Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA KELAS XI MAN KEMANTAN Gusnidar; Sonya Heswari
EDU RESEARCH Vol 5 No 2 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i2.163

Abstract

Kemampuan penalaran matematika siswa sangat berpengaruh terhadap penentuan hasil belajar matematika siswa. Disamping itu, rendahnya hasil belajar matematika siswa disebabkan oleh berbagai faktor. Seperti suasana belajar yang tidak menyenangkan yang mengakibatkan peserta didik tidak mau bertanya dan tidak mau mengungkapkan gagasannya. Solusinya adalah harus ada pembaharuan dalam model pembelajaran salah satunya adalah dengan menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Team Games Tournament (TGT) .Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan penalaran matematika siswa sebelum dan sesudah penggunaan Model Cooperative Learning Tipe TGT, serta apakah terdapat efektivitas Model Cooperative Learning Tipe TGT terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematika. Sedangkan tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan penalaran matematika siswa sebelum dan sesuadah menggunakan Model Cooperative Learning Tipe TGT, dan untuk mengetahui apakah terdapat efektivitas penggunaan Model Cooperative Learning Tipe TGT terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa pada kelas XI IPA di MAN Tahun Ajaran 2023/2024.Penelitian ini bertempat di MAN Kemantan, dilakukan pada kelas XI IPA semester II (genap) tahun pelajaran 2023/2024 dengan jumlah siswa 19 orang. Pada Madrasah Aliyah Negeri Kemantan, untuk sampel penelitian hanya 1 kelas dari 2 kelas dalam populasi, maka sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik Random Sampling, setelah melakukan uji normalitas, homogenitas, dan kesamaan rata-rata sampel terlebih dahulu. Metode penelitian yang digunakan ialah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Dengan teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi, dan tes esay.Temuan dalam penelitian ini adalah pada pre test diperoleh rata-rata 67,11, namun pada post test rata-rata siswa naik menjadi 73,74. Dalam uji t hasilnya adalah H0 ditolak dan H1 diterima artinya terdapat efektivitas Model Cooperative Learning Tipe TGT terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematika siswa di kelas XI IPA1 di MAN Kemantan Tahun Ajaran 2023/2024. Hal ini ditunjukkan dengan angka thitung>ttabel. Dimana thitung = 9,763 dan ttabel = 1,73 pada taraf signifikan 5 % dengan derajat kebebasan (dk) n-1 = 2-1 = 1.Akhirnya penulis sarankan agar semua pihak baik siswa, guru dan calon guru mata pelajaran Matematika maupun pihak sekolah agar dapat lebih meningkatkan kondisi yang telah ada sekarang menjadi lebih baik untuk masa yang akan datang dengan menciptakan suasana pembelajaran yang bervariasi.
ANALISIS PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA PADA MATERI KUBUS DAN BALOK Sonya Heswari
EDU RESEARCH Vol 5 No 1 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i1.206

Abstract

Kemampuan pemahaman matematis adalah salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh siswa dengan tujuan untuk memahami konsep-konsep matematika yang kompleks dan untuk berpikir lebih luas mengenai masalah-masalah matematika yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi kubus dan balok yang diklasifikasikan dalam 7 indikator. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 20 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes kemampuan pemahaman matematis dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan indikator kemampuan pemahaman matematis siswa dikelompokkan menjadi siswa yang berkemampuan baik, cukup, dan kurang. Siswa yang berkemampuan baik telah mampu memenuhi semua indikator kemampuan pemahaman matematis. Siswa yang berkemampuan cukup mampu menguasai 5 indikator kemampuan pemahaman matematis. Sedangkan siswa kategori kurang hanya mampu menguasai 2 indikator kemampuan pemahaman matematis.
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS GRAPHMATICA PADA MATERI FUNGSI KUADRAT Heswari, Sonya
Jurnal Math-UMB.EDU Vol. 10 No. 3 (2023): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/mathumbedu.v10i3.5240

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan model pengembangan 4D (define, design, develop, dan diseminasi) untuk menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis graphmatica pada materi fungsi kuadrat. Penggunaan graphmatica bermaksud untuk membantu proses pembelajaran ilustrasi grafis pada materi fungsi kuadrat. Subyek penelitian adalah guru matematika dan peserta didik kelas X SMA. Lembar validasi dari ahli media dan ahli materi, angket respon guru dan peserta didik, angket observasi peserta didik dan lembar observasi digunakan sebagai alat penelitian. Hasil validasi LKPD oleh validator media menunjukkan kategori baik dan validator materi dengan kategori sangat baik sehingga LKPD layak untuk diujicobakan. Kesimpulan dari penelitian bahwa rata-rata persentase persepsi peserta didik terhadap hasil angket adalah 91,18%, artinya LKPD berbasis graphmatica pada materi fungsi kuadrat efektif untuk digunakan karena memberikan peluang kepada peserta didik untuk membentuk sendiri pengetahuan dan soal-soal yang disusun dapat digunakan untuk tes yang menggunakan TIK pada fungsi kuadrat. Kata Kunci: LKPD, Graphmatica, Fungsi Kuadrat
Bimbingan Belajar Persiapan Ujian  Semester di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Muhammadiyah Sungai Penuh Heswari, Sonya; Ningsih, Pretty Elisa Ayu; Patri, Sonya Fiskha Dwi; Pilendia, Dwitri; Meirisa, Silvia
Presisi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): 2024
Publisher : PT. Lancar Media Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak di Panti Asuhan Wanita Muhammadiyah Kota Sungai Banyak serta membantu anak-anak untuk dapat mengulang materi yang dipelajari di sekolah. Jumlah peserta PKM terdiri dari 21 mahasiswa. Diantaranya adalah 4 siswa SD, 10 siswa SMP, 5 siswa SMA, dan 2 siswa yang sedang mempersiapkan studi ke perguruan tinggi. Metode pelaksanaan terdiri dari 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan bimbingan belajar bagi siswi di Panti Asuhan Sungai Bawah Putri Aisyiyah mendapat respon yang baik dari Ketua Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu Muhammadiyah Putri Sungai Banyak dan anak-anak asuh sangat antusias dalam mengikuti proses selama bimbingan berlangsung. Setelah bimbingan belajar dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditentukan maka anak asuh (siswa) mampu memahami materi yang diberikan, menyelesaikan soal dengan baik dan meningkatkan motivasi siswa dalam belajar.   Kata kunci: bimbingan belajar, panti asuhan   Abstract  This Community Service Activity (PKM) aims to provide study guidance to children in the Muhammadiyah women's orphanage in Sungai Banyak City as well as helping children to be able to repeat the material learned at school. The number of PKM participants consists of 21 students. Among them are 4 elementary school students, 10 middle school students, 5 high school students, and 2 students who are preparing to study at university. The implementation method consists of 3 stages, namely the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The tutoring activity for female students at the Sungai Bawah Putri Aisyiyah Orphanage received a good response from the Chairman of the Sungai Banyak Orphanage Muhammadiyah Putri Orphanage Foundation and the foster children were very enthusiastic in participating in the process while the tutoring was carried out. After the tutoring is carried out according to the predetermined schedule, the foster children (students) are able to understand the material provided, solve questions well and increase student motivation in learning. Keywords: Tutoring, Orphanage.
HAMBATAN BELAJAR PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR DALAM MEMAHAMI KONSEP BILANGAN BULAT Sonya Heswari; Gusnidar
EDU RESEARCH Vol 5 No 3 (2024): EDU RESEARCH
Publisher : IICLS (Indonesian Institute for Corporate Learning and Studies)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47827/jer.v5i4.398

Abstract

Pentingnya konsep bilangan bulat harus ditanamkan kepada peserta didik dari dasar agar tingkatan lanjutan akan lebih memudahkan peserta didik memahami konsep bilangan bulat. Materi bilangan bulat saling berkaitan dengan materi matematika lainnya yang lebih kompleks. Penelitian ini membahas mengenai hambatan belajar peserta didik yang ditemukan ketika dihadapkan pada persoalan bilangan bulat yang bertujuan untuk menyelidiki kesulitan peserta didik dalam memahami konsep dasar bilangan bulat. Pendekatan penelitian menggunakan mix method dengan instrumen penelitian berupa soal test dan wawancara. Pada penelitian melibatkan peserta didik kelas VI SDN 16/III Pondok Siguang. Hasil penelitian menunjukkan peserta didik mengalami hambatan dalam konsep berpikir ketika menyelesaikan soal bilangan bulat yang memuat keikutsertaan tanda positif atau negatif sebelum bilangan. Sehingga munculnya jawaban-jawaban yang tidak benar berdasarkan dugaan peserta didik. Hambatan belajar peserta didik juga ditemukan pada soal yang terdapat tanda berulang atau dua tanda positif atau negatif berulangan pada soal bilangan bulat. Selain itu, ketika dihadapkan pada konteks yang berbeda, peserta didik kesulitan untuk menyelesaikan soal pemecahan masalah, terjadinya kesalahan konsep, serta keliru dalam menafsirkan soal atau memahami soal. Oleh karena itu, diharapkan penelitian lanjutan mengenai desain pembelajaran yang sesuai agar konsep bilangan bulat dapat dipahami oleh peserta didik dengan jelas.
Development of Multimedia Teaching Materials for Problem Based Learning Models Using Professional 3D Pageflip on Class X Geometry Materials Patri, Sonya Fiskha Dwi; Heswari, Sonya
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 2 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika (October 2019)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.654 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v9i02.6717

Abstract

Abstract This study aims to develop multimedia teaching materials based on PBL using 3D Professional Pageflip on geometry material, and determine the effectiveness of PBL-based multimedia teaching materials using 3D Professional Pageflip on geometry material. This research is a development research with the research process using the ADDIE model which consists of 5 stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation.Validation was carried out by material experts and media experts with individual test subjects, namely 2 mathematics teachers, small group trial subjects consisted of 6 students, and large group trials namely students of XIPA2 class of SMAN 5 Jambi City. The instruments used in this study were questionnaires for evaluating material experts and media experts, teacher and student responses questionnaires, student perception questionnaires and student learning outcomes tests.From the results of the post-test analysis conducted at the end of the learning activities obtained 90.32% of the students achieved the minimum completeness criteria, the results of the analysis of the student perception questionnaire showed the category of "very positive" besides based on observations of students' attitudes during the learning process positive and high enthusiasm in participating in learning activities. This means that multimedia teaching materials that are made effective are used for the learning process. Keywords: multimedia teaching materials, problem based learning, 3d pageflip professional, geometry
Enhancing students conceptual understanding of advanced mathematical concepts through a deep learning based chatbot Rukmana, Trisna; Ikhlas, Al; Heswari, Sonya
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 17 No 1 (2026): Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i1.29661

Abstract

Purpose: The rapid advancement of artificial intelligence (AI), particularly deep learning, has created new opportunities for enhancing learning in mathematics and physics education. This study aims to develop and modify a deep learning based chatbot model to improve students’ conceptual understanding of advanced mathematical concepts, including calculus, linear algebra, and differential equations, which are widely applied in physics-related learning at the undergraduate level. Method: This study employed a research and development (R&D) approach consisting of needs analysis, model design, implementation, and evaluation stages. The chatbot was developed by integrating deep learning algorithms with natural language processing (NLP) and domain-specific mathematical training datasets. The implementation involved undergraduate students at STKIP Muhammadiyah Sungai Penuh. Data were collected through pre-tests and post-tests to measure conceptual understanding, student questionnaires to examine learning motivation and usability, and expert validation to assess content validity and pedagogical suitability. Quantitative data were analyzed using normalized gain scores and paired statistical testing, while qualitative feedback was examined descriptively. Findings: The results show that the modified chatbot significantly improved students’ conceptual understanding of advanced mathematical concepts compared to conventional learning approaches. Students demonstrated higher learning gains and increased motivation, particularly due to the chatbot’s ability to provide contextual feedback, step-by-step problem-solving assistance, and adaptive learning support. Expert evaluations confirmed the practicality and educational relevance of the developed chatbot. Significance: This study demonstrates that AI-powered chatbots can function as effective supplementary learning tools in higher education mathematics. By bridging advanced mathematical content with physics-related applications, the chatbot supports independent learning and contributes to the development of intelligent educational technologies for complex STEM subjects.
EFEKTIFITAS PENGEMBANGAN E-MODUL MATEMATIKA BERBASIS ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS Sonya Heswari; Sonya Fiskha Dwi Patri
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal MUARA PENDIDIKAN Vol 6 No 1, Juni 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v6i1.416

Abstract

This research is a research and development which aims to produce an e-module of mathematics based on ethnomatematics to improve students’ logical thinking skillsand their effectiveness in learning on rectangular flat figure material. The development model used ADDIE model research method which consist of analyze, design, develop, implementation, and evaluation. The research was conducted at MTsN 1 Sungai Penuh with the trial subjects being individual trials, namely mathematics teachers, small group trials, and large group trials by class VIIIA students. The instrument used was the expert team validation sheet, namely media and material validation, teacher response questionnaires and student responses, student perception questionnaires, and students' logical thinking ability tests. The results of the student perception questionnaire analysis, an average percentage of 82.7% was obtained. shows a "positive" category on the effectiveness of use, learning motivation, and student learning activities. While the results of the students' logical thinking ability test, there were 13 students who had very high logical thinking skills. So it can be concluded that an e-module of mathematics based on ethnomatematics is suitable for use by SMP / MTs teachers, especially in learning on rectangular flat figure material.
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS VIII SMP SE-KOTA SUNGAI PENUH DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKM Sonya Fiskha Dwi Patri; Sonya Heswari
Jurnal Muara Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Muara Pendidikan Vol 7 No 2, Desember 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/mp.v7i2.919

Abstract

The national assessment is a government policy based on Permendikbudristek number 17 of 2021 which has been implemented in schools including junior high schools in Sungai Penuh City. National assessments are still common among teachers, students and other stakeholders, but with the existence of a national assessment program policy as a substitute for the National Examination, schools are not ready to be required to carry out a national assessment, one of which is the Minimum Competency Assessment (AKM). Data on the readiness for AKM implementation needs to be known, especially students' numeracy skills in solving AKM questions to obtain clear data-based corrective steps. This research is a descriptive study that aims to describe the preparation and numeracy skills of junior high school students in Sungai Penuh City in solving AKM questions. The study used 2 instruments, namely the AKM numeracy question and a student perception questionnaire. From the analysis results obtained data on the ability to solve numerical AKM questions with an average student score of 57.36 and an average number of criteria scores of 2.80 in the medium category. The data shows that the numeracy skills of junior high school students in Sungai Penuh need to be improved and there is a need for an introduction to literacy and numeracy questions since students sit in class VII so that when implementing AKM in class VIII students are accustomed to solving literacy and numeracy questions with various types of questions.