Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary

Penentuan Kadar Maksimum Asam Oksalat Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) Dengan Ekstraksi Menggunakan Larutan NaOH Anggreani, Nita; Terra Alvina
urn:multiple://2988-7828multiple.v4i15
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asam oksalat merupakan senyawa antinutrisi yang terkandung dalam belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan apabila dikonsumsi secara berlebihan, sehingga diperlukan informasi ilmiah mengenai kadar maksimum senyawa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar maksimum asam oksalat dalam belimbing wuluh serta memberikan rekomendasi batas aman konsumsinya. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimental dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling terhadap buah belimbing wuluh matang dan segar dengan berat rata-rata 25 g per buah. Ekstraksi asam oksalat dilakukan menggunakan larutan NaOH dengan variasi konsentrasi 1, 2, 4, 6, 8, dan 10 N, kemudian kadar asam oksalat ditentukan melalui metode titrasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk mengidentifikasi konsentrasi ekstraktan yang menghasilkan kadar maksimum asam oksalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar asam oksalat berturut-turut sebesar 0,126; 0,158; 0,180; 0,170; 0,168; dan 0,156%, dengan kadar maksimum diperoleh pada penggunaan NaOH 4 N sebesar 0,180%. Berdasarkan temuan tersebut, batas aman konsumsi belimbing wuluh direkomendasikan maksimal tujuh buah per hari dalam periode konsumsi berkelanjutan hingga enam minggu.