Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL AGRILAND

Evaluasi potensi lahan pengembangan komoditas kacang tanah (Arachis hypogaea L.) di Kecamatan Haharu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur Feronika Ratunggading; Uska Peku Jawang; Marten Umbu Nganji
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 3 (2020): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v8i3.3363

Abstract

Informasi potensi lahan pengembangan tanaman kacang tanah di Desa Rambangaru dan Praibakul masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik biofisik lahan dan kelas kesesuaian lahan tanaman kacang tanah di Desa Rambangaru dan Praibakul. Metode analisis yang digunakan adalah metode matching (pencocokan) dan metode overlay. Karakteristik lahan di Desa Rambangaru dan Praibakul memiliki rata-rata temperatur 27.1 °C/tahun, curah hujan 843.4 mm/tahun, dan kelembaban 78.2%/tahun, drainase sangat terhambat, tekstur tanah: liat, lempung berliat, lempung, lempung berdebu, dan lempung berpasir, rata-rata kedalaman tanah 25-75 cm, kandungan kapasitas tukar kation 24.38-44.67 cmol/kg, nilai pH tanah 6.2-8.3, kandungan C-Organik 0.05%-8.96%, kemiringan lereng 8%-40%, dan batuan permukaan 0-50%. Kelas kesesuaian lahan wilayah Desa Rambangaru dan Praibakul yaitu kelas S1 (sangat sesuai) seluas 1038.61 ha, dan S2 (cukup sesuai) seluas 8684.88 ha. Faktor pembatas dari hasil matching adalah kelas kesesuaian lahan yaitu drainase, kemiringan lereng dan batuan permukaan.
Respon Pemberian Pupuk Kandang Feses Kambing Dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Alium ascalonicum L.) Monika Redda; Marten Umbu Nganji; Lusia Danga Lewu
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10, No 3 (2022): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v10i3.6398

Abstract

Bawang merah merupakan tanaman yang memiliki manfaat sangat tinggi, baik sebagai bumbu masakan maupun digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisional. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Lambanapu, Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur penelitian ini dilakukan karena masyarakat petani di kelurahan Lambanapu masih banyak yang belum dapat memanfaatkan pupuk feses kandang kambing pada tanaman bawang merah, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian pupuk kandang feses kambing dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lngkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yakni P0 tanpa pemberian pupuk, P1, pemberian pupuk kandang kambing sebanyak 123.75 g/lobang tanam, P2, pemberian pupuk kandang kambing sebanyak 247.5 g/lobang tanam, P3, pemberian pupuk kandang kambing sebanyak 375.25 g/lobang tanam dan P4, pemberian pupuk kandang kambing sebanyak 495 g/lobang tanam. Variabel yang di ukur adalah tinggi Tanaman (cm), jumlah umbi, berat kering umbi (gram), berat kering brangkasan (g). Hasil penelitian menujukan bahwa dosis pupuk kendang kambing 20 ton/ha memberikan pertumbuhan bawang merah terbaik, sedang dosis pupuk kendang kambing 20 ton/ha membemberikan bobot umbi bawang merah terberat