Pesatnya perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan internet di kalangan pelajar, namun belum diimbangi dengan pemahaman yang memadai mengenai keamanan data dan privasi online. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya penyalahgunaan data pribadi, serangan phishing, pencurian identitas, serta berbagai ancaman siber lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keamanan data dan privasi online bagi pelajar SMAN 5 Binjai melalui program edukasi bertajuk "Cerdas Bermedia, Aman Berinternet." Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan 80 siswa melalui seminar interaktif, workshop praktik, diskusi, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar keamanan data, perlindungan data pribadi, ancaman siber, pengelolaan kata sandi yang aman, penerapan two-factor authentication, pengaturan privasi media sosial, serta pengenalan teknik phishing dan social engineering. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai dari 45% pada pre-test menjadi 82% pada post-test. Selain itu, lebih dari 90% peserta mampu menerapkan praktik keamanan digital, seperti membuat kata sandi yang kuat, mengaktifkan two-factor authentication, mengatur privasi akun media sosial, dan mengenali karakteristik pesan phishing. Kegiatan ini juga memperoleh respons positif dari guru pendamping yang menilai program relevan dengan kebutuhan literasi digital di sekolah. Program pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif yang dipadukan dengan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran pelajar terhadap keamanan data dan privasi online. Keberlanjutan program melalui integrasi materi ke dalam kegiatan literasi digital sekolah diharapkan mampu membentuk budaya penggunaan teknologi yang lebih aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.