Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KONSENTRASI LOGAM BERAT CADMIUM DAN TIMBAL PADA AIR DAN SEDIMEN DI TELUK AMBON Gracia Victoria Souisa
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.939 KB)

Abstract

Pencemaran berbagai jenis logam berat telah menjadi perhatian utama karena efek toksisitas yang dapat ditimbulkannya. Beberapa kegiatan yang mencemari Teluk Ambon antara lain limbah domestik akibat berkembangnya pemukiman di wilayah pantai Teluk Ambon, pembuangan limbah oleh PLTD, pembuangan limbah dari depot pertamina, galangan kapal, transportasi laut ferri dan speedboat, bangkai kapal yang tersebar di sekitar teluk, dan limbah pertanian yang berpotensi menyumbangkan berbagai cemaran logam berat seperti Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang konsentrasi cadmium dan timbal pada air dan sedimen di Teluk Ambon bagian dalam. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik observasional. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pemeriksaan konsentrasi cadmium dan timbal dalam air dan sedimen dilakukan di BTKL PPM Kelas II, Ambon dengan menggunakan AAS Shimadsu, type AA-6300. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi Cd dan Pb di perairan Teluk Ambon bagian dalam masih berada pada ambang batas normal. Sedangkan konsentrasi Cd pada sedimen berkisar antara 0.0086 – 0.0517 mg/L dan konsentrasi Pb pada sedimen berkisar antara 0.0817- 0.5329 mg/L juga masih berada dibawah nilai ambang batas. Kata Kunci : Konsentrasi Cadmium, Timbal, Air, Sedimen
Identifikasi Telur Cacing Pada Kuku dan Personal Higiene Peserta Didik di SD Negeri 1 Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah Gracia Victoria Souisa; Patresya Matitaputty; Margaretha Seilatu
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.821 KB) | DOI: 10.33846/2trik9304

Abstract

Another alternative that can be done to increase helminthiasis is to use nail samples that are more easily obtained than fecal samples. The purpose of this study is to study the picture of infection in students at SD Negeri 1 Hatu and help with the application of personal hygiene. This research is a laboratory-based descriptive study. The study was conducted at SD Negeri 1 Hatu, Leihitu Barat District, Central Maluku Regency. Examination of worm eggs on nail samples will be carried out at the Health Laboratory Office, Maluku Province. The study population was students in grades IV, V and VI. Sampling was carried out by purporsive sampling, which is to adjust the number of students with long nails from a total of 27 participants. The results showed that with the most number was 11 years, as many as 8 respondents (29.6%), the most distribution was in the male gender, namely as many as 19 respondents (70.4%), the highest distribution of respondents was in class 6, namely 15 respondents (55.6%). The conclusion of this study is the overall sample (27 samples) of negative worm egg nails or not found worm eggs and personal hygiene of students is not good, among others, as many as 21 respondents (77.8%) who do not need hand washing with soap, the main habit of soil 15 respondents (55.6%), nail biting habits were 12 respondents (44.4%) and those who did not routinely cut their nails were 18 respondents (66.7%). Keywords: worm eggs; nail; personal hyegiene ABSTRAK Alternatif lain yang dapat dilakukan untuk mengidentifikasi kecacingan adalah dengan menggunakan sampel kuku yang lebih mudah didapatkan sampelnya dibandingkan sampel feses. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran infeksi kecacingan pada peserta didik di SD Negeri 1 Hatu dan kaitannya dengan penerapan personal hygiene. Penelitian ini merupakan penelitian studi deskriptif berbasis laboratorium. Penelitian dilakukan di SD Negeri 1 Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Pemeriksaan telur cacing pada sampel kuku akan dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan, Provinsi Maluku. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas IV, V dan VI. Pengambilan sampel dilakukan secara purporsive sampling, yaitu menyesuaikan dengan jumlah peserta didik dengan kuku yang panjang dari total/ keseluruhan peserta didik yaitu sebanyak 27 sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa usia dengan jumlah terbanyak adalah 11 tahun yaitu sebanyak 8 responden (29,6%), distribusi terbanyak adalah pada jenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 19 responden (70,4%), distribusi responden terbanyak adalah pada kelas 6 yaitu 15 responden (55,6%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah keseluruhan sampel (27 sampel) kuku negative telur cacing atau tidak ditemukan telur cacing dan personal hygiene peserta didik belum baik antara lain sebanyak 21 responden (77,8%) yang tidak terbiasa cuci tangan pakai sabun, kebiasaan main tanah sebanyak 15 responden (55,6%), kebiasaan gigit kuku sebanyak 12 responden (44,4%) dan yang tidak rutin menggunting kuku sebanyak 18 responden (66,7%). Kata kunci: telur cacing; kuku; personal hiegiene
Kadar Cholinesterase dalam Darah Petani di Dusun Taeno, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon Samuel Titaley; Gracia Victoria Souisa
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik11304

Abstract

A vegetable farmer group in Taeno Hamlet, Teluk Ambon District, Ambon City uses pesticides in farming. Based on interviews with farmer extension agents, the use of pesticides in Taeno Hamlet was not in accordance with regulations. Farmers also do not realize the importance of using PPE when applying pesticides and do not understand the correct attitude / method when spraying. One indicator to monitor pesticide poisoning of farmers is blood cholinesterase testing. The purpose of this study was to determine the levels of Cholinesterase in the blood of farmers using pesticides in Taeno Hamlet, Teluk Ambon District, Ambon City. The research method used was descriptive with laboratory testing. Cholinesterase examination will be carried out in Prodia's laboratory. The population in this study were 15 farmers in the "Taeno Mekar" group. The results showed that the cholinesterase levels in the farmers' blood were still in the normal category, namely at levels 8,287 - 12,167 U / L where the normal values were 4,260 - 11,250 U / L for ages <40 years and 5,320 - 12,920 U / L for ages ≥40 years.Keywords: cholinesterase; farmers; Taeno hamletABSTRAK Kelompok tani sayuran di Dusun Taeno, Kabupaten Teluk Ambon, Kota Ambon menggunakan pestisida dalam bertani. Berdasarkan wawancara dengan penyuluh petani, penggunaan pestisida di Dusun Taeno tidak sesuai dengan ketentuan. Petani juga tidak menyadari pentingnya menggunakan APD saat mengaplikasikan pestisida dan tidak memahami sikap / cara yang benar saat menyemprot. Salah satu indikator untuk memantau keracunan pestisida pada petani adalah pengujian kolinesterase darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar Kolinesterase dalam darah petani pemakai pestisida di Dusun Taeno, Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pengujian laboratorium. Pemeriksaan kolinesterase akan dilakukan di laboratorium Prodia. Populasi dalam penelitian ini adalah 15 orang petani di kelompok "Taeno Mekar". Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar kolinesterase dalam darah petani masih dalam kategori normal yaitu pada kadar 8.287 - 12.167 U / L dimana nilai normalnya adalah 4.260 - 11.250 U / L untuk umur <40 tahun dan 5.320 - 12.920 U / L untuk usia ≥40 tahun.Kata kunci: cholinesterase; petani; dusun Taeno
Hubungan Pengetahuan dan Pelaksanaan Germas di Desa Negeri Lama Wilayah Kerja Puskesmas Passo Lea Mediatrix Janwarin; Gracia Victoria Souisa
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 4 (2019): November 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.481 KB) | DOI: 10.33846/2trik9417

Abstract

Indonesia is currently undergoing a change in disease patterns characterized by increased deaths and morbidity due to non-communicable diseases (PTM) such as strokes, heart disease, diabetes. The Health Center Passo which is one of the health centers in Ambon City, Maluku Province shows that from January to June 2018, the number of new DM cases was 85 and hypertension was 332 people. Nearly 90% of PTM be prevented with a clean and healthy living behavior is through the Gerakan Masyarakat Hidup Sehat / GERMAS (Community Movement for Healthy Living). Germas success is highly correlated with the involvement of the whole society. Therefore, this study aimed to knowing the level of the knowledge of the community about Germas, the implementation of Germas, and the relationship of knowledge with implementation Germas in order to be a picture extent Germas as a national movement known and carried out by the people. The type of research was quantitative with cross sectional design. The population of this study was all the people of the Negeri Lama Village, with sample of research 328 respondents. Variable independent in this study was knowledge, while variable dependent in this study was the implementation of the Germas, which is physical activiy, the consumption of the vegetables and fruits, and health checks routine. Instruments research used the questionnaires and to analyzed the relationship between the knowledge and the implementation of the Germas used chi square test. The results of this research showed that there is no the relationship between the knowledge with physical activity, there is not the relationship between the knowledge with the consumption of vegetables and fruits, and there is the relationship between the knowledge with health checks routine in Negeri Lama Village 2019. The suggestion than can be given to the health center is increasing socialization about Germas to a society in the workplace and the importance of the role as well as a society in the implementation of Germas as prevention efforts non-communicable diseases. Keywords: germas; knowledge; implementation
PKM IBU DAN BALITA STUNTING DI PUSKESMAS PERAWATAN WAAI, KABUPATEN MALUKU TENGAH Gracia Victoria Souisa; Zasendy Rehena; Chriselia Joseph
AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 1 (2021): Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v5i1.689

Abstract

Dusun Wainuru dan Dusun Ujung Batu merupakan wilayah kerja Puskesmas Perawatan Waai, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah dengan permasalahan stunting yang tinggi. Stunting dapat disebabkan oleh multi faktor seperti angka kecukupan gizi anak, faktor lingkungan dan ekonomi/ pendapatan keluarga. Kesadaran orang tua untuk membawa anak ke Posyandu masih kurang. Akses air bersih, bergantung pada air hujan dan membeli air ketika musim kemarau. Terbatasnya pendapatan masyarakat karena sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai nelayan yang bekerja musiman sesuai keadaan cuaca. Jenis tanaman perkebunan hanya berupa tanaman ubi jalar, singkong, pisang yang harganya murah di pasaran. Solusi yang telah dilaksanakan bersama mitra adalah 1). Pemeriksaan air bersih dan hasilnya masih memenuhi persyaratan fisik dan kimia air, namun ada 2 sampel yang belum memenuhi persyaratan mikrobiologi yaitu ditemukan keberadaan E.coli melebihi ambang batas; 2). Pemeriksaan kecacingan menunjukan bahwa dari 26 sampel feses, ada 7 sampel yang positif telur cacing Ascaris lumbricoides. 3). Kegiatan Penyuluhan bagi kader dan ibu rumah tangga tentang stunting dan pengelolaan keuangan keluarga dengan menggunakan metode ceramah dan dialog interaktif. Hasil penyuluhan menunjukan bertambahnya pengetahuan ibu tentang stunting dan pengelolaan keuangan keluarga.
Digital Literasi dan Pemberdayaan Masyarakat di Negeri Waru, Kecamatan Teon Nila Serua, Maluku Tengah Gracia Victoria Souisa; Delfia Sahuleka; Geresya Talakua; Rina Sambuaman; Saul Mosse; Thabita Weheb; Veren Tuwanakotta; Dora Lepertetery; Joseph Lempitmalae
BAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): BAKTI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LLDikti Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/baktivol2iss1pp33-42

Abstract

Desa Waru, merupakan salah satu desa di Kecamatan Teon Nila Serua Kabupaten Maluku Tengah yang kaya akan berbagai potensi alam namun juga terdapat permasalahan sosial yang perlu diselesaikan. Mata pencaharian dominan di Waru adalah petani dan peternak, yang berdampak pada tingkat ekonomi yang kurang baik. Hasil wawancara dan survey ditemukan bahwa prioritas masalah yang perlu diselesaikan adalah kurangnya minat untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, masih perlunya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di tempat-tempat umum seperti sekolah dan gereja. Berdasarkan permasalahan yang ada, maka pendidikan yang dilaksanakan di Waru adalah: 1). Melakukan sosialisasi literasi digital kepada siswa SMA, 2). Melakukan sosialisasi penerapan perilaku hidup bersih dan sehat bagi siswa sekolah dasar, 3). Melaksanakan praktik kebersihan lingkungan umum seperti gereja. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan pengetahuan peserta didik tentang literasi digital, peningkatan pengetahuan peserta didik tentang perilaku hidup bersih dan sehat (pre dan post test), terlaksananya praktik bersih lingkungan, khususnya tempat umum sehingga meningkatkan peran masyarakat dalam mengelola hidup masing – masing individu maupun dalam komunitas secara berkelanjutan. 
Eye Fatigue on Employees of Computer Users at PT. Bank X in Ambon, Maluku Indonesia Gracia Victoria Souisa; Lorna Yulaina Rary; Bellytra Talarima
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4, No 1 (2019): June
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.657 KB) | DOI: 10.30604/jika.v4i1.172

Abstract

Using computers for long periods of time can cause eye fatigue. The ILO, AOA, NIOSH and CVS Statistics data show that eye fatigue is common among computer users. Therefore, this study aims to determine the factors that related to eye fatigue. The research design used observational-analytic with cross-sectional method. The number of samples in this study as many as 25 employees of computer users, used total sampling. Research data obtained by using questionnaires filled by employees to know the length of time, work and eye fatigue sufferers, roll meter to measure the distance of the monitor to the eye and Lux meter to measure the room lighting. Data analysis is done by univariate and bivariate analysis with chi square test. The result of the research shows that the length of working time using computer obtained p value 0.003, the monitor distance obtained result p value 0.245 and room lighting obtained result p value 0.042. So it can be concluded that the length of time working using computers and lighting the room related to eye fatigue. ABSTRAKPenggunaan komputer dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan kelelahan mata. Data ILO, AOA, NIOSH dan CVS Statistic menunjukan bahwa kelelahan mata sering terjadi pada karyawan pengguna komputer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan mata. Rancangan penelitian yang digunakan adalah observasional-analitik dengan metode cross-sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 25 karyawan pengguna komputer, penarikan sampel menggunakan total sampling. Data penelitian didapat dengan menggunakan kuesioner yang diisi oleh karyawan untuk mengetahui lama waktu kerja dan penderita kelelahan mata, roll meter untuk mengukur jarak monitor terhadap mata dan lux meter untuk mengukur pencahayaan ruangan. Analisis data dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan lama waktu kerja menggunakan komputer memperoleh p value sebesar 0.003, jarak monitor memperoleh p value sebesar 0.245 dan pencahayaan ruangan memperoleh p value sebesar 0.042. Maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara lama waktu kerja menggunakan komputer dan pencahayaan ruangan dengan kelelahan mata serta tidak ada hubungan antara jarak monitor dengan kelelahan mata. 
KADAR CHOLINESTERASE DALAM DARAH PETANI DI DUSUN TAENO, KECAMATAN TELUK AMBON, KOTA AMBON Samuel Titaley; Gracia Victoria Souisa
Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup Vol 5 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT DAN LINGKUNGAN HIDUP
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A vegetable farmer group in Taeno Hamlet, Teluk Ambon District, Ambon City uses pesticides in farming. Based on interviews with farmer extension agents, the use of pesticides in Taeno Hamlet was not in accordance with regulations. Farmers also do not realize the importance of using PPE when applying pesticides and do not understand the correct attitude / method when spraying. One indicator to monitor pesticide poisoning of farmers is blood cholinesterase testing. The purpose of this study was to determine the levels of Cholinesterase in the blood of farmers using pesticides in Taeno Hamlet, Teluk Ambon District, Ambon City. The research method used is descriptive experimental with laboratory testing. Cholinesterase examination will be carried out in Prodia's laboratory. The population in this study were 15 farmers in the "Taeno Mekar" group.
BUDIDAYA TANAMAN SEHAT DENGAN METODE HYDROPONIK Grace Jeny Wakanno; Gracia Victoria Souisa; Lucky Molle
MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1, No 1 (2020): Maret
Publisher : Lembaga Pengabdian Masyarakat UKIM Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37429/mjppm.v1i1.390

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PkM) yang dipilih oleh tim pelaksana adalah para guru SMP Negeri 12 Desa Halong Atas, Kecamatan Baguala, Kota Ambon. Hal ini dilakukan berdasarkan persoalan yang dihadapi mitra yaitu masih kurangnya pengetahuan dan kesadaran mitra tentang cara mendapatkan sayur organik bebas pestisida, dengan metode hydroponik, kurangnya informasi terkait akibat atau dampak negatif yang disebabkan oleh mengkonsumsi sayuran yang mengandung pestisida (Pembasmi hama dan penyakit) dalam jangka waktu tertentu, belum adanya simulasi terkait cara bercocok tanam organik (bebas pestisida) dengan menggunakan sistem hidroponik. Tujuan Program Kemitraan Masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang cara bercocok tanam organik bebas pestisida dengan metode hidroponik. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan diatas adalah penyuluhan/sosialisasi, simulasi, pemutaran video. Hasil yang didapatkan adalah setelah dilakukan penyuluhan, pengetahuan mitra mengalami peningkatan yaitu untuk nilai baik (70) dari 4 orang (14,29 % pretest) menjadi 28 orang (100% post test). Sedangkan nilai mean dan median meningkat dari 45 menjadi 90. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra setelah diberikan penyuluhan dan simulasi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan para guru melalui metode penyuluhan dan simulasi tanaman organik (bebas pestisida) dengan cara hidroponik.
Hubungan Kondisi Rumah dengan Penularan TB Paru di Puskesmas Ch. M. Tiahahu Kecamatan Sirimau Kota Ambon Youndry Tahalele; Gracia Victoria Souisa; Samuel Titaley
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 1, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i2.35

Abstract

Tuberculosis is a contagious disease caused by TB (Mycobacterium tuberculosis). Houses that do not meet health requirements are a risk factor for transmission of pulmonary tuberculosis. The purpose of this study was to determine the relationship of home conditions with transmission of pulmonary tuberculosis in Puskesmas Ch. M. Tiahahu Sirimau Sub-district, Ambon City, 2017. The research method used is analytical method with Cross Sectional approach. Sampling using Total Sampling with total sample that is 37 sample. Data collection using questionnaires and measurement sheets. Data analysis includes univariate and bivariate analysis using computer statistic program. The result of bivariate analysis showed no correlation relationship with transmission of pulmonary tuberculosis (p = 0,093), there was relation of humidity with transmission of pulmonary tuberculosis (p = 0,036), no ventilation relationship with pulmonary tuberculosis transmission (p = 0,742), transmission of pulmonary tuberculosis (p = 0,022) .The conclusion of this research is the relation of humidity and density and there is no correlation of lighting and ventilation with transmission of pulmonary tuberculosis in Puskesmas Ch. M. Tiahahu Sirimau Sub-district, Ambon City 2017. For Pulmonary TB patient, have a good knowledge about pulmonary TB disease, by always hearing counseling or socialization from health center or other health service, to know about TB disease Always support from family in the form of motivation or spirit given from father or mother and child Pulmonary TB patients can seek treatment regularly and recover quickly For Puskesmas a gar always provide guidance and information or socialization to Pulmonary TB sufferers about the requirements of healthy house so as to prevent transmission of pulmonary TB disease.