Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Towards Indonesia Halal Tourism Atang Abd Hakim; Hasan Ridwan; M Hasanuddin; Sofian Al-Hakim
AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/ajis.v17i2.6243

Abstract

The background of this research is the increasingly halal phenomenon of halal tourism development. This study aims to determine and criticize the nature of halal tourism and know the indicators that can be used to measure the happiness of a kosher tourist destination. The research method used in this research is qualitative method. This study concludes that there has been a change in the nomenclature of sharia tourism into halal tourism. The concept of halal tourism has principles derived from the Qur’an and Sunnah. At the beginning of its development in 2013, the Ministry of Tourism with DSN-MUI has determined the criteria of halal tourism that includes nine principles, namely the benefit of the ummah; enlightenment, refreshment and tranquility; avoid idolatry, khurafat and immoral; maintaining the behavior, ethics and noble values of humanity; maintaining trust, safety and comfort; universal and inclusive; preserving the environment; and respect for sociocultural values and local wisdom. DOI: 10.15408/ajis.v17i2.624310.15408/ajis.v17i2.6243
Pandangan Terkait Riba, Bunga Bank, Serta Sistem Bagi Hasil Menurut Ulama Klasik Dan Ulama Kontemporer Musaiyana, Musaiyana; R. Ira Laksana Dewi; Oyo Sunaryo Mukhlas; Atang Abd Hakim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7146

Abstract

Artikel ini membahas mengenai pandangan serta pemikiran ulama klasik dan kontemporer terkait aturan, riba, bunga bank, serta mengenai bagi hasil. Perdebatan mengenai apakah bunga yang dikenakan oleh bank termasuk riba yang diharamkan dalam Islam telah menjadi isu penting dalam perkembangan ekonomi modern, terutama dalam konteks perbankan syariah. Adapun penelitian ini merupakan penelitian normatif yang datanya diambil dari studi kepustakaan (library research) serta menggunakan pendekatan kajian literatur, dimana data dikumpulkan dari sumber-sumber literatur utama dan sekunder, baik dari pemikiran ulama klasik maupun kontemporer, dan dianalisasis untuk mengambarkan perkembangan pemikiran mereka terkaiat norma riba, bunga bank, bagi hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama klasik umumnya menyamakan riba dengan segala bentuk tambahan dalam utang piutang, sementara beberapa ulama kontemporer memberikan perspektif yang lebih fleksibel terkait bunga bank, tergantung pada konteks dan dampaknya terhadap keadilan ekonomi. Kajian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman lebih mendalam terkait praktik perbankan syariah dan pengembangan sistem ekonomi yang lebih adil.