Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Tradisi Mendhak Sanggring: Potret Pelestarian Budaya dan Konservasi Alam Serta Lingkungan di Desa Tlemang, Lamongan Eva Widya Puspita Sari; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiyawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4664

Abstract

Tradisi Mendhak Sanggring di Desa Tlemang, Lamongan, merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur yang tinggi. Tradisi ini tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga memiliki peran penting dalam konservasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti lebih jelas mengenai tradisi Mendhak Sanggring sebagai potret pelestarian budaya dan konservasi alam dan lingkungan, serta mengungkap tujuan dan nilai yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa Tradisi Mendhak Sanggring merupakan salah satu upaya pelestarian budaya yang ada di Desa Tlemang, Lamongan. Tradisi ini, yang telah diwariskan secara turun-temurun, bukan sekadar ritual biasa, melainkan sebuah manifestasi kearifan lokal yang menjaga identitas dan nilai-nilai luhur masyarakat. Di samping perannya sebagai pelestari budaya, Tradisi Mendhak Sanggring juga memiliki kontribusi signifikan dalam upaya konservasi lingkungan. Aktivitas "dhuduk sendang", yang melibatkan pembersihan mata air, bukan sekadar simbolis, melainkan cerminan kesadaran ekologis yang mendalam. Melalui tradisi ini, masyarakat secara aktif diajak untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sumber daya alam, khususnya air sebagai kebutuhan pokok.
Labuh Sesaji sebagai Bentuk Ekologi Spiritual dalam Konservasi Alam Kabupaten Magetan Annastasya Shofi Muliani; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiyawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4666

Abstract

Ritual Labuh Sesaji di Telaga Sarangan merupakan tradisi budaya yang kaya akan nilai-nilai ekologi spiritual dan konservasi alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ritual Labuh Sesaji dalam membangun kesadaran ekologi spiritual dan mendukung upaya konservasi alam di Kabupaten Magetan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menganalisis berbagai sumber tertulis dengan kata kunci “Labuh Sesaji”, “Larung Sesaji Magetan”, “Kearifan Lokal Magetan”, “Konservasi Alam”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labuh Sesaji bukan hanya sekadar tradisi budaya, tetapi juga wujud nyata dari ekologi spiritual yang menekankan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan dimensi spiritual. Dalam aspek konservasi alam, Labuh Sesaji berperan melalui gotong royong, pelarungan sesaji, dan ekowisata, di mana masyarakat diajarkan menjaga lingkungan sebagai tanggung jawab spiritual dan sosial. Meskipun demikian, pelestarian tradisi ini menghadapi tantangan seperti modernisasi, globalisasi, dan berkurangnya minat generasi muda. Untuk menjaga keberlangsungan Labuh Sesaji, diperlukan upaya berkelanjutan seperti meningkatkan pengalaman budaya, menyebarkan pengetahuan budaya, menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan lokal, serta dukungan pemerintah dan pemanfaatan budaya sebagai daya tarik wisata.
Dampak Sedekah Laut yang Bisa menjadi Gerakan Konservasi Lingkungan di Rembang Liliana, Sal Sabila; Fikky Dian Roqobih; Sapti Puspitarini; Enny Susiyawati
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v2i5.4771

Abstract

Tradisi di dalam sebuah desa, perkumpulan atau sebagainya yang mana pasti melekat pada diri warga untuk melakukannya setiap tahun, bulan ataupun hari. Sedekah laut sangat berhubungan dengan tradisi yang dilakukan oleh warga Rembang untuk menunjukkan rasa terimakasih kepada Tuhan yang maha ESA atas hasil laut yang melimpah. Indonesia yang memiliki ragam budaya, tradisi, bahasa, suku, golongan dan lainya dalam proses sedekah laut ini lebih cenderung ke bentuk ritual adat yang dilakukan masyarakat pesisir pantai umumnya. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan banyak informasi tentang konservasi lingkungan yang berkaitan dengan sedekah laut. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan studi literatur yang mana mencari berbagai informasi mengenai sedekah laut. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa dalam sebuah tradisi sedekah laut terdapat sisi positif dan negatifnya. Dampak positif dari sedekah laut ini astinya tidak jauh dari dampak konservasi bagi lingkungan. Dampak negative dari sedekah laut merupakan sebuah acuan dari leluhur yang telah dilaksanakan sejak puluhan tahun yang lalu.
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik melalui Model PJBL pada Materi Bioteknologi Azmy Natarra Dinanti; Enny Susiyawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i3.2869

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kreatif peserta didik dalam pembelajaran IPA, mendorong perlunya inovasi pembelajaran. Namun penerapannya pada materi bioteknologi di tingkat SMP masih jarang. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model PjBL terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif pada materi bioteknologi. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, melibatkan 20. Instrumen pengumpulan data meliputi tes keterampilan berpikir kreatif, lembar observasi keterlaksanaan, dan angket respon peserta didik. Data dianalisis secara kuantitatif menggunakan uji Paired Sample t-test dan N-gain untuk mengukur peningkatan keterampilan berpikir kreatif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai N-gain sebesar 0,47 pada kategori sedang. Keterlaksanaan pembelajaran mencapai kategori sangat baik dengan nilai modus 4 dan respon peserta didik tergolong sangat baik 83,42%. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran PjBL dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik pada materi bioteknologi.
PENDEKATAN SOCIOSCIENTIFIC ISSUE DALAM PEMBAHASAN MOTOR LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ARGUMENTASI SISWA SMP Elinda Budinarianti; Enny Susiyawati
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 7 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini yang bertujuan mendeskripsikan suatu peningkatan kemampuan argumentasi peserta didik SMP dalam pembahasan motor listrik setelah dilakukan pendekatan socioscientific issue dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini adalah penelitian dengan quantitatif pre-experimental dan one group pretest posttest design. Subjek dalam penelitian ini yaitu 25 siswa kelas VIIB SMP Muhammadiyah 2 Taman Sidoarjo tahun 2023/2024. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakkan observasi, tes, dan angket. Kemampuan argumentasi siswa diukur menggunakkan pretest dan posttest lalu dianalisis menggunakkan uji Wilcoxon dan effect size. Hasil penelitian ini yaitu terdapat peningkatan yang signifikan kemampuan argumentasi siswa SMP setelah pembelajaran. Peningkatan juga dapat terlihat dari level argumentasi siswa dimana pada pretest sebagian besar siswa berada pada level 1 yaitu sebanyak 73,08% siswa sedangkan pada posttest 100% siswa mencapai level 3 hingga 5. Effect size sebesar 1,576 dengan kategori besar sehingga pendekatan socioscientific issue dalam pembelajaran IPA memiliki pengaruh yang besar terhadap peningkatan argumentasi siswa.