Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Adaptasi Sepuluh Galur Padi Baru yang Ditanam pada Kondisi Lingkungan Berbeda Jaenudin Kartahadimaja; Eka Erlinda Syuriani; Hery Sutrisno
Jurnal Ilmiah Inovasi Vol 19 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jii.v19i2.1499

Abstract

Perakitan varietas padi potensial berdaya hasil tinggi, tahan terhadap cekaman lingkungan biotik dan abiotik perlu dilakukan untuk mengatasi adanya kapasitas genetik yang stagnan. Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan varietas baru padi sawah adaptif di berbagai lingkungan. Penelitian menggunakan rancangan petak terpisah, lingkungan tanam sebagai petak utama terdiri dari dua yaitu padi gogo dan padi sawah. Sebagai anak petak terdapat 12 genotipe padi. Perlakuan di setiap lingkungan disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman; jumlah tunas maksimum; jumlah tunas produktif; malai panjang; jumlah butir per malai; jumlah butir per malai; jumlah gabah kosong per malai; berat 1000 butir gabah; hasil gabah setiap rumpun; hasil gabah per hektar. Data dianalisis dengan varians, jika ada perbedaan antara mean median perlakuan dilanjutkan dengan Uji Tukey pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara lingkungan dan genotipe padi. Kedelapan genotipe potensi hasil berbeda nyata antar lingkungan (galur B2, B3, F2, F3, F4, H1, H4, L2), dan dua galur baru tidak berbeda nyata (B4 dan B7).
BIMBINGAN TEKNIS PEMURNIAN GENETIK BENIH PADI MENTIK SUSU PADA KELOMPOK TANI MULTI BALIWO, DESA PURWOKENCONO, SEKAMPUNG UDIK, LAMPUNG TIMUR Kartahadimaja, Jaenudin; Syuriani, Eka Erlinda; Wahyudi, Anung; Handayani, Sri; Andini, Siti Novridha
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampung Timur adalah salah satu kabupaten yang menyumbang produksi 628.000 ton gabah kering giling.  Kelompok Tani Multi Baliwo merupakan Kelompok Tani  penghasil padi yang berada di Desa Purwokencono, Kecamatan Sekampung Udik,  Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.  Sehari-hari kelompok Tani Multi Baliwo melakukan kegiatan usaha memproduksi padi yang dibudidayakan secara organik.  Masalah yang saat ini dialami oleh Kelompok Tani Multi Baliwo adalah varietas padi Mentik Susu yang mereka tanam secara genetik tidak murni lagi.  Masalah ini sulit diselesaikan karena mereka tidak punya pengetahuan dan keterampilan tentang pemurnian genetik benih. Tujuan pengabdian adalah membekali khalayak sasaran dengan pengetahuan dan keterampilan teknik pemurnian benih padi mentik susu yang secara genetik sudah terkontaminasi. Untuk meningkatkan penguasaan materi secara teori, metode yang digunakan adalah melalui ceramah dan memperlihatkan beberapa foto atau gambar kegiatan pemurnian benih padi di lapangan.  Untuk memudahkan alih penguasaan keterampilan pemurnian benih di lapangan kepada  khalayak sasaran, maka digunakan metode bimbingan teknis dan pembuatan demplot tentang pemurnian benih padi mentik susu di lahan milik petani dan melakukan kunjungan ke lahan Teacing Farm milk Program Studi Teknologi Perbenihan Polinela. Hasil pengabdian menunjukkan semua khalayak sasaran (100%) terjadi perubahan penguasaan pengetahuan dari tidak tahu dan tidak mengerti menjadi tahu dan mengerti tentang cara pemurnian benih padi. Hasil pemantauan lapangan, 100% peserta pengabdian bisa menerapkan teknologi pemurnian benih padi yang secara genetik mengalami kontaminasi. Kata Kunci:  pemurnian genetik, padi mentik susu
TRANSFER TEKNOLOGI BUDIDAYA JAGUNG HIBRIDA KEPADA KELOMPOK TANI WILAYAH BINAAN BPP SEKAMPUNG, KECAMATAN SEKAMPUNG, KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Kartahadimaja, Jaenudin; Syuriani, Eka Erlinda; Wahyudi, Anung; Andini, Siti Novridha; Septiana, Septiana; Hidayatulloh, Akbar; Hanapi, Muhammad; Amri, Wahyu Khoirul
Jurnal Pengabdian Nasional Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jpn.v4i2.3459

Abstract

Kabupaten Lampung Timur merupakan penghasil jagung utama di Provinsi Lampung dengan luas areal tanam mencapai 187.450 hektar, dengan total produksi mencapai 950.234 ton. Sentra utama jagung di Lampung Timur yaitu di Kecamatan Bandarsribawono, Sekampung Udik, Margasekampung, dan Kecamatan Metro Kibang. Produktivitas jagung di wilayah kerja BPP Sekampung masih rendah, yaitu hanya mencapai 41,9 ku.ha-1. Penyebabnya antara lain Teknologi budidaya jagung yang diterapkan oleh petani masih sederhana; banyak petani yang menggunakan benih berkualitas rendah; sumber dayaa manusia yang akhli di bidang tanaman jagung hibrida sangat kurang atau belum ada. Tujuan PKM adalah untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi budidaya jagung secara intensif dan memberikan keterampilan tentang bagaimana menghasilkan benih jagung yang berkualitas tinggi. Metode PKM adalah (1) ceramah, tayangan gambar, video, slide foto, yang berhubungan dengan materi budidaya dan teknik seleksi pemurnian varietas; (2) Pembuatan demplot tentang budidaya jagung hibrida secara intensif di lahan milik BPP yang akan dikelola oleh khalayak sasaran sebagai petani binaan BPP. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukan anggota kelompok tani mengalami perubahan tingkat penguasaan teknologi budidaya, dan terjadi perubahan pengetahuan dan keterampilan cara memnghasilkan benih berkualitas secara mandiri kearah yang lebih baik.
HERITABILITAS KARAKTER FENOTIPIK DAN POTENSI HASIL GALUR PADI GENERASI F5 Syuriani, Eka Erlinda; Kartahadimaja, Jaenudin; Sari, Miranda Ferwita; Hakim, Nurman Abdul
Agros Journal of Agriculture Science Vol 24, No 1 (2022): edisi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v24i1.1494

Abstract

Defisit ketersediaan pangan akan makin meningkat dengan adanya perubahan pola konsumsi, adanya konversi lahan sawah menjadi bukan sawah, terjadinya degradasi kesuburan lahan, terjadinya stagnasi pertumbuhan produktivitas karena peningkatan kapasitas genetik yang sudah stagnan. Untuk mengatasi adanya stagnasi peningkatan produktivitas dari varietas padi yang ada saat ini yaitu melalui perakitan galur atau varietas baru yang memiliki karakter unggul dengan memanfaatkan sumber-sumber genetik yang ada baik lokal maupun nasional. Keturunan F4 beberapa galur padi baru hasil pemuliaan menunjukkan karakter fenotip yang sangat baik. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui karakter yang muncul pada F4 itu karena faktor genetik atau karena faktor lingkungan, serta untuk mengetahui galur mana yang potensi hasilnya tinggi. Penelitian dirancang dengan menggunakan Rancangan Kelompok Teracak Sempurna sebagai perlakuan terdiri dari sembilan galur baru tanaman padi generasi F5. Hasil penelitian menunjukkan (1) karakter umur berbunga, jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, umur panen, tinggi tanaman maksimum, panjang malai, jumlah gabah isi tiap malai, jumlah gabah hampa tiap malai, jumlah gabah tiap malai, berat 1000 butir gabah, hasil gabah tiap rumpun, dan hasil gabah tiap hektar lebih dikendalikan oleh faktor genetik; (2) Terdapat empat galur memiliki potensi hasil tinggi yaitu galur A, B, C dan E. Kata kunci: heritabilitas, karakter fenotipik, potensi hasil