Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN JARAK KEHAMILAN DENGAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL PREEKLAMPSIA Diki Retno Yuliani; Puji Hastuti
Jurnal Sains Kebidanan Vol 1, No 1 (2019): NOVEMBER 2019
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.225 KB) | DOI: 10.31983/jsk.v1i1.5436

Abstract

Relationship Of Inter-pregnancy Interval With Blood Pressure Of Preeclampsia Pregnant Woman : inter-pregnancy interval is a risk factor for preeclampsia, and an increase in blood pressure is a sign of preeclampsia. The purpose of this study was to determine the relationship between inter-pregnancy interval and blood pressure. The study design was a cross sectional analytic survey research. The population was preeclampsia pregnant women in Banyumas District with cluster sampling technique. The results of the study were a relationship between inter-pregnancy interval with systolic blood pressure (p 0.017) and no relationship between inter-pregnancy interval with diastolic blood pressure (p 0.629). The conclusion of this study, there was a relationship between inter-pregnancy interval with systolic blood pressure in preeclampsia pregnant women.
UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 2019 TENTANG KEBIDANAN : DIPLOMA III KEBIDANAN TIDAK DAPAT MELAKUKAN PRAKTIK MANDIRI BIDAN Puji Hastuti; Rusmini Rusmini
Jurnal Sains Kebidanan Vol 2, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.9 KB) | DOI: 10.31983/jsk.v2i2.6496

Abstract

Regulasi praktek bidan dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat dan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Regulasi praktek bidan yang terbaru adalah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan. Ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pelayanan yang berkualitas tersebut diantaranya kendala profesionalitas, kompetensi, dan kewenangan. Perbedaan tingkat pendidikan, kompetensi yang berbeda pada tingkatan tersebut dan kewenangan yang masih tumpang tindih kiranya masih perlu diperbaiki menyesuaikan dengan regulasi yang berkembang saat ini. Tujuan penelitian Mengetahui implementasi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan di Kabupaten Banyumas. Penelitian survey analitik. dengan pendekatan cross sectional karena dilakukan secara serentak dan dalam waktu yang tidak lama. Penelitian akan dilaksanakan tahun 2020. Populasi penelitian ini adalah seluruh bidan yang bertugas di Wilayah Dinas Kesehatan Banyumas dengan jumlah 890 orang. Adapun sampel yang digunakan adalah 100 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Hasil penelitian menunjukan pendidikan bidan terbanyak D3 71% dan terendah S2/S3 dengan presentase 2%. Rekomendasi bagi bidan yang belum memiliki pendidikan profesi untuk mengikuti pendidikan tersebut jika ingin praktek mandiri.
KONSUMSI SUKUN MEMBANTU PENYERAPAN TABLET FE DALAM PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN IBU HAMIL Nurhidayati Nurhidayati; Puji Hastuti; Tuti Sukini; Arfiana Arfiana
Jurnal Sains Kebidanan Vol 2, No 1 (2020): MEI 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.227 KB) | DOI: 10.31983/jsk.v2i1.5783

Abstract

Iron absorption is influenced by the availability of vitamin C to help reduce ferric iron (Fe3 +) to ferrous (Fe2 +) in the small intestine so that it is easily absorbed. Breadfruit is an alternative food consumption to increase iron absorption because it contains vitamin C fruit around 29-62 mg per 100 grams. Pregnant women are prone to iron deficiency anemia due to hemodilution, lack of iron in food and increased need for iron as well as digestive disorders and absorption. Anemia incidence of pregnant women in Cilacap Regency in 2018 was 37.30% and in Kroya District was 31.61%.. The purpose of this study was to determine the effect of consumption of breadfruit to help the absorption of Fe tablets on changes in hemoglobin levels in pregnant women.Type of research Quasy experiment with a Non-rondomized Control Group Pretest - Postest Design research design The research instrument used a questionnaire and a Photometer 4010 Boehringer Mannheim accuracy of 0.01 g / dL.The results showed influence of breadfruit consumption to help the absorption of tablets Fe on changes in hemoglobin levels in pregnant women (probability value 0.001).
Deskripsi Kecerdasan Emosional dan Prestasi Belajar Mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang Puji Hastuti
JURNAL KEBIDANAN Vol 3, No 7 (2014): Oktober 2014
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v3i7.122

Abstract

Pendidikan adalah suatu usaha atau kegiatan yang dijalankan dengan sengaja, teratur dan berencana dengan maksud mengubah atau mengembangkan perilaku yang diinginkan. Belajar menunjukkan adanya perubahan yang sifatnya positif sehingga pada tahap akhir akan didapat ketrampilan, kecakapan dan pengetahuan baru. Hasil dari proses belajar tercermin dalam prestasi belajarnya. Kenyataannya dalam proses belajar mengajar sering ditemukan mahasiswa tidak dapat meraih prestasi belajar yang setara dengan kemampuan intelegensinya.       Pendidikan bukan hanya perlu mengembangkan rational intellegence, melainkan juga perlu mengembangkan emotional intellegence siswa.Tujuan penelitian ini mengidentifikasi kecerdasan emosional, prestasi belajar pada mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah menggunakan metode skala dan teknik pengumpulan data terhadap prestasi belajar dengan mengambil data yang nilai Indeks Prestasi  pada semester satu dan dua. Untuk mengukur skala kecerdasan emosi  digunakan alat ukur skala kecerdasan emosi.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengenal emosi diri sendiri pada mahasiswa Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang 55% sudah cukup baik, kemempuan mengenal emosi orang lain 83% cukup baik, kemampuan mengendalikan emosi diri sendiri 70% sangat baik, kemampuan mengendalikan emosi orang  93% cukup baik. Adapun indeks Prestasi belajar semester 1 rata-rata memeiliki nilai mutu B (2,75-3,50) sejumlah 100 mahasiswa (74%), sedangkan pada semester II rata-rata memeiliki nilai mutu B sejumlah 102 mahasiswa dengan prosentase 76%.
KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN INTELEKTUAL MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR SISWA Akbar Yuli Setianto; Puji Hastuti Hastuti
Jurnal LINK Vol 13, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.28 KB) | DOI: 10.31983/link.v13i1.2772

Abstract

Taraf inteligensi bukan merupakan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang, karena ada faktor lain yang mempengaruhi, termasuk di antaranya kecerdasan emosional. Berdasarkan fenomena di atas peneliti ingin mengkaji pengaruh kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional terhadap prestasi belajar. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri Planjan Kesugihan Cilacap sejumlah 227 siswa. Penggalian data dilakukan dengan pengisian kuesioner untuk pengukuran kecerdasan emosional dan studi dokumentasi dari hasil tes IQ dan nilai semester I dan II sejumlah 117 siswa. Pengaruh kecerdasan emosional mengenal diri sendiri dengan nilai semester II memiliki nilai t tes 3,874 dengan significancy 0,000 dan pengaruh kecerdasan emosional mengenal orang lain dengan nilai semester II memiliki nilai t tes 2,083 dengan significancy 0,040 dan pengaruh kecerdasan intelektual dengan nilai semester II memiliki nilai t tes 5,707 dengan significancy 0,000. Dengan demikian pengaruh antara kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual terhadap prestasi belajar relative lebih besar kecerdasan emosional. Kecerdasan emosi tidak diajarkan secara khusus di sekolah dan tidak tercatat dalam dokumen rapor, seperti nilai-nilai pelajaran ataupun keterampilan lainnya sehingga tidak ada sumbangan secara langsung terhadap peningkatan prestasi belajar.
PUTIH TELUR AYAM KAMPUNG EFEKTIF MENYEMBUHKAN LUKA PERINIUM Puji Hastuti; Masini Masini; Ayuningtyas Ayuningtyas; Ribka Ita
Jurnal Sains Kebidanan Vol 4, No 1 (2022): MEI 2022
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jsk.v4i1.8465

Abstract

Infeksi nifas merupakan morbiditas dan mortalitas ibu nifas. Salah satu masalah pada masa nifas yang banyak menimbulkan infeksi adalah robekan perineum Hal yang dapat mempercepat penyembuhan luka perineum antara lain dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi protein. Sumber protein tinggi adalah putih telur ayam. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui efektifitas konsumsi putih telur ayam kampung dan putih telur boiler terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Jenis penelitian ini adalah quasi experimen. Penelitian dilakukan pada ibu nifas yang mengalami luka perineum derajat II berjumlah 34 orang yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi selama enam hari.Teknik pengambilan sampling dengan teknik Total Sampling. Semua ibu nifas dengan luka perineum derajat II semua sampel di beri putih telur ayam kampung untuk kelompok intervensi dan putih telur ayam boiler utuk kelompok kontrol.Tehnik pengumpulan data menggunakan ceklis observasi skala REEDA dan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menujukkan perbedaan yang signifikan terhadap efektivitas konsumsi putih telur ayam kampung pada kelompok intervensi dibanding konsumsi putih telur ayam boiler pada kelompok kontrol dengan nilai p-value 0,001 0,05.
CARROTS JUICE FOR DYSMENORRHEA Puji Hastuti; Fajaria Nur Aini; Sumiyati Sumiyati
Proceedings of the International Conference on Applied Science and Health No. 2 (2017)
Publisher : Yayasan Aliansi Cendekiawan Indonesia Thailand (Indonesian Scholars' Alliance)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The incidence of dysmenorrhea (menstruation pain) was reported at a moderate level (64.25%), ranged from 54.89% primary dysmenorrhea and 9.36% secondary dysmenorrhea. Most Indonesian women used herbs to reduce the pain, yet, only few who understood that carrots can be used. Carrots contains a lot of beta carotene, flavonoids and saponins that works as analgesic and antiinflammatory effect. It inhibits the enzyme phospholipase and lipooksigenase enzymes that would inhibitprostaglandin release. Aims: The objective of this research is to analyze the effect of carrots juice to reduce dysmenorrhea in midwifery student. Method: this research employed pre-experimental design, with pretest-posttest one group design. The carrot-free varieties of water was set as independent variable, whilst different levels of dysmenorrhea painas dependent variable. Twenty five female students was selected randomly as sample from 172 students’ population. Prior to treatment, respondents were asked to fill out a questionnaire about the degree of pain experienced, then given carrot juice made from 250 grams of carrots, 100 cc of water and 2 tablespoons of sugar and drink 2 times (morning and evening). After administering carrot juice, respondents again filledout questionnaires about the level of dysmenorrhea pain. Results: Prior to the intervention, 72% participant experienced mild pain whilst 20% suffered from moderate pain and 8% felt severe pain. After the provision of carrots juice, the vast majority experienced no pain (68%), 24% mild and 8% felt moderate pain. No participants reported suffered from severe pain. The results of Wilcoxon Match Paired Test analysis shows that there is influence of giving of carrots juice to various level of dysmenorrhea in student with p = 0.001. Conclusion: There is an effect of giving carrots water to various levels of dysmenorrheal pain in the students. So it is advisable for teenagers or adults to increase knowledge related to dysmenorrhea and to provide carrot juice as an alternative to overcome dysmenorrhea pain.
Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) di Kawasan Wisata Baturraden Puji Hastuti; Rusmini; Septerina Purwandani
Open Community Service Journal Vol. 1 No. 2 (2022): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.227 KB) | DOI: 10.33292/ocsj.v1i2.12

Abstract

Perhatian serius kepada remaja perlu dari orang tua, masyarakat, pendidik, agamawan bahkan remaja itu sendiri mengingat banyak dari mereka yang telah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Penelitian dosen Prodi Kebidanan Purwokerto menunjukkan sekolah yang memiliki PIK R dengan sekolah yang tidak memiliki, ada perbedaan sikap remaja terhadap seks bebas. Sasaran pengabdian adalah seluruh remaja khususnya calon pengurus PIK R di Desa Karang Tengah Baturraden Banyumas dengan kegiatan sosialisasi, pembentukan PIK R, pendampingan dan evaluasi. Kegiatan dilakukan dengan ceramah, dilanjutkan diskusi dan tanya jawab. Hasil pengabdian terbentuk PIK R Amerta dan meningkatnya pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dengan kategori nilai naik sebanyak 88 %, tetap 12% dan turun 0%. Terfasilitasinya remaja melalui pendampingan PIK R yang digunakan sebagai wadah untuk memiliki keterampilan, rasa solidaritas tumbuh dan sebagai solusi untuk pemecahan masalah.
METODE BERMAIN PERAN LEBIH EFEKTIF DARI STUDI KASUS UNTUK MENINGKATKAN PERSEPSI MAHASISWA TENTANG KODE ETIK KEBIDANAN Puji Hastuti; Fajaria Nur Aini
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.12505

Abstract

Kode etik profesi tenaga kesehatan merupakan suatu pedoman yang menyeluruh dan integrasif tentang sikap dan perilaku yang harus dimiliki seorang tenaga kesehatan. Menjadi penting adanya kajian tentang kode etik ini agar dapat diterapkan oleh tenaga kesehatan yang dihasilkan. Tujuan penelitian mengetahui efektifitas metode studi kasus dan bermain peran terhadap persepsi mahasiswa. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah studi kasus dan bermain peran. Variabel terikatnya adalah persepsi mahasiswa tentang kode etik. .Hipotesis penelitian ini ada perbedaan efektifitas metode studi kasus dan bermain peran terhadap persepsi mahasiswa tentang kode etik. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment. Rancangan yang digunakan yaitu pretest posttest group design. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan studi kasus lebih banyak yang mengalami penurunan persepsi, sedangkan pada kelompok perlakuan roleplay lebih banyak yang mengalami peningkatan persepsi. Setelah dilakukan uji beda diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan pada kelompok studi kasus. Sebaliknya, pada kelompok roleplay terjadi perbedaan persepsi yang signifikan sebelum dan setelah dilakukan roleplay. Disarankan untuk menggunakan berbagai macam metode pembelajaran khususnya roleplay dalam pembelajaran tentang etika kebidanan
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kehamilan Remaja Fitria Zuhriyatun; Puji Hastuti; Rusmini Rusmini; Walin Walin
Jurnal Ners Vol. 7 No. 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i2.16704

Abstract

The issue of sexuality in adolescence is a conversation that is always interesting to anyone. But sexuality in adolescents can have detrimental consequences for the teenager himself, family and society. The consequences caused by sexuality in adolescents include infectious diseases such as venereal diseases, HIV or AIDS, unwanted pregnancy. For this reason, researchers want to know more about "Factors That Affect Teenage Pregnancy. The type of research used is field research. held in Baturraden District, Banyumas Regency. The respondents of the study were community leaders, village heads, adolescents who experienced pregnancy, parents of adolescents who experienced pregnancy and adolescents who did not experience pregnancy using the interview data collection method. The causes of teenage pregnancy are the influence of the media, promiscuity, environment, use of misinformation, early marriage, juvenile delinquency, cultural factors: low education, unhealthy associations, low economy, lack of knowledge about religion, trial and error, lack of knowledge about reproductive health, already entering marriageable age, helping parents who are economically deprived, unwanted pregnancy and avoiding adultery. Community leaders, midwives, cadres and families are encouraged to assist pregnant adolescents and adolescents to seek the right information so that their pregnancy is smooth and healthy.