Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan modul IPA fisika berbasis discovery untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas VIII SMP negeri 1 Puhpelem Yuneni Fatmawati; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2017: Prosiding SNPF III "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.733 KB)

Abstract

Pembelajaran Fisika yang di terapkan di SMP Negeri 1 Puhpelem belum mengunakan bahan ajar berbasis discovery yang mengarahkan siswa belajar mandiri dan rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian dan pengembangan tahap awal ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui langkah-langkah mengembangkan modul IPA Fisika berbasis discovery untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. 2) Mengetahui kelayakan validator dan respon siswa pada kelas kecil menggunakan modul fisika berbasis discovery pada materi pokok cahaya untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Metode penelitian dan pengembangan menggunakan Research and Development (R&D), model penelitian dan pengembangan menggunakan 4D Thiagarajan dengan tahap: define, design, develop, dan disseminate. Sampel penelitian yaitu kelas VIII di SMP Negeri 1 Puhpelem. Instrumen yang digunakan adalah angket, lembar validasi dan soal pretest dan post test. Analisis hasil angket, kelayakan dan hasil observasi dianalisis dengan diskriptif kualitatif berdasarkan skor kriteria.  Hasil penelitian: 1) Modul pembelajaran fisika telah didesain dengan tahapan pembelajaran discovery  yaitu:  Stimulasi, Identifikasi Masalah Pengumpulan Data, Pengolahan Data, Verifikasi dan Kesimpulan untuk meningkatkan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa. 2) Modul memenuhi kriteria layak dari hasil validasi ahli media. Nilai rata-rata dari validator 1 sebesar 3,67 dan validator 2 sebesar 3,72 sehingga modul dikatan sangat layak. Dilihat dari hasil respond an keterbacaan modul melalui kelas kecil mendapatkan presentase sebesar 8,57 % yang dapat disimpulkan bahwa odul tergolong dalam kategori sangat layak. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Melalui Pendekatan Konstruktivistik dengan Metode Five E (5E) Stages Learning Cycle untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Keterampilan Proses Sains Mislan Sasono; Farida Huriawati; Andista Candra Yusro
Momentum: Physics Education Journal Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.305 KB) | DOI: 10.21067/mpej.v1i1.1630

Abstract

Research aims to implement and develop the shape of the natural science/physics as device learning to enhance science process skills and the results of learning through constructivist approach with (5E) stages of material objects and the learning cycle to its elementary school students of classes V. This research includes Research and Developmental research (R&D). In developing this form of learning devices used stage design (design), stage of development (develop), stages of dissemination (disseminate). The form of a learning device successfully developed by disseminaing once to three times, and subject learning classes V at Kanigoro elementary school. Any form of learning devices developed validated by researchers with triangulation. Activities undertaken by students and student learning outcomes during learning recorded as quantitative data and analyzed in qualitative descriptive. The shape of the device successfully developed through learning method 5E learning cycle stages was work Sheets, learning  implementation plan, the evaluation sheet of the product. Based on the descriptive analysis of the obtained conclusions that the learning that has been developed successfully process skills increase students and student learning outcomes. Science process skills improvement students learning I, II, and III, i.e., 70.79%, 73.97%, as well as analysis results 78.10% average value of pre test and post test students experience increased i.e. 31 points from the average value of 33 pre test and average value of post test of 64. Keywords: Method Five E (5E) Learning Cycle, Results Learning, Science Process Skills Penelitian ini bertujuan menerapkan dan mengembangkan bentuk perangkat pembelajaran IPA/Fisika untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar melalui pendekatan konstruktivistik dengan metode (5E) learning cycle materi benda dan sifatnya siswa SD kelas V. Penelitian ini termasuk penelitian Research and Developmental (R&D). Dalam mengembangkan bentuk perangkat pembelajaran digunakan tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), tahap penyebaran (disseminate). Bentuk perangkat pembelajaran yang berhasil dikembangkan didiseminasikan satu kali untuk tiga kali pembelajaran, subjek penelitian siswa kelas V SD Kanigoro. Setiap bentuk perangkat pembelajaran yang dikembangkan divalidasi oleh peneliti dengan triangulasi. Aktivitas yang dilakukan oleh siswa dan hasil belajar siswa selama pembelajaran dicatat sebagai data kuantitatif dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Bentuk perangkat pembelajaran yang berhasil dikembangkan melalui metode 5E learning cycle adalah LKS, RPP, lembar evaluasi produk. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh kesimpulan bahwa perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan berhasil meningkatakan keterampilan proses siswa dan hasil belajar siswa. Peningkatan keterampilan proses sains siswa setiap pembelajaran I, II, dan III yaitu 70.79%, 73.97%, 78.10% serta analisis hasil nilai rata-rata pre test dan post test siswa mengalami peningkatan yaitu 31 poin dari nilai rata-rata pretes sebesar 33 dan nilai rata-rata postes sebesar 64. Kata Kunci: Metode Five E (5E) Learning Cycle, Hasil Belajar, Keterampilan Proses Sains
Pengembangan Instrumen Tes Diagnosis Konsep IPA Fisika Defrina Natalia; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
Momentum: Physics Education Journal Vol 1 No 2 (2017)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.953 KB) | DOI: 10.21067/mpej.v1i2.1966

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui cara mengembangkan instrumen tes diagnosis konsep IPA Fisika di SMP pada materi Getaran Gelombang, Bunyi, serta Cahaya dan Optik; (2) Mengetahui kelayakan instrumen tes diagnosis konsep IPA Fisika di SMP berdasarkan validator pada materi Getaran Gelombang, Bunyi, serta Cahaya dan Optik. Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan instrumen tes diagnosis ini adalah adaptasi model pengembangan prosedural menurut Sugiyono dan model pengembangan 4-D oleh S. Tiagarajan Dorothy S. Semmel dan Melvyn L. Semmel. Desain uji coba produk pengembangan dalam penelitian ini yaitu validasi ahli, uji kelas kecil. Subjek uji coba adalah 7 siswa untuk tahap I uji kelas kecil dari kelas VIII B, dan 9 siswa untuk tahap II uji kelas kecil kelas VIII B SMPN 14 Madiun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Langkah-langkah pembuatan Instrumen Tes Diagnosis dalam penelitian ini yaitu analisis ujung depan, analisis siswa, spesifikasi tujuan, membuat instrumen tes dengan indikator C1-C4, menentukan format, perancangan, validasi ahli, dan uji kelas yang dilakukan dua tahap; 2) Kualitas Instrumen Tes Diagnosis ini memperoleh kategori baik dimana yang telah dinilai oleh ahli materi memperoleh presentase sebesar 95,33% (sangat layak); 3) Hasil uji validitas 34 soal essay uji kelas VIII B SMPN 14 Madiun tahap 1 dinyatakan valid sebanyak 25 butir soal dengan kategori sangat reliabel; hasil uji validitas 25 soal pilihan ganda uji kelas VIII B SMPN 14 Madiun tahap 2 dinyatakan valid sebanyak 15 butir soal dengan kategori sangat reliabel.
Penerapan Metode Inkuiri Terbimbing Berbantukan Modul pada Materi Alat Optik Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa SMP dalam Ranah Kognitif Tria Yuliana; Jeffry Handhika; Farida Huriawati
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2017: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2017
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.498 KB) | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v2i0.16424

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hasil belajar IPA fisika dengan menggunakan metode inkuiri terbimbing berbantukan modul. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperiment dengan desain One-Group Pretest-Postest Design . Populasi penelitian ini adalah kelas VIII SMPN 1 Puhpelem, dan sampel yang digunakan yaitu siswa kelas VIII A yang berjumlah 24 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu modul dan soal tes pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yaitu analisis kuantitatif melalui perhitungan N-Gain untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam ranah kognitif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran inkuiri terbimbing dengan berbantukan modul dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil belajar yang diteliti yaitu kategori C1 sampai C4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar tertinggi terdapat pada kategori C2. Secara keseluruhan hasil belajar diperoleh N-Gain sebesar 0,67 dengan kategori sedang.
Five Levels Conceptual Change: Perubahan Konseptual Siswa Melalui Model Learning Cycle 6E Pada Konsep Dinamika Rotasi Anifatul Mardiyah; Tantri Mayasari; Farida Huriawati
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 1 No. 2 (2020): JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v1i2.4223

Abstract

The learning process can be achieved when there is a change in students' understanding of concepts in a better direction. These changes can be realized by the existence of an alternative learning model. The purpose of this study was to analyze the conceptual changes experienced by students on the material of rotational dynamics through the learning cycle 6E learning model. This research is a type of qualitative research with a descriptive approach. The research results obtained are an increase in understanding of student concepts based on the results of the analysis of the pre-test post-test answers and student observation in carrying out learning. The tendency of students shows students A and B in the level of change is in complementation, students C and D are in construction, students E and F are in revision, and students G and H do not experience conceptual change or no conceptual change.
Development of STEAM-LW Based Creative Thinking Skill Test Instruments for Grade IX Junior High School Students Farida Amrul Almuharomah; Widha Sunarno; Mohammad Masykuri; Tantri Mayasari; Farida Huriawati; Mislan Sasono
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v9i1.15908

Abstract

Creative Thinking Skill is one of the abilities that must be mastered by students. Based on research 7 Junior High School in Ponorogo Regency, it was found that the Creative Thinking Skill indicators was on average 33,5% in the less category. Creative Thinking skill can be measured by tests or non-tests. This study aims to develop STEAM based Creative Thinking Skill tests instrument integrated with Local Wisdom that is valid acording to experts and reliable. The development prosedure used the ADDIE model. The research design used a pre-experiment. Data analysis was using a decriptive quantitative approach in the form of N-gain. Aiken index to analyze the validity of instrument. The result test instruments has a validity of 0,88 with a valid category. The reability of the test was 0,81 and the difficulty level of the questions was 4 items in the easy category and 3 items in the medium category. The significance of the correlation of 3 questions is very significant level and 4 questions are significant level. The integration of Local Wisdom to instrument is expected be able to develop student’s Creative Thinking Skill as to give birth various ideas and progress of the Pancungan Pottery Industry.
Development of an Instrument to Test Understanding Kinematic Concepts Jeffry Handhika; Mislan Sasono; Farida Huriawati; Mukholiffatul Maisaroh; Johan Aritonang
Jurnal Pendidikan Fisika dan Keilmuan (JPFK) Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : UNIVERISTAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpfk.v9i2.17978

Abstract

This research aims to develop an instrument for understanding kinematics concepts. Instrument development was carried out by adapting the steps (1) Writing specifications and Writing concept understanding test questions (2) Reviewing and improving concept understanding test questions (3) Implementing test questions, (4) Interpreting the results of concept understanding test analysis. The material, construction and language aspects have been declared appropriate by experts. The test was tested on students who had taken basic physics and had teaching/field work experience. Based on the results of trials using Iteman, information was obtained that thirty questions on the concept understanding test were reliable, but six questions were declared invalid. The results of the software analysis also indicate that invalid questions tend to have poor power discrimination and distracting questions below 5%.