Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Analisis Penerapan Inovasi Digital pada Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Semarang Darmadji, Reza; Eka Fitria, Sisca
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 9 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i9.4370

Abstract

Semarang Regency is one of Central Java's leading tourist destinations with the attraction of Gedong Songo Temple and Rawa Pening. In addition, Semarang Regency also has other tourism wealth in the form of 51 interesting tourist attractions and 55 tourist villages that are always active and continuously developed. Sustainable digital innovation helps to apply the latest digital technology to achieve creative solutions that will address long-term social, economic, and environmental problems. This study aims to determine the urgency and application of digital innovation in sustainable tourism in Semarang Regency. Using a descriptive qualitative method, data were collected through triangulation techniques including interviews, observation, and documentation. Data validity was tested through credibility, transferability, dependability, and confirmability. The data obtained were analyzed using qualitative methods starting from the pre-field stage, while in the field, until after the field activities were completed. The results show that the main implementation of Digital Innovation in Semarang Regency is the implementation of APIKS by the Tourism Office. However, there are challenges regarding technology adoption by local communities and the need for ongoing training, which require further attention from various relevant parties. This research is expected to provide an overview and serve as an evaluation of the importance of digital innovation in sustainable tourism management and suggests that local governments offer greater support in the form of policies and training programs to improve community digital skills. Future research can further explore the long-term impact of digital innovation on the social and environmental aspects of tourism.  
Identifikasi Customer Profile Dan Value Map Menggunakan Value Proposition Design (VPD): Studi Kasus Pada Signature Store Nurlianti, Annisa Putri; Fitria, Sisca Eka
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Signature Store merupakan usaha yang bergerak di bidang retail online yang menjual produk fashion berbasis produkdaily lifewear dan lifestyle-stuff maka dari itu dapat diartikan bahwa Signature Store ini memiliki produk fashion untukpenjualannya. Value Proposition Canvas ialah salah satu strategi yang berperan dalam menganalisa kebutuhankonsumen dan menghasilkan jawaban akan kebutuhan pasar di dalam bisnis, yang nantinya hasil dari analisa tersebutdiharapkan dapat memperkenalkan bisnis ke pangsa pasar yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untukmengungkapkan hal-hal yang menjadi kebutuhan dan keinginan dari pelanggan Signature Store dan peta nilai yangditawarkan oleh Signature Store melalui pendekatan Desain Proporsi Nilai dari Alexander Osterwalder. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yakni dengan melakukan wawancarasemi-terstruktur kepada 30 informan yang merupakan pelanggan dan calon pelanggan Signature Store yang sudahpernah dan belum pernah melakukan pembelian namun berpotensi akan melakukan pembelian pada Signature Store.Penelitian ini menggunakan kanvas proposisi nilai bertujuan untuk menunjukan penyesuaian antara peta nilai danprofil konsumen dari segmen eplanggan Signature Store. Sementara itu profil konsumen terdiri dari tiga bagian yaitucustomer jobs, customer pains dan customer gains. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penyesuaianantara profil konsumen dengan peta nilai yang dapat menjadi acuan untuk Signature Store kedepannya di dalammenentukan segmen pelanggan dan penciptaan produk.Kata Kunci-value proposition design, value proposition canvas, customer profile, value map
Formulasi Perancangan Ulang Model Bisnis Pada Penginapan Cabin Rahong Menggunakan Metode Pendekatan Swot Dan Business Model Canvas Fuadi, Muhamad Rizky; Fitria, Sisca Eka
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini peneliti lakukan agar dapat mengetahui bagaimana rancangan model bisnis baru untuk cabin rahongdengan menggunakan metode strategi Business Model Canvas yang terdiri dari 9 blok (Customer Segment, ValueProposition, Customer Relationship, Channels, Revenue Streams, Key Resources, Key Activites, Key Partnership, danyang terakhir Cost Structure) dan juga perancangan ulang menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness,Opportunities, Threats) pada 4 dimensi Business Model Canvas pada objek cabin rahong yaitu dimensi proposisi nilai,dimensi biaya dan pendapatan, dimensi infrastruktur, dan yang terakhir yaitu dimensi hubungan pelanggan. Teoriyang peneliti gunakan dalam penelitian nya yaitu Business Model Canvas dan analisis SWOT oleh Osterwalder danPigneur (2012), lalu Matriks TOWS oleh Fred R. David (2015). Metode yang digunakan dalam penelitian model bisniscabin rahong ini bersifat deskriptif dengan menggunakan analisis kualitatif. Metode yang digunakan untukpengumpulan data penelitian menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, dan juga kuesioner untuk melakukananalisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa cabin rahong masih menggunakan model bisnis konvensional.Hasil penelitian SWOT dan Matriks TOWS menghasilkan rekomendasi business model canvas yang baru. Rancangaulang model bisnis yang baru dapat memanfaatkan saluran yang mengjangkau customer lebih luas, dan dapatmempertahankan pelayanan yang sudah dilakukan cabin rahong.Kata Kunci-business model canvas, swot, model bisnis, tows
Formulasi Strategi Bersaing Pada D Lima Satu Coffee Menggunakan IFE, EFE, IE, TOWS Dan QSPM Kurnia, Rizal Setiawan; Fitria, Sisca Eka; Sutjipto, Mohammad Riza
eProceedings of Management Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah UMKM merupakan salah satu sektor ekonomi yang dapat dikembangkan dalamperekonomian nasional. Kota Bandung yaitu salah satu Kota yang memiliki dampak positif bagi perkembanganUMKM khususnya industri makanan dan minuman. Diantaranya kedai kopi yang dapat berkembang pesat padasetiap tahunnya, Akibatnya tingkat persaingan bisnis dari kedai kopi sangat bersaing, seperti pada D Lima SatuCoffee yang mengalami pendapatan yang tidak stabil selama dua tahun. Metode penelitian yang digunakan yaitudengan metode kualitatif deskriptif yang didukung dengan kuantitatif (kuesioner) dengan pendekatan studikasus.Penelitian ini menghasilkan skor matriks IFE dengan skor 2,73 dan skor matriks EFE dengan skor 2,64.Dengan demikian dapat diartikan bahwa posisi D Lima satu Coffee berada pada sel V matriks IE yaitu strategimenjaga dan mempertahankan (hold and maintain). Berdasarkan hasil dari matriks SWOT memperoleh 6 strategialternatif yang terdiri dari 4 strategi penetrasi pasar dan 2 pengembangan produk. Berdasarkan hasil dari matriksQSPM, Alternatif strategi prioritas adalah penetrasi pasar (market penetration).Strategi rekomendasi untuk D LimaSatu Coffee untuk menghadapi persaingan adalah dengan menyediakan menu pembuatan kopi sendiri memakai alatpada D Lima Satu Coffee.Kata Kunci: strategi bersaing, keunggulan bersaing, IFE, EFE, IE, SWOT, QSPM
Analisis Strategi Bisnis Dengan Metode Soar Pada Nasi Bancakan Bandung Atthariq, Muhammad Rizal Baghieri; Fitria, Sisca Eka
eProceedings of Management Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung yang mana terkenal akan kuliner dari zaman kolonial dan hingga saat ini terus mengalami peningkatanpertumbuhan rumah makan, resto, dan cafe sesudah pandemi. Nasi Bancakan yang sudah beroperasi lebih dari 16tahun lebih dengan kondisi pengunjung yang sempat turun >90% dikala pandemi masih bisa tetap bertahan juga seiringdengan keadaan yang membaik Nasi Bancakan mengeluarkan menu seafood. Dengan kondisi tersebut apa yangmenjadi strategi Nasi Bancakan untuk bertahan dan mempertahankan keunikan bisnisnya dengan Metode SOAR.Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan wawancara yang dipilih berdasarkan purposive sampling. Hasilnya NasiBancakan memanfaatkan strategi dengan mempertahankan keunikan dari Nasi Bancakan itu sendiri dengan punyamakanan khas Sunda Buhun dengan keunggulan dalam segi rasa yang otentik dengan cenderung manis dan suasanayang menggambarkan pedesaan sunda juga setiap pelanggan yang datang harus makan dengan menggunakan piringdan sendok berbahan seng dan gelas yang berbahan seng. Selain itu juga mereka mengikuti zaman denganmenggunakan digital marketing kemudian peluang (opportunities) yang mereka miliki seperti menyempurnakancabang pertama mereka di Jl. Alkateri.Kata kunci-Kewirausahaan, analisis SOAR, manajemen strategi.
Analisis Customer Profile Dan Value Map Pada Perusahaan Pt Yas Trans Sarelindo Menggunakan Value Proposition Design Farrel, Giovanni Caesar; Fitria, Sisca Eka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Yas Trans Sarelindo adalah perusahaan yang beroperasi dalam bidang ekspedisi, lebih khususnya dalam layanan pengiriman barang dengan menggunakan armada truk dan mobil. Perusahaan ini menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan tidak melayani pelanggan individu atau pengiriman barang satuan seperti yang dilakukan oleh perusahaan seperti JNE. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi dari pelanggan PT Yas Trans Sarelindo serta menganalisis peta nilai yang disajikan dan dimiliki oleh PT Yas Trans Sarelindo melalui pendekatan Desain Proposisi Nilai dari Osterwalder. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif dengan cara mengumpulkan data melalui proses wawancara dengan pelanggan PT Yas Trans Sarelindo yang masih terlibat dalam kerja sama atau telah menggunakan layanan dari perusahaan PT Yas Trans Sarelindo. Penelitian ini menggunakan metode Value Proposition Canvas dengan tujuan untuk menunjukkan keselarasan antara peta nilai dan profil konsumen dari perspektif pelanggan PT Yas Trans Sarelindo. Sementara itu, profil konsumen juga terbagi menjadi tiga bagian, yaitu pekerjaan pelanggan, masalah pelanggan, dan keuntungan pelanggan. Hasil yang diperoleh dari peta nilai dan profil konsumen akan digunakan oleh PT Yas Trans Sarelindo di masa depan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan. Kata Kunci-Value Proposition Design, Value Proposition Canvas, Customer Profile, Value Map, Customer jobs, Customer Pains.
Perancangan Digitalisasi Bisnis Berbasis Website Menggunakan Metode Design Thinking Ismail, Akbarrul; Fitria, Sisca Eka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi bisnis merupakan sebuah proses dimana perubahan terjadi pada komunikasi, interaksi dan segala hal yang berkaitan dengan perubahan proses bisnis pada perusahaan yang biasanya dilakukan secara manual menjadi digital. Pada saat ini teknologi kian meningkat pesat dan perusahaan sudah mulai melakukan digitalisasi terhadap proses bisnisnya agar semua dilakukan secara efisien terutama di bidang penjualan barang. Selanjutnya dengan penelitian ini kami memiliki tujuan untuk mengetahui metode design thinking yang tepat untuk mendapatkan hasil dari digitalisasi berbasis website pada perusahaan CV.Gunungsari Endah. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder dengan menggunakan metode design thinking. Proses design thingking terdiri dari 5 tahapan yaitu emphatize, define, ideate, protoyping, dan test. Pada penelitian ini dibatasi hanya sampai proses ideate. Banyak peluang dan manfaat yang didapat dari meningkatkan proses bisnis digitalisasi bagi perusahaan. Setelah tahapan design thinking dilakukan, CV.Gunungsari Endah menghasilkan berbagai macam solusi yaitu perusahaan melakukan penjualan melalui Whatsapp, jadi berkembang dengan menciptakan website yang memiliki berbagai macam fitur yang diperlukan konsumen.Masalah diuraikan dan diterangkan pada masing-masing tahap design thinking membuktikan bahwa CV.Gunungsari Endah memiliki kemampuan di dalam implementasi yang berhubungan dalam setiap permasalahan, sehingga dapat dijadikan solusi yang tepat dan juga pemanfaatan peluang bisnis yang luas. Kata Kunci-digitalisasi bisnis, design thinking, proses bisnis, website, teh
Analisis Perencanaan Suksesi Pada Perusahaan Keluarga Menggunakan Metode Ace-Man (Studi Kasus Pt Kasam) Ananto, Roihan Ismi; Fitria, Sisca Eka
eProceedings of Management Vol. 11 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi ekonomi yang tinggi, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidakterlepas dari peranan para pebisnis itu sendiri salah satunya dengan mendirikan bisnis keluarga. Bisnis keluargabiasanya dibangun agar dapat bertahan sampai lintas generasi. Sebagian besar alasan kegagalan bisnis adalahkarena ketidakmampuan generasi pemilik bisnis berikutnya untuk mempersiapkan perencanaan suksesi dan bisniskeluarga tidak memiliki strategi jangka panjang serta perusahaan tidak memiliki pengetahuan yang cukupmengenai proses dan perencanaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses perencanaansuksesi pada PT Kasam serta mengetahui apa saja faktor faktor yang dapat membantu proses suksesi dalambisnis PT Kasam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif. penelitianini didasarkan pada data yang akan didapatkan dari Dewan Direksi PT Kasam. Pengumpulan data yangdilakukan dengan menggunakan wawancara. Penelitian ini melakukan wawancara langsung kepada respondenyaitu direktur dari masing-masing anak perusahaan yang dimiliki oleh PT Kasam dengan teknik wawancaraterstruktur. Aktivitas yang menjadi fokus peneliti adalah penerapan kriteria calon suksesor pada perusahaankeluarga berdasarkan konsep ACE-MAN yang akan membantu proses suksesi menjadi lebih baik apabilapenerapan kriteria konsep ACE-MAN diterapkan. Kata kunci-perusahaan keluarga, suksesi, kriteria pemilihan penerus, ace-man, kualitatif.
Analisis Peran dan Fungsi Science Techno Park, Technology Transfer Office dan Technology Business Incubator untuk Mendukung Proses Komersialisasi Hasil Riset Perguruan Tinggi (Studi Kasus: Universitas Telkom) Fitria, Sisca Eka; Fadila, Audri Chaira
Ekonomis: Journal of Economics and Business Vol 8, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/ekonomis.v8i1.1318

Abstract

The government has launched a program to increase research in universities and commercialize research results in order to improve the economy and foster an entrepreneurial spirit from an early age, besides that it is expected to have an impact on society and the surrounding environment to support the era of globalization and digitalization which is increasingly developing today. the purpose of this study is to re-identify how the role and function of each of these entities in order to support the commercialization of research results of the Telkom University academic community and how the entities relate to each other which can be mapped through the Entity Relationship Diagram. this research uses qualitative research. The object of research is the technology transfer office, technology business incubator, and science techno park incorporated in the Bandung Techno Park area. The results of this study indicate that the function and role of STP is to create a culture of entrepreneurship and commercialize innovative products from the Telkom University academic community. the function and role of TTO is to protect Intellectual Property from the results of innovative products and commercialize in the form of Industrial Licensing or Cooperation contracts. The function and role of TBI is to develop entrepreneurship programs, business incubation and form spinoff companies. The relationship between these three entities is that STP oversees innovation products from upstream to downstream in its area, which is the Directorate of BTP and PPM. TTO helps the process of being born from the innovation products escorted by STP, which can be said to be BTP as a whole more specifically in the KI&TTO Center, then also PT BUT. TBI is in the middle of STP and TTO whether it needs to be incubated or can be directly commercialized, which is the BTP Incubator and Business Innovation (IIB) unit.
Analisis Penerapan Inovasi Digital pada Pariwisata Berkelanjutan di Kabupaten Semarang Darmadji, Reza; Eka Fitria, Sisca
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 9 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i9.4370

Abstract

Semarang Regency is one of Central Java's leading tourist destinations with the attraction of Gedong Songo Temple and Rawa Pening. In addition, Semarang Regency also has other tourism wealth in the form of 51 interesting tourist attractions and 55 tourist villages that are always active and continuously developed. Sustainable digital innovation helps to apply the latest digital technology to achieve creative solutions that will address long-term social, economic, and environmental problems. This study aims to determine the urgency and application of digital innovation in sustainable tourism in Semarang Regency. Using a descriptive qualitative method, data were collected through triangulation techniques including interviews, observation, and documentation. Data validity was tested through credibility, transferability, dependability, and confirmability. The data obtained were analyzed using qualitative methods starting from the pre-field stage, while in the field, until after the field activities were completed. The results show that the main implementation of Digital Innovation in Semarang Regency is the implementation of APIKS by the Tourism Office. However, there are challenges regarding technology adoption by local communities and the need for ongoing training, which require further attention from various relevant parties. This research is expected to provide an overview and serve as an evaluation of the importance of digital innovation in sustainable tourism management and suggests that local governments offer greater support in the form of policies and training programs to improve community digital skills. Future research can further explore the long-term impact of digital innovation on the social and environmental aspects of tourism.