Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penilaian Status Kesuburan dan Pengelolaan Tanah Sawah Tadah Hujan di Desa Umbu Pabal Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Uska Peku Jawang
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 26 No. 3 (2021): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.26.3.421

Abstract

The rain-fed rice fields in Umbu Pabal Selatan Village are agricultural land that is always cultivated every year to meet the food needs of the villagers. Soil fertility is a piece of important information in managing rice fields to increase rice production. This study aims to evaluate the status of soil properties, soil fertility, and the direction of management of rain-sized rice fields in the village. The method used was descriptive exploration surveys with soil samples taken deliberately. Laboratory test results showed that soil pH is classified as acidic, N-total is medium, P-available is low, K-available is very high, cation exchange capacity is high, and C-organic is high. Fertility status is low (96.9 ha), moderate (194.6 ha), and high (160.3 ha). Management direction in improving fertility and nutrient deficiency is by fertilizing and water-logging. Keywords: rain-fed rice field, soil fertility, South Umbu Pabal Village
Evaluasi potensi lahan pengembangan komoditas kacang tanah (Arachis hypogaea L.) di Kecamatan Haharu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur Feronika Ratunggading; Uska Peku Jawang; Marten Umbu Nganji
AGRILAND Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 3 (2020): Agriland: Jurnal Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Islam sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/agr.v8i3.3363

Abstract

Informasi potensi lahan pengembangan tanaman kacang tanah di Desa Rambangaru dan Praibakul masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik biofisik lahan dan kelas kesesuaian lahan tanaman kacang tanah di Desa Rambangaru dan Praibakul. Metode analisis yang digunakan adalah metode matching (pencocokan) dan metode overlay. Karakteristik lahan di Desa Rambangaru dan Praibakul memiliki rata-rata temperatur 27.1 °C/tahun, curah hujan 843.4 mm/tahun, dan kelembaban 78.2%/tahun, drainase sangat terhambat, tekstur tanah: liat, lempung berliat, lempung, lempung berdebu, dan lempung berpasir, rata-rata kedalaman tanah 25-75 cm, kandungan kapasitas tukar kation 24.38-44.67 cmol/kg, nilai pH tanah 6.2-8.3, kandungan C-Organik 0.05%-8.96%, kemiringan lereng 8%-40%, dan batuan permukaan 0-50%. Kelas kesesuaian lahan wilayah Desa Rambangaru dan Praibakul yaitu kelas S1 (sangat sesuai) seluas 1038.61 ha, dan S2 (cukup sesuai) seluas 8684.88 ha. Faktor pembatas dari hasil matching adalah kelas kesesuaian lahan yaitu drainase, kemiringan lereng dan batuan permukaan.
Pelatihan Pembuatan Perangkap Serangga pada Kelompok Wanita Tani Suka Maju Kelurahan Malumbi Yonce Melyanus Killa; Uska Peku Jawang; Marten Umbu Nganji; Lusia Danga Lewu; Melycorianda H. Ndapamuri; Suryani K. K. L. Kapoe
Jurnal Abdidas Vol. 2 No. 6 (2021): December Pages 1257-1486
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v2i6.476

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Suka Maju merupakan salah satu kelompok tani yang ada di Kelurahan Malumbi Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur yang melakukan kegiatan pertanian  kususnya dibidang hortikultura. Kegiatan pertanian yang dilakukan sering terjadi masalah salah satunya dari organisme pengganggu tanaman (OPT) sehingga membutuhkan pengetahuan untuk melindungi tanaman yang dibudidayakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan teknik pengendalian hama terutama serangga yang ramah lingkungan dan menggunakan bahan bekas. Metode kegiatan yaitu Sosialisasi, Ceramah Praktek pembuatan perangkap kuning dan memasang perangkap di lahan serta monitoring. Hasil sosialisasi menunjukan anggota kelompok tani paham dan dapat membedakan OPT dan dapat membuat perangkap kuning dari bahan bekas dan mampu membuat perangkap kuning dan mengaplikasikan atau memasangnya pada lokasi lahan budidaya. Hasil monitoring ditemukan beberapa serangga yang terperangkap atau lengkep pada perangkap kunung seperti lalat buah (Bactrocera sp.) dan imago dari ulat crop (Plutella xylostela) serta beberapa serangga lain.
PENGARUH PEMBERIAN MICROORGANISME LOKAL KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL PRODUKSI BAWANG MERAH VARIETAS LOKANANTA Yusmina Wori Hana; Uska Peku Jawang; Suryani Kurniawi K. L. Kapoe
Jurnal Agro Indragiri Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Agro Indragiri
Publisher : Fakultas Pertanian, Program Studi Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jai.v9i1.1864

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian microorganisme lokal keong mas terhadap pertumbuhan serta hasil produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan dilahan Kelompok Tani Marangga Hamu Kelurahan Malumbi,Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur pada bulan Juni sampai September 2021. Rancangan Acak Lengkap metode yang digunakan dalam penelitian ini, dengan 6 perlakuan yaitu Po (tanpa pemberian POC MOL keong mas), P1 (50 ml/ polibag), P2 (100 ml/ polibag), P3 (150 ml/ polibag), P4 (200 ml/polibag), P5 (250 ml/ polibag) serta masing-masing perlakuan diulang 4 kali. Hasil yang diperoleh bahwa pupuk organik cair keong mas sangat berpengaruh nyata terhadap terhadap jumlah daun bawang merah varietas lokananta dan tidak berpengaruh signifikan terhadap jumlah umbi serta berat kering umbi. Dosis terbaik yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merang yaitu 250ml/polibag atau 177 liter/ ha.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Komoditas Perkebunan di Kecamatan Nggaha Ori Angu Kabupaten Sumba Timur Umar Bin Muhammad Soud; Uska Peku Jawang; Yonce M. Killa
AGRITROP Vol 19, No 1 (2021): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v19i1.5619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian lahan terhadap komoditas perkebunan di Kecamatan Nggaha Ori Angu Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Juli - Oktober 2020. Dengan menggunakan metode analisis pencocokan (Matching), persyaratan tumbuh tanaman dan dilakukan metode overlay menggunakan extension modelbuilder. Kelas kesesuaian lahan untuk komoditas perkebunan kemiri adalah S1 (sangat sesuai) dengan luas 27.889,203 ha atau (64,52 %), S2 (cukup sesuai) dengan luas 15.238,136 ha atau (35,25 %), dan N (tidak sesuai) 8,4 ha atau (0,02 %). Komoditas jambu mete dengan kesesuaian lahan S1 (sangat sesuai) dengan luas 7.676,022 ha atau (17,75 %), S2 (cukup sesuai) dengan luas 35.453,526 ha atau (82,02 %), dan N (tidak sesuai) 9,1 ha atau (0,03 %). Komoditas kelapa dengan kesesuaian lahan S2 (cukup sesuai) dengan luas 21.445,633 ha atau (49,61 %), S3 (sesuai marginal) dengan luas 21.683,66 ha atau (50,16 %), dan N (tidak sesuai) 9,4 ha atau (0,03 %). 
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI WANITA SUKA MAJU DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PADAT BERBAHAN ARANG SEKAM PADI DAN KOTORAN SAPI DI KELURAHAN MALUMBI, KABUPATEN SUMBA TIMUR Uska Peku Jawang; Lusia Danga Lewu; Melycorianda H. Ndapamuri; Yonce Melyanus Killa; Marten Umbu Nganji; Suryani K. K. L. Kapoe; Umbu Rihi L. Niki; Sonia S. Helen; Adelita P. Maranda; Kawawu M. Tana; Maya R. Hana; Darius M. Yewa
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i2.8650

Abstract

ABSTRAKMinimnya informasi pemanfaatan bahan lokal sebagai dasar pembuatan pupuk padat di Kelompok Wanita Tani Suka Maju, Kelurahan Malumbi, Kabupaten Sumba Timur merupakan alasan utama yang mendasari kegiatan pengabdian ini. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pembuatan pupuk organik padat dari bahan arang sekam dan kotoran sapi. Oleh karena itu, ketergantungan terhadap penggunaan pupuk anorganik, serta biaya produksi tanaman hortikultura dapat dikurangi. Metode pelatihan yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, dan demontrasi, sedangkan metode evaluasi pelaksanaan pelatihan yaitu observasi. Hasil yang diperoleh bahwa petani sangat antusias selama kegiatan berlangsung, dan mampu mempraktikkan pembuatan pupuk organik secara mandiri. Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi Kelompok Wanita Tani Suka Maju dalam memanfaatkan bahan lokal yang ada dilingkunganya untuk dijadikan pupuk serta mampu meningkatkan produksi tanaman hortikultura yang diusahakan. Kata kunci: kelompok tani; pelatihan; pupuk organik; arang sekam padi; kotoran sapi ABSTRACTThe lack of information on the use of local materials as the basis for making solid fertilizer in the Suka Maju Women Farmers Group, Malumbi District, East Sumba Regency is the main reason for conducting service activity. The purpose of community service is to increase knowledge and skills in making solid organic fertilizer from husk charcoal and cow dung. Therefore, the dependence on the use of inorganic fertilizers, as well as the cost of producing horticultural crops can be reduced.  The training methods used are lectures, discussions, and demonstrations, while the evaluation method for the implementation of the training is observation. The results showed that farmers were very enthusiastic during the activity, and they were able to practice making organic fertilizer independently. This training provides new knowledge and skills for the Suka Maju Women Farmers Group in utilizing local materials in their environment to be used as fertilizers and has increased the production of cultivated horticultural crops. Keywords: farmer group; training; organic fertilizer; rice husk charcoal; cow dung.
Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Minuman Herbal Dalam Rangka Mencegah Penyebaran Covid-19 Marten Umbu Nganji; Lusia Danga Lewu; Uska Peku Jawang; Yonce Melyanus Killa; Sri Ita Tarigan
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v4i2.1072

Abstract

Abstract: Moringa leaves can be processed in various food and beverage products such as clear vegetables, juice, omelette, chips, nastar, donuts, bakwan and Moringa leaf noodles. In addition, Moringa leaves can be processed as herbal drinks. Currently, with the covid-19 pandemic conditions around the world, many alternative herbal ingredients are consumed by the public to increase body nutrition in order to prevent transmission of the virus, one of which is Moringa leaves. Moringa plants are high in nutrients, such as vitamin C, calcium, vitamin A, potassium, and protein. The purpose of implementing this PkM activity is to provide information and, to provide assistance to the community in utilizing Moringa plants to prevent Covid-19, as well as to improve community skills in making Moringa herbal drink to prevent Covid-19. This PkM was held at the Ori Angu Farmers Group in Pambotanjara Village, with a series of activities including the socialization of the importance of Moringa leaves, the preparation of raw materials for making herbal moringa drinks, and the practice of manufacturing Moringa leaf herbal drink products. The results of this activity were the socialization of the use of Moringa leaves as a way to increase immunity in order to prevent viruses and the practice of making Moringa leaf tea with members of farmer groups, students and lecturers at the Ori Angu Farmer Group, Pambotanjara Village.Keywords: herbal drink; moringa leaves; prevents covid-19Abstrak: Daun kelor dapat diolah dalam berbagai produk makanan dan minuman seperti sayur bening, juice, omelet, keripik, nastar, donat, bakwan dan mie daun kelor. Selain itu, daun kelor dapat diolah sebagai minuman herbal. Saat ini, dengan adanya kondisi pandemik covid-19 di seluruh dunia, banyak alternatif bahan herbal yang dikonsumsi oleh masyarakat untuk menambah nutrisi tubuh agar dapat mencegah terjadinya penularan virus tersebut, salah satunya adalah daun kelor. Tanaman kelor memiliki nutrisi tinggi, seperti vitamin C, kandungan kalsium, vitamin A, kandungan potasium, dan protein. Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah untuk memberikan informasi dan, melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam memanfaatkan tanaman kelor untuk mencegah covid-19, serta meningkatkan keterampilan masyarakat dalam pembuatan minuman herbal daun kelor dalam mencegah covid-19. PkM ini dilaksanakan di Kelompok Tani Ori Angu Desa Pambotanjara dengan runtutan kegiatan adalah sosialisasi pentingnya daun kelor, persiapan bahan baku pembuatan minuman herbal daun kelor, dan praktik pembuatan produk minuman herbal daun kelor. Hasil dari kegiatan ini adalah terlaksananya sosialisasi pemanfaatan daun kelor sebagai salah satu cara menambah imunitas tubuh dalam rangka mencegah virus dan dilaksanakannya praktik pembuatan teh daun kelor bersama anggota kelompok tani, mahasiswa dan dosen di Kelompok Tani Ori Angu Desa Pambotanjara.Kata kunci: daun kelor; mencegah covid-19; minuman herbal
Jenis Dan Dominasi Gulma Pada Lahan Tanaman Jagung Di Lokasi Food Estate Kabupaten Sumba Tengah Fiter Karenga; Yonce Melyanus Killa; Surnyani K. K. L. Kapoe; Uska Peku Jawang
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 6, No 1 (2022): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v6i1.2259

Abstract

Gulma merupakan tumbuhan pada lahan yang tidak dikehendaki keberadaanya dan menimbulkan kerugian pada tanaman. Penelitian ini dilakukan Untuk mengetahui jenis gulma dan tingkat dominasi gulma pada lahan tanaman jagung di lokasi food estate Desa Umbu Pabal Selatan. Penelitian dilakukan di Desa Umbu Pabal Selatan pada bulan Desember 2021- Januari 2022. Metode yang dilakukan adalah metode survei dan hasil survei dideskripsikan. Pengambilan sampel di lakukan di 15 titik pada 3 lokasi berbeda yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Gulma yang diperoleh kemudian di cocokan dengan buku gulma. Berdasarkan penelitian menunjukan jenis gulma yang terdapat di lahan tanaman jagung  yaitu Ischaenum rugosum, Ocinum gratissimum, Borreria alata, Spigelia anthelmia L, Chromolaena odorata L, Ageratum conyzoides, Imperata cylindrical, Eriosema critinum, Momiso pudica. Hasil perhitungan kerapatan relatif dan dominasi relatif menunjukan bahwa gulma Borreria alata menunjukan hasil tertinggi sedangkan yang terendah adalah gulma Ocinum gratissimum dan gulma Spegelia anthelmia L.
The Quality Test of Bokasi Fertilizer a Combination of Local Ingredients from the Leaves of Gamal, Kirinyuh and Lamtoro Plant Leaves Yermias Windi; Uska Peku Jawang; Melycorianda H. Ndapamuri
Asian Journal of Healthcare Analytics Vol. 1 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.276 KB) | DOI: 10.55927/ajha.v1i2.1673

Abstract

The purpose of the study was to determine the quality of Bokasi fertilizer with a combination of local ingredients, namely gamal leaves, kirinyuh leaves, and lamtoro leaves. The method used is purposive sampling on the combination of local materials (P1 = 5 Gamal + 2.5 Kirinyuh + 2.5 Lamtoro; P2 = 2.5 Gamal + 5 Kirinyuh + 2.5 Lamtoro; P3 = 2.5 Gamal + 2.5 Kirinyuh +5Lamtoro; P4= 4Gamal +3Kirinyuh +3 Lamtoro; P5=3Gamal +4Kirinyuh + 3Lamtoro; and P6= 3Gamal +3Kirinyuh +4Lamtoro). Determination of the quality of bokasi fertilizer based on SNI 19-7003-2004. Parameters tested were pH, electrical conductivity (DHL), C-Organic, N-Total, C/N Ratio, Phosphorus, and Potassium. The test results obtained the value of pH (6.79-6.88), C-Organic (16.04-22.48), N-Total (2.96-3.30), C/N Ratio (5.22- 7.14), Phosphorus (0.63-0.64), Potassium (1.24-1.59), and DHL (3.59-4.26). Based on SNI 19-7003-2004 obtained pH, C-Organic, N, P, K meet the standard, while the C/N ratio does not meet the standard. High DHL indicates the value of fertilizer nutrients available to plants.
Uji Kualitas Pupuk Bokasi Kombinasi Bahan Lokal Daun Tumbuhan Gamal, Kirinyuh dan Lamtoro Yermias Windi; Uska Peku Jawang; Melycorianda H. Ndapamuri
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 1 No. 5 (2022): October 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v1i5.1474

Abstract

The purpose of the study was to determine the quality of Bokasi fertilizer with a combination of local ingredients, namely gamal leaves, kirinyuh leaves, and lamtoro leaves. The method used is purposive sampling on the combination of local materials (P1 = 5%Gamal + 2.5%Kirinyuh + 2.5%Lamtoro; P2 = 2.5%Gamal + 5%Kirinyuh + 2.5%Lamtoro; P3 = 2.5%Gamal + 2.5%Kirinyuh + 5%Lamtoro; P4= 4%Gamal +3%Kirinyuh + 3%Lamtoro; P5= 3%Gamal + 4%Kirinyuh + 3%Lamtoro; and P6= 3%Gamal + 3%Kirinyuh + 4%Lamtoro). Determination of the quality of bokasi fertilizer based on SNI 19-7003-2004. Parameters tested were pH, electrical conductivity (DHL), C-Organic, N-Total, C/N Ratio, Phosphorus, and Potassium. The test results obtained the value of pH (6.79-6.88), C-Organic (16.04-22.48), N-Total (2.96-3.30), C/N Ratio (5.22- 7.14), Phosphorus (0.63-0.64), Potassium (1.24-1.59), and DHL (3.59-4.26). Based on SNI 19-7003-2004 obtained pH, C-Organic, N, P, K meet the standard, while the C/N ratio does not meet the standard. High DHL indicates the value of fertilizer nutrients available to plants.
Co-Authors Adelita P. Maranda Adelita P. Maranda Alan, Silvester Umbu Aldi Babu Taraparengu Alfius Umbu Yewa Amelia Florida Kiha Antonius Nd. Nduang Arman Kambaru Windi Bistok Hasiholan Simanjuntak Darius M. Yewa Darius Meta Yewa Djara, Ferdinan Yonathan Duang, Antonius Ndana Elfis Umbu Katongu Retang Elieser Irno Bulu Erin Pekuwali Febyningsi Rambu Ladu Mbana Feronika Ratunggading Fiter Karenga Frans Meta Pangga Liau Gerhard Kory, Wiliam Hana, Maya R. Henggu, Krisman Umbu Ina, Putriani Tamu Indrayani Rambu Apu Kapoe, Suryani K. K. L. Kapoe, Suryani KKL Kapoe, Suryani Kurniawi Kahi Leba Karepi Kahendu, Trisno Kawawu M. Tana Kawawu M. Tana Kilimandang, Ebenheizer Umbu Killa, Yonce Melianus Killa, Yonce Melyanus Kita, Yakobus Landu Niki, Umbu Hiri Lewu, Lusia Danga Lewu, Lusia Danga Lusia Lewu Makapaki, William Oemboe Koedoe Makatita, Audrey Loiuise Maranda, Adelita P. Marten U. Nganji Marten Umbu Nganji Maya R. Hana Maya R. Hana Melycorianda H. Ndapamuri Mira, Trisari Dewi N. B. Nduang, Antonius Nd. Nganji, Marten Umbu Nikodemus Dongga Panda Oktavianus Talu Marak Ones Pajaru Mbita Pekuwali, Arini Aha Pekuwali, Erin Rada, Yustina Ratu, Edmilson Umbu Saragih, Elsa Christin Semsidin Kota Pa Sonia S. Helen Sri Ita Tarigan Surnyani K. K. L. Kapoe Suryani K. K. L. Kapoe Suryani K. K. L. Kapoe Suryani K.K.L Kapoe Suryani Kurniawi Kahi Leba Kapoe Suryaningsih Ndahawali Tana, Kawawu M. Tarigan, Sri Ita Tinjung Mary Prihtanti Umar Bin Muhammad Soud Umbu Domu Wora Umbu Hiri Landu Niki Umbu Rihi L. Niki Wadu, Junaedin Yermias Windi Yermias Windi Yonce Melianus Killa Yusmina Wori Hana