Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Impact of Service Quality on Increasing the Number of Sharia Pawnshop Customers in Aceh Anwar Puteh; M. Rasyidin; Muhammad Authar ND; Nurul Mawaddah; Yulius Dharma
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.2 (2022)
Publisher : STMIK Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.2.816

Abstract

This study examines the effect of service quality on increasing the number of Sharia Pawnshop customers in Aceh Province. Service quality indicators are Tangibles, Empathy, Responsiveness, Reliability and Assurance. This study used primary data which were the results of the distribution of questionnaires to Sharia Pawnshop customers in Aceh Province as many as 100 respondents. Data analysis used multiple linear regression analysis. The results found that all service quality variables such as Tangibles, Empathy, Responsiveness, Reliability and Assurance had a positive and significant effect on increasing the number of Sharia pawnshop customers in Aceh Province. This proves that PT. Sharia Pawnshop (PT. Pegadaian Syariah) must pay attention to and improve the quality of services to increase the number of people, especially those in Aceh Province to become customers of the pawnshop and most importantly maintain the current number of customers.
ANALISIS EFISIENSI PEMASARAN KELAPA SAWIT PERKEBUNAN RAKYAT (Studi Kasus di Desa Cot Meureubo, Kecamatan Kuta MakmurKabupaten Aceh Utara) Muhammad Authar
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol 1, No 2 (2016): November 2016
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v1i2.766

Abstract

Penelitian ini menganalisis efisiensi pemasaran kelapa sawit yang diusahakan di Desa Cot Meureubo, Kuta Makmur. Lokasi ini merupakan sentra produksi kelapa sawit di Aceh Utara. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui (1) struktur pasar dari sistem pemasaran Kelapa Sawit, (2) marjin pemasaran, pangsa harga, keuntungan dan rasio harga di antara lembaga pemasaran.Berdasarkan hasil penelitian, ada empat saluran pemasaran di lokasi penelitian, yaitu: Saluran I: Petani – pedagang pengumpul desa – pedagang pengumpul kecamatan – pabrik. Saluran II:  Petani – pedagang pengumpul kabupaten – pabrik. Saluran III: Petani – pedagang pengumpul kecamatan  – pabrik. Saluran IV: Petani – pedagang pengumpul kabupaten – pabrik. Struktur pasar cenderung sebagai pasar kompetisi tidak sempurna, merupakan pasar oligopsoni yang diukur  oleh rasio konsentrasi. Keragaan pasar menyatakan bahwa marjin pasar  dalam semua saluran beragam, distribusi marjin belum merata, pangsa harga petani masih rendah, keuntungan dan rasio harga juga beragam.
PENDAMPINGAN TEKNIK KONSERVASI TANAH PADA TANAMAN HORTIKULTURA SEBAGAI UPAYA PENYELAMATAN LINGKUNGAN KEPADA MASYARAKAT KECAMATAN PERMATA KABUPATEN BENER MERIAH Halim Akbar; Muhammad Authar ND; Sakral Hasby Puarada
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i2.571-578

Abstract

Budidaya masyarakat terkhusus di areal yang memiliki topografi bergelombang hingga curam jarang menerapkan teknik konservasi tanah. Teknik konservasi tanah diterapkan di areal pertanian yang memiliki lereng bergelombang hingga curam dengan maksud mengurangi tingkat laju erosi. Erosi tanah dapat menurunkan tingkat perekonomian masyarakat. Masih banyak petani yang belum mengenal Teknik konservasi tanah. Kondisi keprihatinan ini juga dapat kita saksikan disejumlah desa/kecamatan di Bener Meriah. Metode pelaksanaan pengabdian ini dirancang dengan konsep pendekatan partisipasif dan mangacu pada proses pembelajaran orang dewasa (Participatory Training/adult-learning). Dalam sosialisasi menyampaikan tentang pentingnya pemahaman konservasi tanah demi menyelamatkan lingkungan. Tim mengenalkan jenis tanah yang baik, subur yang mampu membuat komoditas pertanian semakin memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Tim juga memberikan pengenalan alat bor tanah yang berguna membuat lobang biopori, yang tujuannya untuk mengurangi aliran permukaan, membuat resapan air yang nanti nya akan dipakai untuk cadangan air dalam tanah dan mengurangi aliran permukaan sehingga tidak terjadi erosi. Selanjutnya, tim melakukan uji tes pupuk dengan alat Uji Soil test kit (UTK) pada sisa kulit kopi. Uji ini dilakukan dengan sisa/limbah kulit sehingga kulit kopi tidak perlu dibuang melainkan akan dipakai kembali sebagi mulsa