Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SOSIALISASI LITERASI KEUANGAN DAN PENTINGNYA INVESTASI EMAS KEPADA IBU RUMAH TANGGA Achmad Zainul Rozikin; Endang Sri Suyati; Istigfaris Rezki; Sonia; Eti Ambarsari Dadi; Nurul Hudah; Nurul Azkia; Ika Puji Rahayu; Lusi Risnadi; Yiska hosana; Ratri Pramudita; Febria Ditha Rosalina; Nor Hairani; Sabirullah; Teya Agustina; Intan Syifa; Ihsanu Rozikin; Eka Khairunnisa; Dibyo Waskito Guntoro; Iin Nurbudiyani; Ilham; Nur Annisa; Arna Purtina; Amelia Dwi Astuti; Haris Munandar; M. Ziaurrahman; Herman; Dea Monika; Fitriani
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i1.1189

Abstract

Literasi keuangan merupakan pemahaman akan keuangan dalam pengelolaan keuangan, pengambilan keputusan, dan mempertimbangkan pengeluaran yang akan digunakan. Literasi keuangan cukup penting dalam kehidupan sehari-hari agar masyarakat bisa mengontrol keuangan pribadi dan keluarga. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan berupa sosialisasi kepada ibu rumah tangga di Perumahan Bangas Permai Kota Palangka Raya. Alasan menjadikan ibu rumah tangga sebagai partisipan kegiatan ini adalah ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam mengelola keuangan keluarga. Mereka juga yang biasanya mengelola keuangan keluarga, dari keperluan pokok hingga menabung. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu rumah tangga menjadi paham cara mengelola keuangan dengan benar. Selain itu, mereka juga mengetahui produk investasi lain, seperti emas logam mulia dan saham. Mereka juga paham keuntungan apabila berinvestasi dalam bentuk emas logam mulia daripada emas perhiasan. Jadi, kesimpulannya adalah ibu rumah tangga di Perumahan Bangas Permai Kota Palangka Raya sudah memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang benar, cara berinvestasi yang benar, dan produk-produk investasi. Kata kunci: Literasi keuangan, investasi, emas.  
DIET PLASTIK DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH KAIN PERCA SEBAGAI KERAJINAN TAS BELANJA GUNA MENINGKATKAN KREATIFITAS SISWA Iqbal Gusti; Achmad Zainul Rozikin; Endang Sri Suyati; Haris Munandar
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 4 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v3i4.880

Abstract

Rusaknya lingkungan akibat sampah pakaian/kain dapat melalui berbagai cara, mulai dari penggunaan pewarna, bahan yang tersisa sampai gas buang  hasil produksi yang mencemari udara. Menyadari dampak dari sampah tekstil baik dari proses industri dan gaya hidup maka perlu semua pihak lebih bijak dalam pengelolaan sampah pakaian. Salah satu pengelolaan sampah kain adalah dengan prinsip recycle, yaitu dengan memanfaatkan sisa kain menjadi  tas belanja. Tas belanja yang terbuat dari kain ini memiliki banyak manfaat, terutama dalam hal lingkungan. Dengan tas belanja kain ini tidak perlu lagi menggunakan kantong plastik, sehingga penggunaan kantong plastik akan berkurang. Maraknya penggunaan tas belanja dari kain akan menyebabkan berkurangnya limbah dari sisa kain (kain perca), karena limbah tersebut digunakan untuk pembuatan tas belanja dari kain. Selain mengurangi sampah plastik dan kain, tas belanja juga memiliki nilai ekonomis. Peningkatan kesadaran masyarakat akan lingkungan menyebabkan masyarakat lebih memilih tas belanja dari kain, sehingga akan banyak permintaan akan tas tersebut yang akan meningkatkan produsen atau UMKM yang akan memproduksi tas belanja dari kain. Berdasarkan permasalahan ini maka tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Palangkaraya mengadakan pelatihan kepada masyarakat. Pelatihan ini ditujukan kepada peserta didik SMKN 3 jurusan Tata Busana. Pelatihan ini untuk membimbing para peserta didik memproduksi tas belanja yang ramah lingkungan dan cara memasarkan secara efektif dan efisien.  Kata Kunci: lingkungan, diet plastik, wirausaha, pemasaran, psikologi
SOSIALISASI LITERASI KEUANGAN DAN PENTINGNYA INVESTASI EMAS KEPADA IBU RUMAH TANGGA Achmad Zainul Rozikin; Endang Sri Suyati; Istigfaris Rezki; Sonia; Eti Ambarsari Dadi; Nurul Hudah; Nurul Azkia; Ika Puji Rahayu; Lusi Risnadi; Yiska hosana; Ratri Pramudita; Febria Ditha Rosalina; Nor Hairani; Sabirullah; Teya Agustina; Intan Syifa; Ihsanu Rozikin; Eka Khairunnisa; Dibyo Waskito Guntoro; Iin Nurbudiyani; Ilham; Nur Annisa; Arna Purtina; Amelia Dwi Astuti; Haris Munandar; M. Ziaurrahman; Herman; Dea Monika; Fitriani
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i1.1189

Abstract

Literasi keuangan merupakan pemahaman akan keuangan dalam pengelolaan keuangan, pengambilan keputusan, dan mempertimbangkan pengeluaran yang akan digunakan. Literasi keuangan cukup penting dalam kehidupan sehari-hari agar masyarakat bisa mengontrol keuangan pribadi dan keluarga. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekitar. Metode yang digunakan berupa sosialisasi kepada ibu rumah tangga di Perumahan Bangas Permai Kota Palangka Raya. Alasan menjadikan ibu rumah tangga sebagai partisipan kegiatan ini adalah ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam mengelola keuangan keluarga. Mereka juga yang biasanya mengelola keuangan keluarga, dari keperluan pokok hingga menabung. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu rumah tangga menjadi paham cara mengelola keuangan dengan benar. Selain itu, mereka juga mengetahui produk investasi lain, seperti emas logam mulia dan saham. Mereka juga paham keuntungan apabila berinvestasi dalam bentuk emas logam mulia daripada emas perhiasan. Jadi, kesimpulannya adalah ibu rumah tangga di Perumahan Bangas Permai Kota Palangka Raya sudah memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang benar, cara berinvestasi yang benar, dan produk-produk investasi. Kata kunci: Literasi keuangan, investasi, emas.