Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kontribusi Kompensasi, Efikasi Diri, dan Budaya Organisasi Terhadap Prestasi Kerja Guru SD Tukilah Tukilah; Siti Mariah; Pardimin Pardimin
Media Manajemen Pendidikan Vol 1 No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.688 KB) | DOI: 10.30738/mmp.v1i2.3254

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Kontribusi Kompensasi,Efikasi Diri dan Budaya Organisasi terhadap Prestasi Kerja Guru SD di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo, (2) Kontribusi Kompensasi terhadap Prestasi Kerja Guru SD di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo, (3) Kontribusi Efikasi Diri terhadap Prestasi Kerja Guru SD di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo, (4) Kontribusi Budaya Organisasi terhadap Prestasi Kerja Guru SD di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuntitatif. Variabel penelitian ini adalah kompensasi, efikasi diri, dan budaya organisasi terhadap prestasi kerja guru. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD dan juga kepala sekolah di SD negeri atau swasta di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo yang berjumlah 316 orang. Berdasarkan table yang dikembangkan oleh Isaac dan Michael maka sampel pada taraf signifikan 5% ,maka jumlah sampel adalah 161 orang.Tehnik pengambilan sampel yang diambil Proportional Random Sampling dan Claster Sampling. Tehnik pengambilan data menggunaka angket. Analisis yang digunakan adalah analisa regresi liniear berganda.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa: (1) Ada pengaruh yang positi dan signifikan kontribusi kompensasi, efikasi diri dan budaya organisasi terhadap prestasi kerja guru (2). Ada pengaruh yang positif dan signifikan kontribusi kompensasi terhadap prestasi kerja guru (3). Ada pengaruh yang positif dan signifikan efikasi diri terhadap prestasi kerja guru (4). Ada pengaruh yang positif dan signifikan budaya organisasi terhadap prestasi kerja guru.Kata kunci: kompensasi, efikasi diri, budaya organisasi dan prestasi kerja guru
Analisis Faktor-Faktor Kesiapan Kerja di Bidang Kuliner pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Nadia Melinia; Siti Mariah
Jurnal Pendidikan Vol. 23 No. 2 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v23i2.3022.2022

Abstract

This study aims to determine the factors of job readiness in the culinary field. This research is a quantitative research. Data collection techniques used questionnaires and documentation. The validity of the items was tested with the product moment correlation, the results obtained were 19 valid items and 3 items failed. The results of the reliability test obtained the value of Alpha = 0.951. Data analysis techniques in this study are the mean, median, mode, and standard deviation. The results showed that the factors of job readiness in the culinary field in Vocational High School students were in the sufficient category with a relative frequency of 60.32%. The variables of job readiness factors in the culinary field have two indicators, namely internal factors and external factors. (1) Internal factors are in sufficient category with a relative frequency of 66.67% and (2) external factors are in sufficient category with a relative frequency of 52.38%. It can be concluded that the internal and external factors of work readiness in the culinary field are quite sufficient. Students are expected to be more active and confident in learning theory and practice.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DASAR DESAIN BERBASIS FLIP CHART MENGGUNAKAN PUZZLE DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Risa Amelia; Siti Mariah; Enggar Kartikasari
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 7 No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol7.no2.a10003

Abstract

This research aims to: 1. Develop basic learning media based on flip chart designs; 2. Knowing the feasibility of the media through expert validation; 3. Knowing the students responses to the flip chart media. This type of research is development research with a Four-D development model. The validators in this study consisted of material and media experts, as well as class X students as subjects. The object of this research is the basic learning media for flip chart-based design. The research instrument used was a questionnaire. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis.The results showed that: 1. The development of flip chart-based media was carried out in 4 stages, including: a. Define, which is to determine the product to be developed; b. Design, namely making product designs; c. Development, namely developing products through validation of material and media experts and conducting small-scale trials totaling 5 students, as well as limited scale trials totaling 15 students; d. Disseminate is a tested product deployment stage; 2. The flip chart-based learning media developed based on the material expert's assessment was 86.45% in the very feasible category and the media expert's assessment of 77.70% was in the feasible category; 3. The response of students to the use of small-scale flip chart-based learning media is 84.59% in the very highcategory and the assessment on a limited scale of 77.02% is in the highcategory.
Kontribusi penggunaan media video terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran boga dasar di SMK Mahavira Almaida Prameswari; Siti Mariah
Jurnal Taman Vokasi Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtv.v9i1.9648

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi media pembelajaran video terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran boga dasar di SMK Negeri 4 Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan uji korelasi Product Moment yang didahului uji uji normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kontribusi positif dan signifikan penggunaan media pembelajaran video terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran boga dasar nilai rhitung = 0,557 > rtabel = 0,271. Koefisien determinan (R2) sebesar 0,310, artinya variabel media pembelajaran video boga memberikan sumbangan terhadap variabel motivasi belajar sebesar 31%, sedangakan 69% dipengaruhi oleh faktor lain.  Penggunaan media pembelajaran video boga dasar dalam kategori rendah dengan frekuensi relatif 49,06% dan  Motivasi belajar tergolong cukup dengan frekuensi 43,40%.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO FOOD PLATING SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA Rina Setyaningsih; Siti Mariah
KELUARGA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 9 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/keluarga.v9i2.15723

Abstract

The research objectives were: (1) to describe the development of learning media for food plating videos; (2) to test the validation of food platting video; and (3) knowing the effectiveness of developing food plating video learning media. This type of research is the development of the ADDIE model. Data analysis uses descriptive, qualitative, quantitative and inferential statistical analysis (-t test). The results showed (1) developing food plating video learning media using the ADDIE development model : analysis, design, development, implementation, evaluation.  (2) The development of learning media for this food plating video is valid based on material experts 98.20% of the category is very good, media experts 96.50% of the category is very good, individual trials of 94.54% of the categories are very good, small-scale tests are 93.21% with very good categories, field scale tests of 90.00% of the categories are very good.  (3) The effectiveness of the development of food plating video learning media effectively increases practical learning (tcalculate = 16,800 > ttable = 2,000 at a significance level of 5%).
Analisis faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa tata busana pada mata pelajaran dasar desain di Sekolah Menengah Kejuruan Akhira Krisa Monita; Siti Mariah
Jurnal Taman Vokasi Vol 11 No 2 (2023): In Press
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v11i2.15787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, faktor kesulitan belajar peserta didik dalam pembelajaran dasar desain kelas X di SMK, meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari motivasi, minat, pemahaman, dan faktor eksternal terdiri dari lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi 31 peserta didik kelas X. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Hasil dari uji validasi instrumen menggunakan analisis korelasi product moment terdapat 2 item pernyataan dinyatakan gugur, uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Croncbach terdapat nilai Alpha = 0,875. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Faktor internal yang mempengaruhi kesulitan belajar mata pelajaran dasar desain siswa kelas X tata busana dengan indikator motivasi termasuk dalam kategori cukup presentase 35%, minat termasuk dalam kategori cukup presentase 42%, pemahaman dalam kategori cukup dengan presentase 39%.  Faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar mata pelajaran dasar desain kelas X tata busana di SMK dengan hasil indikator lingkungan keluarga dalam kategori tinggi dengan presentase 52%, lingkungan sekolah dalam kategori tinggi dengan presentase 55%, lingkungan masyarakat dalam kategori tinggi dengan presentase 55%. Maka dapat disimpulkan bahwa faktor eksternal lebih tinggi mempengaruhi kesulitan belajar dibandingkan dengan faktor internal.