Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INVESTIGATION BASED SCIENTIFIC COLABORATIF (IBSC) UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KETRAMPILAN KOMUNIKASI SISWA Fakhrudin, Nadhir; Suharti, Peni
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.9340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui validitas Perangkat Pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Ketrampilan Komunikasi Siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan metode Reasearch and Developmen (R&D). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik validasi untuk mengukur validitas perangkat pembelajaran meliputi Silabus, RPP, LKS, Bahan ajar, dan Lembar tes) yang akan diukur oleh 3 validator yang ahli dalam bidangnya. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa, menunjukkan bahwa hasil validasi perangkat pembelajaran (silabus, RVV, LKS, Bahan Ajar, dan Instrumen tes) didaatkan skor akhir  antara  3,6 - 4 yang berarti seluruhnya berada pada  kategori  ”Sangat Valid”. Hal ini menunujukan bahwa perangkat pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa pada materi ekosistem untuk kelas X  layak digunakan.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL INVESTIGATION BASED SCIENTIFIC COLABORATIF (IBSC) UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS DAN KETRAMPILAN KOMUNIKASI SISWA Fakhrudin, Nadhir; Suharti, Peni
PEDAGO BIOLOGI Vol 12 No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jpb.v9i1.9344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui validitas Perangkat Pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) Untuk Melatihkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Ketrampilan Komunikasi Siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan metode Reasearch and Developmen (R&D). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik validasi untuk mengukur validitas perangkat pembelajaran meliputi Silabus, RPP, LKS, Bahan ajar, dan Lembar tes) yang akan diukur oleh 3 validator yang ahli dalam bidangnya. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran model Investigation Based Scientific Collaborative  (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa, menunjukkan bahwa hasil validasi perangkat pembelajaran (silabus, RVV, LKS, Bahan Ajar, dan Instrumen tes) didaatkan skor akhir  antara  3,6 - 4 yang berarti seluruhnya berada pada  kategori  ”Sangat Valid”. Hal ini menunujukan bahwa perangkat pembelajaran Model Investigation Based Scientific Collaborative (IBSC) untuk melatih kemampuan Berpikir Kritis dan keterampilan komunikasi siswa pada materi ekosistem untuk kelas X  layak digunakan.
Efektifitas Pembelajaran Berbasis Game Based Learning (GBL) Pada Pelajaran Biologi Siswa SMA Sebagai Upaya Normalisasi Pembelajaran Biologi Pasca Pandemi Covid-19 Deanoval, Alfito; Suharti, Peni
PEDAGO BIOLOGI Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pbjppb.v12i2.13980

Abstract

Pada masa sekarang ini, pemerintah mulai menerapkan konsep kehidupan yang baru setelah terjadi pandemic covid-19, yang kita kenal dengan sebutan new normal. Dapat kita ketahui dengan seksama bahwa pandemic covid-19 ini melanda begitu lama, sehingga menimbulkan banyak sekali dampak disetiap elemen-elemen kehidupan, terutama di bidang pendidikan. Pendidikan menjadi salah satu yang terkena dampak yang sangat besar karena pandemic, sehingga pembelajaran yang sebenarnya diselenggarakan secara langsung menjadi secara online, hal itu merupakan sesuatu yang baru di Indonesia, sehingga para guru dan siswa harus beradaptasi dengan kondisi tersebut. Kondisi itu menjadikan pembelajaran bersifat central yang berpusat pada ceramah yang dibawakan oleh guru dengan bantuan power point didalam ruang kelas online, hal itu memberikan kebosanan pada siswa yang kemudian akan berdampak pada kemampuan intelektualnya, sehingga dibutuhkan model pembelajaran yang baru pada era new normal ini sebagai upaya untuk menormalisasikan pembelajaran di sekolah, utamanya pada pelajaran biologi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dapat diterapkan model pembelajaran berbasis game atau yang dapat disebut dengan game based learning. Sehingga dilakukan penelitian mengenai efektifitas pembelajaran berbasis game ini untuk mengetahui efektifitas model pembelajaran tersebut, dan juga untuk mengenalkan kepada guru dan siswa mengenai model pembelajaran game ini, oleh karena itu pada penelitian ini menggunakan metode studi literature dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dari studi yang telah dilakukan ditemukan hasil bahwa pembelajarn berbasis game ini memang efektif.
Efektivitas Eco Enzyme Limbah Jeruk Manis (Citrus sinensis) sebagai Obat Oles Penyembuhan Luka Sayat Dzahabiyyah, Qonitah; Asy’ari, Asy’ari; Suharti, Peni
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 11 No. 2 (2023): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v11i2.9346

Abstract

Sweet orange (Citrus sinensis) is a fruit that is much liked by Indonesian people, but from this fruit only the flesh and skin is wasted which eventually becomes waste. Because of that, an alternative solution to this problem is needed, namely Eco Enzyme is made in the form of a multifunctional solution that is used as a wound medicine. The purpose of this study was to determine the differences in the effect of sweet orange (Citrus sinensis) Eco Enzyme concentrations on the healing rate of cuts in mice (Mus musculus). This type of research was experimental with a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 7 treatment groups and 4 repetitions, the research data analysis technique used the Kruskal-Wallis and Mann Whitney tests. The results showed that the average percentage of healing rate by applying Eco Enzyme topical medication from sweet orange (Citrus sinensis) waste was most effective on the healing rate of cuts in mice (Mus musculus) with various concentrations, namely P5 (100%) healing rate 100% average healing time 8.25, P4 (80%) healing rate 93.75% average healing time 9.25, P3 (60%) healing rate 87.5% average healing time 9.75, P2 (40%) cure rate 81.25% average healing time 10.25, P1 (20%) healing rate 75% average healing time 10.75, positive control (K+) betadine has a healing rate of 87.5% healing time an average of 10.25, negative control (K-) distilled water has a 50% healing rate healing time beyond day 14. The conclusion obtained is that there is a difference in the effect of orange Eco Enzyme concentration sweet (Citrus sinensis) on the healing rate of cuts in mice (Mus musculus).
Pemanfaatan Senyawa Hepatoprotektif dalam Ekstrak Lumut Hati (Marchantia polymorpha) Sebagai Obat Hepatitis Berdasarkan Penurunan SGOT SGPT Deanoval, Alfito; Suharti, Peni; Salsabillah, Adilla Wahyuni; Prastyo, Muhammad Rendi; Mufidah, Melli; Qoimah, Siti Nur
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 12 No. 2 (2024): December
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v12i2.10587

Abstract

Bryophyta plants contain secondary metabolite compounds that can have potential as drugs, such as liverwort (Marchantia polymoprha) which contains secondary metabolite compounds that have hepatoprotective properties against liver damage that have the potential as hepatitis drugs. The purpose of this study was to describe the effect of liverwort extract administration in treating hepatitis. This study used an experimental approach, with a postest only control group design, 16 male white rats (Rattus norvegicus) were grouped into 4 treatments with dose variations of 200 mg / kgBB, 300 mg / kgBB, 400 mg / kgBB, 500 mg / kgBB. Experimental animals were induced with 30% alcohol for 10 days to be exposed to hepatitis, and given treatment for 14 days. Data were analyzed by One Way Anova test, with a significance of 0.05, normally distributed data with a significance of SGOT 0.20 and SGPT 0.81. The results of data analysis showed that the concentration of 500 mg/kgBB extract dose had the strongest effect in reducing SGOT and SGPT enzymes.
BUDAYA SEKOLAH BERWAWASAN LINGKUNGAN: UPAYA PEMBENTUKAN KARAKTER LITERASI LINGKUNGAN SD SEKOLAH ADIWIYATA Asy'ari, Asy'ari; Daesusi, Ruspeni; Suharti, Peni
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 6 No 2 (2022): AGUSTUS
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v6i2.13019

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui dan memahami sekolah berwawasan lingkungan sebagai upaya pembentukan karakter lingkungan siswa sekolah adiwiyata SD Kota Surabaya, yang di laksanakan pada 3 sekolah yaitu SAIMS, SD M 9 Bahari Surabaya dan SD M 18 Surabaya dengan status kelas mulai kelas 4-6. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini secara kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dengan tujuan untuk menemukan adanya tidaknya hubungan atau pengaruh antar variable. Hasil analisis korelasi diperoleh angka koefisien korelasi R dengan table model Summary, R2 = sebesar 0.121 dari output tersebut diperoleh koefisien diterminasi 0,016 yang mengandung pengertian bahwa pengaruh variable bebas terhadap variable terikat sebesar 0,16 %. Uji anova dalam outputnya diketahui bahwa nilai F hitung = 4.112 dengan tingkat signifikansi 0,04 < 0,05. Mak uji regresi dapat diapakai untuk memprediksi varibel sekolah berwawasan lingkungan (X) terhadap variable terikat (Y). Dari table ANOVA, nilai F sebesar 14.391 dengan uji signifikan 0,000. Dari Uji t dapat dilihat nilai signifikansi sebesar 0,04 lebih kecil dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima berarti ada pengaruh signifikan antara sekolah berwawasan lingkungan terhadap karakter lingkungan siswa.
Kebun Botani UMSurabaya Kebun Botani UMSurabaya Sebagai Sumber Belajar dalam Praktik Mencangkok Tanaman Siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya ari, Asy'ari Asy'ari; Rahmayati, Kamaliyah; Daesusi, Ruspeni; Suharti, Peni; Gayatri, Yuni
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11207

Abstract

Background: Pengabdian yang diimplementasikan ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara kerjasama dengan SD Muhammadiyah 7 Surabaya sebagai bentuk dari salah satu pembuktian tri dharma perguruan tinggi UMSurabaya. Tujuan kegiatan pengabdian ini melalui pengetahuan tentang mencangkok pada siswa sekolah dasar yang diperoleh secara teoritis pada pembelajaran di kelas. Tempat pengabdian ini lakukan di Kebun Botani FKIP UMSurabaya. Kebun Botani memiliki greenhouse yang menfasilitasi mahasiswa dan dosen melakukan penelitian maupun kegiatan ekstra.  Metode: Metode yang digunakan yaitu melalui persiapan pengabdian, dilanjutkan dengan pelaksanaan pengabdian di Kebun Botani dan Evaluasi Pengabdian. Hasil: Pada kesempatan ini, rombongan belajar siswa melakukan kegiatan praktik di luar kelas dengan materi mencangkok. Prodi Pendidikan Biologi sebagai mitra mampu mewadahi kegiatan yang sudah direncanakan pihak sekolah. Praktik mencangkok yang dilakukan oleh siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya dengan pembimbingan dan pendampingan dari dosen dan mahasiswa Program Studi Biologi di Kebun Botani UMSurabaya memberikan hasil Praktik secara langsung pada lingkungan nyata memberikan efek meningkatnya motivasi siswa untuk belajar. Kesimpulan: Pengetahuan siswa terhadap materi perkembangbiakan vegetative tanaman focus mencangkok mengalami peningkatan. Kebun Botani UMSurabaya menjadi sumber belajar yang menarik dan representative pada kegiatan pembelajaran praktik mencangkok bagi siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya.
Pencegahan Kekerasan Seksual Bagi Anak Tunagrahita melalui Board Game Bentengsuro Terintegrasi Virtual Reality Suharti, Peni; Dzulkifli; Amirul Haq, Muhammad; Sekarningrum, Ardiyani; Kustianingrum, Ajeng Retno
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28371

Abstract

Siswa tunagrahita memiliki kerentanan tinggi terhadap kekerasan seksual akibat keterbatasan dalam memahami konsep perlindungan diri. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kewaspadaan kekerasan seksual melalui implementasi Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality. Metode yang digunakan adalah desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test pada 10 siswa tunagrahita. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman berbasis gambar dan lembar observasi keterlibatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator materi. Rata-rata persentase ketuntasan siswa meningkat dari 34% pada pre-test menjadi 84% pada post-test, dengan rata-rata peningkatan sebesar 50%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator kemampuan membedakan sentuhan aman dan tidak aman (20% menjadi 90%). Media pembelajaran berbasis permainan dan teknologi imersif memberikan pengalaman belajar konkret, visual, dan interaktif yang sesuai dengan karakteristik siswa tunagrahita, sehingga mampu meningkatkan perhatian, fokus, serta pemahaman konseptual. Dengan demikian, Boardgame BentengSuro terintegrasi Virtual Reality efektif sebagai media preventif berbasis pendidikan karakter dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan seksual pada siswa tunagrahita.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis STEM Terintegrasi IBSC Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Peserta Didik Putri Yulia Sari; Peni Suharti; Ruspeni Daesusi
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskrisipkan validitas modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik; (2) mendeskrisipkan efektivitas dan efisiensi modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik; (3) mendeskrisipkan respon peserta didik terhadap modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik; (4) mendeskrisipkan keterlaksanaan penerapan modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah pengembangan Research and Developmen (R&D) dengan menggunakan model pengembangan perangkat 4-D (Four-D Models). Sampel penelitian yaitu kelas XI SMA Wachid Hasyim 1 Surabaya berdasarkan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik validasi, teknik tes, teknik observasi keterlaksanaan dan teknik angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model IBSC layak digunakan karena nilai modus 100% dengan kategori sangat valid, (2) modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model pembelajaran IBSC efektif dan efisien digunakan karena nilai Uji-T diperoleh 0,00 < 0,05, uji N-Gain diperoleh 1,83 dengan kategori tinggi, dan hasil kriteria kemampuan berpikir kritis peserta didik termasuk cukup kritis (rata-rata) karena pre test diperoleh 34% sedangkan post test 51%, (3) respon peserta didik terhadap modul ajar berbasis STEM sangat baik karena jumlah presentase 86,7% , (4) modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model pembelajaran IBSC praktis digunakan karena rerata modus hasil observasi keterlaksanaan diperoleh 4 dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa modul ajar berbasis STEM dengan menggunakan model pembelajaran IBSC dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS DIFERENSIASI SISWA DAN INVESTIGATION BASED SCIENTIFIC COLLABORATIVE PADA TOPIK PERUBAHAN LINGKUNGAN DI SMA MUHAMMADIYAH 7 SURABAYA Shofi Hidayah; Peni Suharti; Ruspeni Daesusi
PROCEEDING UMSURABAYA Vol 1 No 1 (2024): Proceeding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.24074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan efektifitas modul ajar berbasis diferensiasi siswa dan model investigation based scientific collaborative pada topik perubahan lingkungan di SMA Muhammadiyah 7 Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan 4-D (Four-D Models) yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Rancangan uji coba terbatas penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperimen dengan rancangan One Group Pretest Postest Design, yang diujikan pada siswa kelas X 2 SMA Muhammadiyah 7 Surabaya. Teknik pengumpulan data mmenggunakan uji validasi, tes hasil belajar kognitif (pretest dan posttest), observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif statistik menggunakan uji T dan N-Gain. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1). Modul ajar yang dikembangkan, dinyatakan sangat valid berdasarkan kriteria penilaian validasi, (2). Modul ajar dinyatakan sangat efektif karena dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, (3). Modul ajar termasuk dalam kategori praktis karena mudah digunakan, (4). Siswa memberikan respon positif terhadap modul ajar yang dikembangkan.