtrasi 30 cm. Demikian pula kadar Pb sebelum perlakuan memiliki kadar sebesar 0,062 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan terjadi penurunan kadar Pb sampai dengan 0,024 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 61,3%. Penurunan kadar logam ini sangat signifikan dan dapat memenuhi standar baku mutu air yang ditetapkan sebesar 0,005 mg/L. Selain itu, faktor penurunan kadar Pb dan Cd dipengaruhi oleh semakin tinggi tumpukan media maka semakin lama waktu kontak air dengan media filter sehingga semakin banyak ikatan kompleks antara selulosa dengan logam berat.
Pemantauan Kualitas Udara pada Sekolah Dasar Pinggir Jalan Perkotaan menggunakan Epiphytic Lichen Sumarlin Sumarlin; Mochammad Assiddieq
Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK) Vol. 2 No. 1 (2019): Edisi Februari Tahun 2019 Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK)
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/instek.v2i1.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat kepadatan lalu lintas pada dengan karakteristik makroskopis epiphytic lichen kaitannya dengan kualitas udara di sekolah yang terletak dipinggir jalan. Dalam penelitian didapatkan volume lalulintas harian tertinggi di SDN Poasia sebanyak 8.065 kend/hari, di SDN 2 Baruga sebanyak 7.948 kend/hari dan di SDN 18 Baruga sebanyak 366 kend/hari sedangkan kehadiran ephypitic lichen persentase kehadiran ephypitic lichen tertinggi di SDN 18 Baruga sebanyak 90% dengan warna talus cerah dan tebal, sedangkan pada SDN 2 Baruga 67% dan SDN 1 Poasia 66% dengan warna talus kusam dan tipis. Uji Spearman’s rank correlation didapatkan rs = -1,00 dan Pvalue (0,0); Pvalue (0,0) <  (0,01) maka H0 : s = 0 ditolak, artinya semakin tinggi volume lalulintas maka persentase kehadiran lichen semakin rendah. Gas buang kendaraan bermotor yang intens dan periodik memungkinkan menurunnya prosentase kehadiran dan warna epiphytic lichen, hal ini berkaitan erat dengan penurunan kualitas udara di sekolah-sekolah pinggir jalan. Berdasarkan karakteristik tampakan epiphytic lichen di lokasi pemantauan menunjukkan lingkungan SDN 1 Poasia dan SDN 2 Baruga telah telah tercemar sedang sedang dan berpotensi tercemar berat sedangkan pada lingkungan SDN 18 Baruga masih pada taraf lingkungan bersih dan berpotensi tercemar ringan.
Edukasi Petani Terhadap Pencemaran Udara Pada Skala Rumah Tangga (Househol Air Pollution) Di Desa Tridana Mulya Sumarlin Sumarlin
Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK) Vol. 4 No. 2 (2021): Edisi Agustus Tahun 2021 Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK)
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/instek.v4i2.135

Abstract

Knowledge of farming communities in Desa Tridana Mulya before and after household air pollution (HAP) is described in this study. Using quantitative methods, generally farmers' knowledge about air pollution in a household is still low (low category 60%; medium 3%; high 5%). One alternative to increase the knowledge of these farmers is through counselling activities on air pollution in the household. After the knowledge extension activities, the farmers were categorized as high as 70%, medium 25% and low 5%). Shows Spearman's correlation test that P-value = 0.005 is smaller than the α value = 0.01, so H0: ρs = 0 is rejected, this meaning knowledge of the farming community before and after being given counselling a significant correlation. Counselling can significantly.  increase farmers' knowledge about air pollution household (HAP).
Analisis Kosentrasi Total Solid Particulate (TSP) dan Karbon Monoksida (CO) Pada Ruas Jalan Utama di Kota Kendari Sirajuddin Sarah Soraya; Sumarlin Marlin; Rosdiana Rosdiana
Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK) Vol. 4 No. 2 (2021): Edisi Agustus Tahun 2021 Jurnal Inovasi Sains dan Teknologi (INSTEK)
Publisher : LP3M Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/instek.v4i2.139

Abstract

This study analyzed the concentrations of TSP and CO at 2 different sites in Kota Kendari. Measurement of TSP levels at the site I, Jl. MT Haryono, the highest concentration occurred in the morning (79 g/Nm3) compared to midday (51 g/Nm3) and in the afternoon (46 g/Nm3). Judging from the quality standards based on PP No. 41 of the year 1999, the concentration of TSP and CO on Jl. MT Haryono has not exceeded the quality standard. However, according to PP No. 22 of the year 2021, the CO level has reached the quality standard threshold. At site II, the TSP level at Jl. The highest Achmad Yani occurred in the morning at 63 g/Nm3 compared to midday (28 g/Nm3) and in the afternoon (35 g/Nm3) while CO levels in the morning, afternoon, and evening remained stable at 12,000 g/Nm3. Based on PP No. 41 of the year 1999, the concentrations of TSP and CO in ambient air on Jl. Ahmad Yani has not exceeded the quality standard, but if it is reviewed based on PP no. 22 of the year 2021, CO levels have exceeded the quality standard threshold. Physical factors (temperature, wind speed, and humidity) and anthropogenic factors such as motorized vehicle traffic are maybe contributions.
Prediksi Gas Karbon Monoksida (CO) dari Sumber Kendaraan Bermotor dengan Metode Gaussian Line Source Berbasis Sistem Informasi Geografis Taufik Taufik; Moch. Assidieq; Rosdiana Rosdiana; Sumarlin Sumarlin; Aryani Adami; Tia Dwi Irawandani; Ilham Ilham; Dwiprayogo Wibowo
Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan Vol 9, No 3 (2022)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jsal.2022.009.03.2

Abstract

ABSTRAK Prediksi persebaran gas CO dari sumber transportasi di salah satu jalan arteri primer Kota Kendari menjadi fokus uji coba dalam penelitian ini untuk menentukan konsentrasi polusi udara menggunakan metode gaussian model line source (GMLS). Metode ini merupakan cara unik untuk menganalisis persebaran gas CO yang dikombinasikan dengan metode geographic information system (GIS) kemudian dibandingkan terhadap hasil konsentrasi yang diperoleh dengan baku mutu Peraturan Pemerintah Indonesia No. 22 Tahun 2021 dan visualisasi menggunakan aplikasi GIS. Fokus kajian penelitian dilakukan di Jalan M.T. Hariyono Kota Kendari-Sulawesi Tenggara dengan menghitung volume kendaraan, analisis konsentrasi gas CO, dan pemodelan menggunakan GIS. Berdasarkan hasil pengamatan volume lalu lintas di Jalan arteri primer M.T. Hariyono Kota Kendari menunjukkan bahwa jumlah kendaraan bermotor yang melintas di pagi hari sebanyak 3103 unit/jam (07.00-08.00 WITA), siang hari sebanyak 2,227 (12.00-13.00 WITA), dan sore hari sebanyak 2996 (16.00-17.00 WITA). Jumlah kendaraan tersebut menyumbangkan laju emisi gas CO pada pagi hari sebesar 18,157.06 µg.(m.s)-1, siang hari sebesar  13,982.83 µg.(m.s) -1, dan sore hari sebesar 18,493.33 µg.(m.s) -1. Berdasarkan perhitungan dengan finite length line source (FLLS) turunan dari metode GMLS, persebaran konsentrasi gas CO paling tinggi terletak pada tepi jalan (roadside) sebesar 5,838.84 µg.(Nm3)-1 kondisi pagi hari, 4,496.5 µg.(Nm3)-1 pada siang hari, dan 5,946.96 µg.(Nm3)-1 pada sore hari dengan kondisi kecepatan angin rata-rata 2.1 m.s-1 dan arah angin dari barat laut (315°) ke tenggara (135°). Analisis spasial dengan pemodelan SIG menunjukkan wilayah sebaran dampak dari pencemaran gas CO menuju daerah sekitar ruas jalan raya. Kata kunci: kendari, pencemaran, transportasi, udara ABSTRACT The uniqueness of CO gas analysis from transportation sources on the primary arterial road in Kendari City has become the focus in this study to calculate pollutant concentration using the Gaussian model line source (GMLS) method. This method has combined with the geographic information system (GIS) method then compared the concentration results with the quality standard of Indonesian Government Regulation No. 22 of 2021 and visualization using GIS application. The subject in this study was examined on M.T. Hariyono Street, Kendari City-Southeast Sulawesi Province, Indonesia by calculating vehicle volume, CO gas concentration analysis, and modelling using GIS application. Based on these results, we obtain the traffic of vehicles volume on M.T. Hariyono Street showed that in the morning was 3103 units/hour (07.00-08.00 AM), in the afternoon as many as 2227 units/hour (12.00-13.00 PM), and in the afternoon of 2996 units/hour (16.00-17.00 PM). The number of these vehicles have contributed to the emission rate in the morning of 18,157.06 µg.(m.s)-1, in the noon of 13,982.83 µg.(m.s)-1, and in the afternoon of 18,493.33 µg.(m.s)-1. Based on calculations using the finite length line source (FLLS) derived from the GMLS method, the highest concentration of CO gas is located on the roadside of 5,838.84 µg.(Nm3)-1 in the morning, 4,496.5 µg.(Nm3)-1 in the midday, and 5,946.96 µg.(Nm3)-1 in the afternoon; with an average wind velocity of 2.1 m.s-1 and a wind direction from the northwest (315°) to the southeast (135°). Spatial analysis with GIS produces a distribution area of the impact of CO gas pollution towards the area around the highway. Keywords:  kendari, pollution, transportation, air
Estimasi Emisi Kendaraan Bermotor dan Tampakan Lumut Kerak untuk Memprediksi Paparan Traffic-Related Air Pollution pada Sekolah Dasar di Kota Kendari Sumarlin Sumarlin; Wa Ndibale; La Utu; Karmila Sari
Jurnal Serambi Engineering Vol 6, No 1: Januari 2021
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v6i1.2610

Abstract

Increasing the number of vehicles in Kendari could has the potential to increase TRAP exposure in elementary schools located on the side of the highway. The purpose of this study was to describe the emission load of vehicles, the appearance of lichens and to predict exposure to TRAP in Sekolah Dasar Negeri (SDN) on the side of the highway in Kendari City. This study uses a quantitative approach, survey methods with sampling techniques in three different locations. The results showed that the emission burden of vehicles at SDN 6 Kendari and SDN 25 Kendari was higher, the percentage of lichens present was lower and the appearance was duller than SDN 92 Kendari. This condition can be predicted as an initial indication of a decline in air quality at that location due to periodic exposure to TRAP.
Efektivitas Penyaringan Air Berbasis Kulit Durian Kering Sebagai Media Filtrasi Kadar Logam Berat Kadmium Dan Timbal Wa Ndibale; Arsal Kadir; Dwiprayogo Wibowo; Ilham; Sumarlin
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 6 No. 1 (2022): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v6i1.7982

Abstract

Limbah kulit durian menjadi salah satu permasalahan yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bioadsorben ramah lingkungan. Penelitian ini menghadirkan pemanfaatan limbah kulit durian sebagai media filtrasi untuk mengurangi kadar logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) yang terkandung pada air sumur galian. Penyiapan kulit durian dilakukan dengan mengeringkan kulit durian dan memberikan variasi ukuran media filtrasi yaitu 10 cm, 20 cm, dan 30 cm. Media filtrasi kulit durian dimasukkan dalam alat filtrasi yang telah didesain berbasis aliran gravitasi yang mudah dan murah. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan awal kadar Cd dalam air sumur galian sebesar 0,0073 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan dapat menurunkan kadar Cd sampai dengan 0,0032 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 55,76% dengan menggunakan media filtrasi 30 cm. Demikian pula kadar Pb sebelum perlakuan memiliki kadar sebesar 0,062 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan terjadi penurunan kadar Pb sampai dengan 0,024 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 61,3%. Penurunan kadar logam ini sangat signifikan dan dapat memenuhi standar baku mutu air yang ditetapkan sebesar 0,005 mg/L. Selain itu, faktor penurunan kadar Pb dan Cd dipengaruhi oleh semakin tinggi tumpukan media maka semakin lama waktu kontak air dengan media filter sehingga semakin banyak ikatan kompleks antara selulosa dengan logam berat.