Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN YANG IDEAL DI SDN 26 DOMPU Ilham Ilham; Ihwan P. Syamsuddin
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 6 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i1.862

Abstract

Keberhasilan guru harus didukung oleh kemampuan dasar dalam mengimplementasikan ilmunya dalam proses interaksi edukatif serta kerelaannya untuk mengabdikan diri sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya kompetensi guru dalam pengelolaan pembelajaran di dalam ruangan, strategi profesional guru dan evaluasi pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah para guru, Kepala Sekolah, Waka Sekolah dan siswa di SDN 26 Dompu. Hasil penelitian menunjukkan: (1) kompetensi yang dimiliki guru dalam merencanakan pembelajaran dalam menyusun RPP, penyusunan silabus, merencanakan media dan sumber pembelajaran serta merencanakan evaluasi pembelajaran sesuai dengan petunjuk yang ditetapkan, tetapi ada beberapa guru mengajar tidak membuat perencanaan pembelajaran; (2) strategi profesional guru dalam mengimplementasikan pembelajaran yaitu: menguasai materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diajarkan. Hal itu dilakukan dengan review materi sebelum melanjutkan, menyesuaikan materi dengan media/ sumber belajar; dan (3) evaluasi pembelajaran yang diberikan guru sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan, yaitu mencakup nilai karakter siswa, penilaian kemampuan memahami konsep, nilai keterampilan siswa dan nilai sikap dalam proses pembelajaran. Evaluasi dilakukan setiap selesai satu materi pokok bahasan pelajaran.
PROBLEM PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH IBTIDAIYAH DAN UPAYA MENGATASINYA ilham ilham; Syahru Ramadhan; Agus Salam
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol. 6 No. 2 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v6i2.1218

Abstract

Indonesia sudah di kenal pada abad ke-7. Bahkan sebelum pendidikan sekolah di perkenalkan oleh Belanda, pesantren dan pengajian Al-qur’an di mesjid dan surau adalah satu-satunya pendidikan yanag ada bagi rakyat biasa. Titik fokus artikel ini adalah tentang problem pendidikan Islam. Sebuah pertanyaan yang ingin dijawab pada artikel ini adalah bagaimana seharusnya menyelesaikan problem pendidikan Islam di Indonesia merespons tantangan abad 21 ini, dengan menggunakan metode kepustakaan. Posisi lembaga pendidikan Islam yang serba ketinggalan, lebih teringgal lagi dari lembaga-lembaga lainnya. Kalau ada lembaga pendidikan yang mencapai ranking papan atas hampir dapat dipastikan itu bukan lembaga pendidikan Islam, tetapi kalau ada lembaga pendidikan mencapai deretan ranking bawah, biasanya di duduki lembaga pendidikan Islam, atau bahkan lembega pendidikan Islam tidak memperoleh ranking sama sekali dalam skala internasional lantaran tidak diperhitungkan.
Kebijakan Kepala Sekolah untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Sekolah Dasar Ilham Ilham
Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan) Vol. 2 No. 3 (2021): Ainara Journal (Jurnal Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah (elrispeswil)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/ainj.v2i3.70

Abstract

Kepala sekolah dituntut untuk memahami peran apa yang harus dijalankannya, apakah sebagai educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator, atau motivator. Dengan mengetahui dan menjalankan dengan benar peran kepemimpinan tersebut, maka kepala sekolah akan mampu memimpin lembaga yang dipimpinnya dengan baik. Dalam penelitian ini menggunakan jenis metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yaitu mendeskripsikan kebijakan yang dilakukan kepala sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, kemudian menganalisisnya dengan bukti kebenaran data yang ada, Dalam lembaga pendidikan, Kepala sekolah sebagai seseorang yang telah diberi wewenang untuk memimpin suatu lembaga pendidikan dan harus bertanggung jawab secara penuh terhadap penyelenggaraan pendidikan sekolah yang berada di bawah pemimpinnya. Maju mundurnya suatu lembaga pendidikan itu banyak di pengaruhi oleh kepala sekolah, termasuk juga masalah peningkatan mutu pendidikan. Upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah adanya program-program pendidikan di sekolah guru dengan menigkatkan kedisiplinan guru, meningkatkan pengetahuan, dan Pembinaan pelatihan kinerja guru di samping itu juga upaya meningkatkan mutu adanya siswa dengan memberikan bimbingan, serta tersedianya sarana prasarana guna mendukung proses pembelajaran dan dan adanya kerja sama dengan wali murid.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL IPAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL MUNA PA'A DENGAN STRATEGI MICROLEARNING UNTUK MENINGKATKAN RETENSI BELAJAR SISWA SD Ilham Ilham; Ija Srirahmawati; Sumiati Sumiati; Nurmalia Nurmalia
Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education Vol. 8 No. 2 (2025): Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-aulad.v8i2.49073

Abstract

This study aims to develop a digital Natural and Social Sciences (IPAS) learning media integrating Muna Pa’a local wisdom through a microlearning strategy to enhance students’ learning retention. The research employed a Research and Development (R&D) design with the 4-D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The study involved fourth-grade students at SDN 19 Woja, focusing on the media’s validity, practicality, and effectiveness. The results show that the developed media was rated “Highly Valid” by experts with an average score of 88.33%, “Highly Practical” by teachers (87.67%) and students (90.33%), and “Effective” in improving students’ retention, as indicated by the increase in the average score from 55.2 (pre-test) to 82.5 (post-test). The integration of Muna Pa’a values and microlearning successfully created contextual and engaging digital learning media that enhance memory and cultural understanding. This innovation can be adopted as an alternative solution to improve the quality of IPAS learning in elementary schools.