p-Index From 2021 - 2026
4.091
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Jurnal Ilmu Manajemen (JIM) Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan I-Finance Journal MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Jurnal Tirtayasa Ekonomika (Tirtayasa Economica Journal) Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Widya Cipta : Jurnal Sekretari dan Manajemen Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT MANAJERIAL Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat JURNAL PengaMAS Jesya (Jurnal Ekonomi dan Ekonomi Syariah) JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) E-Mabis: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Amwaluna Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Al-Masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan (JESKaPe) Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AT-TIJARAH: Jurnal Penelitian Keuangan dan Perbankan Syariah J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research Rambideun : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Islamic Banking : Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Perbankan Syariah JURIS (Jurnal Ilmiah Syariah) Al-Masraf: Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan Media Bina Ilmiah Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Imara: Jurnal Riset Ekonomi Islam J-ISCAN : Journal of Islamic Accounting Research ABANNA: Journal Of Contemporary Islamic Education Malik Al-Shalih Iqtishadia: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Al-masharif: Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah IJIEF: Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Share BISNIS : Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Pengumpulan ZIS Melalui Digitalisasi: Studi Aplikasi Mobile Action Bank Aceh Syariah Ismaulina, Ismaulina
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 02 (2025): JIEI : Vol. 11, No. 02, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital saat ini, pemanfaatan teknologi informasi dalam keuangan syariah, khususnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS), berpotensi besar meningkatkan efisiensi dan jangkauan penggalangan dana. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas aplikasi Mobile Action Bank Aceh Syariah dalam mengoptimalkan pengumpulan ZIS dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya. Dengan metode kuantitatif dan survei online terhadap nasabah Bank Aceh Syariah, hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan efisiensi pengumpulan ZIS dan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi atas fitur serta keamanan aplikasi. Hasil ini menegaskan bahwa integrasi teknologi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengumpulan ZIS, tapi juga memperkuat kepercayaan publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat.
Integration of Islamic-Based Strategic Management Accounting in Tafsir Ath-Thabari Chairawan, Ismaulina; Dahliana, Dahliana; Ibrahim, Muhammad Syahrial Razali
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 10 No. 1 (2026): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v10i1.5831

Abstract

This study aims to integrate the principles of shariah in Tafsir Ath-Thabari, such as justice, honesty, trustworthiness, and transparency, into the Islamic-based Strategic Management Accounting (SMA) system. Shariah-based SMA offers a holistic approach to business decision-making, balancing profitability, social responsibility, and environmental sustainability. Utilizing hermeneutic tafsir methods and thematic analysis, this research identifies the relevance of shariah values contained in Surah Al-Baqarah verses 282 and 283. The findings reveal that the principles of justice, honesty, trustworthiness, and transparency in Tafsir Ath-Thabari provide an ethical foundation for SMA, creating a system oriented toward sustainability and ethics. This study develops a shariah-based SMA model encompassing four stages: identification, strategy formulation, implementation, and continuous evaluation. The integration of these shariah values establishes business practices that not only support profitability but also maintain trust, accountability, and positive social impact. Islamic-based SMA is relevant as a solution to modern business challenges, offering a high-integrity framework aligned with shariah principles.
A Critical Evaluation of Islamic Economic Growth in Developing Countries Ismaulina Chairawan; Iskandar Iskandar; Azharsyah Ibrahim
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): IN PROGRESS
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/share.0003

Abstract

Persistent socio-economic disparities and growing concerns over ethical economic governance have renewed interest in Islamic economics as an alternative development paradigm in the Global South. While conceptually compelling, its real-world application continues to face structural, institutional, and policy-related constraints that limit its transformative capacity. This study critically evaluates the development trajectory of Islamic economics in selected developing countries, focusing on the alignment of spiritual values with public policy and economic systems. A qualitative, reflective-descriptive design is employed using document analysis grounded in institutional theory, Islamic moral economy, and adaptive policy frameworks. The data consist of scholarly publications, official reports, and strategic policy documents published between 2015 and 2025, with particular attention to OIC member countries, including Indonesia, Malaysia, Saudi Arabia, and Pakistan. Thematic analysis reveals that strong institutions, flexible regulatory environments, and digital readiness are central to effective Islamic economic transformation. However, uneven regional development, non-contextualized policy designs, limited stakeholder engagement, and weak integration of Islamic economic education remain persistent challenges. The findings further indicate that policy interventions often remain symbolic due to the absence of dialogical and participatory governance mechanisms. Theoretically, this research advances understanding of how maqasid al-shariah can be translated into sustainable development practices. Practically, it offers direction for cross-sectoral collaboration, educational reform, and inclusive digital infrastructure. Overall, the study highlights the importance of a glocal approach that balances local socio-cultural realities with global development aspirations. ABSTRAK - Evaluasi Kritis Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Negara-negara Berkembang. Ketimpangan sosial-ekonomi yang terus berlanjut serta meningkatnya tuntutan terhadap tata kelola ekonomi yang beretika telah mendorong ekonomi Islam kembali dipandang sebagai paradigma pembangunan alternatif di negara-negara berkembang. Meskipun kuat secara konseptual, implementasi ekonomi Islam dalam praktik masih dihadapkan pada berbagai keterbatasan struktural, kelembagaan, dan kebijakan yang menghambat daya transformasinya. Penelitian ini mengkaji secara kritis dinamika perkembangan ekonomi Islam di sejumlah negara berkembang dengan menyoroti keterpaduan nilai-nilai spiritual, kebijakan publik, dan sistem ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain reflektif-deskriptif melalui analisis dokumen, yang berpijak pada teori kelembagaan, ekonomi moral Islam, dan kerangka kebijakan adaptif. Sumber data meliputi artikel ilmiah, laporan resmi, dan dokumen kebijakan strategis yang diterbitkan pada periode 2015–2025, dengan fokus pada negara anggota OKI seperti Indonesia, Malaysia, Arab Saudi, dan Pakistan. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa kekuatan institusi, fleksibilitas regulasi, dan kesiapan digital merupakan faktor kunci dalam mendorong transformasi ekonomi Islam. Namun, kesenjangan regional, kebijakan yang kurang kontekstual, rendahnya partisipasi pemangku kepentingan, serta lemahnya integrasi pendidikan ekonomi Islam masih menjadi tantangan utama. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya pemahaman mengenai penerapan maqasid al-shariah dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Secara praktis, temuan penelitian memberikan arahan kebijakan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor, reformasi pendidikan, dan pembangunan infrastruktur digital yang inklusif melalui pendekatan glokal.
Peningkatan Pendapatan UMKM Melalui Pembiayaan Syariah dan Pemberdayaan Ismaulina, Ismaulina; Resa, Desi Misra; Nasution, Syafriil
BISNIS Vol 10, No 2 (2022): BISNIS: Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/bisnis.v10i2.13739

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu pemain ekonomi yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. Masalah yang sering dihadapi oleh UMKM adalah sulitnya mendapatkan akses modal dari lembaga keuangan serta kurangnya pemberdayaan dari berbagai pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembiayaan syariah dan pemberdayaan berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan UMKM. Teknik analisa data dilakukan dengan menggunakan metode Regresi Linier Berganda. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa 1) Pembiayaan syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan UMKM dengan arah koefisien positif menunjukkan bahwa semakin meningkatnya pembiayaan syariah maka akan semakin meningkat pula pendapatan pelaku UMKM. 2) Begitu juga dengan Pemberdayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan pendapatan UMKM menunjukkan bahwa semakin meningkatnya pemberdayaan maka akan semakin meningkat pula pendapatan pelaku UMKM. 3) Adapun keeratan hubungan antara pembiayaan syariah dan pemberdayaan dengan peningkatan pendapatan berada pada interprestasi sangat kuat.