Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Terpadu Model Sequenced Melalui Strategi Deep Thinking Skill untuk Pengembangan Kosakata dan Pemahaman Anak Kelas 2 SD Astari, Tiara
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.623 KB) | DOI: 10.24036/104541

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui implementasi pembelajaran terpadu model sequenced melalui strategi deep thinking skill untuk mengembangkan kosakata dan pemahaman pada anak kelas 2 SD. Data yang digunakan dalam penelitian tindakan  ini bersifat kualitatif, yang analisisnya dilakukan secara terus menerus selama proses tindakan  melalui wawancara dan hasil catatan lapangan selama penelitian. Subjek penelitian yaitu anak kelas 2 SD yang telah berusia 7 tahun. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan yang ditunjukkan pada bertambahnya jumlah kosakata dasar dan pemahaman mengenai perilaku baik yang terkait dengan nilai-nilai damai. Data asesmen sebelum tindakan diketahui terdiri dari empat kata dalam satu kalimat, dan belum runtun dalam membangun cerita secara utuh, namun setelah dilakukan menjadi bertambah delapan kata. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kosakata dan pemahaman anak.
TANGGAPAN GURU PAUD TENTANG PEMBERIAN REWARD DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Tiara Astari; Siti Nur Aisyah; Diah Andika Sari
JECIES: Journal of Early Childhood Islamic Education Study Vol 1, No 2 (2020): edisi-SEPTEMBER
Publisher : stit-islamic-village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33853/jecies.v1i2.90

Abstract

The purpose of this study was to determine the responses of PAUD teachers in East Ciputat sub-district regarding the effect of reward on learning motivation and socio-emotional development of early childhood. The method used is descriptive quantitative with survey techniques, using a questionnaire (questionnaire) using the google form application. Questionnaires (questionnaires) are given to respondents online via WhatsApp, then the collected data will be analyzed. The study population was kindergarten teachers in East Ciputat District, and the number of respondents was 100 people with the sampling technique using simple random sampling. From the data obtained, as many as 80% of respondents answered that they often gave rewards in the form of good words, namely: good, true, great, cool and smart to children. In addition, as many as 65% of respondents answered that very often they gave an assessment with a thumbs up, clapping and smiling. It is known that the results of the respondent's answer who gave an assessment in the form of a sticker or stamp were 70%. Meanwhile, 72% of respondents answered very often that motivation creates a desire to learn in school children. So motivation which serves as a driving force significantly influences learning attitudes in children. Furthermore, 67% of respondents answered that very often children do learning activities with all their soul and body (willing / not forced, happy, sincere). So based on the theory and the results of the respondents' answers, it can be concluded that motivation is the driving force of the desire to learn in children.
TANGGAPAN GURU PAUD TENTANG PEMBERIAN REWARD DAN PENGARUHNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI Tiara Astari; Siti Nur Aisyah; Diah Andika Sari
JECIES: Journal of Early Childhood Islamic Education Study Vol 1, No 2 (2020): edisi-SEPTEMBER
Publisher : stit-islamic-village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.742 KB) | DOI: 10.33853/jecies.v1i2.90

Abstract

The purpose of this study was to determine the responses of PAUD teachers in East Ciputat sub-district regarding the effect of reward on learning motivation and socio-emotional development of early childhood. The method used is descriptive quantitative with survey techniques, using a questionnaire (questionnaire) using the google form application. Questionnaires (questionnaires) are given to respondents online via WhatsApp, then the collected data will be analyzed. The study population was kindergarten teachers in East Ciputat District, and the number of respondents was 100 people with the sampling technique using simple random sampling. From the data obtained, as many as 80% of respondents answered that they often gave rewards in the form of good words, namely: good, true, great, cool and smart to children. In addition, as many as 65% of respondents answered that very often they gave an assessment with a thumbs up, clapping and smiling. It is known that the results of the respondent's answer who gave an assessment in the form of a sticker or stamp were 70%. Meanwhile, 72% of respondents answered very often that motivation creates a desire to learn in school children. So motivation which serves as a driving force significantly influences learning attitudes in children. Furthermore, 67% of respondents answered that very often children do learning activities with all their soul and body (willing / not forced, happy, sincere). So based on the theory and the results of the respondents' answers, it can be concluded that motivation is the driving force of the desire to learn in children.
Kesiapan Ibu Bermain Bersama Anak Selama Pandemi Covid-19, Dirumah Saja Diah Andika Sari; Rahmita Nurul Mutmainah; Ika Yulianingsih; Tiara Astari Tarihoran; Munifah Bahfen
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan ibu untuk bermain bersama anaknya sejak diberlakukannya aturan dirumah saja. Metode penelitian dilakukan dengan metode survey, menggunakan angket dengan aplikasi google form. Teknik pengambilan sampling dengan metode purposive sampling, yaitu ibu yang mempunyai anak berusia 2 sampai 8 tahun. Penyebaran angket dilakukan secara on line melalui broadcast whatsapp, FB, dan IG, sejak 9 sampai 20 April 2020. Dari 545 ibu didapatkan bahwa dampak positif masa PSBB dirumah saja adalah membuat ibu mempunyai waktu yang lebih berkualitas bersama anak, dan dapat melakukan kegiatan bersama-sama. Disisi lain anak-anak menjadi rewel karena bosan dirumah saja, merasa kangen dengan teman, guru dan sekolahnya. Menghadapi situasi ini ibu merasa bingung untuk bermain bersama anaknya. Ibu juga merasakan lelah, bosan, dan kurang sabar, karena banyaknya pekerjaan lain yang harus dilakukan ibu selain mengurus anak. Kurangnya kesiapan ibu untuk bermain bersama anak sepanjang hari dan setiap hari selama masa PSBB.
PERMAINAN BAKBELIN UNTUK MENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RAUDATUL ATHFAL AN-NUUR, SUBANG – JAWA BARAT Wida Nurhidayah; Tiara Astari
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 2 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.2.133-147

Abstract

Permasalahan yang ditemukan saat proses pembelajaran anak usia 5-6 tahun pada kelompok B2 di Raudatul Athfal An-Nuur Subang Jawa Barat adalah kurang meningkatnya kemampuan berhitung permulaan pada anak. Hal ini disebabkan karena kegiatan pembelajaran yang dilakukan pada anak selalu menggunakan lembar kerja yang bersifat akademik, dan kurangnya kreativitas guru dalam membuat media pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun melalui permainan BakBeLin di Raudatul Athfal An-Nuur Subang Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan subjek 13 orang anak yang berusia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pada pra siklus rata-rata presentase 33%, hal ini di sebabkan karena kurangnya media belajar dan kreativitas guru dalam hal belajar mengajar. Pada siklus pertama dilakukan tindakan kepada anak dengan menggunakan permaianan BakBeLin sehingga presentasenya meningkat menjadi 55%, dan pada siklus kedua hasil presentasenya meningkat menjadi 87%. Dalam penelitian ini kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan permainan BakBeLin dapat berkembang, sehingga presentase yang di harapkan dapat tercapai yaitu 75%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa permaianan BakBeLin dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan anak usia 5-6 tahun.
PENERAPAN PERMAINAN MODIFIKASI TAPAK GUNUNG UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI RA MUTIARA, CIPUTAT Tiara Astari; Syifa Safira
Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2019): Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/yby.3.1.43-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun melalui permainan modifikasi tapak gunung. Penelitian ini disebabkan oleh adanya hasil pengamatan pada kecerdasan bahasa anak yang belum berkembang secara maksimal, sehingga peneliti tergerak untuk meneliti kekurangan tersebut dan mengajukan solusi serta mengembangkannya. Penelitian tindakan kelas diambil oleh peneliti sebagai metode penelitian dengan melakukan tindakan dua siklus. Analisis presentasi data yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan pada kriteria keberhasilan yang disepakati yaitu dengan menggunakan skor minimum keverhasilan 75%. Hasil penelitian data pada siklus 1 dan siklus dapat dinyatakan bahwa keseluruhan siswa yang memiliki kecerdasan bahasa pada siklus 1 mencapai 70% dan meningkatpada siklus 2 menjasi 80%, sehingga berdasarkan hasil peningkatan persentasi dari penelitian ini, maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis diterima. Implikasi penelitian ini adalah bahwa permainan modifikasi tapak gunung dapat dijadikan alternative pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia 4-5 tahun
Evaluasi Seminar Nasional Online, Program Bermain Bersama Anak Selama Masa Pandemi Covid 19 Diah Andika Sari Jasmidalis; Tiara Astari; Ika Yulianingsih; Nova Nur Cahyanti; Siti Sarah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2020): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v1i1.7

Abstract

ABSTRAK. Tidak ada yang menduga dan siap menghadapi pandemi covid-19. Sejak diberlakukannya  pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh pemerintah pada 16 Maret 2020,  semua kegiatan belajar, bekerja dan beribadah dilakukan dirumah saja. Para ibu bekerja harus bekerja sekaligus mengajar anaknya selama dirumah saja. Ibu berfungsi ganda menjadi ibu guru bagi anaknya dirumah. Seminar on line ini diadakan untuk  memberikan panduan kepada para ibu, untuk melakukan kegiatan bermain bersama anaknya selama dirumah saja. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengevaluasi apakah seminar tentang Program bermain bersama anak selama dirumah saja  berdampak positif terhadap  peserta dan juga lembaga penyelenggara. Metoda evaluasi yang digunakan adalah  metode penelitian evaluasi dari Kickpatrick. Ada 4 level metode evaluasi Kirckpatrick, yaitu level 1. reaksi, level 2. Belajar, level 3 perilaku, dan level 4 dampak. Penelitian  evaluasi hasil  penyelenggaraan seminar nasional secara on line ini dilakukan pada  level 1 dan level 2.  Dari hasil penelitian  didapatkan bahwa reaksi peserta terhadap pelaksanaan seminar on line tentang program bermain bersama anak selama masa pandemi covid-19 ini sangat positif.  Sedangkan  pada level 2, dari hasil  perbandingan pre test dan post test  terhadap materi  seminar didapatkan peningkatan pengetahuan para peserta  tentang  bermain bersama anak dirumah.  
Peningkatan Kreativitas Anak melalui Alat Permainan Tradisional dari Pelepah Daun Pisang Siswa Kelas B PAUD Bintang Kartika Anita Damayanti; Sriyanti Rahmatunnisa; Tiara Astari; Sri Rahayani
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1168.645 KB) | DOI: 10.35473/ijec.v4i1.1470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pelaksanaan pembelajaran melalui bermain dengan media pohon pisang dalam upaya meningkatkan kreativitas siswa kelas B PAUD Bintang Kartika Pesanggrahan Kodam Bintaro Jakarta Selatan tahun 2021. Subjek penelitian ini berjumlah 10 anak. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan Mc. Taggart yang meliputi, perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa terdapat peningkatan sangat signifikan bermain melalui alat permainan tradisional dari pelepah daun pisang. Hal ini terbukti dari hasil  perolehan persentase dari pra siklus sebesar 33%, siklus I 60% dan siklus II 83%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa alat permainan tradisional dari pelepah daun pisang  dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas B PAUD Bintang Kartika KODAM Bintaro Jakarta Selatan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pihak-pihak terkait antara lain guru, orang tua dan siswa serta masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI IKAN BANDENG DI KECAMATAN TIRTAJAYA KABUPATEN KARAWANG Astari, Tiara Dewi; Abubakar, Abubakar; Sulandjari, Kuswarini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i3.11497

Abstract

Ikan bandeng termasuk jenis ikan plagiasi yang menjadidisukai masyarakat dan hingga saat ini masih banyakdibudidayakan. Kecamatan Tirtajaya menjadi salah satupusat wilayah penghasil ikan bandeng di provinsi JawaBarat.  Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruhluas tambak, tenaga kerja, nener, pupuk, pestisida, pakandan dummy teknologi secara bersamaan dan individuterhadap produksi ikan bandeng. Data primer dan sekunderuntuk penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakanmetode survei dan metodologi kuantitatif. Metodepenentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Analisis data pada penelitian ini yaitu Analisis RegresiLinier Berganda dengan fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) variabel luas tambak, tenaga kerja, nener, pupuk, pestisida, pakan dan dummy teknologi secara bersamaan mempunyai pengaruh terhadapvariabel produksi ikan bandeng, dan 2) variabel luas tambakdan nener secara individu mempunyai pengaruh terhadapproduksi ikan bandeng, sedangkan variabel tenaga kerja, pupuk, petisida, pakan dan dummy teknologi secara individutidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabelproduksi ikan bandeng.