Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Keanekaragaman Gulma pada Pertanaman Jagung (Zea mays L.) di Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato : Weed Diversity in Corn (Zea mays L.) Plantations in Taluditi District Pohuwato Regency Erse Drawana Pertiwi; Muhammad Nasrul; Mentari Yuliatuti
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 12 No. 2 (2024): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v12i2.3791

Abstract

Jagung merupakan komoditi penting dalam program pemerintah di Provinsi Gorontalo khususnya pada bidang pertanian. Dalam budidaya tanaman terdapat hambatan dalam mencapai hasil yang optimal, salah satunya adalah gulma. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023 sampai dengan Februari 2024 di Kecamatan Taluditi dan Laboratorium Fakultas Pertanian dan Ilmu Perikanan Universitas Pohuwato untuk mengidentifikasi gulma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif (survey dan pengamatan gulma baik dari warna dan bentuk) dan kuantitatif dengan menghitung Kerapatan, Frekuensi, Nilai Penting, Summed Dominance Ratio (SDR), dan Indeks Keanekaragaman (H’). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Summed Dominance Ratio gulma tertinggi pada lahan pertanaman jagung umur 20 HST gulma yang mendominasi adalah Meniran (P amarus) dan Bayam (Amaranthus sp) dengan nilai masing-masing 18%. Pada pertanaman jagung umur 80 HST nilai SDR gulma tertinggi terdapat pada spesies Gewor (C. benghalensis) 21%. Keanekaragaman gulma pada lahan pertanaman jagung umur 20 HST nilai (H’) gulma adalah 2,24. Sedangkan nilai (H’) gulma pada pertanaman jagung umur 80 HST 2,39. Sehingga keanekaragaman gulma pada lahan pertanaman jagung tergolong sedang. Corn is an important commodity in government programs in Gorontalo Province, especially in the agricultural sector. In plant cultivation there are obstacles in achieving optimal results, one of which is weeds. The research was carried out from October 2023 to February 2024 in Taluditi District and the Laboratory of the Faculty of Agriculture and Fisheries Sciences, Pohuwato University to identify weeds. The method used in this research is a qualitative method (survey and observation of weeds both in terms of color and shape) and quantitative by calculating Density, Frequency, Importance Value, Summed Dominance Ratio (SDR), and Diversity Index (H'). The results of the research showed that the highest weed Summed Dominance Ratio value in corn plantations aged 20 HST, the dominant weeds were Meniran (P amarus) and Spinach (Amaranthus sp) with values ​​of 18% each. In corn plantings aged 80 HST, the highest weed SDR value was found in the Gewor species (C. benghalensis) at 21%. The diversity of weeds in corn plantations aged 20 HST, the value (H') of weeds is 2.24. Meanwhile, the value (H') of weeds in corn plantings aged 80 HST was 2.39. So the diversity of weeds in corn plantations is classified as moderate.
Pertumbuhan Dan Hasil Produksi Tanaman Seledri (Apium Graveolens L.) Dengan Perbedaan Konsentrasi Dan Interval Waktu Pemberian Pupuk Organik Cair: Growth and Production Yield of Celery Plant (Apium Graveolens L.) with Different Concentrations and Time Intervals of Liquid Organic Fertilizer pertiwi, Erse Drawana; Nasrul, Muhammad; Astuti, Linda
Jurnal : Agricultural Review Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v3i2.1092

Abstract

Upaya untuk meningkatkan hasil pertumbuhan dan produksi tanaman seledri dengan menggunakan pupuk organik cair dalam konsentrasi dan interval waktu yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh perbedaan konsentrasi dan interval waktu pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman seledri, serta untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi dan interval waktu tersebut. Metode yang digunakan adalah percobaan faktorial dua faktor, dengan faktor pertama adalah konsentrasi pupuk organik cair yang terdiri dari tiga tingkatan, yaitu C1, C2, dan C3. Faktor kedua adalah interval waktu pemberian pupuk organik cair yang terdiri dari empat tingkatan, yaitu W1, W2, W3, dan W4. Penelitian ini mencakup total 12 kombinasi perlakuan yang diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi optimal pupuk organik cair untuk pertumbuhan tanaman seledri adalah 9 ml/L, dengan interval waktu pemberian yang tepat adalah setiap empat hari sekali.
Pengelolaan Plastik (Paving Block Limbah Plastik) sebagai Upaya Daur Ulang Plastik di Kecamatan Marisa Rudi Arsyad; Erse Drawana Pertiwi; Fatmawati Fatmawati; Syalomita Gracella Ramapolii; Fadhil Ramadhan Rambe
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 4 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i4.2188

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan limbah plastik di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, yang hanya 37,23% dari 21.888,32 ton limbah tahunan dapat dikelola secara efisien. Solusi yang diusulkan adalah mengolah limbah plastik menjadi produk paving block bernama Palastik, melalui metode daur ulang yang melibatkan pencacahan plastik dan penggunaan alat press homemade. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi tentang dampak lingkungan limbah plastik, pelatihan teknis pembuatan Palastik, dan pendampingan intensif penggunaan mesin pencacah plastik serta alat press. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis mitra TPST Himalaya, yang kini mampu memproduksi paving block berkualitas secara lebih efisien. Evaluasi juga menunjukkan bahwa produk Palastik memiliki kekuatan lebih baik dibandingkan paving block konvensional, serta menawarkan peluang pasar baru. Rekomendasi dari penelitian ini adalah memperluas penggunaan mesin pencacah dan alat press untuk meningkatkan skala produksi, serta meningkatkan promosi produk daur ulang guna mendukung ekonomi sirkular dan pengurangan limbah plastik di Kabupaten Pohuwato. Assistance In Planning The E-Saving Application For Ampenan Sub-District This study aims to address the plastic waste management issue in Marisa District, Pohuwato Regency, where only 37.23% of the annual 21,888.32 tons of waste is effectively managed. The proposed solution involves recycling plastic waste into a product called Palastik (plastic waste paving blocks), using a plastic shredding machine and homemade press tools. The methodology includes environmental impact education, technical training for Palastik production, and intensive mentoring on machine and tool operation. The results showed significant improvement in the technical skills of the TPST Himalaya partners, who are now capable of producing high-quality paving blocks more efficiently. Evaluation revealed that Palastik products are stronger than conventional paving blocks and offer new market opportunities. The study recommends expanding the use of shredders and press tools to scale up production, and increasing product promotion to support circular economy initiatives and plastic waste reduction in Pohuwato Regency.
PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT MELALUI SISTEM TANAM HIDROPONIK DALAM MENUNJANG KUBUTUHAN SAYURAN DI ERA COVID-19 Megasari, Ria; Pertiwi, Erse Drawana; AR, Trisnawaty
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 1 No 2 (2021): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v1i2.501

Abstract

Hidroponik merupakan sistem bercocok tanam tanpa tanah dengan menekankan pemenuhan nutrisi pada tanaman dan menjadi solusi pertanaman dilahan sempit. Penelitian ialah bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan interval pemberian Ab-mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas 9 (Sembilan) taraf perlakuan media tanam dan interval pemberian Ab-Mix sebagai berikut: MI11= (Serbuk gergaji + Ab-Mix 1 Minggu sekali); MI12 = (Serbuk gergaji+ Ab-Mix 2 Minggu sekali); MI13 = (Serbuk gergaji+ Ab-Mix 3 Minggu sekali); MI21 = (Arang sekam + Ab-Mix 1 minggu sekali); MI22= (Arang sekam + Ab-Mix 2 minggu sekali); MI23= (Arang sekam + Ab-Mix 3 minggu sekali); MI31(Rockwool + Ab-Mix 1 minggu sekali); MI32= (Rockwool + Ab-Mix 2 minggu sekali); MI33= (Rockwool + Ab-Mix 3 minggu sekali). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan media tanam rockwool dengan pemberian Ab-Mix 1 minggu sekali memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, panjang daun dan berat brangkasan.
APLIKASI MOL BONGGOL PISANG DAN SISTEM PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TOMAT (Solanum lycopersicum L.) R., Asmuliani; Megasar, Ria; Pertiwi, Erse Drawana
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 2 No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v2i1.638

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menguji respon pertumbuhan dan produksi tomat terhadap aplikasi MOL bonggol pisang dan pemangkasan. Penelitian ini berlangsung dari Oktober 2017 sampai Februari 2018 di Kebun Percobaan Universitas Pohuwato. Penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk percobaan faktorial dua faktor dalam rancangan acak kelompok. Faktor pertama adalah pemberian MOL bonggol pisang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa MOL bonggol pisang (B0), MOL bonggol pisang 50 ml/l air (B1), dan MOL bonggol pisang 100 ml/L air (B2). Faktor kedua adalah sistem pemangkasan terdiri dari tiga taraf percobaan yaitu tanpa pemangkasan (P0), pemeliharaan 1 batang (P1), dan pemeliharaan 2 batang (P2), diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan B2 memberikan hasil yang berbaik terhadap tinggi tanaman, berat buah, dan jumlah buah. Perlakuan P2 memberikan hasil yang berbaik terhadap tinggi tanaman dan berat buah. Tidak terdapat interaksi antara aplikasi MOL bonggol pisang dan sistem pemangkasan yang memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman tomat.
THE ROLE ON MYCORRHIZA ON GROWTH AND PRODUCTION OF SWEET CRON (Zea mays L. Saccharata) Megasari, Ria; Pertiwi, Erse Drawana; AR, Trisnawaty
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 2 No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v2i2.754

Abstract

Mikoriza merupakan salah satu cendawan yang dapat hidup secara simbiosis mutualisme dengan akar tanaman sehingga dapat meningkatkan penyerapan unsure hara, meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kekeringan dan pathogen akar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mikoriza terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian ini menggunakan Racangan acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan jarak tanam dan mikoriza yang terdiri atas 4 taraf yaitu: JM10 = Jarak tanam (75x25 cm) tanpa mikoriza; JM11 = Jarak tanam (75x25 cm) + mikoriza 5 g per lubang tanam; JM20 = Jarak tanam (50x25 cm) tanpa mikoriza; dan JM21 = jarak tanam (50x25 cm) + mikoriza 5 g perlubang tanam.Selanjutnya diulang sebanyak empat kali seningga didapatkan 16 unit percobaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan JM11 (jarak tanam (75x25 cm) + mikoriza 5 g perlubang tanam) memberikan pengaruh nyata pada bobot tanaman jagung per kelobot.
HUBUNGAN PEMANGKASAN DAUN DENGAN VARIETAS PADA PRODUKSI TANAMAN JAGUNG PULUT MANIS (Zea mays Ceritina Kulesh) R., Asmuliani; Pertiwi, Erse Drawana; Megasari, Ria
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 2 No 2 (2022): September
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v2i2.755

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemangkasan daun dengan varietas pada pertumbuhan dan produksi tanaman jagung pulut manis. Penelitian ini berlangsung dari November 2019 sampai Februari 2020 bertempat di Desa Palopo Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari tanpa pemangkasan dengan varietas Kumala F1 (PV01) ; tanpa pemangkasan dengan varietas Rasanya F1 (PV02) ; pemangkasan satu helai daun dengan varietas Kumala F1 (PV11) ; pemangkasan satu helai daun dengan varietas Rasanya F1 (PV12) ; pemangkasan dua helai daun dengan varietas Kumala F1 (PV21) ; pemangkasan dua helai daun dengan varietas Rasanya F1 (PV22) ; pemangkasan tiga helai daun dengan varietas Kumala F1 (PV31) ; dan pemangkasan tiga helai daun dengan varietas Rasanya F1 (PV32), perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan PV22 memberikan hasil terbaik pada jumlah daun, panjang tongkol dan bobot per petak. Perlakuan PV22 berpengaruh nyata pada parameter panjang tongkol.
Strategi Pemasaran Produk Palastik (Paving Blok Limbah Plastik) melalui Pelatihan bagi TPST Himalaya Desa Palopo Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato Fatmawati, Fatmawati; Pertiwi, Erse Drawana; Rudi, Rudi; Nasrul, Muhammad; Ismail, Yulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i3.1682

Abstract

Plastic waste found in Pohhuwato Regency, especially Marisa District, is processed into brick products. The Beginner Community Empowerment Team (PMP) in collaboration with the Himalaya TPST (Integrated Waste Processing Site) then processes the plastic waste into paving blocks. The resulting product is named Palastik (Plastic Waste Paving Block). The purpose of this activity is to provide knowledge to Himalaya TPST partners regarding the marketing strategy for Palastik products. This activity uses the Community service activity method carried out using an approach consisting of lectures, discussions, and offline and online promotional practices. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the marketing mix and the use of social media as a promotional strategy. This activity is expected to encourage sustainable marketing of products based on recycled plastic waste.ABSTRAKSampah plastik yang terdapat di Kabupaten Pohhuwato, khususnya Kecamatan Marisa diolah menjadi produk batako. Tim Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP) bekerja sama dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) Himalaya kemudian mengolah limbah plastik tersebut menjadi paving blok. Produk yang dihasilkan diberi nama Palastik (Paving Blok Limbah Plastik). Tujuan kegiatan ini yaitu untuk memberikan pengetahuan kepada mitra TPST Himalaya mengenai strategi pemasaran produk Palastik. Kegiatan ini menggunakan metode Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan menggunakan pendekatan yang terdiri dari ceramah, diskusi, dan praktik promosi offline dan online. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang bauran pemasaran serta penggunaan media sosial sebagai strategi promosi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemasaran berkelanjutan produk berbasis daur ulang limbah plastik. 
Karakterisasi Tanaman Jeruk (Citrus sp.) di Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato: Characterization of Orange Plants (Citrus sp.) in Taluditi District Pohuwato Regency Erse Drawana Pertiwi; Muh. Arsyad
Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan Vol. 13 No. 2 (2025): Perbal: Jurnal Pertanian Berkelanjutan
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/perbal.v13i2.6185

Abstract

Berdasarkan potensi kekayaan varietas jeruk yang tinggi di Indonesia, jeruk merupakan tanaman pokok nasional di antara sepuluh tanaman hortikultura lainnya. Proses karakterisasi tanaman melibatkan identifikasi karakteristik utama yang menentukan jenisnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil dari karakterisasi tanaman jeruk di Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan kuantitatif. Pemilihan lokasi tersebut sengaja dilakukan mengingat kawasan ini lebih didominasi oleh tanaman jeruk dibandingkan kawasan lainnya. Hasil  karakterisasi yang didapatkan lima jenis yaitu jeruk bali, jeruk trigas, jeruk siam, jeruk purut, dan jeruk nipis. Tanaman jeruk yang ditemukan memiliki perbedaan  morfologi batang, daun, buah, dan biji. Based on the potential richness of high orange varieties in Indonesia, oranges are a national staple among eleven other horticulture plants. The process of characterizing a plant involves identifying key characteristics that define its type. The purpose of this study was to determine the results of the characterization of orange plants in Taluditi District, Pohuwato Regency. The research method used descriptive and quantitative methods. The selection of the location was deliberately carried out considering that this area is more dominated by orange plants than other areas. The characterization results obtained five types, namely grapefruit, trigas orange, siam orange, purut orange, and lime. The orange plants found had differences in the morphology of stems, leaves, fruits, and seeds.
PEMBERDAYAAN IBU PKK MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECO ENZYME DAN ABON CABAI RAWIT DI DESA MANUNGGAL KARYA KECAMATAN RANDANGAN KABUPATEN POHUWATO Asmuliani R, Asmuliani R; Maner, Muh Arsyad; Bulotio, Nur Fitriyanti; Pertiwi, Erse Drawana; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v4i06.1794

Abstract

The aim of this activity is to ensure that the PKK mothers of Manunggal Karya Village are able to improve the community's skill level through training in making Eco Enzyme and knowing how to make Chili Floss so as to be able to reduce inflation. The first stage involved socialization, which focused on the benefits of eco-enzymes and shredded cayenne pepper. The second and third stages involved training and technology implementation, specifically training on the production of eco-enzymes and shredded cayenne pepper. The 4th stage of mentoring is assisting the PKK mothers' group in making eco enzymes and chili floss. Stage 5: Evaluation using Kirkpatrick. The results of this activity are that the PKK Mother Partners of Manunggal Karya Village know and understand the benefits and methods of making eco enzymes and chili floss so that they can improve the welfare of families, especially PKK mothers of Manunggal Karya Village.