Siti Maryani
Poltekkes Kemenkes Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PIJAT HAMIL SEBAGAI TERAPI NON FARMAKOLOGIS DALAM PENANGANAN KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER III Siti Maryani; Riza Amalia; Marlynda Happy Nurmalita Sari
Jurnal Sains Kebidanan Vol 2, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : POLTEKKES KEMENKES SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.352 KB) | DOI: 10.31983/jsk.v2i2.6477

Abstract

 Perubahan fisiologi selama kehamilan terjadi akibat adanya tumbuh kembang janin dan persiapan persalinan. Trimester III memerlukan perhatian karena banyaknya ketidaknyamanan yang dirasakan oleh ibu akibat tumbuh kembang janin yang cepat. Terapi pijat merupakan salah satu teknik non farmakologi yang dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan selama kehamilan. Tujuan penelitian adalah menganalisis manfaat terapi pijat untuk mengurangi ketidaknyamanan selama trimester III berupa gangguan tidur, nyeri punggung dan kecemasan. Metode yang digunakan adalah kajian literatur. Artikel yang digunakan adalah artikel terbitan 5 tahun dimulai dari 2015-2020. Keyword yang digunakan adalah pijat hamil/ pregnancy massage dan ketidaknyamanan kehamilan TM III. Lima artikel penelitian yang digunakan dalam kajian literatur didapatkan hasil terapi pijat yang dilakukan pada ibu hamil TM III dapat menurunkan menurunkan intensitas nyeri punggung, meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi kecemasan/ stres serta dapat membuat ibu merasa bahagia. Kesimpulan yang diperoleh pijat hamil merupakan teknik pemijatan dengan cara lembut dan halus pada bagian tertentu untuk membuat ibu merasa lebih segar dan nyaman. Tujuan utama terapi pemijatan ibu hamil adalah untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin. Diharapkan teknik pemijatan bisa diajarkan oleh tenaga kesehatan kekeluarga pasien sehingga ibu hamil dan keluarga dapat melakukan secara mandiri dan memberikan efek psikologi yang lebih kuat karena diberikan oleh orang terdekat dengan ibu hamil.
COMMUNITY-BASED FOOD SECURITY EFFORTS IN THE FRAMEWORK OF NUTRITION FOLLOWING MOTHER AND CHILDREN IN THE PANDEMIC Period (COVID - 19): LITERATURE REVIEW Siti Maryani; Noviyati Rahardjo Putri
Journal of Midwifery Science: Basic and Applied Research Vol 2, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Prodi DIII Kebidanan Blora Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.82 KB) | DOI: 10.31983/jomisbar.v2i2.6508

Abstract

Background The effects of the COVID-19 pandemic covers all aspects of life, one of which is food security (Masniadi, Angkasa, Karmeli, Esabella, 2019). The number of malnutrition especially among mothers and children globally during the pandemic is increasing. Pandemics can increase poverty, cut food supply chains and malfunction in nutrition education programs for the community (Akseer, Kandru, Keats, Bhutta, 2020). The effects of the pandemic also have an impact on the nutritional adequacy of mothers and children (including infants and toddlers) in Indonesia. The availability of household food, limited access and affordability of healthy food ingredients are the three main problems in the scope of fulfilling nutrition during the pandemic in Indonesia (Unicef Indonesia, 2020). The method in this research is literature review, the journals used in the literature review are obtained through a database of international journal providers such as Google Scholar, Pubmed, and Proquest. Researchers write the appropriate keywords, namely food security and pandemic. The year limit used is 10 years, namely 2010 to 2020. Results and discussion of online surveys show that 36% of respondents “often reduce” their food portions due to financial problems, of course this will affect the nutritional status of the family, especially children and mothers (Unicef Indonesia, 2020). However, regional research in one district shows that the nutritional status of children aged 3 - 5 years is not affected by this pandemic. Although data on the mapping of the impact of a pandemic on nutritional status is still limited, it is hoped that the community will be able to maintain family nutrition adequacy with various household-based efforts that can be implemented effectively and efficiently. Keywords: Food Security, Nutrition, Pandemic Period
PENGARUH PENDAMPINGAN KESEHATAN WUS TERHADAP PERILAKU WUS DALAM PEMERIKSAAN IVA Ribkha Itha Idhayanti; Nita Melia Sari; Siti Maryani; Masini Masini
Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan Vol 4 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Keperawatan Tegal Program Diploma III Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/juk.v4i2.12490

Abstract

Kasus kanker leher rahim menepati urutan kedua setelah kanker payudara yaitu sebanyak 36.633 kasus atau 9,2 % dari total kasus kanker di Indonesia. Cara sederhana mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin yaitu dengan melakukan IVA. Saat ini cakupan deteksi dini kanker leher rahim di Indonesia melalui pap smear dan IVA masih sangat rendah(sekitar 5%). Di Kabupaten Temanggung cakupan pemeriksaan IVA 5,6% dan di Kecamatan Bejen 13,6% dari sasaran 1012Tujuan Umum:Untuk mengetahui pengaruh pendampingan kesehatan WUS terhadap pemeriksaan IVA di Desa Prangkokan Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung. Jenis penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan rancangan yang digunakan yaitu One Group Pre Test-Post Test Design. jumlah sampel sebesar 40 orang. Pada saat kegiatan sosialisasi tanggal 04 Oktober 2023 sesuai kriteria inklusi. Dalam penelitian ini d menggunakan uji Wilcoxon.Hasil penelitian ini adalah: Perilaku pemeriksaan IVA sebelum di lakukan pendampingan kesehatan WUS masih rendah yaitu 12,5% dari 40 responden. Perilaku pemeriksaan IVA sesudah di lakukan pendampingan kesehatan WUS meningkat menjadi 80% dari 40 responden. Ada pengaruh yang signifikan pendampingan kesehatan WUS terhadap pemeriksaan IVA yaitu adanya peningkatan 27 responden dalam pemeriksaan IVA.Diharapkan responden yang belum pernah melakukan pemeriksaan IVA agar segara mungkin melakukan pemeriksaan IVA untuk mendeteksi resiko kanker leher rahim. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan pedoman dalam penelitian selanjutnya dan dikembangkan oleh peneliti lain dengan menggunakan variable yang berbeda serta analisi yang lebih mendalam. Â