Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Kode : Jurnal Bahasa

Transformasi Tradisi Lisan “Mangokkal Holi” Sebagai Naskah Drama Josua Krismanto Purba; Servina Halawa; Sri Dinanta Ginting
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 4 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.722 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i4.22043

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mentransformasikan tradisi lisan “Mangokkal Holi” sebagai naskah drama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan secara berurut, faktual dan akurat dengan menggunakan kata-kata atau kalimat. Penelitian mulai dilaksanakan mulai bulan November 2019 sampai dengan Oktober 2020. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah tehnik simak bebas libas cakap. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa tradisi lisan “Mangokkal Holi”. Sumber data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah informan dan narasumber dari masyarakat Desa Sitinjak, Onan baru, Samosir. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Tehnik validitas data yang digunakan adalah triangulasi metode dan sumber. Prosedur penelititan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Hasil penelitian dari tradisi lisan “Mangokkal Holi” terbentuk karena adanya unsur mistis dan penghormatan terhadap leluhur dalam masyarakat suku batak toba, bahwa tradisi ini sangat dijunjung tinggi oleh masyarakat batak toba. Mulanya para leluhur ataupun keluarga inti dari orang yang sudah lama meninggal akan mendatangi keluarga yang masih hidup. Kedatangan dari roh tersebut akan datang melalui mimpi dan pertanda itulah yang biasanya digunakan sebagai alasan pelaksanaan ritual “Mangokkal Holi”. Namun tidak seluruhnya begitu, pada objek penelitian ini hanya berfokus pada marga Sianturi. Tradisi lisan yang telah disusun, lalu ditransformasikan oleh peneliti menjadi naskah drama. Kata Kunci : Transformasi, Tradisi Lisan “Mangokkal Holi”, Naskah Drama
REVITALISASI LEGENDA SUKU KARO “PANCUR KUTA” SEBAGAI BAHAN AJAR KESUSASTERAAN DI PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA Sri Dinanta Beru Ginting; Bambang Nur Alamsyah Lubis; Nisa Prima Sari
Kode : Jurnal Bahasa Vol 8, No 3 (2019): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.209 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v8i3.14728

Abstract

Penelitian ini berjudul “Revitalisasi Legenda suku Karo ‘Pancur Kuta’ sebagai Bahan Ajar Kesusasteraan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Prima Indonesia”. Penelitian ini diangkat bertujuan untuk mengetahui cerita asli Legenda suku Karo ‘Pancur Kuta’, mentransformasinya menjadi naskah drama, dan menjadikannya sebagai bahan ajar di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Prima Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat dengan menggunakan kata-kata atau kalimat. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Juni 2018 sampai dengan Mei 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa cerita rakyat ‘Pancur Kuta’ suku Karo. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dari masyarakat suku Karo di Talun Kenas. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi teori dan sumber. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan peyusunan laporan. Hasil penelitian diketahui Legenda Suku Karo “Pancur Kuta” ini terbentuk karena peninggalan dari Keluarga Barus yang menemukan desa tersebut, yaitu sebuah pancuran. Pancuran tersebut dianggap masyarakat setempat sebagai pelindung desa dari bahaya-bahaya yang datang. Diketahui dari observasi pula bahwa apabila pancur tersebut harus dibersihkan atau akan terjadi bahaya di desa tersebut, maka akan keluar kura-kura dari pancur itu. Kura-kura tersebut juga akan datang ke rumah keturunan keluarga Barus yang menemukan Desa Talun Kenas itu. Bertitik tolak dari informasi ketika observasi awal, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai legenda “Pancur Kuta”. Revitalisasi dilaksanakan dengan mentransformasi cerita menjadi naskah drama agar masyarakat benar-benar dapat mengetahui dan menggambarkan bagaimana asal legenda tersebut. Luaran utama dari penelitian ini adalah publikasi ilmiah jurnal nasional dan buku hasil penelitian berupa bahan ajar kesusasteraan.Kata Kunci: Revitalisasi; Legenda; Pancur Kuta; Bahan Ajar.
Strategi Penerjemahan Dalam Bahasa Indonesia Sri Dinanta Beru Ginting
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.339 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v11i1.33504

Abstract

Bahasa sebagai alat penyampai informasi yang digunakan sehari-hari, pada dasarnya sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Hal tersebut termasuk penggunaan bahasa dalam menerjemahkan bahasa dari bahasa asal menjadi bahasa sasaran. Informasi yang terdapat di dalam bahasa asal terkadang tidak sampai melalui penerjemahan ke bahasa sasaran. informasi yang terdapat di dalam bahasa asal merupakan bagian penting, diketahui pula dalam menerjemahkan suatu bahasa tidak bisa tidak dikaitkan bentuk bahasa dengan makna yang terdapat di dalam bahasa tersebut. Dengan kata lain, membicarakan tentang penerjemahan berarti membicarakan makna. Atas dasar itu, agar makna yang ingin disampaikan di dalam bahasa asal tersampaikan, dibutuhkan strategi dalam proses penerjemahan.
Struktur Verba Menter Dalam Bahasa Karo: Kajian Metabahasa Semantik Alami Ernawati Br Surbakti; Sri Dinanta Br Ginting; Wahdaniah Wahdaniah
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 2 (2022): Kode: Edisi Juni 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.775 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v11i2.36135

Abstract

Gambaran yang komprehensif mengenai verba menter (melempar/membuang sesuatu) dalam bahasa Karo menggunakan data primer dengan cara menyimak. Data penutur diperoleh dari teknik wawancara mendalam (deep interview), observasi di lapangan. Data dianalisis menggunakan teori MSA dengan mengikuti langkahlangkah klasifikasi data, analisis struktur semantik verba menter, dan memetakan komponen-komponen yang diperoleh sehingga menghasilkan konfigurasi makna yang menjadi petunjuk untuk memperoleh fitur yang distingtif. Tipe lemparan (menter (melempar/membuang sesuatu)) dalam bahasa Karo dapat disejajarkan dengan verba ambeng, ambung, ambur, sampet, bestik, cabur, circir, dabuh, ercidur, ngewas (melempar/ membuang sesuatu).Verba menter terjadi polisemi takkomposisi antara MELAKUKAN dan TERJADI, sehingga pengalam memiliki eksponen sebagai: “X melakukan sesuatu, dan karena itu sesuatu terjadi pada Y”.
Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Lama Dengan Menggunakan Media Audio Visual Siswa Kelas VIII-1 SMP Pangeran Antasari Sri Dinanta Beru Ginting
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.693 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i3.28306

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas proses kemampuan menulis puisi lama siswa, untuk mengetahui dan menjelaskan kualitas hasil kemampuan menulis puisi lama siswa menggunakan media audio visual di kelas VIII-1, danuntuk mengetahui dan menjelaskan peningkatan kemampuan menulis puisi lama di kelas VIII-1 SMP Pangeran Antasari menggunakan media audio visual Tahun Pembelajaran 2016/2017.Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan metodenya adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Data penelitian ini adalah data deskriptif dan data kuatitatif, yang berupa hasil menulis puisi lama siswa, nilai menulis puisi lama siswa, observasi, angket serta dokumentasi secara tertulis lainnya seperti silabus, RPP, dan materi pembelajaran menulis puisi lama dengan menggunakan media audio visual. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan, tempat peristiwa dan dokumen.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik tes dan nontes.Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi lama.Nilai prasiklus mencapai 33.6% dan hanya satu siswa yang mencapai nilai KKM atau sebesar 4%. Karena belum ada tindakan dalam penelitian prasiklus, pada siklus I mencapai 64,3% dan terdapat tujuh siswa yang mencapai nilai KKM dengan persentase sebesar 28%. Keadaan tersebut disebabkan karena siswa banyak mengalami kesulitan dalam pemilihan kata yang tepat untuk menulis puisi lama. Pada siklus II siswa mengalami peningkatan rata-rata mencapai 82.68% yaitu terdapat 23 siswa yang mencapai nilai KKM dan melampaui dari KKM dengan persentase 92%. Terjadi peningkatan sebanyak 22.23%.Hal tersebut terjadi karena pada saat kegiatan pembelajaran peneliti memberikan pembelajaran semakin intensif sehingga pembelajaran menyenangkan dan tidak membosankan.Nilai ketuntasan belajar klasikal pada siklus II mencapai 92% atau dalam kategori sangat baik.Kata kunci: Peningkatan, Menulis, Puisi, Lama
Eksplorasi Legenda Tambak dalam Suku Karo Serta Relevansinya dengan Pembelajaran Sastra di SMA Kecamatan Labuhan Deli Tahun Pembelajaran 2019 Sri Dinanta Beru Ginting; Novita Sari Bago; Sri Ulina Br Tarigan; Nadia Ulfa
Kode : Jurnal Bahasa Vol 8, No 3 (2019): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.217 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v8i3.14720

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian pragmatik yang bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk cerita “Tambak” dalam suku karo serta relevansinya dengan pembelajaran sastra di SMA kecamatan Labuhan Deli. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi teori dan sumber. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan peyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita “Tambak” ini belum pernah di dengar oleh masyarakat diluar desa tersebut sehingga layak sebagai bahan ajar untuk pembelajaran sastra di SMA.Kata kunci: eksplorasi, cerita rakyat "Tambak", pembelajaran sastra
Pola Perubahan Morfologis Sufiks {-en} dalam Bahasa Karo: Kajian Morfosintaksis Ernawati Br Surbakti; Sri Dinanta Beru Ginting; Wahdaniah Wahdaniah
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i1.44360

Abstract

perubahan fungsi, peran, dan kategori dalam kalimat Bahasa Karo diakibatkan perubahan morfem, dan sebaliknya perbedan-perbedaan morfem/kata yang digunakan adalah akibat dari proses sintaksis. Perubahan morfologis sufiks {-en} dalam bahasa Karo terhadap kalimat atau dalam kajian morfosintaksis memiliki beberapa tipe, pemaknaan, dan formula. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Perubahan morfologis sufiks {-en} dalam bahasa Karo terhadap kalimat atau dalam kajian morfosintaksis terdiri dari tiga kelas kata dasar, nomina (N), verba (V), dan adjektiva (Adj). Tipe sufiks {-en} dari akar kata nomina adalah tipe alasen dengan pola N+{-en}→N , tipe jeringen dengan pola N+{-en}→V(menderita suatu hal), tipe batubatuenN+{-en}→V; reduplikasi (menderita suatu hal). Dari akar kata verba adalah tipe buat-buaten dengan pola V+{-en} →N(reduplikasi), tipe ajaren pola V+{-en}→N, Tipe maliren pola V+{-en}→V, tipe gapgapen pola V+{-en}→V (reduplikasi/anomatope). Akar kata adjektiva adalah tipe biaren pola Adj+{-en}→Adj, tipe palerenAdj+{- en}→N, dan tipe juah-juahen menemukan pola [Adj+{-en}→ Adj Reduplikasi].