Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Tren Penelitian Global Tentang MOOC Dalam Pembelajaran Online: Tinjauan Bibliometrik 2015 - 2025 Adinda Adzkia Zhafira Dahlan; Esmar Budi; Ely Rismawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Massive Open Online Courses (MOOCs) telah menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang populer dalam dunia pendidikan sebagai bentuk pembelajaran terbuka massal. Dalam konteks pembelajaran daring, MOOCs memberikan kemudahan akses kapan saja dan di mana saja, sehingga berperan penting dalam mendukung proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi global tentang MOOCs dalam pembelajaran daring dengan rentang 2015–2025. Metode penelitian ini dilakukan melalui pendekatan bibliometrik terhadap dokumen-dokumen yang diperoleh dari basis data Scopus, dianalisis menggunakan perangkat lunak R dan Biblioshiny dan dilakukan pemetaan. Berdasarkan 625 dokumen dan 385 sumber berbasis Scopus, hasil analisis menunjukkan puncak dari tren publikasi global terkait MOOCs konteks pembelajaran daring berada pada 2024 dengan jumlah 73 publikasi. Meninjau dari hasil analisis, China menjadi negara yang paling berkontribusi terkait penelitian MOOCs dengan jumlah 132 publikasi artikel. Mengidentifikasi sumber paling berkontribusi dalam penelitian yaitu Lecture Notes in Computer Science, including subseries Lecture Notes in Artificial Intelligence and Lecture Notes in Bioinformatics) dan penuli paling produktif adalah Ebner M dengan jumlah publikasi 8 artikel. Penelitian tren publikasi topik MOOC sudah dilakukan oleh Irwanto dengan penelitian nya MOOC pada pendidikan tingkat tinggi rentang tahun 2012 – 2022. Penelitian ini menunjukkan bahwa posisi MOOC sebagai topik penelitian global terus mengalami perkembangan, MOOC dipandang sebagai salah satu upaya memperluas dan memberikan fleksibilitas pembelajaran berbasis teknologi.
Tren Massive Open Online Course (MOOC) untuk Pembelajaran Daring di Perguruan Tinggi: Analisis Bibliometrik (2015-2025) Amalinda Maret Dwi Cahyani; Esmar Budi; Ely Rismawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Massive Open Online Course (MOOC) menjadi tren dalam pendidikan karena memungkinkan akses terbuka dalam jaringan secara global tanpa batasan jumlah peserta. Penggunaan MOOC di perguruan tinggi Indonesia saat ini mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan transformasi digital, termasuk MOOCs UNJ yang menyediakan kursus daring dengan menyajikan materi dalam bentuk micro-learning. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan analisis bibliometrik terhadap beberapa artikel terkait tren MOOC untuk pembelajaran daring di perguruan tinggi yang ditinjau selama periode 2015 hingga 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan analisis bibliometrik. Dari database Scopus didapatkan 967 dokumen yang diproses dan dianalisis menggunakan software Rstudio dengan berbantuan Biblioshiny dari Bibliometrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren publikasi MOOC terbanyak pada tahun 2021 dengan 125 artikel. Dari sisi distribusi secara geografis, negara dengan kontribusi publikasi terbanyak yaitu: Cina 531 artikel, Amerika Serikat dengan 334 artikel, dan Spanyol dengan 181 artikel. Sementara Indonesia menempati peringkat 9 dengan 72 artikel. Sumber publikasi paling relevan yaitu ACM International Conference Proceeding Series dengan 28 artikel. Penulis dengan kontribusi terbanyak dalam penelitian MOOC adalah Andone D. Kata kunci yang paling sering dicari adalah ‘e-learning’, ‘massive open online course’, dan ‘students. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, kata kunci yang paling sering dicari merupakan kesatuan topik yang memiliki keterkaitan erat dengan aspek pembelajaran daring berbasis MOOC di perguruan tinggi.
Analisis Bibliometrik Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Sains Di Sekolah Menengah Atas: Studi Berbasis Scopus (2015–2025) Amanda Agustin Nurzahra; Esmar Budi; Ely Rismawati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Project Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan inovatif yang menekankan partisipasi aktif siswa dalam pemecahan masalah nyata melalui kerja kolaboratif. Penerapan metode ini dalam pendidikan sains di Sekolah Menengah Atas terus berkembang, namun tren dan kontribusi ilmiahnya belum dipetakan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren, kontribusi penulis dan institusi, serta distribusi penelitian Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran sains di SMA dalam tahun 2015-2025 menggunakan metode bibliometrik. Penelitian ini merupakan studi bibliometrik dengan pendekatan deskriptif dan kuantitatif. Data dikumpulkan dari database Scopus selama periode 2015-2025, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak R dengan Bibliometrik dan Biblioshiny. Populasi penelitian adalah seluruh publikasi yang memuat topik Project Based Learning (PjBL) di bidang sains pada jenjang Sekolah Menengah Atas. Data yang dianalisis mencakup tahun publikasi, afiliasi penulis, sumber publikasi, negara kontribusi terbanyak, penulis teratas, serta kata kunci dominan. Analisis dilakukan untuk melihat distribusi tren, kontribusi sumber, dan kontribusi institusional dengan menggunakan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian mengenai Project Based Learning melibatkan 376 sumber dan 849 dokumen. Berdasarkan analisis data, topik ini paling banyak dibahas pada tahun 2020 dengan mencatatkan 115 publikasi. Setelah data disaring, diketahui bahwa sumber publikasi dengan kontribusi terbanyak berasal dari ASEE Annual Conferences and Exposition, Conferences dengan jumlah 94 dokumen. Sementara itu, penulis yang paling aktif dalam penelitian ini adalah Capraro MM dan Capraro RM. Amerika Serikat (USA) tercatat sebagai negara dengan produksi ilmiah tertinggi dalam bidang project based learning di Sekolah Menengah Atas dengan jumlah 1424 dokumen. Penelitian ini menunjukkan bahwa minat terhadap Project Based Learning dalam pembelajaran sains di Sekolah Menengah Atas meningkat signifikan dalam dekade terakhir, dengan kontribusi besar dari institusi dalam penulis internasional. Penggunaan Project Based Learning (PjBL) di perguruan tinggi Indonesia mengalami peningkatan seiring dengan transformasi digital dalam dunia pendidikan. Di bidang pendidikan fisika Universitas Negeri Jakarta (UNJ), pendekatan ini mulai diimplementasikan salah satunya melalui model STEM-Project Based Learning (STEM-PjBL). Hasil ini memberikan gambaran komprehensif tentang arah perkembangan riset dan dapat menjadi dasar penguatan kebijakan dan praktik pembelajaran berbasis proyek di masa depan.
PENGEMBANGAN PERMAINAN SIMULASI BIRD SIMULATOR SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK PENJUMLAHAN VEKTOR Shofiyah Muthmainnah; Esmar Budi; Haris Suhendar
Joint Prosiding IPS dan Seminar Nasional Fisika Vol. 14 No. 1 (2026): Joint Prosiding IPS dan Seminar Nasional Fisika
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/03.1401.PF09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan permainan simulasi Bird Simulator yang layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk penjumlahan vektor. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model pendekatan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate) namun pada penelitian ini hanya akan dilakukan sampai proses Develop atau pengembangan produk. Permainan ini dikembangkan dengan menggunakan articulate storyline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan simulasi yang dibuat dapat digunakan dengan baik dalam melakukan perhitungan penjumlahan vektor. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya error pada saat media dijalankan, serta hasil perhitugan dari soal yang dimunculkan sama dengan hasil perhitungan secara manual. Implikasi dari penelitian ini adalah adanya media permainan Bird Simulator ini dapat memudahkan siswa memahami konsep penjumlahan vektor.