Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EKSPLORASI PERMAINAN TRADISIONAL BOLA BEKEL DAN ENGKLEK SEBAGAI WARISAN BUDAYA DI GENARASI MILENIAL DESA MARIO KECAMATAN LIBURENG KABUPATEN BONE Nurjannah Nurjannah; Hasni Hasni; Syarifah Balkis
Social Landscape Journal Vol 4, No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56680/slj.v4i2.45880

Abstract

This study aims to determine 1) An overview of the dynamics of traditional bekel and crankball games among millennials in Mario Village, Libureng District, Bone Regency 2) Knowing the factors influencing children in Mario Village, Libureng sub-district, Bone Regency choosing modern games compared to traditional bekel ball games and crank. 3) Knowing how the existence of the traditional game of bekel and crank ball in Mario Village, Libureng District, Bone Regency in the millennial era. This type of research used is qualitative. This research method uses data collection techniques through observation, interviews and documentation. Researchers obtain data through a process that includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show 1) An overview of the dynamics of traditional bekel and crankball games in the millennial generation of Mario Village, Libureng District, Bone Regency, namely: slow or fast changes, small and big changes. 2) The factors that influence children in Mario Village, Libureng District, Bone Regency, choose modern games compared to traditional bekel and crankball games, namely: innovation, invention, adaptation, adaptation. 3) The existence of traditional bekel and crankball games in Mario Village, Libureng sub-district, Bone Regency in the millennial era, namely: Existence, circumstances.
Pengaruh Media Lose Part Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Pada Taman Kanak-Kanak Pelangi Kabupaten Bulukumba Usman; Muh. Said; Syarifah Balkis
SEMINAR NASIONAL DIES NATALIS 62 Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional UNM ke-63 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan motorik halus anak merupakan kemampuan anak didik dalam koordinasi dan kontrol otot kecil. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas media loose part terhadap perkembangan kemampuan motorik halus anak didik di Kelompok B TK Pelangi Bulukumba. Dengan Sampel penelitian sebanyak 20 orang. Penelitian ini menggumakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen one group test pretest dan postest. Data dikumpulkan lembar observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan uji statisitik parametrik paired sampel t test dan N Gain skor. Hasil uji komparasi pretest dan postest menunjukkan bahwa nilai t hitung sebesar 24.978 dan nilai t tabel sebesar 1.729 dengan nilai sig sebesar 0.00, data ini menunjukkan bahwa nilai t hitung > t tabel dengan nilai N Gain sebesar 0.72 kategori tinggi hal mengindikasikan bahwa media lose part efektivit untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak didik kelompok B di TK Pelangi Bulukumba pada indikator kemampuan anak mengotrol lengan yang melibatkan otot halus.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 27 MAKASSAR Dina Melinda; Syarifah Balkis; Sakmawati
Jurnal Kependidikan Media Vol. 15 No. 1 (2026): JURNAL KEPENDIDIKAN MEDIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/gdyx4h36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) Gambaran penerapan model pembelajaran kontekstual kelas VIII yang ada di SMP Negeri 27 Makassar, 2) Hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar dalam penerapan modelpembelajaran kontekstual, 3) Pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar. Utuk mencapai tujuan tersebut, maka peneliti menggunakan metode kuantitaif dengan desain ex-post facto. Variabel dalam penelitian terdiri dari model pembelajaran kontekstual (variabel X) dan hasil belajar IPS (variabel Y). Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket(kuesioner), dan dokumentasi. Adapun, teknik analisis data yang digunakan ialah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial menggunakan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Gambaran penerapan model pembelajaran kontekstual kelas VIII yang ada di SMP Negeri 27 Makassar berada padakategori “sangat tinggi” dengan indikator (a) Kontruktivisme; (b) Inkuiri atau menemukan; (c) Bertanya; (d) Masyarakat Belajar; (e) Pemodelan; (f) Refleksi dan (g)Penilaian autentik. 2) Hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar dalam penerapan model pembelajaran kontekstual berada pada kategori “sangat tinggi” dengan indikator (1) aspek kognitif; (2) aspek afektif; dan  (3) aspek psikomotor. 3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara model pembelajaran kontekstual terhadap hasil belajar IPS Siswa di SMP Negeri 27 Makassar dengan nilai signifikan koefisien korelasi sebesar 0.691 yang berada pada kategori “tinggi”