Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Tomalebbi

PERANAN BEA DAN CUKAI DALAM MEMBERANTAS PENYELUNDUPAN NARKOTIKA DI PELABUHAN TUNON TAKA NUNUKAN Nur Ayuni; Manan Sailan; Heri Tahir
Jurnal Tomalebbi Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Juni 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT, This article describes the role of Customs and Excise in Combating Narcotics Smuggling in Tunon Taka Nunukan Port. This study aims to determine: 1) The role of customs and excise in combating narcotics smuggling in the Tunon Taka Nunukan port. 2) Constraints faced by Customs and Excise in combating narcotics smuggling in Tunon Taka Nunukan Port. 3) the solution of the obstacles faced by Customs and Excise in combating narcotics smuggling in Tunon Taka Nunukan Port The research method used in this thesis is a qualitative descriptive technique with data collection techniques namely interviews and documentation. By using primary data sources from 3 informants from Customs and Excise officers in charge of the investigation and prosecution section. Data obtained from the results of the study were processed using descriptive qualitative analysis techniques. Based on the results of the study, namely: 1) Perana Customs and Excise in combating narcotics smuggling is by conducting patrols and also carrying out the duties and functions of the Customs and Excise. 2) Constraints faced by Customs and Excise are the lack of personnel so that Customs and Excise work cannot be carried out to the maximum extent possible and the lack of detection devices in several locations that are often found in cases of drug smuggling. 3) The solution to the obstacles faced by Customs and Excise in combating narcotics smuggling is by cooperating with the National Narcotics Agency (BNN) and the police in order to facilitate Customs and Excise in combating Narcotics smuggling.ABSTRAK, Artikel ini menguraikan masalah Peranan Bea dan Cukai Dalam Memberantas Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1)Peranan Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan narkotika di pelabuhan Tunon Taka Nunukan. 2) Kendala yang di hadapi Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan narkotika di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan. 3) solusi dari kendala yang di hadapi Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan narkotika di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Metodepenelitian yang digunakan dalam skripsi adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yakni wawancara dan dokumentasi.Dengan menggunakan sumber data primer dari 3 informan dari petugas Bea dan Cukai yang bertugas dibagian penyelidikan dan penindakan. Data yang diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan teknik analisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan Hasil penelitian yaitu: 1) Perana Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan narkotika yaitu dengan mengadakan patroli dan juga menjalankan tugas dan fungsi dari Bea dan Cukai tersebut. 2) Kendala yang dihadapi Bea dan Cukai yaitu kurangnya personil sehingga membuat kerja Bea dan Cukai tidak dapat dijalankan semaksimal mungkin dan kurangnya alat pendeteksi dibeberapa lokasi yang sering didapatkan kasus penyelundupan narkotika. 3) Solusi dari kendala yang dihadapi pihak Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan narkotika yaitu dengan mengadakan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan pihak kepolisian agar dapat memudahkan Bea dan Cukai dalam memberantas penyelundupan Narkotika tersebut.
PERANAN GURU DALAM PENANAMAN SIKAP NASIONALISME SISWA DI PERBATASAN NEGARA INDONESIA DAN NEGARA MALAYSIA (STUDI DI SMA NEGERI 1 SEBATIK TENGAH) Asnawi Ojen; Heri Tahir; Manan Sailan
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 1 Maret 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASNAWI, 2022-01-08, Peranan Guru Dalam Penanaman Sikap Nasionalisme Siswa Di Perbatasan Negara Indonesia Dan Negara Malaysia (Studi Di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah) Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Jurusan Pendidikan Pancasilah dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Prof. Dr. Heri Tahir, S.H, M.H, Selaku Pembimbing I dan Bapak Prof. Manan Sailan, M.HUM, Selaku Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peranan guru-guru dalam penanaman sikap nasionalisme di perbatasan Negara Indonesia dan Negara Malaysia tepatnya di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, (2) Faktor –faktor yang menghabat guru-guru dalam mengatasi masalah nasioanlisme siswa di perbatasan ,tepatnya di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, untuk mengetahui Strategi apa yang di gunakan guru-guru khsusnya yang mengapdi di wilayah perbatasan dalam upaya mepertahankan dan meningkatkan nasionalisme siswa di perbatasan, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, jenis sumber data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data di proleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Fokus penelitain ini ialah peranan guru dalam meningkatkan nasionalisme siswa di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah. Sampel atau narasumber dalam penelitian ini terbagi menjadi dua yaitu pertama guru di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah dan kedua adalah siswa di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, terdiri dari 5 guru, di antaranya guru PPKn, Guru Bahasa Indonesia, Guru Sejarah, Guru Ekonomi dan Guru Sosiologi, serta 5 siswa yang menjadi narasumber, yaitu kelas IX IPA dan kelas IX IPS, yang menjadi narasumber dalam penelitian ini. Dengan adanya pengambilan sampel atau narasumber dalam penelitian ini, maka peneliti bisa mengetahui sejaumana peranan guru dalam penanaman sikap nasionalisme siswa di perbatasan dan strategi apa yang di gunakan guru untuk mengatasi masalah nasionalisme siswa di perbatasan tepanya di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, dan lebih lanjut mengetahui apakah strategi yang digunakan oleh guru-guru di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah efektif atau tidak dalam meningkatkan nasionalisme siswa di perbatasan.
PENERAPAN KEDISIPLINAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN DI SMPN 1 SULI KABUPATEN LUWU Sri Astuti Salata; Manan Sailan; Imam Suyitno
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SRI ASTUTI SALATA, 2022. Penerapan Kedisiplinan dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu dan Hukum. Universitas Negeri Makassar. Dimbimbing oleh Bapak Manan Sailan dan Bapak Imam Suyitno.Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui penyebab ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu, 2) Untuk mengetahui strategi guru dalam mengatasi ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sumber data yang diperoleh dari sekolah dan informan yang terdiri dari 14 siswa dan 3 guru PPkn. Adapun prosedur pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Serta teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) penyebab ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu terdiri dari penyampaian materi yang tidak menarik, guru hanya menggunakan metode cermah, pengaruh teknologi serta pengaruh lingkungan pertemanan. (2) Adapun Strategi guru dalam mengatasi ketidakdisiplinan siswa dalam proses pembelajaran PPKn di SMPN 1 Suli Kabupaten Luwu meliputi: a) keteladanan,guru memberikan contoh yang baik kepada siswa seperti berpakaian rapi, datang tepat waktu pada saat mengajar dan tidak meninggalkan kelas sebelum jam pelajaran berakhir, b) pemberian sanksi oleh guru disesuikan dengan bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh siswa, dan c) kontrak belajar, dapat membantu terbentuknya perilaku disiplin siswa.
Implementasi Program Penyediaan Wadah Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar Abdul Rahman Syaria; Manan Sailan; Bakhtiar Bakhtiar
Jurnal Tomalebbi Volume 9 Nomor 3 September 2022
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) Kondisi ketersediaan wadah sampah rumah tangga di Kelurahan Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar (2) Faktor yang memengaruhi kondisi ketersediaan wadah sampah rumah tangga di Kelurahan Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. (3) Upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah agar wadah sampah rumah tangga tersedia di Kelurahan Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penilitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitattif. Prosedur pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kondisi ketersediaan wadah sampah rumah tangga di Kelurahan Polewali belum memadai karena masyarakat tidak memiliki tong atau keranjang sampah sebagai wadah sampah rumah tangga dan hanya menggunakan kantong plastik. (2) Faktor yang memengaruhi kondisi ketersediaan wadah sampah rumah tangga di Kelurahan Polewali yaitu: (a) Masyarakat lebih memilih wadah sampah dari kantongan plastik. (b) Mengharapkan bantuan dari Pemerintah. (c) Faktor Kesibukan. (d) Kurangnya perhatian Pemerintah dalam menyediakan wadah sampah rumah tangga. (3) Upaya yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Polewali agar wadah sampah rumah tangga dapat tersedia yaitu: (a) Mengajak masyarakat bekerjasama untuk menyediakan wadah sampah rumah tangga. (b) Merencanakan untuk mengoptimalkan pengangkut sampah dan kinerja pengangkut sampah. (c) Meningkatkan sosialisasi tentang kebersihan lingkungan kepada masyarakat.
IMPLEMENTASI NILAI KEBANGSAAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SMP NEGERI 9 MAKASSAR Manan Sailan; Andi Kasmawati; Nur Sakinah I.Rahman
Jurnal Tomalebbi Volume 11, Nomor 1 (Maret 2024)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to determine (1) the implementation of the national values of the merdeka curriculum in the subject of Pancasila education at SMP Negeri 9 Makassar. (2) the role of national values in the independent curriculum in Civics subjects can realize the profile of Pancasila students at SMP Negeri 9 Makassar. This research was conducted at SMP Negeri 9 Makassar. The research method used is a type of qualitative research used primary and secondary data sources. The results of this study concluded 2 things, namely, (1) The implementation of the national values of the merdeka curriculum in the subject of Pancasila education at SMP Negeri 9 Makassar was realized according to what was expected. (2) The profile of Pancasila students as the main goal of implementing the national values of the merdeka curriculum in the subject of Pancasila education at SMP Negeri 9 Makassar, is sufficient to say that it has been implemented well. Keywords: National Values, Independent Curriculum, Pancasila Education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) implementasi nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar. (2) peran nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dapat mewujudkan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 9 Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menyimpulkan 2 hal yaitu, (1) Implementasi nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar terealisasi sesuai dengan apa yang diharapkan. (2) Profil pelajar Pancasila sebagai tujuan utama pengimplementasian nilai kebangsaan kurikulum merdeka dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila di SMP Negeri 9 Makassar, cukup untuk dapat dikatakan terlaksana dengan baik. Kata Kunci: Nilai Kebangsaan, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Pancasila
STUDI TENTANG PERKAWINAN ANAK DI BAWAH UMUR DI KECAMATAN LILIRILAU KABUPATEN SOPPENG Heri Tahir; Manan Sailan; putri nurfadilla nurfadilla
Jurnal Tomalebbi Volume 10, Nomor 2 (Juli 2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor determinan tehadap perkawinan anak di bawah umur di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng, dan (2) untuk mengetahui upaya yang dilakukan pihak Kecamatan dan KUA terhadap perkawinan anak di bawah umur di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah bservasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor determinan penyebab terjadinya perkawinan anak di bawah umur di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng adalah dorongan orang tua. Faktor lain sebagai penyebab pengikut terjadinya perkawinan anak di bawah umur yaitu pergaulan bebas, ekonomi, pendidikan, dan keinginan sendiri. (2) Upaya yang dilakukan pihak Kecamatan dan KUA untuk mengatasi perkawinan anak di bawah umur di Kecamatan Lilirilau Kabupaten Soppeng ada dua tindakan yang dilakukan, pertama pertama tindakan represif yaitu pelayanan administrasi yang ketat dan yang kedua tindakan preventif yaitu sosialisasi dan penyuluhan ke masyarakat. Dalam hal ini pihak Kecamatan dan KUA berusaha memperketat seleksi administrasinya dan berkomitmen untuk tidak menerima suap, dan mensosialisasikan serta melakukan penyuluhan melalui pengajian-pengajian, khutbah jumat, pertemuan-pertemuan di kantor-kantor Desa, dan lainnya.Kata Kunci : Perkawinan, Anak di bawah umur