Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Warta Pengabdian

Status Kebersihan Mulut dan Karies Pada Siswa Berkebutuhan Khusus di SLB Autis dan TPA B SLB Branjangan Kabupaten Jember Dessy Rachmawati; Tantin Ermawati
Warta Pengabdian Vol 13 No 3 (2019): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v13i3.9501

Abstract

Kesehatan rongga mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara menyeluruh. Gigi merupakan salah satu organ pencernaan paling penting dalam proses pencernaan makanan, sehingga kesehatan gigi merupakan salah satu hal terpenting bagi pertumbuhan anak. Tingginya resiko karies gigi pada anak-anak disebabkan karena secara fisiologis-anatomi gigi sulung mempunya pit dan fissure yang lebih dalam sehingga memudahkan plak menempel. Selain itu, konsumsi gula yang tinggi pada anak-anak memicu proses terjadinya kerusakan gigi (Suwelo, I.S. 1992). Anak-anak berkebutuhan khusus merupakan kelompok berisiko tinggi terhadap masalah kesehatan sehingga membutuhkan bantuan dan kerjasama dengan orang lain untuk mendapatkan dan memelihara kesehatan, termasuk dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka. Kondisi gigi dan mulut yang bersih dan sehat sangat penting untuk menunjang kehidupan anak-anak tersebut. Masalah gigi yang biasanya muncul pada anak berkebutuhan khusus antara lain karies (lubang) gigi, gigi berdarah, dan gigi berjejalan (maloklusi). Oleh karena itu, anak-anak berkebutuhan khusus lebih membutuhkan perhatian dibandingkan anak-anak normal lainnya karena berbagai keterbatasan yang dimiliki terutama kurang mampu untuk membersihkan sendiri rongga mulutnya. Sehingga hal ini meningkatkan faktor resiko kerusakan gigi-gigi dan jaringan lunak rongga mulut disekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebersihan rongga mulut dan status kesehatan rongga mulut serta hubungan antara tingkat kebersihan rongga mulut dengan status gingivitis/penyakit periodontal pada siswa autis. Jenis penelitian ini adalah anayitic correlation dengan pendekatan cross sectional, sampel diambil menggunakan teknik accidental sampling dengan uji statistik Kolmogorov-Smirnov. Subjek adalah 35 siswa autis di SLB Autis dan TPA B SLB Branjangan Kabupaten Jember. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebersihan mulut siswa autis di SLB Branjangan sebagian besar adalah sedang (57,1%) dan sebagian besar siswa yang diperiksa mengalami karies dan penyakit periodontal sedang (70%). Semua siswa yang diperiksa mengalami karies, baik itu siswa dengan tingkat kebersihan mulut yang baik, sedang maupun buruk. Disarankan kepada siswa autis tersebut untuk selalu menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulutnya.
Profil Tekanan Darah Pada Lansia di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember Tantin Ermawati; Suhartini Suhartini; Zahreni Hamzah Hamzah; Zahara Meilawati
Warta Pengabdian Vol 11 No 4 (2017): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahap lanjut usia akan terjadi perubahan-perubahan terutama pada perubahan fisiologis karena dengan semakin bertambahnya usia, fungsi organ tubuh akan semakin menurun. Salah satunya adalah perubahan elastisitas pembuluh darah yang dapat mengakitkan peningkatan tekanan darah. Tujuan dari pengabdian dan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil tekanan darah pada lansia di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember. Jenis penelitian ini adalah penelitian diskriptif observasional secara cross sectional. Subyek penelitian diambil dari populasi lansia di Kecamatan Arjasa yang dilakukan pengukuran tekanan darah sistole dan tekanan diastole dengan metode auskultasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tekanan sistole khususnya pada kelompok lansia usia 60-74 tahun mengalami peningkatan kurang lebih 20 mmHg dari tekanan darah sistole yang normal. Sedangkan pada tekanan diastole, untuk semua kelompok usia mengalami peningkatan 3-8 mmHg. Adanya perubahan pada tekanan darah ini di pengaruhi oleh banyak faktor. Faktor Usia menjadi alah satu faktor yang menyebabkan peningkatan darah.
Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Pendekatan Art Therapy pada Siswa Taman Kanak-Kanak di Jember Tantin Ermawati
Warta Pengabdian Vol 17 No 1 (2023): Warta Pengabdian
Publisher : LP2M Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/wrtp.v17i1.29205

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada anak pra sekolah/ TK masih sangat perlu diperhatikan, karena penyakit gigi dan mulut pada anak masih berada dalam posisi penyakit terbanyak yang tersebar diseluruh wilayah di Indonesia. Merawat kesehatan gigi anak sejak dini merupakan cara terbaik untuk menjaga gigi dan mulut tetap sehat. Saat usia bayi sampai umur 5 tahun (balita), perlu mengajarkan pentingnya perawatan gigi agar tidak terjadi kerusakan maupun penyakit mulut saat dewasa. Berdasarkan observasi lapang yang telah dilakukan tim pengabdi di TK Al Ikhlas jember menunjukkan bahwa tingkat karies pada siswa masih cukup tinggi, dimana rata-rata setiap anak mengalami karies gigi susu. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak terutama pada siswa Taman Kanak-Kanak melalui pendekatan Art Therapy (cergam) kesehatan gigi dan mulut. Pendekatan Art Therapy ditekankan pada seni meliputi cerita bergambar, dongeng, menggambar dan mewarnai. Menggunakan cergam anak-anak lebih tertarik dan bisa menjadi salah satu strategi dalam upaya promosi kesehatan yang efektif yang dapat merangsang kemampuan imajinatif non verbal. Kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut siswa TK Al Ikhlas Jember.