Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERSEPSI WAJIB PAJAK PADA KEADILAN PAJAK DAN PENGETAHUAN PAJAK TERHADAP KEBERHASILAN TAX AMNESTY PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA SAMARINDA Rosmiati Pakata
Jurnal Eksis Vol 14, No 2 (2018)
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wajib pajak mengenai keadilan pajak, pengetahuan pajak terhadap keberhasilan tax amnesty pada kantor pelayanan pajak pratama Bontang. Penelitian ini menggunakan data primer dengan metode yang digunakan untuk memperoleh data adalah metode kuantitatif dan menggunakan teknik kuesioner yang merupakan daftar pernyataan terstruktur. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak badan yang terdaftar pada KPP pratama Bontang berjumlah 326. Sampel diambil dengan menggunakan teknik probability sampling, yaitu propostionate stratified random sampling dan didapat jumlah responden sebanyak 80. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 24.0. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1). Keadilan pajak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap keberhasilan tax amnesty, (2). Pengetahuan pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan tax amnesty.Kata Kunci: Keadilan Pajak, Pengetahuan Pajak, Tax Amnesty
The relationship between job satisfaction, work-life balance and organizational commitment on employee performance. Academic Journal of Economic Studies Amrina Rais; Nuuridha Matiin; Rosmiati Pakata; Endang Prihatiningsih
Journal of Management Vol. 5 No. 2 (2026): July-December
Publisher : Yayasan Pendidikan Belajar Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of work motivation and rewards on employee performance with job satisfaction as a mediating variable (case study of the East Kutai Regency Secretariat, Protocol and Leadership Communication Division). The sample size used was 54 respondents selected using Non-Probability Sampling using a census technique filled out by all ASN in the East Kutai Regency Secretariat, Protocol and Leadership Communication Division. The data analysis used in this study was quantitative descriptive, using multiple linear regression analysis and path analysis. The results of this study are as follows: Z = 1.994 + 0.730 X1 + 0.858 X2 and Y = 16.560 + 0.360 X1 + 0.652 X2 + 0.045 Z. The results of the t test show that work motivation and rewards have an effect on job satisfaction. Work motivation and job satisfaction do not have an effect on employee performance. While rewards have an effect on employee performance. The indirect effect between work motivation and rewards does not have an effect on employee performance through job satisfaction. The first coefficient of determination obtained from the independent variables (X1 & X2 against Z) in this study is 89.4 percent and the second coefficient of determination obtained from the independent variables (X1, X2 & Z against Y) in this study is 64.1 percent.
ANALISA KELAYAKAN OPERASI ARTICULATE DUMP TRUCK CATERPILLAR 740B, VOLVO A40G DAN BELL B40E BERDASARKAN ECONOMICS UNIT COST DI PT THIESS INDONESIA PADA TAHUN 2026 Andra Sakti Prasetyo; Nurida Matiin; Rosmiati Pakata; Jainuddin
Journal Competency of Business Vol. 10 No. 1 (2026): Journal Competency of Business
Publisher : Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/jcob.v10i1.3693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan operasional serta menentukan unit Articulated Dump Truck (ADT) yang paling ekonomis berdasarkan metode Economic Unit Cost (EUC) dengan pendekatan Net Present Value (NPV) pada PT Thiess Indonesia. Objek penelitian meliputi tiga tipe unit, yaitu Caterpillar 740B, Volvo A40G, dan Bell B40E. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan menganalisis biaya investasi dan operasional, meliputi biaya pembelian, depresiasi, bahan bakar, perawatan, suku cadang, dan ban selama periode 10 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh unit memiliki nilai NPV positif sehingga layak dioperasikan. Namun, Caterpillar 740B memiliki nilai EUC NPV terendah dibandingkan Volvo A40G dan Bell B40E, sehingga menjadi alternatif paling ekonomis dengan efisiensi biaya operasional yang lebih baik.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Aktivitas terhadap Nilai Perusahaan melalui Financial Distress Efendi Rahmanto; Shafitri Angrheiny; Rosmiati Pakata; Endang Prihatiningsih
Journal Competency of Business Vol. 10 No. 1 (2026): Journal Competency of Business
Publisher : Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/jcob.v10i1.3712

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan aktivitas terhadap nilai perusahaan dengan financial distress sebagai variabel mediasi pada perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Data berupa panel seimbang dari 66 perusahaan dengan 198 observasi yang dipilih melalui purposive sampling. Konstruk penelitian dibentuk sebagai skor komposit dari indikator rasio keuangan menggunakan analisis faktor dan distandardisasi. Pengujian hipotesis dilakukan dengan regresi data panel, persamaan mediator diestimasi menggunakan Fixed Effect Model (FEM) dan persamaan outcome menggunakan Random Effect Model (REM), keduanya dengan clustered robust standard errors tingkat perusahaan. Uji mediasi dilakukan dengan bootstrap clustered sebanyak 1.000 replikasi menggunakan interval kepercayaan percentile 95%. Hasil menunjukkan profitabilitas, likuiditas, dan aktivitas tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Pada persamaan mediator, likuiditas berpengaruh negatif signifikan terhadap financial distress (koefisien: -1,022, p=0,001), sedangkan profitabilitas dan aktivitas tidak signifikan. Financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, dan seluruh efek tidak langsung memiliki CI yang memuat nol. Sehingga, financial distress tidak memediasi hubungan variabel-variabel tersebut.
Kompetensi SDM Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas dengan Budaya Organisasi sebagai Variabel Mediasi Rustan Rustan; Nuridha Matiin; Rosmiati Pakata; Simunawir Sitoro
Jurnal Ekonomi Kreatif Indonesia Vol. 4 No. 3 (2026): August
Publisher : PT. Tangrasula Tekno Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61896/jeki.v4i3.233

Abstract

ABSTRAK Produktivitas pegawai di sektor birokrasi pemerintahan sering kali menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi kerja, keterbatasan kompetensi SDM, serta lingkungan kerja yang kurang mendukung. Permasalahan ini menimbulkan pertanyaan mengenai faktor dominan yang memengaruhi produktivitas pegawai, serta apakah budaya organisasi mampu berperan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini mengkaji pengaruh kompetensi SDM, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas pegawai dengan budaya organisasi sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh pegawai Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur yang berjumlah 46 orang, dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 5 poin. Hasil pengujian membuktikan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pegawai, sedangkan kompetensi SDM, lingkungan kerja, dan budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas. Lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap pembentukan budaya organisasi. Budaya organisasi tidak terbukti mampu memediasi pengaruh kompetensi SDM, motivasi kerja, maupun lingkungan kerja terhadap produktivitas pegawai. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pada konteks birokrasi pemerintahan, motivasi intrinsik merupakan determinan utama produktivitas, sementara budaya organisasi yang terbentuk lebih bersifat kenyamanan sosial daripada budaya kinerja tinggi ABSTRACT Employee productivity in government bureaucracy often faces challenges such as low work motivation, limited human resource competence, and an unsupportive work environment. These problems raise questions about the dominant factors influencing employee productivity and whether organizational culture can act as a mediating variable. This study examines the influence of human resource competence, work motivation, and work environment on employee productivity with organizational culture as a mediating variable. A quantitative approach was applied using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS). The population and sample consisted of all 46 employees of the Economic Division of the Regional Secretariat of Kutai Timur Regency, selected through saturated sampling technique. Primary data were collected using a 5-point Likert scale questionnaire. The results show that work motivation has a positive and significant effect on employee productivity, while human resource competence, work environment, and organizational culture have no significant effect. The work environment was found to have a positive and highly significant effect on the formation of organizational culture. Organizational culture was not proven to mediate the influence of human resource competence, work motivation, or work environment on employee productivity. These findings imply that in the context of government bureaucracy, intrinsic motivation is the main determinant of productivity, while organizational culture formed tends to reflect social comfort rather than a high-performance culture.