Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN PEMBATASAN ASUPAN CAIRAN PASIEN HEMODIALISIS Rini Ernawati; Ismansyah Ismansyah
MNJ (Mahakam Nursing Journal) Vol 1 No 2 (2016): Nov 2016
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.79 KB)

Abstract

The Chronic Renal Failure (CRF) patients have a regular schedule of hemodialysis therapy generally experience excess extracellular fluid volume because decreased ability kidneys secrete fluid. Patients with chronic renal failure must have a level of knowledge and get a good family support that can be run compliance fluid intake restriction with good and can be increasing the quality of life. The research aims to review the levels of knowledge and know relations social support compliance hearts with Fluid intake restriction Patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis therapy in hospitals hemodialysis room. The research method used is a Cross Sectional respondents were determined based on inclusion criteria. Based on the findings of Chi Square test, obtained a knowledge level compliance with hearts fluid intake restrictions namely 0.008 ≤ α (0.05), relationships family support compliance with lead fluid intake restriction p value = 0.004 ≤ α (0.05). there is a knowledge level between relationships and family support compliance with the fluid intake restriction patients with chronic renal failure undergoing yang hemodialysis therapy in hospitals hemodialysis room.
Analysis of Factors Related to Student Stress Levels During Online Learning at Muhammadiyah University East Kalimantan Dwi Rahmah Fitriani; Mukhripah Damaiyanti; Rini Ernawati; Yulia Saputri; Zulliani Akbar; Utami Wahyu Lestari
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i1.1721

Abstract

Online learning needs to be a concern because it has positive and negative impacts, this can cause student stress due to various influencing factors. Procrastination is the tendency to postpone a task or job. Social support is something that needs attention and is associated with material and non-material support for students. Self-efficacy is the ability possessed by individuals to achieve certain desired results in carrying out an action or task. This study aimed to determine the relationship between procrastination, social support, and self-efficacy and student stress during online learning. The purpose of this study was to analyze the relationship between procastination factors, social support and self-efficacy with student stress levels during online learning. This study employed descriptive correlational design with crosssectional approach and examined 707 students of Muhammadiyah University East Kalimantan with a purposive sampling method. Procastination was measured using the APS (0.901), social support using the MSPSS ( 0.85), and self-efficacy using GSE ( 0.83). Stress was measured using DASS (0.755). The instrument used is the Indonesian language version which has been tested for validity and reliability. The results show that respondents had 247 (34.9%) high procrastination, 318 (45%) moderate social support, 364 (51.5%) high self-efficacy. Respondents experienced severe stress 261 (36.9%). The results of the gamma correlation test obtained a p value of 0.000 < (0.05) there is a significant relationship between procrastination, social support and self-efficacy with student stress levels during online learning. It is hoped that educational institutions and parents can play an active role in reducing other factors that cause stress during online learning.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING BALITA DI PUSKESMAS LOA IPUH TENGGARONG Rini Ernawati; Phenty Phenty; Ismansyah Ismansyah
Husada Mahakam Vol 12 No 2 (2022): November 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur (URL: http://poltekkes-kaltim.ac.id/)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35963/hmjk.v12i2.348

Abstract

WHO states that stunting is a nutritional or nutritional problem that commonly occurs in all children, especially in the world now, in 2017 (22.2%) or around 150.8 million children under five worldwide experienced stunting, in this condition it is necessary to attention so that stunting can be reduced. In this study, the aim was to determine the relationship between maternal knowledge about nutrition and stunting among children under 5 in the Loa Ipuh Health Center Tenggarong area. This study uses descriptive research using quantitative methods with cross sectional design. The sample of this research is mothers who have children (0-5 years) who attend the posyandu event, with a total sample of 175 respondents. The instrument used a questionnaire, data analysis by chi square test from the chi square test results obtained p value = 0.03, this means that p<(0.05) Ho is rejected, there is a relationship between mother’s knowledge about nutrition and the incidence of stunting children under five in Loa Ipuh Tenggarong Publict Health Center. It is hoped that mothers can increase knowledge about children nutrition so that they can prevent stunting in future generations.
Hubungan Antara Infeksi Menular Seksual dengan Kanker Reproduksi pada Wanita Usia Subur feriani, pipit; Rini Ernawati
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i1.3499

Abstract

Kanker reproduksi pada wanita merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan infeksi menular seksual (IMS) sebagai faktor risiko utama. Hubungan antara Infeksi Menular Seksual (IMS) dan kanker reproduksi melalui Human Papilloma Virus (HPV) telah banyak diteliti, namun penelitian pada populasi tertentu masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Tujuan: Menganalisis hubungan antara riwayat infeksi menular seksual dengan kejadian kanker reproduksi pada wanita. Penelitian cross-sectional dilakukan pada 82 penderita kanker reproduksi di RSUD AWS Samarinda periode Januari-Juni 2024. Teknik purposive sampling dalam penelitian ini menggunakan kriteria inklusi penderita kanker payudara atau reproduksi yang dikonfirmasi histopatologi dan berusia ≥18 tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner tervalidasi (Cronbach's alpha 0,85). Analisis menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Mayoritas responden berusia 46-55 tahun (40,2%) dengan pendidikan SMA (40,2%). Sebanyak 46 responden (56,1%) mengalami kanker reproduksi dan 36 responden (43,9%) kanker payudara. Riwayat IMS ditemukan pada 17 responden (20,7%), dengan 14 orang (82,4%) mengalami kanker reproduksi. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat IMS dengan jenis kanker (p-value = 0,014; OR = 0,208; 95% CI: 0,054-0,792), yang menunjukkan bahwa riwayat IMS lebih sering ditemukan pada penderita kanker reproduksi dibandingkan dengan kanker payudara. Terdapat hubungan signifikan antara riwayat infeksi menular seksual (IMS) dengan jenis kanker pada penderita kanker reproduksi. Mayoritas responden dengan riwayat IMS mengalami kanker reproduksi, mengkonfirmasi hubungan etiologis yang kuat. Temuan ini memperkuat pentingnya program skrining kanker serviks, edukasi kesehatan reproduksi, dan vaksinasi HPV
PENGARUH PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG LUKA DAN PERDARAHAN SISWA KELAS 11 MADRASAH ALIYAH SWASTA MIFTAHUL ULUM ANGGANA Tri Wulandari Wulandari; Milkhatun; Rusni Masnina; Rini Ernawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pendidikan kesehatan di sekolah mengenai Pertolongan Pertama Pada Luka dan Perdarahan ditujukan bukan hanya kepada para guru, tetapi diberikan juga kepada siswa atau seluruh warga yang ada di lingkungan sekolah dan pertolongan pertama ini dibutuhkan diberbagai keadaan darurat seperti terjadinya cidera dan kecelakaan baik di rumah, di jalan, di sekolah, maupun tempat lainnya. Bagi penolong yang kurang memiliki pengetahuan dan motivasi yang cukup, cenderung menghindari melakukan pertolongan pada korban dan melakukan pertolongan tanpa dibekali pengetahuan akan mengakibatkan kondisi yang fatal pada korban dan bisa terjadi kematian. Maka dari itu, kurangnya pengetahuan siswa tentang pertolongan pertama pada luka dan perdarahan dapat di atasi dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan yang bertujuan untuk menambah pengetahuan, dan motivasi agar mejadi lebih baik dan lebih mengetahui dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG GIZI BALITA PADA WALI MURID DI TK ABA 13 TANAH MERAH SAMARINDA Rini Ernawati; Milkhatun; Faried Rahman Hidayat; Zulmah Astuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/591631

Abstract

Abstrak . Masalah stunting masih menjadi isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius karena berkaitan dengan masa depan generasi mendatang. Dampak jangka pendek dan jangka panjang dari stunting pada anak sangat mengkhawatirkan, termasuk risiko penyakit kardiovaskular di masa depan, oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sedini mungkin. Orang tua, sebagai kunci utama dalam pengasuhan anak, perlu memahami bahwa salah satu penyebab stunting adalah kekurangan gizi kronis. Untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang gizi dan stunting pada balita maka dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman para ibu tentang pentingnya gizi sehingga mereka dapat mencegah stunting pada anak mereka melalui pola pengasuhan yang lebih baik. Kegiatan ini diikuti oleh 25 ibu yang memiliki balita, dengan rangkaian acara berupa pre-test, penyuluhan, diskusi, dan sesi tanya jawab yang diakhiri dengan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan nilai rata-rata pre-test sebesar 5 yang mengindikasikan kurangnya pemahaman peserta tentang gizi balita dan stunting. Namun, nilai rata-rata post-test meningkat signifikan menjadi 9 yang tergolong kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan penyuluhan ini sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan para ibu mengenai pentingnya gizi balita dan pencegahan stunting. Kata Kunci : Gizi balita , Pengetahuan, wali murid
TERAPI BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN EMOSIONAL ANAK DI SEKOLAH LUAR BIASA ( SLB ) UNTUNG TUAH SAMARINDA Rini Ernawati; Fatma Zulaikha; Milkhatun; Pipit Feriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Berbasis Dampak I: Melampaui Batas Teori ke Aksi Nyata
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/619361

Abstract

Absract. Children with special needs can pursue their education at a Special Education School (SLB), which is an institution specifically designed to accommodate the needs of such children, including those who are visually impaired, hearing impaired, physically disabled, intellectually disabled, mentally disabled, and children with developmental delays. In their development, children with special needs face various challenges in emotional, social, and cognitive development. Therefore, an approach that helps them develop is necessary. One approach proven to be effective in supporting their development is play therapy. The objective of this Community Service Activity (PKM) is to address the complex issues faced by children with special needs and to enhance their fine motor skills and emotional development. The solution proposed by the PKM team is to provide play therapy activities such as clay modeling, collage, drawing, and coloring, conducted in a group play setting. The activity takes the form of group play therapy facilitated by students, with participants being all 21 children from the Special Education School (SLB Untung Tuah), who served as respondents in this activity. The results of the play therapy activity showed that out of 21 children, before the activity, 2 children felt sad and 19 children felt neutral. After the play therapy activity with clay, drawing, and collage, all 21 children felt very happy and were highly enthusiastic about communicating with their peers and the service team.
Analisis Hubungan Dukungan Suami dengan Perilaku Pencegahan Risiko Tinggi pada Ibu Hamil Pipit Feriani; Rini Ernawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.46892

Abstract

third highest position in ASEAN. High-risk pregnancy can be prevented through optimal preventive behavior, where husband support has a strategic role in increasing pregnant women's compliance with prenatal health protocols. The purpose of this study was to analyze the relationship between husband support and high-risk pregnancy prevention behavior in pregnant women at Lempake Health Center, Samarinda. This quantitative research with cross sectional design involved 268 pregnant women at Lempake Health Center, Samarinda. Sampling used total sampling. Research instruments in the form of validated questionnaires to measure husband support and high-risk prevention behavior. Data analysis used Chi-square test with significance level α=0.05. The proportion of pregnant women with good husband support who were not at high risk was 67.5%, while those at high risk were only 8.6%. In the group with poor husband support, the proportion of non-risk was 14.6% and high risk was 9.3%. Chi-square test results showed p value = 0.000 (p<0.05) with OR = 5.045 (95% CI: 2.89-8.81). There is a significant relationship between husband support and high-risk prevention behavior in pregnant women. Pregnant women with good husband support have 5 times greater chance to implement high-risk prevention behavior compared to those with poor husband support. Keywords: husband support, high-risk pregnancy, prevention behavior, antenatal care
The Influence of Educational Videos About Factors Influencing Stunting Through Twitter Social Media on the Knowledge of Teenagers at SMA Negeri 4 Samarinda Adinda Siti Rohmah Mawaddah; Rini Ernawati; Enok Sureskiarti
PROMOTOR Vol. 7 No. 2 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v7i2.637

Abstract

High levels of stunting have a negative impact on children's development and learning abilities, increasing their risk of infection, and making them more vulnerable to disease. To prevent stunting in future generations, it is necessary to intervene early, especially in the adolescent age group. Teenagers play an important role and have great potential in preventing and breaking the cycle of stunting. This research aims to increase teenagers' knowledge about the factors that influence stunting through the social media platform Twitter. Adolescent health promotion can be effectively carried out through social media. This research method is quantitative, using a Pretest-Posttest design with a Control Group. Comparisons were made between the experimental group who were given stunting education via videos on Twitter and the control group who did not receive the intervention. The number of samples for this research was 40 students in class XI. The research instrument is a questionnaire, and statistical analysis uses the Paired Sample t-test. The research results showed that the average knowledge value in the experimental group before education was 8.85, and after education it was 12.75, while in the control group without intervention, the initial average value of 7.25 changed to 7.05. With a P-value = 0.000 (p <α 0.05), H0 is rejected, indicating that there is a significant influence of educational videos about factors influencing stunting via Twitter social media on adolescent knowledge at SMA Negeri 4 Samarinda.
Pengembangan Pemasaran Usaha Kecil Kue Tradisional Rumahan Melalui Media E-Commerce Sunarti Sunarti; Rani Herning Puspita; Rini Ernawati
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 2 (2018): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i2.377

Abstract

Sektor kuliner adalah favorit para wirausahawan pemula di Kaltim. Kue getas merupakan salah satu penganan kue tradisional rumahan. Produsen kue getas yang merupakan khalayak sasaran pengabdian adalah usaha yang didasari pada warisan keluarga. Pemilihan khalayak sasaran dikarenakan adanya peluang bisnis yang lebih luas dalam pemasarannya namun terhambat oleh pengadaan media atau sarana dan prasarana penunjang baik segi modal, pemasaran, pengadaan alat, material/ bahan, dan pengemasan. Kegiatan PKM ini bertujuan mengembangkan usaha kecil kepemasaran yang lebih luas dengan pengadaan material dari sumbernya dengan mudah dan murah, serta menggunakan peralatan penunjang modern guna pengefisienan waktu dalam pengolahan. Kerangka pemecahan masalah terhadap usaha rumahan yang ada pada khalayak sasaran meliputi pengadaan bahan, pengadaan alat, pemasaran, dan pengemasan. Tim pengabdi melakukan pendamping untuk mengembangkan UKM kue getas baik dalam hal pengadaan bahan, pemasaran, penyediaan alat dan pengemasan yang memudahkan produsen dalam mengolah, mengemas dan memasarkan produk yang dihasilkan. Dalam pelaksaannya dilapangan tim pengabdi berupaya mengarahkan pelaku usaha untuk tidak hanya melirik pasar yang lebih luas namun juga meninjau aspek pengadaan bahan dengan membuka link pasar, alat yang ekonomis dan mampu mengefisiensi waktu, pengemasan produk dengan bahan yang ramah lingkungan dan pemasaran melalui media on line. Target luaran dari kegiatan PKM ini adalah dapat dimuat dalam artiel jurnal nasional dan jurnal PKM di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur.