Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGELOLAAN KAS YANG EFEKTIF DAN MUDAH DI ERA NEW NORMAL BAGI USAHA UMKM KAMPOENG KAJOUTANGAN HERITAGE Dwi Nita Aryani; Sugeng Hariadi; Fera Tjahjani; Imama Zuchroh; Ali Lating; Triana Murtiningtyas; Kadarusman Kadarusman; Setyawan Setyawan; Bunyamin Bunyamin; Siti Munfaqiroh; Nunung Nurastuti Utami
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7: Desember 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i7.4131

Abstract

Usaha UMKM di Kampoeng Kajoetangan Heritage Malang saat masa pandemi covid-19 harus bisa bertaahan terutama di era new normal dan harus bisa meningkatkan usahananya, utamanya bisa melaksanakan tertib membuat pembukuan utamanya pengelolaan kas nya secara efektif. Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini diberikan kepada para pelaku UMKM di Kampoeng Kajoetangan Heritage Malang dengan cara memberikan pelatihan bagaimana membuat cashflow (arus kas) dengan mudah dan efektif untuk mengetahui seberapa pemasukan dan pengeluaran yang dibutuhkan dalam usahanya,. Para peserta pelatihan sangat antusias terlihat dari aktifnya bertanya kepada pemateri. Pelaksanaan PkM ini dilaksanakan di kampus STIE Malangkucecwara. Peserta pelatihan terdiri para pelaku UMKM di Kampoeng Kajoetangan Heritage. Hasil PkM menunjukan para peserta semangat dan tertarik untuk melaksanakan pengelolaan kas yang baik dan secara disiplin, yang selanjutnya akan membuat usaha mereka menjadi meningkat dan berkemban.
ANALISIS KOMPARASI EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN KERJA BERBASIS KOMPETENSI DI UNIT PELAKSANA TEKNIS LATIHAN KERJA DAERAH DINAS TENAGA KERJA KABUPATEN PASURUAN Nunung Nurastuti Utami
Adbis: Jurnal Administrasi dan Bisnis Vol 16, No 2 (2022): JURNAL ADMINISTRASI DAN BISNIS 2022
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/j-adbis.v16i2.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektifitas pelatihan dan kompetensi antar karyawan dan karyawati Populasi penelitian ini adalah peserta yang sedang melakukan pelatihan berbasis kompetensi pada UPT LKD Kabupaten Pasuruan sebesar 42 orang, semua diambil sebagai sampel penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah: uji t independent sample, yang sebelumnya dilakukan uji validitas dan reliabilitas serta uji homogenitas varians. Dengan menggunakan t independent sample tes tentang efektifitas pelatihan dan kompetensi antara kelompok karyawan dan karyawati diperoleh hasil nilai t masing-masing sebesar – 0,441 (sig: 0,662) dan 0,446 (sig: 0,658). Hal ini mengartikan bahwa tidak ada perbedaan efektifitas pelatihan maupun kompetensi antara karyawan dan karyawati pada pelatihan pelatihan kerja berbasis kompetensi di unit pelaksana teknis latihan kerja daerah dinas tenaga kerja Kabupaten Pasuruan, dan dapat disimpulkan bahwa antara karyawan dan karyawati memiliki efektifitas pelatihan dan kompetensi yang sama. Dari hasil analisis diatas maka disarankan bahwa tidak perlu membedakan kebijakan dan perlakuan yang terkait dengan pengembangan sumber daya, baik metode maupun perlakuan antara karyawan pria maupun wanita, dan mereka diberikan kesempatan yang sama.
PEMBINAAN DAN PENDAMPINGAN KAMPOENG KAJOE TANGAN HERITAGE MALANG Dwi Nita Aryani; Nunung Nurastuti Utami; Setyawan Setyawan; Ali Lating; Triana Murtiningtyas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2020
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

illage in the Kauman area, Kec. Klojen, Malang City, is known as Kampoeng Kajoe Tangan (KJT) heritage because it has many ancient and unique buildings, but currently it is not widely known to the public. The KJT must be managed by a solid team of administrators in order to provide added value to the village and its citizens. Visits and interviews with the management team were carried out to see the atmosphere of the village in the past and to find out the role of the management team. So far, the division of tasks and responsibilities within the team has become a problem, resulting in overlapping, resulting in ineffective implementation of plans and activities. Lack of promotion because it does not have a marketing department causes less exposure of buildings that can be visited. Making job descriptions and adding a marketing section, encourages more effective work, more attractive promotions so that they can be better known and attract the public
Bibliometric Analysis of Green Economy Learning for Children (1996-2023): Current Status and Future Directions Utami, Nunung Nurastuti
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 15 No. 1 (2023): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v15i1.4127

Abstract

This research aims to map research conducted by reputable journals indexed by Scopus on Science Direct from 1996 to 2023 regarding the theme "Green economic learning for children." Data was obtained from the Scopus website (Science Direct), using the keywords: "Green Economy" AND "Learning for Children," with a range of publication years 2016-2023, in the field of Social Sciences, documents: research articles, and open access. Based on the criteria, there were 54 articles, and the analysis used R – biblioshiny software. The analysis technique uses bibliometrics using R biblioshiny software. The results of the bibliometric analysis revealed four quadrants, namely the motor theme quadrant or driving topic, represented by future energy transition, sustainability, transition planning, green, and urban. This topic must be developed considering topics that are important for the future. The special theme quadrants are governance, insight, and students: learning and teachers. The emerging or decreasing theme quadrants represent environmental, economic, and emissions evidence and perspectives. The basic theme quadrant is represented by the themes: learning, education, COVID, climate, strategy, and pathways. The themes from the results of this research recommended for further development are themes related to the keywords governance, insight, students, learning, and teachers, especially themes related to innovative learning models for children.