Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERSEPSI PERSEKUTUAN ANAK MUDA (PAM) GKI ALFA OMEGA DALAM MENGHADAPI MASA TRANSISI PASCA PANDEMI COVID-19 Ruth Megawati
CELEBES BIODIVERSITAS : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Vol 6, No 1 (2023): Science Biology, Education, Conservation, Ecology
Publisher : Universitas Patompo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51336/cb.v6i1.407

Abstract

Upaya pemerintah Indonesia untuk memerangi wabah covid-19 dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari kampanye ataupun sosialisasi hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Walaupun WHO telah mencabut status kegawatdaruratan covid-19, namun pemerintah tetap mengedepankan kesiagaan terhadap kasus covid-19. Upaya pemerintah ini tentunya harus didukung oleh masyarakat, tidak terkecuali anak muda Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan persepsi Persekutuan Anak Muda (PAM) GKI Alfa Omega Bayangkara, Jayapura dalam menghadapi masa transisi pasca pandemi covid-19.  Instrument penelitian ini yaitu angket persepsi yang diberikan kepada responden dalam hal ini PAM GKI Alfa Omega. Pemberian angket hanya kepada anggota PAM yang aktif. Selain itu untuk memperkuat jawaban angket dilakukan wawancara terhadap beberapa responden. Selanjutnya angket dianalisis dengan mencari rata-rata skor yang selanjutnya akan dikategorikan berdasarkan kriteria penskoran persepsi. Berdasarkan hasil dan pembahasan maka dapat disimpulkan persepsi PAM GKI Alfa Omega dalam menghadapi masa transisi pasca pandemi covid-19 yaitu 1). Kekhawatiran akan peluang tertular covid-19 berada pada kategori cukup khawatir; 2). Menggunakan masker pada saat keluar rumah berada pada kategori rendah; 3). Menjaga jarak dengan orang lain berada pada kategori rendah; dan 4).Melakukan adaptasi sesuai dengan kebiasaan baru juga berada pada kategori rendah. Kata Kunci: Persepsi, transisi, covid-19
Meningkatkan Keterampilan Komunikasi, Aktifitas, dan Hasil Belajar Mahasiswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair And Share pada Materi Tingkat Organisasi Kehidupan Ruth Megawati
Sultra Educational Journal Vol 3 No 1: April (2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/seduj.v3i1.465

Abstract

Proses pembelajaran menekankan pada proses yang aktif. Dimana komunikasi antara pengajar dan pebelajar terjadi. Namun kenyataannya di lapangan tidak serta merta demikian. Hal ini pula yang terjadi di kelas yang peneliti ajarkan. Hasil observasi awal didapatkan mahasiswa kurang aktif berdiskusi, kurang terampil berkomunikasi yang berdampak pada hasil belajar mereka. Menyikapi masalah tersebut, peneliti melakukan PTK ini sebanyak tiga (3) siklus, dengan subjek penelitian mahasiswa yang memprogram mata kuliah biologi dasar. Instrument penelitian ini ada 2 yaitu : lembar observasi dan tes hasil belajar. Teknik pengambilan data dengan observasi langsung saat proses pembelajaran. Sedangkan tes diberikan disetiap akhir siklus pembelajaran. Teknik analisis data untuk lembar observasi dilakukan dengan menjumlahkan skor item yang selanjutnya dipersentasekan sedangkan tes hasil belajar dengan menghitung jumlah jawaban yang benar. Indikator keberhasilan penelitian ini yaitu 70% mahasiswa tuntas / lulus secara klasikal. Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan dari siklus I hingga siklus III. Keterampilan komunikasi mahasiswa pada siklus I hanya sebesar 56%, meningkat pada siklus II dan III dengan persentase masing-masing sebesar 69% dan 73%; aktifitas mahasiswa siklus I sebesar 61 %, pada siklus II 75% dan siklus III meningkat lagi menjadi 82%. Dan untuk hasil belajar siklus I tuntas sebesar 57,5%, siklus II sebesar 70%, dan siklus III meningkat 77,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan keterampilan komunikasi, aktifitas dan hasil belajar mahasiswa khusus pada materi tingkat organisasi kehidupan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH MANUSIA PADA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH JAYAPURA TAHUN AJARAN 2018/2019 Eka Sugiarti; Ruth Megawati; Maik Akobiarek
CELEBES BIODIVERSITAS : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Vol 6, No 2 (2023): Science Biology, Biology Education, Conservation, Ecology
Publisher : Universitas Patompo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51336/cb.v6i2.423

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap minat belajar IPA pada materi sistem peredaran darah manusia kelas VIII SMP Muhammadiyah Jayapura. (2) untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar IPA pada materi sistem peredaran darah manusia kelas VIII SMP Muhammadiyah Jayapura. Penelitian ini di laksanakan di SMP Muhammadiyah Jayapura dengan jenis penelitian Quasi Eksperimental Design Type Nonequivalent Control Group Design menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah Jayapura. Sampel adalah siswa kelas VIIIA dan VIIIB yang ditentukan secara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, angket (kuesioner), dan observasi. Teknik analisis data dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap minat dan hasil belajar. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa model picture and picture terhadap minat belajar siswa dengan nilai sig. 0.021 < 0.05 atau t hitung > t tabel yaitu 2.430 > 2.036. Sedangkan model picture and picture terhadap hasil belajar siswa dengan nilai sig. 0.002 < 0.05 atau t hitung > t tabel yaitu 3.413 > 2.036. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran picture and picture terhadap minat dan hasil belajar siswa.
The Role of GPT Chat in Writing Scientific Articles: A Systematic Literature Review Ruth Megawati; Hanida Listiani; Nuridin Widya Pranoto; Maik Akobiarek; Ruth Rize Paas Megahati S
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5559

Abstract

In general, the purpose of writing articles is to influence, educate, inform, convince, and entertain readers. Articles are usually published in media, such as bulletins, magazines, newspapers, or websites. Artificial intelligence is used to make scientific articles easier, namely GPT chat. The research aims to explain the role of GPT chat in writing scientific articles. A review is conducted on the state-of-the-art methods using the preferred reporting items for reviews and meta-analyses (PRISMA) guidelines. The results of this research examine that scientific articles themselves also consist of several types, namely research articles, non-research articles or review papers, and book reviews and obituaries. This open technology has several useful benefits for carrying out various daily tasks, namely: As a problem solver, answering difficult questions, completing math assignments and even essays, drafting articles, providing information, becoming a virtual assistant, working on coding, and helping customers. Service, Providing Suggestions, How to use chatGpt to write scientific articles starting from Preparing Research Materials, Brainstorming or Brainstorming sessions with ChatGPT, Conducting a literature review, Summarizing Research Articles, Gaps in the literature, Data analysis, Drawing outlines of Scientific Research papers, Editing and correcting scientific research, and Determine scientific research questions and edit and correct scientific research.