Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Analisis Pengaruh Redaman Hujan Terhadap Performasi Sistem Komunikasi Optik Ruang Bebas Dengan Modulasi 16-PSK Ridwan Fauzi; Kris Sujatmoko; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 7, No 3 (2020): Desember 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem komunikasi serat optik telah menjadi pilihan untuk kebutuhan komunikasi karena kualitasnya yang baik dan dapat memenuhi kebutuhan komunikasi. Sistem komunikasi Free Space Optics (FSO) merupakan sistem komunikasi optik yang memiliki kemampuan untuk memberikan data-rate yang tinggi dengan menggunakan ruang bebas sebagai media transmisinya. Kondisi cuaca seperti hujan, kabut dan salju menjadi tantangan utama sistem komunikasi ini. Pada jurnal ini diusulkan sistem komunikasi FSO dengan membandingkan modulasi 16 PSK dan QPSK sebagai pembandingnya, menggunakan jarak 3, 5 dan 10 km pada cuaca hujan dan menggunakan dua panjang gelombang yaitu 1310 nm dan 1550 nm dan menggunakan daya terima 1 watt, 10 watt dan 20 watt . Hasil dari analisis ini bertujuan untuk menganalisa kinerja sistem konumikasi FSO yang akan dikur dengan menggunakan nilai bit error rate (BER) pada setiap skenario. Hasilnya dari BER akan dibandingkan untuk mengetahui parameter yang cocok untuk sistem komunikasi ini. Kata Kunci: FSO, BER, redaman hujan
Pengaruh Sudut Orientasi Penerima Pada Kanal LOS Dan NLOS Terhadap Performansi Visible Light Communication Fairuzh Shalma Nabila; Nachwan Mufti Adriansyah; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visible Light Communication sebagai teknologi yang saat ini sedang dikembangkan memiliki banyak kelebihan yang diberikan, namun terdapat kekurangan pada pendistribusian cahaya atau daya yang diterima yang dapat dipengaruhi oleh kondisi ruangan dan sudut orientasi penerima. Dalam upaya mengetahui pengaruh yang dapat diperoleh dengan adanya suatu kondisi yang dapat mempengaruhi daya yang diterima, pada penelitian ini meneliti tentang pengaruh sudut orientasi penerima sebesar 0o ,15o dan 25o pada performansi pendistribusian cahaya sistem Visible Light Communication menggunakan modulasi On Off Keying Non Return to Zero (OOK-NRZ) dengan 2 skenario kondisi ruangan, Line Of Sight (LOS) dan Non-Line Of Sight (NLOS). Hasil pengujian didapatkan sudut orientasi penerima dapat mempengaruhi cakupan komunikasi menjadi lebih kecil namun dengan didapatkan daya terima terkecil yang lebih optimal yang dapat melakukan komunikasi cahaya tampak dengan kondisi ruang yang memiliki blockage atau kanal NLOS.Kata kunci: Visible Light Communication, Line of Sight, Non-Line of Sight, Receiver Angle Orientation, Bit Error Rate.
Analisis Kinerja Kanal Berkabut Pada Free Space Optics Fajria Nur Rahmawati; Akhmad Hambali; M. Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 6, No 3 (2019): Desember 2019
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sistem komunikasi free space optics (FSO) atau yang biasa disebut dengan wireless optic, merupakan sistem komunikasi optik yang menggunakan atmosfer sebagai media propagasinya. Keunggulan sistem komunikasi FSO dengan sistem komunikasi nirkabel lainnya yaitu sistem komunikasi FSO mempunyai bandwidth yang lebih lebar, biaya instalasi murah, dan lebih mudah dan cepat dalam proses penyebaran. Problematika yang sering dihadapi dari sistem komunikasi FSO adalah adanya kendala cuaca, salah satunya saat terjadi hujan. Intensitas hujan yang tinggi di Indonesia membuat sistem komunikasi FSO mengalami bergagai kendala. Redaman hujan membuat sistem komunikasi FSO mengalami perubahan dari segi kinerjanya, untuk itu perlu dilakukan pengamatan bagaiman kinerja dari sistem komunikasi free space optics saat terjadi hujan, dengan menghitung Signal to Noise Rasio (SNR) dan Bit Error Rate (BER) dari simulasi. Hasil BER baik apabila hasilnya mendekati nilai ideal BER, nilai ideal BER transmisi optik adalah 10-9 . Banyak faktor yang mempengaruhi hasil nilai BER dan SNR, seperti nilai redaman, panjang link atau jarak, dan juga kondisi cuaca yang terjadi. Kata kunci: free space optics, wireless optics, BER, SNR. Abstract Free space optics communication system, or commonly referred to as optical wireless, is an optical communication system that uses the atmosphere as its propagation medium. The advantages of free space optics communication systems with other wireless communication systems namely free space optics communication systems have wider bandwidth, cheaper installation costs, and are easier and faster in the deployment process. Problems that are often faced from free space optics communication systems are the weather constraints, one of which is when there is rain. The high intensity of rain in Rasio makes the free space optics communication system experiencing various obstacles. Attenuation of rain makes the free space optics communication system change in terms of performance, therefore it is necessary to observe how the performance of the free space optics communication system when it rains, by calculating the Signal to Noise Rasio (SNR) and Bit Error Rate (BER) and) from the simulation. The results of BER are good if the result is close to the ideal value of BER, the ideal value of optical transmission BER is 10-9 . Many factors influence the results of the BER and SNR values, such as attenuation values, link length or distance, and also the weather conditions that occur. Key word: free space optics, wireless optics, BER, SNR.
Perancangan Jaringan Last-Mile ENodeB dan ODP Berbasis Fiber Optik Di Kecamatan Panjalu, Ciamis, Jawa Barat Fauzi Muhammad Iqbal; Akhmad Hambali; Muhammad Irfan Maulana
eProceedings of Engineering Vol 9, No 6 (2022): Desember 2022
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Zaman sekarang masyarakat sangat bergantung pada internet sebagai salah satu sumber informasi dan komunikasi. Sudah seharusnya pembangunan layanan akses intenet di Indonesia dilakukan secara adil dan merata bagi seluruh masyarakan di berbagai pelosok negeri, khususnya lastmile network. Last-mile network merupakan istilah pada jaringan akses internet yang berada paling ujung dan paling dekat dengan pelanggan. Salah satu daerah yang belum merasakan manfaat akses internet last-mile secara optimal dan merata adalah Kecamatan Panjalu. Tujuan Penelitian ini adalah membuat rancangan jaringan last-mile dengan eNodeB dan ODP berbasis fiber optik yang menunjang layanan akses internet di Kecamatan Panjalu. Perancangan jaringan last-mile dilakukan berdasarkan capacity planning untuk mentadapkan jumlah eNodeB dan mentukan target user bangunan instansi atau rumah sebagai penentu jumlah ODP yang dibutuhkan. Selanjutnya membuat rancangan link akses dengan mementukan titik STO terdekat yang dihubungkan dengan OLT Kecamatan Panjalu menggunakan fiber optik STM-64. Kemudian OLT akan dihubungkan ke eNodeB dan ODP dengan fiber optik GPON. Hasil simulasi performansi perancangan last-mile network memenuhi semua parameter kelayakan performansi dan pada link akses terjauh yaitu lastmile ODP 17 downstream dengan jarak 9,24 Km memperoleh nilai power received sebesar -20,757 dBm, nilai Q-factor sebesar 7,2707 dan nilai BER sebesar 1, 786 × 10-13 . Kata kunci — eNodeB, GPON, Last-Mile