Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELAKSANAAN LITMAS PEMBINAAN AWAL NARAPIDANA DALAM RANGKA MENDUKUNG KEBIJAKAN REVITALISASI PENYELENGGAAN PEMASYARAKTAN Bayu Tri Wahyudi; Ali Muhammad; Umar Anwar; Budi Priyatmono
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 4 (2022): JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i4.1772-1783

Abstract

Pembinaan narapidana diberikan untuk dapat meningkatkan kemampuan dari setiap narapidana, sehingga ketika narapidana telah selesai menjalani masa pidana kemudian dapat bergabung kembali dengan masyarakat, untuk itulah pembinaan diberikan mulai dari narapidana mendapatkan putusan pengadilan, revitalisasi penyelenggaraan pemasyarakatan ditukan untuk dapat mengoptimalkan kinerja pemasyarakatan untuk mencapai tujuan dari pemasyarakatan yakni membuat narapidana Kembali pada masyarakat. Penelitian ini ditujuan untuk dapat menjawab pertanyaan mengenai seperti apa proses pembuatan litmas pembinaan awal yang ada di Bapas Kelas II Bogor? dan apa saja kendala yang dihadapi oleh pembimbing kemasyarakatan dalam membuat litmas pembinaan awal. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan mengumpulan data primer berupa wawancara dan observasi lapangan, maupun penelitian. Dari penelitian ini didapatkan bahwa proses pelaksanaan litmas pembinaan awal pada Bapas Kelas II Bogor sudah baik namun masih terdapat beberapa hal yang harus di perbaiki untuk meningkatkan kualisas pelayanan publik yang maksimal.
PERAN PEMBIMBING KEMASYARAKATAN DALAM PROGRAM BIMBINGAN KEMANDIRIAN KLIEN ASIMILASI RUMAH DI BAPAS KELAS I JAKARTA TIMUR-UTARA Bayu Anggoro Krisnapati; Ali Muhammad; Umar Anwar; Budi Priyatmono
JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora Vol 9, No 4 (2022): JUSTITIA : Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/justitia.v9i4.1918-1928

Abstract

Dampak Covid-19  terlihat dari tingkat kriminalitas di Indonesia yang semakin tinggi dan membuat lembaga pemasyarakatan menjadi klaster baru resiko penyebaran virus. Untuk itu, pemerintah menerapkan pemberian kebijakan Asimilasi Rumah, salah satunya di Bapas Kelas I Jakarta Timur Utara. Salah satu bimbingan dari Pembimbing Kemasyarakatan (PK) yang diberikan adalah program kemandirian. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui peran pembimbing kemasyarakatan dan kendala yang dihadapi dalam program bimbingan kemandirian klien Asimilasi Rumah di Bapas Kelas I Jakarta Timur Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kasus sosial yang mengangkat kasus peran PK dalam program kemandirian di Bapas. Hasil penelitian ditunjukan bahwa program kemandirian berkaitan dengan bimbingan dari PK, pemberian pelatihan dengan kerja sama warga sekitar dan bimbingan baik secara daring dan pelatihan dilakukan rutin di Bapas oleh PK. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala berupa kurangnya pemaksimalan akses internet dan fasilitas teknologi yang tidak mendukung kegiatan sehingga perlu ditingkatkan.
Literature Review: Implementation Of Rehabilitation Of Narcotics Prisoners Correctional Institution In Indonesian: Kajian Literatur: Pelaksanaan Rehabilitasi Narapidana Narkotika di Lembaga  Pemasyarakatan Indonesia Firnas Adani; Budi Priyatmono
Jurnal Pemasyarakatan dan Keadilan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pemasyarakatan dan Keadilan (JPK)
Publisher : Anwar Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64272/g0gxmt85

Abstract

Drug abuse has now become a global concern requiring a rehabilitative approach. The danger of drugs is increasingly evident with 5.5% of the world's population between ages 15-64 having used drugs. This danger has continued to increase over time, from 28,609 cases in 2014 to 49,983 in 2019. The widespread drug abuse indicates a concerning condition in Indonesian society. Correctional Institutions, as one of the involved parties, must progressively work to reduce drug abuse rates, one way being through rehabilitation programs for drug inmates. This research aims to analyze drug inmates who have narcotics cases to undergo rehabilitation. The researchers analyzed various findings and perspectives presented in five journals and one article through a literature review method to gain a deeper understanding of how rehabilitation programs are implemented and their effectiveness in the context of drug inmate rehabilitation. The analysis results show varying outcomes, ranging from well-functioning to less optimal programs. Efforts that can be implemented include a comprehensive and sustainable approach through improvements in infrastructure and medical equipment, recruitment, and intensive training for officers. The conclusion is that the rehabilitation services for narcotics inmates at the Indonesian Correctional Unit show varying results, ranging from those that run well to those that are less than optimal.