Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lombok Journal of Science

Study Eksplorasi Morfologi Serbuk Sari berbagai Famili Tumbuhan Erika Khoirul Umami; Nia Ni'matus Sa'adah; M. Taufik Ramadhani; One Azmi Izzati; Endrik Nurrohman; Yuni Pantiwati
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 3 No 2 (2021): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serbuk sari atau polen dapat digunakan untuk mengidentifikasi tanaman karena adanya lapisan eksin yang mempunyai struktur dan ornamentasi yang khas. Karakteristik polen dapat diketahui dari ciri-ciri polen yang meliputi ukuran, bentuk, tipe, jumlah dan posisi apertur, serta ornamentasi eksin. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi karakteristik polen berbagai tumbuhan pada beberapa famili berbeda. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang pada Bulan Februari sampai April 2021. Polen didapatkan dari berbagai tumbuhan disekitar kampus 3 Universitas Muhammadiyah Malang. Metode pengamatan dengan asetolisis. Hasil pengamatan disajikan dalam bentuk foto dan gambar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskripstif kualitatif. Hasil pengamatan menunjukkan hasil bahwa Hibiscus rosasinensis L. memiliki aperture peripotate, unit polen monad, penebalan sentrifugal, eksin echinate. Erythrina cristagali tipe aperture triporate, unit polen monad, penebalan sentripetal, eksin psilate. Sesbania grandiflora tipe aperture periporate, unit polen monad, penebalan sentrifugal, eksnin echinate. Ruellia simplex tipe aperture periporate, unit polen monad, penebalan sentrifugal, eksin echinate. Passiflora edulis tipe aperature periporate, unit polen monad, penebalan sentrifugal, eksin echinate. Pteris tipe aperture trilete, unit polen monad, penebalan sentrifugal, dan eksin verrucate. Temuan penelitian ini semua polen memiliki karakteristik yang berbeda-beda dilihat dari unit polen, tipe penebalan dinding, aperture dan ornamentasi eksin dari polen. Kata Kunci: Eksplorasi, Famili, Karakteristik, Morfologi, Serbuk sari.
Identifikasi Parasit Dan Tingkat Keparahan Penyakit Scabies Pada Kelinci New Zealand Sebagai Bahan Preparat Eko Susetyarini; Poncojari Wahyono; Roimil Latifa; Endrik Nurrohman
LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE Vol 2 No 2 (2020): Lombok Journal of Science
Publisher : LOMBOK JOURNAL OF SCIENCE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2019. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Terpadu dan Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Malang. Identifikasi parasit mengacu pada buku parasitologi kedokteran dan website atrhropoda. 24 kelinci diamati yang terserang scabies dan diambil 4 sampel selanjutnya mengamati tingkat keparahannya dan mencari parasit dengan cara mengkerik sampai mendapatkan artropoda parasit penyebab scabies. Mengamati menggunakan mikroskop selanjutnya dibuat preparat. Metode pembuatan preparat menggunakan Whole mount hewan menurut (Wahyuni, 2019). Data dianalisis secara deskriptif dengan mendeskripsikan ciri-ciri struktur morfologi parasit penyebab scabies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis parasit penyebab scabies kelinci adalah Sarcoptes scabei yang berasal dari S scabei varniculi berjenis kelamin jantan sudah pada stadium dewasa, dengan ciri-ciri mempunyai 4 pasang kaki, 2 pasang merupakan kaki depan dan 2 pasang lainnya kaki belakang. Tingkat keparahan sampel kelinci 1 dan 2 terdapat pada tingkatan sedang sampel kelinci 3 dan 4 pada tingkat ringan. Hasil identifikasi parasit digunakan sebagai media pembelajaran praktikum matakuliah parasitologi umum sub pokok bahasan Athropoda parasit di Program Studi Pendidikan Biologi tingkat Perguruan Tinggi.