Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Penerapan Aplikasi Akuntansi Accurate dalam Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Sapri Dwiga Simamora; Ridwan Zulpi Agha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11266

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah salah satu penggerak yang memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Meskipun memiliki peran strategis, UMKM menghadapi tantangan pada lemahnya pengelolaan keuangan dan penyajian laporan keuangan berbasis SAK EMKM. PT ABC adalah konsultan jasa akuntan yang menyediakan layanan jasa pembuatan laporan keuangan untuk UMKM, salah satunya adalah Klien XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian laporan keuangan yang dihasilkan Accurate dengan SAK EMKM, menganalisis kualitas sistem informasi akuntansi berdasarkan teori TAM, serta mendeskripsikan kendala dan solusi selama implementasi sistem. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Accurate mampu menghasilkan laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi yang sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Namun, Accurate tidak dapat menyediakan Catatan atas Laporan Keuangan sesuai dengan ketentuan SAK EMKM. Selain itu, Accurate juga terbukti berkualitas sebagai sebuah sistem informasi akuntansi dari segi kegunaan maupun segi kemudahan penggunaan. Namun pada praktiknya masih ditemukan kendala teknis dan non-teknis selama implementasi sistem.
Analisis Penerapan Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) Prosedur Analitis dalam Audit Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Audit 520 (Studi Kasus pada KAP Abubakar Usman dan Rekan) Muhamad Raihan; Ridwan Zulpi Agha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) Prosedur Analitis dalam audit laporan keuangan berdasarkan Standar Audit 520 di Kantor Akuntan Publik Abubakar Usman dan Rekan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya prosedur analitis sebagai salah satu prosedur audit yang digunakan untuk membantu auditor dalam mengidentifikasi risiko salah saji material, memperoleh bukti audit yang memadai, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses audit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui teknik wawancara, pengamatan, dan analisis dokumen audit. Data penelitian diperoleh dari Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP), dokumen pendukung audit, serta informasi yang diperoleh dari auditor yang terlibat dalam proses pemeriksaan laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KKP Prosedur Analitis telah disusun secara sistematis melalui PMPJ, Tinjauan Analitis, Program Audit, Formulir Tinjauan, dan Kertas Kerja yang mendukung pelaksanaan audit. Hasil evaluasi terhadap 21 elemen Standar Audit 520 menunjukkan bahwa 18 elemen (85,71%) berada pada kategori sesuai dan 3 elemen (14,29%) berada pada kategori tidak sesuai, sehingga penerapan Standar Audit 520 secara keseluruhan tergolong baik. Prosedur analitis terbukti membantu auditor dalam mengidentifikasi risiko salah saji material, menentukan area audit yang memerlukan pengujian lebih lanjut, serta memperoleh bukti audit yang cukup dan tepat. Ketidaksesuaian yang ditemukan berkaitan dengan dokumentasi hubungan data keuangan dan non keuangan, identifikasi risiko baru, serta investigasi terhadap penyimpangan yang terdeteksi. Meskipun demikian, kendala tersebut dapat diatasi melalui penyediaan data yang lebih lengkap oleh klien, peningkatan kualitas dokumentasi audit, dan penerapan proses review secara bertingkat. Dengan demikian, KKP Prosedur Analitis memiliki peran yang penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan audit laporan keuangan sesuai dengan Standar Audit 520 serta meningkatkan kualitas dokumentasi dan hasil pemeriksaan audit.
Pengaruh Tekanan Waktu, Pengalaman Auditor, dan Komunikasi Tim terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik XYZ Puspita Azzahra; Ridwan Zulpi Agha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12078

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan waktu, pengalaman auditor, dan komunikasi tim terhadap kualitas audit pada Kantor Akuntan Publik (KAP) XYZ. Kualitas audit merupakan aspek penting dalam menjaga keandalan laporan keuangan sehingga diperlukan faktor-faktor yang mampu mendukung pelaksanaan audit secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada auditor yang bekerja di KAP XYZ. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus dengan jumlah responden sebanyak 80 auditor. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tekanan waktu tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi sebesar 0,886. Sementara itu, pengalaman auditor dan komunikasi tim berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit dengan masing-masing nilai signifikansi sebesar 0,002 dan 0,000. Secara simultan, tekanan waktu, pengalaman auditor, dan komunikasi tim berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,284 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan variasi kualitas audit sebesar 28,4%, sedangkan sisanya sebesar 71,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Kantor Akuntan Publik dalam meningkatkan kualitas audit melalui pengembangan pengalaman auditor dan penguatan komunikasi tim.
Analisis Sistem Manajemen Mutu dalam Menjaga Kualitas Audit (Studi Kasus pada KAP XXX) Ari Kusnul Rohmawati; Ridwan Zulpi Agha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penerapan sistem manajemen mutu audit pada Kantor Akuntan Publik XXX berdasarkan Standar Manajemen Mutu 1 (SMM 1) dan Standar Audit (SA) 220 pada masa awal implementasi SMM 1, menganalisis perannya dalam menjaga kualitas audit, serta menyusun rekomendasi perbaikan terhadap aspek yang belum sesuai dengan ketentuan standar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek penelitian ini adalah sistem manajemen mutu Kantor Akuntan Publik XXX. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan telaah dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen mutu audit pada KAP XXX secara umum telah sesuai dengan sebagian besar ketentuan SMM 1 dan SA 220. Elemen tata kelola dan kepemimpinan, etika yang relevan, penerimaan dan keberlanjutan hubungan dengan klien, serta pelaksanaan perikatan telah diterapkan sesuai ketentuan. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan penyempurnaan, yaitu pada elemen proses penilaian risiko, sumber daya, informasi dan komunikasi, serta pemantauan dan remediasi. Selain itu, sistem manajemen mutu audit berperan dalam menjaga kualitas audit melalui kepatuhan terhadap standar audit, kecukupan dan ketepatan bukti audit, serta efektivitas proses audit. Berdasarkan hasil tersebut, disusun rekomendasi berupa penyempurnaan kebijakan, dokumentasi, dan implementasi sistem manajemen mutu agar lebih selaras dengan pendekatan berbasis risiko dalam SMM 1.
ACCRUAL EARNING MANAGEMENT AND FIRM VALUE : THE MODERATING ROLE OF ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) PERFORMANCE Hayati Fatimah; Ridwan Zulpi Agha; Riky Rizki Junaidi
JAT : Journal Of Accounting and Tax Vol. 5 No. 2 (2026): Special Issue
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/w87cqd92

Abstract

This study aims to analyze the relationship between accrual earnings management and firm value, with environmental, social, and governance (ESG) performance serving as a moderating variable, based on agency theory. The sample consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2022–2024. Regression analysis is employed to test the proposed hypotheses. The findings indicate that accrual earnings management is significantly and negatively associated with firm value. Furthermore, ESG performance weakens the negative relationship between accrual earnings management and firm value. These findings remain robust across additional analyses in which ESG performance is decomposed into its environmental, social, and governance dimensions. Specifically, environmental performance weakens the negative relationship between accrual earnings management and firm value. Likewise, social performance weakens the negative relationship between accrual earnings management and firm value. Similarly, governance performance weakens the negative relationship between accrual earnings management and firm value. The findings of this study provide important implications for firms, financial statement users, and the Indonesian Financial Services Authority (OJK).