Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search
Journal : Automata

Evaluasi Perancangan Antarmuka Kompetisi E-Sports Dengan Pendekatan Human-Centered Design pada Aplikasi Arenasia Heydar Arif Satrio; Hari Setiaji, S.Kom., M.Eng.; Beni Suranto, S.T., M.Soft.Eng.
AUTOMATA Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi E-Sports kini sedang berkembang pesat di Indonesia. Terbukti dengan para gamers di Indonesia sekarang berlomba lomba membangun tim E-Sports untuk berkompetisi mengikuti turnamen. Di Indonesia ada beberapa platform kompetisi E-Sports namun masih memiliki permasalahan user interface (UI) serta user experience (UX) yang kurang sesuai dengan pengguna. Hasil pengujian menunjukan bahwa permasalahan UI dan UX pada platform kompetisi E-Sports disebabkan rata rata informasi yang diperoleh kurang jelas atau tidak detail, proses validasi pendaftaran yang rumit serta tampilan UI yang kurang E-Sports oriented. Dari permasalahan tersebut maka akan dikembangkan aplikasi baru yaitu Arenasia sebagai penyempurna dari platform E-Sports sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode Human-Centered Design (HCD) dengan tahapan proses yaitu observasi, membuat ide, membuat prototype serta pengujian dengan melibatkan langsung pengguna yaitu para player game dalam merancang platform ini agar sesuai dengan requirement yang tepat sasaran. Hasil dari penelitian ini menghasilkan feedback evaluasi permasalahan yang memberikan referensi yang valid untuk mengembangkan platform sesuai dengan usability sudut pandang E-Sports.
Design Thinking Dalam Pembuatan Aplikasi Bisnis Startup Platform eSport Rafi Hidayat Tarmizi; Hari Setiaji; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi Esport di Indonesia berkembang pesat, terbukti dari banyak munculnya tim-tim Esport dari Indonesia yang mengikuti turnamen di kancah nasional maupun internasional serta dukungan pemerintah Indonesia dengan hal yang berkaitan dengan kompetisi Esport. Peluang bisnis startup platform kompetisi Esport di Indonesia sangat besar. Pembuatan aplikasi platform kompetisi Esport Arenasia difokuskan untuk para event organizer turnamen dan para pemain Esport. Pembuatan aplikasi platform ini dibuat dengan menggunakan pendekatan design thinking dan business process model untuk mengetahui peluang bisnis dan memudahkan pengambilan keputusan aplikasi ke depan.
Adopsi Metode Rapid Application Development dalam Perancangan Back-End Website Kompetisi Esports Lalu Ahdiyat Alfian Hadi; Hari Setiaji; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri esports di Indonesia belakangan ini mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini ditandai dengan banyaknya bermunculan kompetisi esports berskala lokal hingga nasional dan juga mulai bermunculan pemain game e-sports baru. Aktivitas bermain game yang hanya sebagai hiburan semata perlahan mulai menghasilkan dengan mengikuti kompetisi esports. Namun demikian, informasi tentang kompetisi esports terkadang tidak sampai kepada pemain game. Kekhawatiran juga muncul dari pemain game esports tentang kompetisi fiktif yang dapat merugikan pemain. Salah satu metode pengembangan sistem adalah Rapid Application Development (RAD) yang terdiri dari tahap Requirements Planning, Workshop Desain RAD, Implementation. Metode ini akan mempersingkat tahapan perancangan dan pengerjaan sistem yang biasanya membutuhkan waktu minimal 180 hari menjadi sekitar 60-90 hari [1]. Sistem ini  merupakan platform kompetisi e-sports berbasis web  sebagai media promosi dan pengelolaan informasi kompetisi e-sports.
Validasi Ide Bisnis Startup Marketplace Event Organizer EVORIA Aditya Mahavira; Beni Suranto; Irving Vitra Paputungan
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah Event Organizer (EO) yang relatif banyak sekarang ini membuat adanya keperluan akan sebuah platform yang dapat mewadahi semua EO tersebut. Terutama bagi EO yang baru berdiri dan berjalan. Artikel ini menjabarkan proses Validasi Ide dari sebuah rencana pembuatan aplikasi Evoria sebagai wadah beberapa EO. Evoria diharapkan mampu menyediakan tempat untuk memasarkan jasa dan portofolio para EO agar dapat dilihat dan diketahui banyak orang. Proses validasi dilakukan dengan wawancara dan pemberian kuesioner online kepada para pelaku usaha EO dan sebagian masyarakat. Validasi itu juga dilakukan dengan ekspektasi mendapatkan beberapa prasyarat atau requirement yang diperlukan dalam membangun Evoria. Hasil validasi menunjukkan bahwa EO dan masyarakat memerlukan platform seperti Evoria.
Penerapan Metode Lean Startup Pada Aplikasi EVORIA Mutia Mernisiola Zipa; Irving V Paputungan; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Acara seperti pernikahan, konser, wisuda mahasiswa, dan lainnya biasanya akan menggunakan jasa seperti event organizer, event planner dan vendor untuk melancarkan kegiatan. Namun, kebanyakan dari mereka mengalami kesulitan ketika hendak mencari informasi terkait layanan jasa tersebut. Mereka harus mengumpulkan informasi dahulu, kemudian mengeksekusi jasa mana yang akan mereka gunakan untuk acara nanti. Untuk membantu permasalahan yang ada, maka dibuatlah suatu aplikasi berbasis web bernama EVORIA, dimana aplikasi tersebut merupakan event marketplace yang menghubungkan pencari jasa layanan dengan penyedia jasa layanan. Proses pembuatan  aplikasi ini dilakukan dengan menggunakan metode lean startup, karena metode ini akan menjadikan pekerjaan lebih cepat dan efisien. Metode ini akan berfokus terhadap produk yang dikembangkan dan feedback yang didapat dari calon pelanggan. Hal tersebut dilakukan untuk mengevaluasi pekerjaan yang berlangsung dan menjadikan aplikasi sesuai dengan yang diinginkan oleh calon pelanggan. Metode ini bekerja dengan melalui tiga tahapan yaitu, Marketing Validation, Product Validation dan Bussines Validation. Hasil dari penelitian ini nantinya berupa, survey pelanggan, purwarupa aplikasi,  feedback calon pelanggan, serta proses validasi oleh calon pelanggan.
Analisis User Experience dengan Konsep Product Market Fit pada rancangan Aplikasi Placeplus yang menggunakan Pendekatan User Centered Design Yordan Patra Savira; Irving Vitra Paputungan; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Munculnya konsep Coworking Space pada café-café menyebabkan perlunya pengembangan lebih lanjut karena meningkatnya pengguna dan keberadaannya yang belum banyak di beberapa wilayah. Sebuah aplikasi bernama Placeplus dirancang sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Perancangan aplikasi Placeplus menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD) dan menerapkan konsep Product Market Fit. Konsep tersebut sering diabaikan sehingga menjadi faktor utama kegagalan dari suatu rintisan bisnis. Kesimpulan yang diperoleh berdasarkan pernyataan 3 (tiga) narasumber dan 5 (lima) responden sebagai pengguna kemudian dijadikan rancangan aplikasi PlacePlus yang selanjutnya akan direkomendasikan kepada sejumlah stakeholder yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya.
Desain Aplikasi Pemesanan Event Organizer “Evoria” dengan Pendekatan User-Centered Design Muhammad Rasyid Shadiq; Irving V Paputungan; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak– Pencarian hingga pemesanan event organizer di era digital dihadapkan oleh rumitnya proses membandingkan harga, regulasi kontrak kerja, dan fasilitas acara [1] tanpa bantuan sebuah sistem. Belum lagi, muncul kekhawatiran pengguna atas transaksi yang minimnya legalitas dan jaminan keamanan di tiap pemesanan event organizer yang melalui jejaring media sosial. Artikel ini menjabarkan perancangan sebuah aplikasi bernama Evoria untuk memudahkan event organizer maupun para pengguna jasanya saling bertukar informasi. Pendekatan User-Centered Design (UCD) digunakan mengingat maraknya aplikasi yang tidak ramah terhadap keingingan dan kemauan pengguna dengan kustomisasi yang tepat. UCD memiliki beberapa tahapan, yaitu understand users, define interaction, design UI, dan validate. Aplikasi ini berhasil menjadi wadah untuk mengakumulasi pasar sektor jasa pengelola kegiatan dengan kontrol harga yang berimbang, jaminan transaksi terpercaya, serta menjadi platform yang tepat bagi calon pemesan untuk mengenali keinginan atau selera mereka dalam menentukan event organizer terbaik.
Perancangan User Interface dan User Experience pada Placeplus menggunakan pendekatan User Centered Design Muhammad Multazam; Irving Vitra Paputungan; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Placeplus merupakan startup digital untuk reservasi dan manajemen coworking space secara online berbasis website. Dalam pengembangan sebuah startup, perancangan user interface (UI) dan user experience (UX) merupakan tahap yang penting. UI/UX akan memberikan kesan awal bagi calon pengguna. Artikel ini menjabarkan bagaimana UI/UX dirancang pada Placeplus menggunakan pendekatan User Centered Design (UCD). Terdapat 4 (empat) tahap dalam pendekatan UCD yaitu analisis, desain, evaluasi dan implementasi. User atau pengguna akan dilibatkan pada saat melakukan evaluasi pada desain yang dibuat, sehingga dapat dilakukan re-desain jika diperlukan. Hasilnya pada evaluasi awal user sempat kurang cocok dengan beberapa bagian desain, setelah dilakukan proses re-desain akhirnya user memberikan kesan baik terhadap placeplus.
Perancangan Ivent: Aplikasi berbasis Android dengan pendekatan Design Thinking Aikal Alfrian Mucjal; GALANG PRIHADI MAHARDHIKA; BENI SURANTO
AUTOMATA Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan masyarakat terhadap industri acara cukup tinggi tingkat antusiasnya di Indonesia baik itu dalam skala besar atau kecil, mulai dari acara pentas seni bahkan hingga konferensi atau konser besar. Dengan besarnya kebutuhan ini di Indonesia, peran vendor acara maupun event organizer sangatlah penting sebagai jawaban terhadap kebutuhan masyarakat itu sendiri. Namun, masyarakat masih kesulitan dalam memilih dan menentukan acara mereka mulai dari memilih vendor dan event organizer yang tepat serta berkualitas untuk kegiatan acara mereka. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami mengembangkan aplikasi Ivent ini sebagai sarana yang dapat mempertemukan para konsumen dengan vendor ataupun event organizer yang mereka butuhkan. Aplikasi ini akan dikembangkan dalam platform Android dengan menggunakan pendekatan Design Thinking yang terdiri dari lima tahapan yaitu: Empathize, Define, Ideate, Prototype dan Test. Dengan menggunakan pendekatan Design Thinking, diharapkan dalam proses pengembangan aplikasi ini akan semakin dekat dengan kebutuhan para pengguna dengan memahami karakter mereka dan memberikan gambaran awal dari aplikasi Ivent untuk mendapatkan feedback dari pengguna agar kedepannya dapat memberikan solusi dari permasalahan yang dihadapi pengguna.
Validasi Ide Bisnis Startup E-commerce IVENT Dwiko Nugroho Dani; Galang Prihadi Mahardhika; Beni Suranto
AUTOMATA Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : AUTOMATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah Event Organizer dan Vendor mungkin sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Tak sedikit masyarakat yang sudah pernah memakai jasanya untuk acara mereka. Di masa pandemi seperti sekarang ini hampir seluruh sektor terkena dampak dari pandemi Covid-19. Tak terkecuali sektor industri kreatif seperti Event Organizer dan Vendor. Akibat dari pandemi ini sejumlah pemilik usaha Event Organizer dan Vendor mengalami penurunan permintaan jasa mereka dan bahkan tidak sedikit yang mengalami gulung tikar karena sepinya peminat. Oleh karena itu dengan adanya permasalahan ini dibutuhkan sebuah platform khusus untuk memasarkan jasa mereka agar lebih terfokus dan terinci dengan berbagai tawaran untuk menarik minat customer. IVENT adalah platform khusus untuk para pemilik usaha Event Organizer dan Vendor acara untuk memasarkan jasa dan portofolio mereka dengan fitur keamanan pembayaran atau secure payment sehingga user tidak perlu khawatir akan terjadinya tindak penipuan oleh Event Organizer maupun Vendor. Proses validasi ini dilakukan berdasarkan kuesioner yang dilakukan secara online menggunakan google form kepada masyarakat umum dan para pemilik/pekerja usaha Event Organizer atau Vendor. Hasil dari validasi menunjukan bahwa mereka membutuhkan platform dengan requirement seperti IVENT.