Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

LIPSTIK (LIMBAH PLASTIK DAN KERTAS) SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR NEGERI Tri Indah Rusli; Wa Ndibale; Atika Atika
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 2: Agustus 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.152 KB) | DOI: 10.26555/jpsd.v5i2.12581

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen pelajaran yang mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar mengajar. Adapun bahan baku pembuatan media sangat variatif, salah satu bahan baku media yang ekonomis, ramah lingkungan dan bernilai kreatifitas tinggi adalah media pembelajaran yang diciptakan dari limbah plastik dan kertas. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan bagaimana pemanfaatan Limbah Plastik dan Kertas (LIPSTIK) sebagai media pengajaran Bahasa Inggris serta bagaimana jenis pemanfaatan LIPSTIK. Subjek dalam penelitian ini adalah Guru Bahasa Inggris pada Sekolah Dasar, yaitu Sekolah dasar yang menjadikan Bahasa Inggris sebagai muatan lokal dalam kurikulumnya. maka penelitian yang akan dilakukan ini dibatasi pada sekolah dasar di provinsi Sulawesi Tenggara, yaitu Kota Kendari. Penelitian tentang pemanfaatan LIPSTIK sebagai meengajaran Bahasa Inggris sekolah dasar di Sulawesi Tenggara ini akan menggunakan pendekatan kualitatif. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara mendalam (Depth Interviews) dan field Observation untuk menggali informasi dari informan tentang pemanfaatan LIPSTIK sebagai media ajar. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sekolah dasar negeri yang menjadi subjek dalam penelitian ini tak satupun yang menjadikan LIPSTIK sebagai media pengajaran pada mata pelajaran Bahasa Inggris namun memanfaatkan LIPSTIK sebagai media tanam dan juga kerajinan tangan sebagai hiasan yang digunakan di ruang kelas.
Penyuluhan Pengelolaan Sampah dengan Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kelurahan Puday Kecamatan Abeli Kota Kendari Wa Ndibale; Nahdatunnisa Nahdatunnisa
Amaliah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2017): Edisi 2017
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.45 KB)

Abstract

Kegiatan penyuluhan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Kelurahan Puday Kecamatan Abeli Kota Kendari, dengan judul pengelolaan sampah dengan konsep 3R. Sampah tidak berarti sesuatu hal yang tidak dapat dipakai lagi atau didaur ulang. Pada umumnya sampah berasal dari kegiatan yang dilakukan oleh manusia, termasuk kegiatan industri. Sampah tidak dapat terpisahkan dengan limbah namun dalam menangani limbah memiliki perlakuan yang berbeda. Limbah bersumber langsung dari kegiatan industri yaitu limbah yang terproduksi bersamaan dengan proses produksi sedang berlangsung, dimana produk dan limbah hadir pada saat yang sama. Target penyuluhan mengharapkan seluruh masyarakat Kelurahan Puday dapat menerapkan pengeloaan sampah konsep 3R, dengan metode survey. Kegiatan penyuluhan sangat diapresiasi oleh Lurah setempat serta masyarakat Kelurahan Puday. Potensi keberlanjutan program diuraikan dalam dua potensi yang berbeda yaitu potensi keberlanjutan program jangka pendek meliputi masyarakat Kelurahan Puday dapat mengelola sampahnya masing-masing, memilah sampah dari sumbernya, menyiapkan pewadahan sampah, membuang sampah di TPS, dan mereduksi sampah dimulai dari rumah masing-masing. Sedangkan potensi keberlanjutan program jangka panjang, meliputi pemisahan sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan biogas dan sampah anorganik dijadikan sebagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomi. Dengan demikian masyarakat Kelurahan Puday dapat meminimalisasi timbunan sampah dan menerapkan pengelolaan sampah konsep 3R.
Efektivitas Penyaringan Air Berbasis Kulit Durian Kering Sebagai Media Filtrasi Kadar Logam Berat Kadmium Dan Timbal Wa Ndibale; Arsal Kadir; Dwiprayogo Wibowo; Ilham; Sumarlin
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, No. 1 Tahun 2022
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v6i1.7982

Abstract

Limbah kulit durian menjadi salah satu permasalahan yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bioadsorben ramah lingkungan. Penelitian ini menghadirkan pemanfaatan limbah kulit durian sebagai media filtrasi untuk mengurangi kadar logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) yang terkandung pada air sumur galian. Penyiapan kulit durian dilakukan dengan mengeringkan kulit durian dan memberikan variasi ukuran media filtrasi yaitu 10 cm, 20 cm, dan 30 cm. Media filtrasi kulit durian dimasukkan dalam alat filtrasi yang telah didesain berbasis aliran gravitasi yang mudah dan murah. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan awal kadar Cd dalam air sumur galian sebesar 0,0073 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan dapat menurunkan kadar Cd sampai dengan 0,0032 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 55,76% dengan menggunakan media filtrasi 30 cm. Demikian pula kadar Pb sebelum perlakuan memiliki kadar sebesar 0,062 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan terjadi penurunan kadar Pb sampai dengan 0,024 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 61,3%. Penurunan kadar logam ini sangat signifikan dan dapat memenuhi standar baku mutu air yang ditetapkan sebesar 0,005 mg/L. Selain itu, faktor penurunan kadar Pb dan Cd dipengaruhi oleh semakin tinggi tumpukan media maka semakin lama waktu kontak air dengan media filter sehingga semakin banyak ikatan kompleks antara selulosa dengan logam berat.
Desain Alat Filtrasi Sederhana Sistem Upflow, Variasi Bahan Filtrasi, dan Pengaruhnya Terhadap Penurunan Logam Besi dan Mangan Rosdiana Rosdiana; Fatusman Muhammad Baguz; Al Amin Siharis; Wa Ndibale; Moch Assiddieq; Ilham Ilham; Bernadetha Susianti; Dwiprayogo Wibowo
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2022): Maret
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v7i2.1346

Abstract

Water cleanliness plays an important role as a parameter in observing the quality of water that is suitable for consumption for every human life. This is certainly reflected in the health of a healthier life, but so far it is still low in the water quality that is suitable for community use. This study presents a simple technology to design water filtration using an up-flow system (bottom to up) and finds the effectiveness of the filtration media in reducing the content of iron (Fe) and manganese (Mn) metals in groundwater. Water samples were taken from Bukit Fadiah Asri Housing, Kendari City, and tested using three variations of media composition consisting of fiber, gravel, activated charcoal, black sand, and silica which flowed from bottom to top by gravity. Based on these results indicate that type B media material consisting of gravel, palm fiber, black sand, activated charcoal, silica, and palm fiber with a media thickness of 10 cm has a very good level of effectiveness which can reduce the metal content of Fe by 75% and Mn by 66%. This simple and inexpensive filtration media can be applied to the community to neutralize groundwater turbidity and reduce Fe and Mn metal content because it is used as an adsorption medium for heavy metals in water.
ANALISIS KUALITAS AIR DENGAN PARAMETER TSS, BOD, DETERJEN DAN FOSFAT (PO4) PADA SUNGAI WANGGU KOTA KENDARI Hema Hema; Moch. Assiddieq; Wa Ndibale; Ilham Ilham; Dwiprayogo Wibowo
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol 13 No 2 (2021): Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Program Studi Teknik Lingkungan, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.517 KB) | DOI: 10.33005/envirotek.v13i2.126

Abstract

Wanggu River is the largest river in Kendari City – Southeast Sulawesi (Sultra), whose condition is very poor because it is a final place for disposal of household and industrial wastewater. It will be impacted by decreasing water quality and silting sedimentation. In this study, it is important to analyze the water quality of the Wanggu River with several physical and chemical parameters analysis such as the determination of total suspended solids (TSS), biochemical oxygen demand (BOD), the content of phosphate (PO4), and detergent pollutants which are determined based on location sampling such as upstream, middle, and downstream. Based on these results showed that the TSS and PO4 contents from the upstream, middle, and downstream points had increased in concentration, while the BOD and detergent contents have decreased in the downstream area. However, this condition shows that the Wanggu River is still categorized as Class II within the normal threshold. These results are expected to become a reference for the government and society in improving wastewater management and increasing knowledge in managing river water quality.
Efektivitas Penyaringan Air Berbasis Kulit Durian Kering Sebagai Media Filtrasi Kadar Logam Berat Kadmium Dan Timbal Wa Ndibale; Arsal Kadir; Dwiprayogo Wibowo; Ilham; Sumarlin
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 6 No. 1 (2022): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v6i1.7982

Abstract

Limbah kulit durian menjadi salah satu permasalahan yang belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan bioadsorben ramah lingkungan. Penelitian ini menghadirkan pemanfaatan limbah kulit durian sebagai media filtrasi untuk mengurangi kadar logam berat kadmium (Cd) dan timbal (Pb) yang terkandung pada air sumur galian. Penyiapan kulit durian dilakukan dengan mengeringkan kulit durian dan memberikan variasi ukuran media filtrasi yaitu 10 cm, 20 cm, dan 30 cm. Media filtrasi kulit durian dimasukkan dalam alat filtrasi yang telah didesain berbasis aliran gravitasi yang mudah dan murah. Berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan awal kadar Cd dalam air sumur galian sebesar 0,0073 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan dapat menurunkan kadar Cd sampai dengan 0,0032 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 55,76% dengan menggunakan media filtrasi 30 cm. Demikian pula kadar Pb sebelum perlakuan memiliki kadar sebesar 0,062 mg/L dan setelah dilakukan perlakuan terjadi penurunan kadar Pb sampai dengan 0,024 mg/L atau efektifitasnya sampai dengan 61,3%. Penurunan kadar logam ini sangat signifikan dan dapat memenuhi standar baku mutu air yang ditetapkan sebesar 0,005 mg/L. Selain itu, faktor penurunan kadar Pb dan Cd dipengaruhi oleh semakin tinggi tumpukan media maka semakin lama waktu kontak air dengan media filter sehingga semakin banyak ikatan kompleks antara selulosa dengan logam berat.
Studi Timbulan Sampah dan Desain Tempat Penampungan Sementara saat Kondisi Pandemik Covid-19 di Lingkup Kampus: Studi Kasus di Universitas Muhammadiyah Kendari La Ode Muhamad Said; Sumarlin Sumarlin; Wa Ndibale; Eka Dian Srikandi; Moch. Assidieq; Ilham Ilham; Dwiprayogo Wibowo
Dampak Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/dampak.18.2.68-77.2021

Abstract

The case of garbage accumulated during the COVID-19 pandemic in front of the University of Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) Campus showed a drastic change in the volume of waste accumulation. The emergence of lockdown regulations and online learning processes show a small amount of garbage collected, but from the other side, there needs to be anticipation when starting normal lectures. Based on these conditions, this study aims to determine the amount of waste generated by the UM Kendari campus during the covid-19 pandemic and to plan a temporary disposal site (TPS) for waste in accordance with technical standards. The method used in this study is a statistical analysis to calculate waste generation, at the TPS location in front of the Kendari UM campus. The data required include volume and weight of waste, the composition of waste, profile data of UM Kendari, buildings, students, lecturers, staff and the surrounding community as well as other supporting data for waste management. The results showed that the waste in the UM Kendari campus environment consisted of several compositions of organic waste 51.60%, inorganic waste 48.36%, B3 waste 0.16%. The planned waste TPS adopts a sorting system method based on source, semi-fixed laying with structural components consisting of; 3 partitions bucket/bin trash can made of fibre/iron plate, 3 compartments for bin holder made of bricks. Effective dimensions of bucket/bin 1.0 m × 0.5 m × 1.0 m; and dimensions of the seat body 2.16 m × 1.38 m × 1.29 m; while the dimensions of the TPS unit area are 3.16 m × 2.88 m. Keywords: Garbage, Kendari University, COVID-19, campus, Waste Collection Point (TPS) ABSTRAK Kasus penumpukan sampah selama pandemi COVID-19 di depan Kampus Universitas Muhammadiyah Kendari (UM Kendari) menunjukkan perubahan drastis dalam volume akumulasi sampah. Munculnya peraturan lockdown dan proses pembelajaran online menyebabkan jumlah sampah yang terkumpul menjadi sedikit, namun di sisi lain, perlu ada antisipasi saat memulai perkuliahan normal kembali. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah sampah yang dihasilkan oleh kampus UM Kendari selama pandemi covid-19 dan merencanakan tempat pembuangan sementara (TPS) untuk sampah sesuai dengan standar teknis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik untuk menghitung generasi sampah, di lokasi TPS di depan kampus UM Kendari. Data yang diperlukan meliputi volume dan berat sampah, komposisi sampah, data profil UM Kendari, bangunan, mahasiswa, dosen, staf, dan masyarakat sekitar serta data pendukung lainnya untuk pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampah di lingkungan kampus UM Kendari terdiri dari beberapa komposisi sampah, yaitu sampah organik 51,60%, sampah anorganik 48,36%, dan sampah B3 0,16%. TPS sampah yang direncanakan mengadopsi metode sistem pemilahan berdasarkan sumber, penempatan semi-fiks dengan komponen struktural yang terdiri dari; 3 ember/tempat sampah berbahan serat/lembaran besi, 3 kompartemen untuk penahan ember yang terbuat dari bata. Dimensi efektif ember/tempat sampah adalah 1,0 m × 0,5 m × 1,0 m; dan dimensi tubuh tempat duduk adalah 2,16 m × 1,38 m × 1,29 m; sementara dimensi area unit TPS adalah 3,16 m × 2,88 m. Kata Kunci: Sampah, UM Kendari, covid-19, kampus, TPS
ANALISIS KUALITAS AIR DENGAN PARAMETER TSS, BOD, DETERGEN DAN FOSFAT (PO4) PADA SUNGAI WANGGU KOTA KENDARI Dwiprayogo Wibowo; Hema Hema; Moch. Assiddieq; Wa Ndibale; Ilham Ilham
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 13 No. 2 (2021): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v13i2.126

Abstract

Sungai Wanggu merupakan sungai terbesar di Kota Kendari – Sulawesi Tenggara (Sultra) yang kondisinya sangat memprihatinkan karena menjadi salah satu tempat akhir pembuangan air limbah rumah tangga dan industri. Hal ini berdampak pada penurunan kualitas air dan pendangkalan sedimentasi. Oleh karenanya dalam penelitian ini pentingnya menganalisa kualitas air Sungai Wanggu dengan beberapa parameter fisika dan kimia seperti penentuan total suspended solids (TSS), biochemical oxygen demand (BOD), kandungan unsur fosfat (PO4) dan bahan pencemar detergen yang ditentukan berdasarkan titik lokasi hulu, tengah, dan hilir. Hasil menunjukkan bahwa kandungan TSS dan PO4 dari titik hulu, tengah, dan hilir mengalami peningkatan, sedangkan kandungan BOD dan detergen terjadi penurunan konsentrasi di wilayah hilir. Namun kondisi ini memperlihatkan bahwa Sungai Wanggu masih dikategorikan dalam kelas II masuk dalam batas ambang normal. Hasil ini diharapkan menjadi bahan rujukan bagi pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan pengelolaan air limbah dan meningkatkan pengetahuan dalam pengelolaan kualitas air sungai.
Desain Prototype Alat Filtrasi Sederhana dari Limbah Galon Air untuk Pembuatan Penyaringan Air Rumah Tangga Ferdi Ferdi; Rosdiana Rosdiana; Wa Ndibale; Moch. Assiddieq; Ilham; Dwiprayogo Wibowo
ANOA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT FAKULTAS TEKNIK Vol 1 No 01 (2022): Edisi Desember Tahun 2022 ANOA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik
Publisher : FAKULTAS TEKNIK UMKENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/anoa.v1i01.92

Abstract

This study reports on the utilization of gallons of water used as containers for household-scale water purification filtration devices. The method of making a filtration device is by making a tap hole (outlet) at the bottom of the gallon and then putting in a filter material consisting of gravel, fine sand, charcoal, coarse sand, sponges, and palm fibre. A water filtration system by entering the water in the top hole of the gallon and the filtered water results are located at the bottom of the gallon that has been given a faucet. Based on the results of this study, it is shown that a gallon waste water-based filtration system is effective in the water filtration process at housing X in Kendari City. Test parameters consisting of turbidity, color, total dissolved solids (TDS), acidity (pH), and iron (Fe) content showed that the decrease in content that occurred in each turbidity test was 56.77%, color 33.33%, TDS 33.61%, the pH level increased by 4.21% (7.37 to 7.68) due to the effect of reduced levels of carbon dioxide (CO2) in water from the filtration process and categorized as water that is suitable for health. Fe levels did not change significantly, where there was an increase of 1.2% (25.7 × 10-4 mg.L-1 to 26.0 × 10-4 mg.L-1). The results of this study illustrate that gallons of water waste can be used as a material for making simple filtration equipment for household-scale water filtration processes.