Articles
PERLAKUAN AKUNTANSI TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN SISA PRODUKSI PT.PUTRA KARANGETANG
Hansu, Randy V.;
Elim, Inggriani
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (642.694 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v7i3.25083
Abstrak: Metode tanpa harga pokok dan metode dengan harga pokok yaitu,Metode akuntansi yang dapat diterima untuk menetapkan biaya produk sampingan dibagi dalam 2 (dua) kategori. pengakuan atas pendapatan kotor atau pengolahan produk sebelum dipisah dari alokasi biaya bersama tidak memperoleh perhitungan produk sampingan pada metode tanpa harga pokok.sedangkan produk utama sebelum dipisah dari alokasi biaya bersama mendapatkan metode dengan harga pokok.Penggunaan sisa bahan baku ini dapat digunakan untuk menghasilkan produk selain tepung kelapa, dimana dari diferensiasi produk yang dilakukan dapat meningkatkan keuntungan bagi perusahaan, selain itu pemanfaatan bahan sisa sendiri dapat mengurangi penumpukan di area gudang.Tujuan penelitian ini untuk melihat perlakuan akuntansi untuk penggunaan sisa bahan.Hasil penjualan sisa bahan digunakan untuk mengurangi biaya produksi,dalam dua perlakuan terhadap sisa bahan tersebut. penghasilan di luar usaha dan tidak sebagai pengurang biaya produksi diperlakukan sebagai hasil penjualan sisa bahan.Jenis Penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dari hasil penelitian di PT. Putra Karangetang menunjukan bahwa Pendapatan utama perusahaan yang menambah pendapatan diluar usaha sebagai pendapatan atas penjualan kopra dan paring ini akan disajikan pada laporan laba rugi perusahaan. Kata Kunci: perlakuan akuntansi, bahan sisa
PENERAPAN AKUNTANSI UNTUK PEMBIAYAAN DAERAH PADA DPPKAD KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
Tampi, Julio Yesaya;
Karamoy, Herman;
Elim, Inggriani
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 361 - 476
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (377.691 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v2i3.5568
Penyelenggaraan akuntansi keuangan daerah pada Pemda Kabupaten Minahasa Tenggara mempunyai tugas dan fungsi dalam menerapkan akuntansi pembiayaan yang bertujuan untuk menutup defisit maupun memanfaatkan surplus. Akuntansi pembiayaan memiliki unsur penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis Penerapan Akuntansi atas Pembiayaan Daerah berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.71 Tahun 2010 Lampiran II di Pemda Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dimana data disajikan dalam bentuk angka-angka dan tabel yang diperoleh dari penjumlahan atau pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi pembiayaan daerah pada Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara secara garis besar telah sesuai dengan PP No.71 Tahun 2010 Lampiran II, terlihat dari telah dimunculkan di laporan realisasi anggaran yang merupakan salah satu komponen laporan keuangan pada PP No.71 Tahun 2010 Lampiran II, sehingga telah dibuat pencatatan jurnalnya. Hanya saja terdapat kelemahan dalam data di laporan realisasi anggaran bahwa transaksi yang tercatat telah direalisasikan namun Pemda tidak menargetkan anggaran yang ditetapkan. Diperlukan adanya peningkatan kinerja yang lebih baik untuk melakukan evaluasi dalam pencatatan laporan realisasi anggaran, dan seharusnya diperlukan penjelasan setiap entitas penerimaan maupun pengeluaran dalam catatan atas laporan kas. Â Kata kunci: penerimaan pembiayaan, pengeluaran pembiayaan
ANALISIS PEMOTONGAN, PENYETORAN, DAN PELAPORAN PPH FINAL ATAS LELANG TANAH DAN/ATAU BANGUNAN PADA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG MANADO
Putong, Valensia Nola;
Elim, Inggriani;
Budiarso, Novi S.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 1 (2017): JE VOL. 5 NO. 1 (2017) HAL. 1 - 114
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.825 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.5.1.2017.15425
ABSTRAK: Pajak Penghasilan Final merupakan salah satu jenis pajak pusat yang mempengaruhi penerimaan negara. Lelang merupakan bagian dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan yang dikenakan Pajak Penghasilan Final. Kantor Pelayanan Kekayan Negara dan Lelang Manado (KPKNL) merupakan instansi pemerintah yang menjalankan tugas pokok di bidang lelang. Transaksi lelang yang terjadi tentunya akan dikenakan pajak baik pemotongan, penyetoran, dan pelaporan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemotongan, penyetoran dan pelaporan PPh Final atas lelang tanah dan/atau bangunan pada KPKNL Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yang bersifat kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dari KPKNL Manado pemotongan PPh Final atas transaksi lelang sudah sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku. Penyetoran PPh Final yang dilakukan KPKNL Manado kurang sesuai dengan peraturan pemerintah karena masih ditemui keterlambatan dan ketidaksesuaian data penyetoran. Untuk pelaporan Pajak Penghasilan Final atas lelang tanah dan/atau bangunan pada KPKNL Manado sudah menggunakan sistem penyetoran elektronik (billing system) yang secara otomatis juga melaporkan kewajiban perpajakannya. Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Manado diharapkan dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya sesuai peraturan pemerintah dan meningkatkan pemahaman serta aktif dalam menjalankan peraturan pemerintah. Kata kunci : Pemotongan, Penyetoran, Pelaporan, PPh Final, Lelang
PERANAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM EFEKTIFITAS PELAPORAN INFORMASI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) MANADO
Koloay, Lidya Priskila;
Morasa, Jenny;
Elim, Inggriani
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1472 - 1592
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.739 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v2i2.4915
Akuntansi pertanggungjawaban merupakan sebuah sistem yang mengendalikan setiap kegiatan yang berada dalam area pusat pertanggungjawabannya. Kita dapat melihat adanya peranan dari Sistem informasi akuntansi pada saat pelaporan akuntansi pertanggungjawaban. Tanpa sistem informasi akuntansi yang baik, tidak akan terdapat laporan informasi akuntansi pertanggungjawaban yang baik. PT. Pos Indonesia (Persero) Manado merupakan sebuah perusahaan logistik milik negara yang kini memiliki lebih dari empat puluh kantor cabang yang tersebar di daerah Sulawesi Utara. Tetapi kantor–kantor cabang ini tidak menyusun laporan keuangan mereka sendiri, melainkan hanya merupakan pusat pertanggungjawaban laba yang secara periodik melaporkan laporan akuntansi pertanggungjawaban ke kantor pemeriksa (kantor wilayah Manado). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sistem informasi akuntansi dalam efektifitas pelaporan akuntansi pertanggungjawaban kantor cabang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi pada PT. Pos Indonesia (Persero) Manado telah berperan dengan baik terutama pada efektifitas pelaporan akuntansi pertanggungjawabannya. Diharapkan perlu dilakukan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang ada dalam perusahaan karena hal tersebut turut mempengaruhi efektifitas penerapan sistem yang ada. Kata kunci: sistem informasi akuntansi, akuntansi pertanggungjawaban
ANALISIS PENERAPAN AKUNTASI PAJAK PETAMBAHAN NILAI (PPN) PADA PT. PILAR DASAR MEMBANGUN
Adhi, Ryan .;
Tinangon, Jantje .;
Elim, Inggriani .
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 5, No 2 (2017): JE VOL 5 NO 2 (2017) HAL 1315
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/emba.v5i2.16165
Abstrak : Akuntansi pajak bukan hanya proses perhitungan antara PPN Masukan dan PPN Keluaran tetapi meliputi proses pencatatan, pelaporan keuangan atas transaksi pemungutan dan penyetorannya sampai pada proses pelaporannya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penerapan Akuntansi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pada PT. Pilar Dasar Membangun, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang membandingkan dan menguraikan keadaan suatu objek penelitian dalam hal ini PT. Pilar Dasar Membangun, dengan mengolah data kemudian membandingkan antara hasil yang ada dengan teori yang di dapat. Hasil dari penelitian ini adalah meskipun dalam pemungutan Pajak Pertambahan Nilai dari jasa konstruksi yang dilakukan oleh PT. Pilar Dasar Membangun telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan namun dalam pelaksanaannya menimbulkan permasalahan. Hal ini terjadi karena Pajak Pertambahan Nilaiyang dipotong dan disetor selama ini tidak dilakukan penjurnalan,apabila terjadi kesalahan dalam pencatatan dan penghitungan pada pengisian daftar bukti potong, maka staf atau pegawai langsung melakukan pembetulan pada Surat Pemberitahuan (SPT) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebelum dilakukan penyetoranKata Kunci : Akuntansi, Pajak Pertambahan Nilai
PENERBITAN SURAT PAKSA SEBAGAI UPAYA PENAGIHAN AKTIF DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PENCAIRAN TUNGGAKAN PAJAK PADA KPP PRATAMA KOTAMOBAGU
Wungkar, Desita Marlysa;
Elim, Inggriani
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.3 No.4 (2016) Hal. 624-742
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (640.423 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v4i1.11768
Penerimaan dari sektor pajak menjadi sektor andalan pemerintah karena merupakan sektor penerimaan negara yang paling aman karena tidak berisiko seperti halnya pinjaman. Pajak perlu dikelola secara seksama dengan meningkatkan peran serta seluruh lapisan masyarakat dan dari aparat perpajakan sendiri. Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran tindakan penagihan pajak dengan surat paksa, memahami efektivitas dan kontribusi penagihan pajak dengan surat paksa dalam rangka pencairan tunggakan pajak, dan mengetahui permasalahan yang timbul dalam pelaksanaan penagihan pajak dengan surat paksa, serta cara mengatasi permasalahan yang terjadi pada KPP Pratama Kotamobagu. Penelitian menggunakan metode deskriptif komperatif. Data perhitungan penagihan pajak dengan surat paksa tergolong tidak efektif. Penyebabnya pembayaran Surat Paksa tidak mencapai 100% antara lain penanggung pajak tidak mengakui adanya utang pajak, penanggung pajak mengajukan permohonan angsuran pembayaran karena kondisi keuangan tidak memungkinkan jika dibayarkan sekaligus, penanggung pajak mengajukan keberatan atas jumlah tunggakan pajaknya, dan penanggung pajak lalai. Â Kontribusi penerbitan surat paksa terhadap pembayaran tunggakan pajak tergolong sangat baik. Sebaiknya Direktorat Jenderal Pajak agar lebih menggencarkan sosialisasi perpajakan terhadap wajib pajak tentang peraturan-peraturan dan agar kesadaran wajib pajak dalam membayar pajak meningkat. Kata kunci: penagihan pajak, surat paksa dan tingkat efektivitas
ANALISIS BELANJA LANGSUNG PADA DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI UTARA
Lomboan, Syurtika Mira;
Ilat, Ventje;
Elim, Inggriani
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 3 (2014): Jurnal EMBA, HAL 853 - 972
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (424.553 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.2.3.2014.5735
Perwujudan good  government, masyarakat  disetiap daerah menuntut, mengontrol dan memperbaiki kinerja pemerintah daerah. Paradigma tersebut telah mendorong pemerintah memberikan otonomi   daerah seluas-luasnya tapi harus diimbangi dengan Pengelolaan Keuangan Daerah. APBD merupakan agenda strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tapi tidak semua daerah berhasil memfungsikan APBD secara tepat. Penelitian ini dilakukan pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara yang membahas tentang Belanja Langsung. Tujuan penelitian ini membahas tentang Analisis Belanja Langsung Pada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara tahun 2010-2013, yaitu untuk mengetahui tingkat Varians (selisih), Pertumbuhan Belanja Langsung dan Efisiensi Belanja Langsung yang terjadi pada Dinas Kesehatan. Metode analisis yang digunakan yaitu Metode Analisis Deskriptif. Hasil penelitian menunjukan varians belanja tahun 2010-2013 dengan selisih negatif masuk kategori vafourable variance, tingkat pertumbuhan belanja tertinggi pada tahun 2011, dan pertumbuhan belanja terendah pada tahun 2012 dan tingkat efisiensi belanja terjadi tahun 2010-2013 dengan hasil rata-rata dibawah 100% sehingga belanja langsung dapat dikatakanefisien.Sebaiknya pimpinan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara tetap mempertahankan atau lebih meningkatkan program-program yang sesuai dengan perencanaan yang matang dan kinerja pegawai yang harus efisien.  Kata kunci: belanja langsung, varians, pertumbuhan, efisien.
PENERAPAN INFORMASI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PADA PT. BANK SULUT CABANG TONDANO
Sigar, Stevy;
Elim, Inggriani
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 1 (2014): Jurnal EMBA, HAL 470 - 594
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.286 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v2i1.4079
Akuntansi pertanggungjawaban merupakan suatu sistem yang disusun sedemikian rupa sesuai dengan sifat dan kegiatan perusahaan dengan tujuan agar masing-masing unit organisasi dapat mempertanggungjawabkan hasil kegiatan unit yang berada dibawah pengawasanya. Menurut sistem ini, unit-unit yang ada dalam organisasi dibagi menjadi pusat-pusat pertanggungjawaban, dan keseluruhan pusat pertanggungjawaban ini membentuk jenjang hirarki dalam organisasi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan akuntansi pertanggungjawaban sebagai alat penilaian kinerja PT Bank Sulut Cabang Tondano. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif yang merupakan suatu metode penganalisisan data dimana data yang dikumpulkan, di susun, diinterpretasikan, dan dianalisa sehingga memberikan keterangan yang lengkap bagi pemecahan masalah yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan akuntansi pertanggungjawaban yang diterapkan di perusahaan sudah memadai. Perusahaan sebaiknya memberikan  penghargaan prestasi atau sanksi kepada manajer pusat pertanggungjawaban agar dapat meningkatkan kesadaran para manajer untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab mereka dengan baik serta memotivasi kinerja manajer pusat pertanggungjawaban untuk meningkatkan kinerjanya. Kata kunci: akuntansi pertanggungjawaban, kinerja
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KOTA KOTAMOBAGU
Mokodompit, Paramitha Sandy;
Pangemanan, Sifrid S.;
Elim, Inggriani
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 1472 - 1592
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (382.398 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.2.2.2014.4914
Pengukuran kinerja adalah suatu metode atau alat yang digunakan untuk mencatat dan menilai pencapaian pelaksanaan kegiatan berdasarkan tujuan, sasaran, dan strategi. Melalui pengukuran kinerja dapat diketahui kemajuan organisasi, serta meningkatkan kualitas dalam pengambilan keputusan, dan termasuk akuntabilitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pemerintah kota Kotamobagu, penelitian dilakukan di kantor walikota dan data yang digunakan adalah data kuantitatif berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif, untuk mengukur kinerja keuangan melalui rasio keuangan. Hasil penelitian menunjukan, rasio derajat desentralisasi kinerja keuangannya, masih kurang, rasio ketergantungan keuangan daerah terhadap pemerintah pusat dan provinsi masih sangat tinggi, begitu juga dengan rasio kemandiriannya masih sangat rendah. Saran untuk pemerintah Kota Kotamobagu sebagaimana lebih meningkatkan PAD melalui penerimaan sektor pajak dan retribusi daerah. Kata kunci: rasio keuangan, kinerja keuangan
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA PEMERINTAH KOTA BITUNG TAHUN ANGGARAN 2016 – 2017
Fajriansyah, Yudi;
Elim, Inggriani;
Walandouw, Stanley Kho
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 7, No 3 (2019): JE VOL 7 NO 3 (2019)
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (810.408 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v7i3.25146
Abstrak: Anggaran pendapatan dan belanja daerah merupakan salah satu alat untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan tujuan otonomi daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Kota Bitung tahun anggaran 2016 – 2017 dengan menggunakan alat ukur kinerja. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang tujuannya setiap data dihimpun, dikelompokkan, dianalisis, disajikan, dan ditarik sebuah kesimpulan dan jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan pendapatan daerah Pemerintah Kota Bitung dilihat dari analisis varian dan pertumbuhan dapat dikategorikan baik, sedangkan untuk analisis rasio keuangan dinilai tidak baik. Kinerja keuangan belanja daerah Pemerintah Kota Bitung dilihat dari analisis varian dan pertumbuhan dapat dikategorikan baik, sedangkan untuk analisis rasio keserasian belanja operasi dapat dikategorikan serasi sehingga rasio keserasian belanja modal kurang serasi.Sebaiknya Pemerintah Kota Bitung dapat meningkatkan PAD dengan memaksimalkan potensi potensi yang ada sehingga tidak selalu mengandalkan bantuan dari Pemerintah Pusat. Kata kunci: anggaran, kinerja keuangan, alat ukur kinerja